System Super Kultivasi

System Super Kultivasi
BAB 60


__ADS_3

"Apa aku boleh melakukannya?" tanya Feng Lias.


"Jika itu tidak menganggu dengan latihanmu, guru tidak masalah," ucap Xier Ming.


Pembuat senjata itu langsung mengambil tangan Feng Lias. "Terima kasih sudah menerimanya, kami akan sangat senang jika Anda yang memimpinnya," ucap kepala pembuat senjata itu senang.


"Aku bahkan belum berkata setuju," ucap Feng Lias dalam hati.


"Baiklah, tapi untuk sementara sembunyikan dulu identitasku, aku belum ingin memberi tahu kepada siapa pun, sebelum aku sendiri yang memberi tahu," ucap Feng Lias.


"Baik Tuan, aku tidak akan memberi tahu siapa pun," angguk kepala pembuat senjata tersebut.


"Baiklah jika begitu, karena pedangku sudah selesai, kami permisi dulu," ucap Feng Lias.


"Sebelum itu izinkan aku memberikan sebuah lencana sebagai penanda Anda adalah ketua pembuat senjata ini," ucap kepala Pembuat senjata itu.


"Baiklah jika begitu," angguk Feng Lias.


Pembuat senjata itu mengeluarkan lencana berupa besi yang di ukir gambar senjata di sana.


"Terimalah Tuan, jika Anda memperlihatkan lencana ini di tempat pembuatan senjata mana pun maka Anda di perbolekan memakai tungku mereka untuk membuat senjata," ucap kepala pembuat senjata itu.

__ADS_1


"Terima kasih atas kepercayaan Anda, saya terima lencananya," ucap Feng Lias menerima lencana tersebut.


"Sama-sama Tuan, justru saya yang sangat senang jika Anda yang memimpin tempat ini," ucap kepala Pembuat senjata itu.


"Jika begitu kami permisi dulu," ucap Feng Lias.


"Silakan Tuan," ucap kepala pembuat senjata tersebut itu menundukkan kepada memberi hormat dan juga pembuat senjata itu juga melakukan hal yang sama.


Xier Ming, Feng Lias dan Song Chen pun pergi.


"Ketua, kenapa Anda memberikan lencana itu kepadanya? Kenapa tidak mengambil dia sebagai anggotanya saja?" ucap bawahannya.


"Jika itu permintaan Anda terserah ketua saja, asalkan dia bisa di andalkan menjadi ketua," ucap bawahannya.


"Wah... selamat Feng Lias, kamu menjadi ketua sekarang, bagaimana jika mengangkatku menjadi bawahanmu" ucap Song Chen merangkul pundak Feng Lias.


"Menjadi ketua tidaklah gampang, kau harus mengembannya dengan tanggung jawabmu," ucap Xier Ming berjalan mendahului kedua muridnya itu.


"Siap Guru," angguk Feng Lias.


"Astaga! Bahkan muridku yang terlebih dahulu yang di angkat menjadi ketua, aku sebagai guru malah kalah pamor dari muridku sendiri. Dia menjadi orang yang kuat tidak ada yang menandinginya termasuk aku, dia bahkan sangat populer dari aku," ucap Xier Ming dalam hati.

__ADS_1


Ding ding


Misi baru


Beli salah satu batu kristal


Hadiah 40 poin.


"Hm... guru, bolehkah aku bisa meminta di belikan sesuatu?" tanya Feng Lias mendekati Xier Ming.


"Kamu mau beli apa?" tanya Xier Ming.


"Belikan aku batu kristal," ucap Feng Lias.


"Baiklah, mari kita ke pasar," angguk Xier Ming menyetujuinya.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2