
"Baiklah, silakan beri pertunjukan malam ini agar para murid baru juga melihat dan sambil belajar," ucap kepala akademi memberi izin.
"Baiklah jika begitu, aku ingin bertarung dengan Feng Lias sebagai peringkat pertama di ruang tekanan," ucap Choi Meng dengan suara lantang.
"Hm... sudah ku duga jika ini pasti terjadi," ucap para murid elit yang duduknya terpisah dari tempat duduk murid jalur khusus dan juga terpisah dari tempat duduk murid biasa.
"Orang hebat emang beda ya, ingin istirahat sebentar saja tidak bisa," celetuk Song Chen tertawa.
Feng Lias melihat ke arah Xier Ming.
Xier Ming berdiri sambil memberi hormat. "Maafkan saya jika saya lancang ketua akademi, murid saya baru masuk dan belum mendapat pelatihan apa pun, mohon ketua akademi menolaknya," ucap Xier Ming.
"Tapi dia adalah peringkat pertama di ruang tekanan di atas Choi Meng, dia pasti sangat hebat, hanya berlatih saja dan mengembangkan wawasannya saja itu justru menambah pengalamannya dalam bertarung," ucap Lei Chu yang juga seorang pria menyukai Xier Ming.
"Iya benar, hanya dalam satu jurus saja dan aku akan mengeluarkan jurus sesuai levelnya," ucap Choi Meng.
"Tidak apa-apa guru, aku akan bertarung dengannya," ucap Feng Lias.
"Baiklah jika begitu, Pergilah, tapi ingat tetap jaga dirimu dan jangan anggap remeh lawan, biasanya orang yang kuat akan kalah karen ia menganggap remeh lawannya karena lawannya tidak cukup kuat," pesan Xier Ming.
"Baik Guru," angguk Feng Lias berdiri dan maju kedepan.
"Oh ternyata Xier Ming yang mendapatkan dia," ucap salah satu guru yang sedang berkumpul.
"Oh itu rupanya Feng Lias sekarang, dia tidak ada apa-apanya di bandingkan kita," ucap salah satu murid elit.
"Kak Feng Lias, semangat!" teriak Feng Miao mengangkat tangannya memberi semangat.
Feng Fuan melihat ke arah Feng Lias tidak suka. "Dia berlagak sok keren di sini," ucap Feng Fuan kesal.
"Kau yang bernama Feng Lias, tidak menyangka saja jika murid baru bisa mengesekan namaku, kau pasti sangat kuat bagaimana jika kita bertarung habis-habisan?" tanya Choi Meng.
"Aku tidak masalah, asalkan kau jangan sampai mengenai orang di sini," ucap Feng Lias.
"Choi Meng, tapi kau sudah bilang hanya belajar, tapi kenapa kau malah sekarang melawannya habis-habisan," ujar Feng Miao protes.
"Tidak apa-apa Feng Miao, aku akan bertarung dengannya meski dengan kekuatan penuh," ucap Feng Lias tersenyum ke arah Feng Miao.
__ADS_1
"Iya, aku percaya kakak pasti menang," ucap Feng Miao.
Feng Lias mengangguk.
"Mari kita mulai," ucap Choi Meng.
JURUS RODA API
Duuuaaarrrrrrrr!
JURUS LEDAKAN PETIR
Duaaaaarrrrrrrr!!!
Jurus mereka beradu dan meninggalkan api di udara.
"Wah... ini sangat seru," ucap mereka menikmati pertunjukannya.
JURUS API MELINGKAR
Duaaaaaarrrrrrrr!!!
Duaaaaarrrrrrrrr!!!!
"Hehehe... kali ini aku tidak akan berbaik hati, aku akan menghancurkanmu," ucap Choi Meng dalam hati sambil menyeringai.
JURUS CAMBUK API LINGKARAN PENUH
Duuuuaaaarrrrr!!!
"Apa!! Choi Meng mengeluarkan jurus andalannya, apa dia ingin membunuh Feng Lias?" tanya para murid elit yang tahu betul dengan jurus andalan Choi Meng.
Feng Fuan menyeringai. "Aku tidak perlu turun tangan untuk melukainya, ternyata memprovokasi Choi Meng memang pilihan terbaik.
JURUS ILUSI MAWAR FANTASY
Duuuuaaaarrrrrrr!!!
__ADS_1
"Apa!!!!!! Dia mencuri jurusku?" tanya Xuan Xia membelalakan matanya tak percaya dengan apa yang ia lihat.
Choi Meng masuk dalam jurus ilusi Feng Lias, dan ia mengarahkan jurusnya ke sana ke mari.
"Itu bukannya jurus Guru Xuan Xia, sejak kapan guru mengajarkan orang luar yang bukan murid elit?" tanya mereka.
"Guru Xuan Xia, kenapa Feng Luas menggunakan jurus guru yang hebat itu? Apa sebelumnya guru sudah bertemu dengannya?" tanya salah satu murid elit.
Xuan Xia tak bisa berkata-kata di tambah dengan pertanyaan muridnya, ia binggung mau jawab apa. "Aku baru saja bertemu dengannya tadi siang saat aku ingin mengambilnya menjadi muridku, entah bagaimana dia bisa belajar dengan secepat itu," ucap Xuan Xia lemes.
"Ada apa dengan Choi Meng itu? Dia malah terlihat seperti orang bodoh," ucap mereka tertawa.
"Sial! Bahkan dia tidak bisa melukainya, dasar payah!" umpat Feng Fuan kesal dan ia pun meninggalkan tempat perkumpulan tersebut.
Feng Lias mengangkat tangannya mengarah ke arah Choi Meng.
JURUS MAHKOTA MALAIKAT AGUNG.
Duuuuuuaaaaaarrrrrrrr!!!!!
Choi Meng terpental sangat jauh hingga ia terbentur tembok dan mengeluarkan darah dari mulutnya.
Bruuuukkk!!!
"Astaga! Bahkan dia mencuri jurusku," ucap Xier Ming.
Feng Lias kembali mengarahkan tangannya ke arah Choi Meng.
JURUS LEDAKAN API MURNI
Duaaaarrŕrrrrrrr!
JURUS JALARAN RUMPUT LIAR BESI
Duuuuuaaaaarrrrrrr!!!
Jurus Feng Lias terputus.
__ADS_1
Bersambung