System Super Kultivasi

System Super Kultivasi
BAB 28


__ADS_3

"Ya iyalah bagiku aneh, aku bukan berasal dari sini," ucap Feng Lias dalam hati. "Namun siapa yang sangka aku malah nyaman tinggal di dunia ini," ucap Feng Lias tersenyum.


"Ada apa denganmu tersenyum sendiri?" tanya Naga itu.


"Eh.. aku tersenyum melihat kelinci itu, coba saja dia perempuan, dia pasti sangat cantik dan aku ingin menciumnya," ucap Feng Lias ngasal.


Naga itu langsung manyun.


"Kenapa bukan kamu membawa kudanya?" tanya Naga itu melihat ibu Feng Lias duduk di kursi.


"Aku nggak bisa naik kuda, bagaimana tiba-tiba kuda itu marah?" ucap Feng Lias.


"Tidak ada yang tidak bisa naik kuda kecuali orang awam pedalaman dan anak kecil," ucap Naga itu.


"Bagaimana aku bisa tahu naik kuda, aku bukan berasal dari dunia ini," ucap Feng Lias dalam hati.


"Akan ku coba pulang nanti naik kuda," ucap Feng Lias.


Sesampainya di depan hutan larangan kuda itu meringkik tidak ingin masuk lagi.


"Baiklah, kamu di sini saja," ucap ibu turun dari kudanya.


Feng Lias pun turun dan Momo juga melompat dari kereta kuda tersebut.


Hutan larangan bagi Feng Lias bagaikan ladangnya sendiri, karena di sinilah tempat ia mencari poin.


"Ibu tetap di sini saja, biar aku yang masuk ke dalam," ucap Feng Lias.


"Baiklah, tapi kamu harus hati-hati," ucap ibu.


"Baik ibu," angguk Feng Lias dan ia pun menuju hutan tersebut dengan menyandang pedangnya karena ia belum punya cincin penyimpanan.


Di sana sudah beberapa orang yang sedang mencari batu permata.

__ADS_1


Mereka tak berani masuk ke dalam, karena hewannya bertambah buas dan jauh lebih dalam lagi ada pembatas yang masih misteri dan sudah banyak akademi dari berbagai daerah mengirim muridnya kesana untuk memecahkan pembatas tersebut namun belum ada satu pun yang berhasil.


Feng Lias melihat mereka bertarung dengan hewan buas yang selevel dengan mereka saja, jika di atasnya mereka lebihb baik lari dari batasan hutan larangan tersebut.


Ding ding


Misi baru


Bunuh 3 hewan level 6 sekali gus


Hadiah 210 poin.


"Alamakkkk! 3 sekali gus, aku benar-benar harus serius nih," ucap Feng Lias.


Angin bertiup ke arahnya dari atas terbang seekor burung gagak berwarna coklat, dari arah kanan ada babi bertanduk dan dari arah kiri ada laba-laba yang besar semuanya menuju ke arahnya.


"Astaga! Kenapa dia tidak lari," ucap para pria yang melihat arah datangnya hewan itu dan mereka semuanya lari terbirit-birit keluar dari hutan larangan tersebut karena kalau hewan yang sudah berkalborasi maka kekuatan mereka akan bertambah kuat dan level mereka menjadi naik.


"Mana satu dulu yang harus aku lumpuhkan?" tanya Feng Lias melihat para hewan itu mendekat.


Saat Laba-laba itu mengibaskan kaki depannya, Feng Lias menghindar dan Feng Lias menangkap tubuh babi itu.


"Astaga kenapa bau sekali babi ini?" tanya Feng lias menahan nafasnya.


Feng Lias menarik tanduk babi itu lalu ia melompat ke atas punggung babi tersebut dan menunggang babi itu.


"Hahahaha... menunggang babi ini lebih gampang dari pada menunggang kuda," ucap Feng Lias tertawa.


"Astaga! Dia bahkan bisa tertawa di saat terkepung oleh para hewan buas itu," ucap para pria itu yang sedang menyaksikan Feng Lias melawan para hewan buas itu.


Feng Lias menunggang kuda masuk di bawah tubuh Laba-laba itu.


JURUS LEDAKAN API

__ADS_1


Duaaaaaarrrrr!


Jurus Feng Lias mengenai tubuh dalam laba-laba itu, dan laba-laba itu meringkik.


Feng Lias pun berlari tertawa, tanpa ia sadari dari atas ada burung gagak yang mencengkap bahunya dan membawanya terbang.


"Hey! Turunkan aku!" teriak Feng Lias berusaha melepaskan dirinya.


JURUS LEDAKAN API


Duaaaaaaarrrrrr!


Jurus Feng Lias mengenai sayap burung tersebut dan terbangnya tak seimbang dan melepaskan Feng Lias di atas pepohonan.


Alhasil, Feng Lias nyangkut di pohon tersebut.


"Aduh! Dasar burung sialan! membuangku ke sembarangan tempat," ucap Feng Lias meraih dahan pohon tersebut lalu bergelantungan dan turun ketanah.


Laba-laba itu datang kebarah Feng Lias dan kembali mengibaskan kakinya lagi ke arah Feng Lias dan Ia kembali menghidar.


Karena tadi menunggang tubuhnya, babi itu sangat marah dan menyerodokkan kepalanya ke arah Feng Lias.


JURUS LEDAKAN API TINGKAT 2


Duuuuuarrrrr!


Babi itu berguling dan bisa menghidari jurus Feng Lias.


JURUS LEDAKAN API TINGKAT 3


Duaaaaarrrrrrrrr!


Jurus itu mengenai muncung babi itu dan hidungnya terbakar, babi itu berbalik badan dan lari menjauh, Feng Lias mengejarnya dan malah ia di dorong oleh laba-laba itu hingga ia terjmbab bersama babi itu.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2