
Gunakan poin untuk menambahkan energi
penambahan energi
Memuat...
Loading...
Mulai...
10%…
20%…
30%…
40%…
50%…
60%…
70%…
80%…
90%…
10%…
Selesai
Poin Anda di potong 130 poin.
Poin Anda [5.720]
Kekuatan [100/100]
Kelincahan [100/100]
Level [8]
Kekuatan Jurus [100/100]
Kekuatan jurus pedang [100/100]
Energi [100/100]
"Ah mumpung belum ada hewan, aku mempelajari jurus di buku jurus ini," ucap Feng Lias.
"Ak… ak," ada apa Momo, kamu pasti sudah lapar ya? sebentar ya, bentar lagi alan masak makanannya," ucap Xier Ming kepada Momo.
Gunakan poin mempelajari jurus buku hitam.
Pelajari jurus api petir penghancur
Memindai...
Loading…
Mulai…
10%…
20%…
__ADS_1
30%…
40%…
50%…
60%…
70%…
80%…
90%…
100%…
Selesai…
Poin Anda di potong 50 poin.
Poin Anda [5.670]
"Aku… aku…"
"Ha? Momo kau bisa bicara!!!!" teriak Xier Ming memeluk Momo.
"Wah.… bulumu lembut sekali, bagaimana jika kau tinggal denganku saja, haish… aku butuh teman untuk curhat, karena kau bisa bicara maka aku ingin berbagi cerita denganmu, ngomong-ngomong kau perempuankan?" tanya Xier Ming melihat buntut Momo.
"Sukurlah kamu perempuan, Momo mulai sekarang kamu tinggal denganku, biarkan bocah nakal itu berlatih dengan tenang," ucap Xier Ming mengacak-acak bulu lembut Momo.
"Siapa yang guru bilang bocah nakal?" tanya Feng Lias yang tiba-tiba nongol.
"bukan siapa-siapa," ucap Xier Ming.
"Astaga!!! Apa yang guru lakukan?" tanya Feng Lias mengambil daging yang gosong terbakar api.
"Ak… ak…," ucap Momo.
"Ak ak, apanya yang ak ak," omel Feng Lias sambil Membuat daging yang gosong dan mengambil daginh yang masih bisa di makan.
"Ini makan," ucap Feng Lias memberikan kepada Momo. Ia melahapnya dengan cepat.
"Sepertinya kau sangat kelaparan," ucap Xier Ming mengelus kepala Momo. "Aku akan memberimu makan yang banyak, tenang saja aku juga kuat makan, tapi jangan bilang-bilang sama orang ya," bisik Xier Ming.
Ding ding
2 ekor Hewan level 9 mendekat
Feng Lias berdiri lalu berlari ke arah hewan di hadapannya.
Hewan itu juga mendekati Feng Lias dan mereka saling menyerang.
"Aku mengunakan jurus baruku," ucap Feng Lias
JURUS API PETIR PENGHANCUR
Duuuuaaaarrr!!!
Hewan itu terpental kebelakang namun 2 ekor itu bangun lagi dan kembali menyerang ke arah Feng Lias.
Feng Lias melompat dan mengeluarkan pedangnya.
JURUS PEDANG TANPA MATA
Duuuuaaaarrrr!!!!
__ADS_1
satu ekor hewan tumbang dan Feng Lias menancap pedangnya di kepala hewan itu dan mati seketika.
Sedangkan 1 ekor lagi mengibaskan tangannya ke arah Feng Lias dan karena tak sempat menghindar, Feng Lias terpental cukup jauh.
"Aduuhh!" teriak Feng Lias sambil memegang bokongnya.
Feng Lias kembali berdiri. "Lihat saja kau! Aku akan memakan dagingmu karena sudah memukulku tadi," ucap Feng Lias geram.
JURUS PEDANG TANPA MATA TINGKAT 2
Duuuuuaaaarrrr!!!
Feng Lias menebas leher hewan itu hingga darahnya bersimbah di tanah.
Ding Ding
Selamat Anda mendapatkan 180 poin
Poin Anda [5.850]
Kekuatan [80/100]
Kelincahan [80/100]
Level [8]
Kekuatan Jurus [80/100]
Kekuatan jurus pedang [80/100]
Energi [60/100]
"Hehehe… karena aku sudah berjanji akan memakan dagingmu maka aku akan memanggangmu untuk makan siangku," ucap Feng Lias.
Feng Lias menarik tubuh hewan itu mengeretnya menuju tempat Xier Ming duduk bersama Momo.
"Ini aku bawakan daging yang lebih bernutrisi," ucap Feng Lias menusukkan kayu ke daging itu lalu memanggang di api.
"Auuuuuuuuuuuu…" Terdengar suara srigala yang mengelegar dan membuat mereka saling berpegangan karena suaranya sangat kencang.
"Guru, suara itu sangat kencang, sepertinya itu hewan yang levelnya lebih tinggi dari level 10," ucap Feng Lias.
"Kamu benar, tapi di hutan ini tidak ada hewan di atas level 10," ucap Xier Ming heran.
Seekor srigala keluar dengan tubuh yang sangat besar, ia bernama srigala berekor api, karena ekornya adalah berbentuk cambuk api.
"Astaga hewan itu sangat besar," ucap Feng Lias.
"Astaga!!! Hewan itu di tahan lll kemurnian," ucap Xier kaget.
"Ayo kita lari saja, jalan keluarnya tidak jauh dari sini," ucap Xier Ming pelan.
Baru saja merek berdiri, Srigala itu melihat keberadaan Feng Lias dan Xier Ming dan ia langsung mengejar mereka.
Tancap gas, mereka pun berlari karena ia juga tak mau buang-buang tenaga melawan hewan buas itu.
Mereka terus berlari dan tiba-tiba saja hewan itu berhenti.
Feng Lias dan Xier Ming merasa tidak di kejar lagi, mereka juga berhenti dan melihat kebelakang.
Ternyata hewan itu di hadang oleh seseorang.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Trima kasih