Suami CEO

Suami CEO
Tak Akan Terulang


__ADS_3

Geo menghentikan laju mobilnya secara mendadak. Kiara terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Geo.


"Kenapa berhenti mendadak sih?" tanya Kiara kesal, dia memegang kepalanya yang hampir terantuk kaca mobil. Untung saja dia sudah memakai tali pengaman.


"Keluar!" teriak Geo dengan emosi. Kiara hanya terdiam sambil bertanya-tanya, apa yang salah darinya hingga pria itu tiba-tiba marah kembali.


"Kenapa mengusirku?" protes Kiara. Geo tak perduli, dia keluar dari mobil menuju ke pintu samping Kiara. Membukanya dan memaksa Kiara untuk keluar dari mobil miliknya.


"Hei apa yang kamu lakukan? Di sini sangat sepi!" teriak Kiara saat Geo menutup kembali pintu mobilnya. Pria itu menyalakan mesin mobil dan bersiap meninggalkan Kiara sendirian.


"Geo!" teriak Kiara sambil memukul kaca mobil pria itu. Namun Geo tak mengindahkannya. Dia mulai menginjak pedal gas mobilnya. Meninggalkan Kiara sendirian di jalanan itu.


"Geo kami brengsek!" teriak Kiara mengumpat. Kakinya masih terasa sakit, sedangkan pria yang seharusnya menjaga dirinya malah meninggalkannya saat ini.


Kiara berjalan tertatih, dari arah belakang gadis itu dua pria dengan pakaian preman mulai mendekatinya. Kiara mulai waspada, dia mempercepat langkahnya. Meski harus menahan sakit.


Namun kedua pria itu lebih cepat darinya. Kiara mulai ketakutan saat keduanya menghentikan langkah Kiara.


"Hai cantik, kok sendirian aja sih?" goda salah satu pria berbadan tegap itu. Kiara bergidik ngeri seketika memandang mereka.


"Kalian mau apa? Jangan mendekat!" ucap Kiara mulai ketakutan.


"Aduh jangan takut gitu dong, gimana kalau kita main sebentar! Disini dingin loh!" ucap pria yang lain. Kedua pasang mata pria-pria itu memandang lekuk tubuh Kiara yang seksi. Tatapan nakal terlihat jelas di wajah mereka.

__ADS_1


"Jangan macam-macam ya, kalau tidak aku akan berteriak!" ancam Kiara.


"Hahaha teriak saja, di sini tidak ada orang selain kita!" balas mereka.


Kiara bersiap untuk lari. Dengan kaki yang masih sakit, dia sekuat tenaga untuk melarikan diri dari keduanya.


"Hei mau kemana?" kedua pria itu mengejar Kiara. Hingga tiba di jalanan dekat semak-semak. Kiara terjatuh dan kedua pria itu menangkapnya.


"Lepas! Lepaskan aku!" teriak Kiara saat kedua tangannya di pegang oleh salah satu pria tadi.


"Udah diam! Nikmati aja, kita akan memuaskan kamu!" ucap pria yang berdiri di depan Kiara. Sedangkan satu lagi memegang Kiara dari belakang.


"Aku duluan, kamu setelah aku!" ucapnya pada pria di belakang Kiara. Pria itu sudah bersiap membuka celananya. Kiara meronta, mencoba melepaskan diri. Namun pria di belakang Kiara lebih kuat darinya.


"Geo, tolong aku!" batin Kiara menjerit. Kehormatannya tengah di pertaruhkan saat ini. Dia tidak ingin yang seharusnya dia jaga harus di rebut paksa seperti sekarang.


Geo yang masih melajukan mobilnya terpaksa harus memutar balik. Dia tidak bisa berhenti mengkhawatirkan Kiara. Perasaannya mengatakan firasat yang buruk.


Geo segera menambah laju mobilnya. Ketika sampai di tempat dimana dia meninggalkan Kiara. Geo tidak melihat siapapun.


"Kiara kamu dimana?" panggil Geo.


Tak ada sahutan dari Kiara. Geo ingin beranjak pergi. Namun sayup-sayup dia mendengar teriakan minta tolong dari arah semak-semak tak jauh dari tempatnya berdiri.

__ADS_1


"Kiara!" Geo segera berlari ke arah semak itu. Dia melihat dua pria yang hendak memperkosa Kiara. Geo langsung naik pitam.Dari samping dia menendang pria-pria itu.


"Hei siapa kamu!" teriak mereka kesal, karena kesenangannya terganggu.


Kiara terduduk di balik semak-semak. Sambil mendekap lututnya, air mata tak berhenti dari kedua mata gadis itu.


Setelah bertarung melawan dua preman itu, Geo akhirnya bisa mengalahkan keduanya. Mereka segera kabur meninggalkan Geo dan Kiara.


Geo mendekati Kiara yang masih ketakutan.


"Kiara, kamu baik-baik saja kan?" tanya Geo khawatir. Dia hendak memeluk Kiara. Namun gadis itu trauma.


"Jangan! Lepaskan aku!" teriaknya sambil menjauh dari Geo.


"Ini aku Geo!" ucap Geo. Kiara menengadahkan wajah dan memandang Geo.


"Geo!" Kiara berhambur dalam pelukan pria itu.


"Aku takut Geo, aku takut!" ucap Kiara dengan suara bergetar.


"Tenanglah, semuanya sudah baik-baik saja. Apa mereka menyentuhmu?" tanya Geo. Kiara menggeleng, mereka belum sempat menyentuh Kiara.


"Maafkan aku, aku tidak akan meninggalkan kamu sendirian lagi!" ucap Geo sambil memeluk erat tubuh Kiara. Dia mencium puncak kepala gadis itu.

__ADS_1


__ADS_2