Suamiku Playboy

Suamiku Playboy
Pesta


__ADS_3

Novel perdana saya, mohon maaf jika ada penulisan dan kata-kata kurang berkenan...


Semoga bisa di nikmati pembaca


Mohon saran dan kritiknya


Terimakasih


****************


Germelap malam di club Alan, Rey dan Angga. Sedang menghadiri pesta ulang tahun sahabat Angga. Mesya arshita anak dari pengusaha berlian. Mereka menikmati alunan music dari dj nessa...


"ALan, coba ini minum. Ayolah demi gue lan.. Rayu Mesya."


"gak sya, gue g pernah minum, tolak Alan"


"Coba lihat Rey dan Angga aja sudah hampir mabuk" Mesya dengan senyum kecilnya...


"Ayolah lan, hadiah ulang tahun gue sedikit saja..."


"oke.. Oke.. Jangan paksa lg abis ini hanya 1 gelas saja."


"thanks Alan ganteng..."


Satu gelas Alan teguk telah abis tetapi Mesya tetap menambah lagi hingga beberapa gelas hingga membuat Alan mabuk.


Entah apa yang di pikiran Mesya..


"Alan, gue cinta sama loe"


"kenapa sih loe gak pernah ngertiin gue lan, ucap mesya"

__ADS_1


Setelah alan mabuk Mesya mencumbunya.


Mencium bibir Alan kemudian melumatnya, tanpa sadar Alan menyambut lumatan Mesya.


Ciuman panas mereka membuat Alan hampir hilang kendali.


"tuan muda Alan, hentikan... Teriak asisten Rey. Yaitu jo


Kemudian jo, menarik Alan dari mesya


" Nona Mesya, mohon maaf... Ucap jo"


"brengsek loe jo, pergi loe dari sini biar Alan sama gue.. Teriak mesya"


"mohon maaf nona mesya, saya tidak akan meninggalkan tuan muda Alan."


"nona mesya, sebaiknya sadar, apa yang di lakukan nona mesya akan berdampak buruk untuk nona mesya."


"loe itu siapa, saudara bukan teman juga bukan."


"pergi loe jo... Pergi dari sini, biar Alan sama gue, teriak mesya"


"maaf nona, saya tetap membawa tuan muda Alan, ujar jo


Mesya mendorong jo yang hampir terjatuh ketika membawa alan.


Alan yang mabuk, hanya bisa pasrah karena dia baru pertama kali minum.


Jo hanya tersenyum dan meninggalkan Mesya.


Kemudian jo membawa Alan, Rey dan Angga pulang ke rumah Alan. Karena tidak mungkin membawa Rey pulang dalam keadaan mabuk.

__ADS_1


***


Apartemen Alan


Apartemen Alan di tinggali oleh Alan dan Alana saudara kembar Alan. Karena orang tua mereka berada di Australia jadi alan dan Alana hanya tinggal berdua di Indonesia.


"aduh... Panas sekali. Ac kamar rusak..." teriak alana.


"gimana mau tidur coba.. Kayak gini panasnya huft..."


"dasar 3 lelaki itu jam segini juga belum pulang, kemana saja mereka.." ucap Alana sambil menjejakan kakinya.


"di kamar gue panas dan gak mungkin gue tidur di kamar mereka. Huft... Sebel.. Sebel..." Alana mondar mandir di ruang tamu.


"Awas aja ya kalau pulang 3 curut itu, gue buat perhitungan.. Ujar Alana"


Malam semakin larut, Alana sudah mulai ngantuk dan memutuskan kembali ke kamarnya.


"apa boleh buat deh, mending di kamar sendiri walaupun panas lebih aman karena ada 3 curut itu.."


Karena sedang musim kemarau udara di Indonesia sangat panas.. Tanpa pikir panjang Alana melepaskan semua pakaiannya dan menutupi tubuhnya dengan selimut tipis.


Waktu menunjukkan jam 2 dini hari akhirnya Alana tertidur pulas.


BRUK... BRUK...


3 pemabuk telah datang.


Jo mengantarkan akan ke kamarnya dan juga mengantarkan Rey dan angga ke kamarnya.


Apartemen Alan sangat luas di sana ada 4 kamar.

__ADS_1


Setelah lelah akhirnya jo meninggalkan apartemen Alan.


__ADS_2