Soul Devourer System

Soul Devourer System
Chapter 27 - Prajurit Tingkat Menengah!


__ADS_3

Setelah Shin menggunakan keterampilan Teknik Pedang Roh, para pasukan pria yang menggunakan pedang itu segera melarikan diri karena ketakutan.


Menurut tingkatan orang yang bisa menggunakan Energi Spiritual adalah berada di tingkat Komandan Tingkat Rendah, karena pada saat seseorang menembus tingkat Komandan, orang itu akan membangkitkan cairan spiritual di dalam tubuhnya, seperti Shin.


Hanya saja Shin tidak mengetahui mengapa dia membangkitkan cairan spiritual, oleh karena itu ini mungkin adalah sesuatu keberuntungannya.


Para Pejuang dari kelompok Elwyn melihat pasukan pria yang menggunakan pedang itu melarikan diri mereka merasa lega saat ini, di satu sisi mereka ingin berterima kasih kepada Shin yang dalam pandangan mereka adalah pria yang memakai armor hitam ini.


Alred yang sedang dalam kondisi panas dalam hal bertarung, melihat pria yang menggunakan pedang melarikan diri, dia merasa kesal, karena keduanya sudah saling memprovokasi sebelumnya.


Shin yang saat ini baru saja membunuh orang menggunakan Teknik Pedang Roh, dia menatap ke sekitarnya, Shin menggelengkan kepalanya, tempat ini sudah tidak bisa dikatakan hutan lagi melainkan reruntuhan.


Setelah beberapa saat hening, akhirnya Shin memutuskan untuk mengambil barang rampasannya yang telah dia bunuh.


Elwyn melihat Shin sedikit terkejut karena tindakan apa yang baru saja terjadi, dia tidak berharap pria berpakaian armor hitam ini adalah seorang ahli dan untung saja setelah provokasi Alred sebelumnya orang ini tidak mengambil hati, kalau tidak situasinya akan sedikit rumit.


Elwyn segera mendatangi Shin yang sedang mengambil barang rampasan di sekitaran mayat.


"Tuan, aku minta maaf karena tindakan Alred sebelumnya, kuharap anda tidak memikirkannya." Ucap Elwyn dengan nada hormat dan wajah yang sedikit malu.


Dalam pandangannya pria berpakaian armor hitam ini terlihat sangat muda, namun pria ini sudah menjadi seorang ahli, secara tidak sadar Elwyn mengaguminya.


Shin yang sedang mengambil barang-barang dari mayat, melihat Elwyn mendekatinya lalu berbicara, dia menengok ke arahnya.


"Kau tidak perlu memikirkannya, karena masalah disini untuk sementara waktu sudah selesai, jadi setelah aku mengambil beberapa disini aku akan segera pergi." Jawab Shin.


Mendengar ini Elwyn menghela napasnya, lalu berkata, "Terima kasih Tuan, bagaimana dengan pembagian mayat Harimau Tanduk Iblis itu? kita akan segera membagikannya." Ucap Elwyn dengan ekspresi lega di wajahnya, dia menebak kalau pemuda di depannya adalah orang baik, Elwyn semakin mengaguminya.


"Untuk pembagian mayat Harimau Tanduk Iblis ini aku tidak memerlukannya, jadi kau bisa lakukan apa saja terhadap mayat Harimau Tanduk Iblis ini." Ucap Shin dengan nada datar.


"Baiklah kalau begitu, aku ingin berterima kasih kepadamu telah membantu melawan Pria yang ingin mencuri sebelumnya." Ucap Elwyn sambil membungkuk.


Shin melihat tindakan ini, dia sedikit mengernyit, apakah seorang pejuang di dunia ini akan sangat mudah membungkukkan kepalanya kepada orang lain?


"Yah, sama-sama." Ucap Shin sambil mengangkat tangan kanannya.


Setelah percakapan singkat ini, Shin akhirnya selesai mengambil beberapa barang rampasan dari mayat-mayat ini.


Lalu dia berbalik untuk segera pergi kembali ke kemahnya, dia sudah lelah dengan kegiatannya selama hampir 2 hari ini, bahkan Shin belum tidur.


Ketika Shin sudah pergi dari tempat pertarungan yang baru saja terjadi, Alred mendatangi Elwyn yang sedang membagikan barang rampasan dan mayat Harimau Tanduk Iblis.


"Elwyn, dimana Pria yang berpakaian armor hitam itu?" Ucap Alred kepada Elwyn sambil melihat-lihat ke sekelilingnya, dia mencari pria itu untuk meminta maaf tindakan sebelumnya.

__ADS_1


Elwyn yang sedang membagikan barang-barang menengok ke arah Alred yang baru saja datang.


