
Mereka pun masuk ke dalam tempat yang di pisahkan dari jalur murid biasa.
"Oh ada murid masuk jalur khusus lagi," ucap Leng Chai salah satu guru yang sedang mencari murid untuk di ajarkannya.
"Iya, aku akan mencari murid lain selain mereka," ucap Xier Ming.
"Murid yang kau pilih itu tidak terlihat seperti kuat," cibir Leng Chai.
"Kau tidak perlu mengurusi orang yang kau pilih, urus saja urusanmu," ucap Xier Ming.
Mereka sering berdebat tentang murid yang akan mereka pilih.
"Haishhh....Kalian selalu begitu," celetuk Teng Chin.
"Siapa yang ikut denganku?" tanya Xier Ming.
Krik...krik...krik...
"Apa tidak ada yang ingin mengikutiku?" tanya Xier Ming.
Semua murid Diam.
"Baiklah jika tidak ada yang mau mengikuti, tahun ini kalian berdua menjadi muridku sudah cukup," ucap Xier Ming.
"Siapa juga akan mengikutimu, kau adalah guru terburuk di akademi ini sepanjang tahun, jadi tidak akan ada yang mengikutimu," ucap Leng Chai tersenyum sinis.
"Pantas saja tidak ada yang mau mengikutiku, ternyata kau yang menghasut mereka semua agar tidak mengikutiku, kau memang pria pengecut," ucap Xier marah.
"Siapa suruh kau tidak menerima cintaku, aku bisa melakukan apa pun termasuk mengusirmu dari akademi ini," ucap Leng Chai menyengir.
"Kurang ajar! Dasar pria brengsek, ya sudah, ayo ikut aku ke tempat tinggal kalian," ajak Xier Ming dengan wajah masam.
"Hey kalian berdua, yakin mau ikut guru yang bahkan tidak punya murid yang berpotensi selama beberapa tahun ini, dan hanya bisa mengasuh murid yang tidak berbakat, apa kalian yakin ingin ikut dengannya?" tanya Leng Chai.
"Aku lebih baik belajar dengannya meskipun tidak menjadi murid berbakat, dari pada belajar denganmu, bertambah berbakat bertambah brengseknya," jawab Feng Lias tanpa bersalah.
"Brengsek! Jaga ucapanmu!" teriak Leng Chai marah.
"Hahahah... itu sangat bagus Feng Lias," ucap Xier Ming tertawa.
__ADS_1
"Apa kau pikir bisa melawanku hanya dengan ucapanmu!" ucap Leng Chai murka.
"Lalu mau apa kau! Ingin bertarung di sini, apa tidak takut jika kau di tendang dari akademi ini," bela Xier Ming berdiri di hadapan Feng Lias dan Song Chen untuk melindungi mereka.
"Minggir kau, atau kau juga akan ku hancurkan, aku akan membantu orang tuanya untuk mengajari bagaimana dia berbicaa!" ucap Leng Chai marah.
"Leng Chai, kau ingin membunub mereka yang hanya murid apa kau tidak malu! Jika kau ingin melawan mereka, lewati saja aku dulu," ucap Xier Ming menentangnya.
Feng Lias maju ke depan Xier Ming lalu memegang tangannya dan membelakanginya.
"Guru, biarkan aku yang melawannya, aku tidak mungkin membiarkan wanita yang melindungiku, hancur harga diriku," ucap Feng Lias tersenyum ke arah Xier Ming.
"Apa kamu tidak apa-apa?" tanya Xier Ming khawatir.
"Yakinlah padaku," ucap Feng Lias.
Ding ding
Misi baru
Kalahkan dia
Hadiah 40 poin.
"Kau yang pecundang! Kau dari tadi terus memakiku, aku harap mulutmu sama dengan kekuatanmu," ucap Leng Chai.
"Baiklah, mari kita adu kekuatan untuk menujukkannya siapa pria sejati sesungguhnya," ucap Feng Lias.
"Jangan banyak omong kamu," Ucap Leng Chai maju ke depan.
JURUS LILITAN CAMBUK API
JURUS LEDAKAN API
Duaaaaaarrrrrr!
Jurus mereka beradu dan pecah di udara.
"Ternyata kamu punya kekuatan juga, pantas saja kamu bisa melawanku," ucap Leng Chai.
__ADS_1
"Terima kasih atas pujiannya, tapi aku tidak akan berbaik hati untuk melepaskanmu," ucap Feng Lias.
"Kau pikir aku juga akan berbaik hati melepaskanmu meskipun kau hanya murid," ucap Leng Chai.
JURUS CAMBUKAN PETIR.
JURUS LEDAKAN API DAN PETIR
Duuuuaaaaaaaaarrrrrr!
Jurus mereka kembali beradu, dan mereka terus beradu kekuatan.
Dan Feng Lias terpental jauh.
"Feng Lias!" teriak Xier Ming dan Song Chen mendekat.
"Ternyata hanya segini kekuatanmu, dasar lemah, jika kau hanya murid untuk apa kau melawan orang yang lebih kuat darimu," ucap Leng Chai tersenyum sinis.
"Heh! Apa kau pikir aku tak punya kekuatan lagi," ucap Feng Lias menyeka darah di sudut bibirnya dan berusaha bangun.
"Kau saja bangun dengan susah payah, lebih baik kau belajar lagi," ucap Leng Chai.
"Sekali lagi, aku tadi belum serius bertarung denganmu," ucap Feng Lias.
"Apa kamu bilang! kau tidak serius, apa kau meremehkan kekuatanku?" tanyqa Leng Chai geram.
"Mari bertarung lagi," ucap Feng Lias.
"Dengan senang hati aku akan meladenimu," jawab Leng Chai senang.
JURUS CAMBUKAN API DAN PETIR.
JURUS API MURNI TINGKAT 3
DUUUAAAAARRRRRRRR!
Jurus Leng Chai di telan oleh jurus api murni milik Feng Lias, sehingga membuat Leng Chai terpental di dinding kediaman murid-murid terbaik.
Kali ini Leng Meng terpental sauh.
__ADS_1
Duuuaaarrrrrrrrrrrrrr
BERSAMBUNG