"Alred, pria yang berpakaian armor hitam itu sudah pergi, ngomong-ngomong darimana saja kau?" Ucap Elwyn dengan nada penasaran.


Alred mendengar ini dia tersenyum kecut, lalu berkata, "Ini, aku baru saja pergi buang air kecil." Ucap Alred sambil menggaruk-garuk kepalanya.


Melihat ini, Elwyn menyipitkan matanya, si bodoh ini tidak pandai berbohong, lalu berkata, "Tenang saja, pria itu sudah berkata kepadaku kalau tidak akan memikirkan tindakanmu sebelumnya, jadi jangan khawatir." Ucap Elwyn.


Mendengar kata-kata ini Alred menghela napasnya, "Untunglah dia tidak memikirkannya, kalau tidak ..." Ucap Alred.


"Aku sudah berkata kepadamu sebelumnya untuk tidak memprovokasi orang dengan mudah, untung saja pria itu tidak memikirkannya, jadi pikirkan baik-baik tindakanmu sebelumnya." Ucap Elwyn.


"Hehe... terima kasih!" Jawab Alred sambil menggaruk kepalanya.


***


Setelah kembali ke kemahnya, Shin melihat ke arah langit, pada saat ini matahari sudah mulai tenggelam, dia merasa sangat lelah.


Shin memasukkan pedang hitamnya kembali ke penyimpanan sistem, dia merasa hari ini sudah cukup, dan segera memasuki tendanya untuk tidur.


Walaupun sekarang belum malam, dia tidak terlalu memperhatikannya, jadi dia berjalan memasuki tendanya, lalu pergi tidur.


...


Shin mengeluarkan daging kering dari tas penyimpanannya, lalu memakannya.


Shin memikirkan hal-hal yang terjadi kemarin, dia menyerap pengalaman bertarung sebelumnya, dia merasa kalau sudah saatnya untuk melihat statusnya saat ini.


Status, kata Shin dalam benaknya.


...[Nama: Shin]...


...[Gender: Laki-laki]...


...[Usia: 18 tahun]...


...[Ras: Manusia]...


...[Tingkat Kekuatan: Prajurit Tingkat Rendah (Membutuhkan 100 / 250.000) (+)]...


...[Kekuatan: 220]...


...[Kecepatan: 281]...

__ADS_1


...[Energi Spiritual: 10]...


...[Energi Tubuh: 204]...


...[Keterampilan: Pedang Dasar ( Level 5 ) (+), Gerakan Dasar ( Level 5 ) (+), Sword Slash ( Putih Rendah Level 3 ) (+), Sword Moon Art ( Putih Rendah Level 3 ) (+) ...]...


...[Item: Pedang Besi (biasa) x3, Pedang Hitam (besi hitam), Tombak Merah (biasa), Pisau Gelap (biasa) ...]...


...[Energi Jiwa: 583.980]...


...[Evaluasi: Mendapatkan banyak Energi Jiwa dengan keberuntungan itu menandakan Anda lemah.]...


Shin terkejut melihat Energi Jiwa yang dia punya saat ini, walaupun dia melihat evaluasinya membuatnya sedikit kesal, segera dia mengabaikan evaluasinya.


"Aku tidak berharap Energi Jiwa yang kudapatkan akan sangat banyak." Ucap Shin dengan ekspresi senang di wajahnya.


Dia memikirkan sudah waktunya untuk meningkatkan kekuatannya, dan beberapa keterampilannya.


Shin segera mengulurkan tangannya dan menekan tombol '+' pada opsi kekuatan.


[Membutuhkan 249.900 Energi Jiwa untuk meningkatkan Kekuatan ke tahap Prajurit Tingat Menengah.]


[Konfirmasi / Batalkan]


Melihat panel di depannya, Shin menekan tombol 'Konfirmasi'.


[Kekuatan berhasil di tingkatkan!]


Pada saat yang sama, tubuh Shin seperti pusaran besar, dia menyerap Aura Langit secara cepat. Bahkan Aura Langit di sekitarnya mulai berkumpul hingga memadat.


Tahap Prajurit Tingkat Menengah!


Hanya dalam 5 menit Shin akhirnya berhasil memasuki tahap Prajurit Tingkat Menengah, dia merasakan kekuatannya sangat meluap-luap saat ini.


Segera Shin duduk untuk mengkonsolidasikan kekuatannya, dan pada saat dia baru saja duduk, tanah di bawahnya tiba-tiba mengalami retakan. Shin sedikit mengernyit.


Dia belum bisa mengontrol kekuatannya saat ini, jadi dia membiasakan dirinya dengan kekuatannya yang sekarang.


Bersambung


[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~


Semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!

__ADS_1


__ADS_2