System Super Kultivasi

System Super Kultivasi
BAB 55


__ADS_3

"Cairan hitam seperti apa?" tanya Xier Ming.


Feng Lias mengeluarkan cairan hitam itu dari cincin penyimpanannya.


Feng Lias memberikan botolnya kepada Xier Ming dan Xier Ming menerimanya.


"Feng Lias, tatap mata guru," ucap Xier Ming. Feng Lias menatap Xier Ming. Mereka pun berbicara lewat telepati.


"Feng Lias dari mana kamu mendapatkan ini, ini adalah inti sari untuk membuat senjata menjadikannya senjata level atas, inti sari ini sangat langka, gunakan ini untuk senjatamu secepatnya, jika tahu kau punya inti sari ini, mereka pasti akan merebutnya, atau mungkin kau punya yang lain lebih baik simpan di tempat yang aman," ucap Xier Ming.


Xier Ming mengedipkan matanya dan telepati terputus.


Xier Ming menyerahkannya kembali botol tersebut kepada Feng Lias dan menyimpannya kembali.


Dan mereka kembali berjalan menuju kantin. "Nanti malam guru temani kamu ke tempat pembuatan senjata untuk memurnikannya," ucap Xier Ming.


"Baik Guru," angguk Feng Lias.


"Ngapain kita ke tempat pembuatan senjata?" tanya Song Chen.


"Ikut saja, siapa tau ada yang cocok denganmu," ucap Feng Lias.


"Oh begitu ya, kebetulan aku tidak punya senjata," ucap Song Chen senang.


"Sup kimchi 3 Tuan," pesan Xier Ming kepada pelayan kantin.


"Tunggu sebentar ya Nona," ucap pelayan itu menuju ke dapur dan mengambil pesanan Xier ming.


"Wah ada Nona Xier Ming, bolehkah kami bergabung?" tanya salah satu 3 orang pemuda, mereka alumni akademi Ukira yang datang berkunjung, karena mereka menjadi petinggi di tempat lain.


"Tempatnya sudah cukup, tidak bisa menerima orang lagi," ucap Xier Ming datar.


"Kau bisa menyuruh mereka berdua pergi," ucap pria itu menunjuk ke arah Feng Lias dan Song Chen.


"Mereka adalah muridku, kau tidak berhak menyuruh mereka pergi," ucap Xier Ming ketus.


"Baiklah, jika kau tidak ingin muridmu di ganggu, lebih baik kamu ikut aku," ancam pria itu memegang tangan Xier Ming.


Feng Lias memegang tangan pria itu.


"Kau jangan tak sopan dengan wanita, tolong bersikap baik dan tidak mengancam," ucap Feng Lias.


"Heh kau hanya murid baru berani menghalangiku," ucapnya dengan membulatkan matanya.


"Ini adalah di akademi, harap berbuat sopan," ucap Feng Lias menatap tajam pria itu.


"Kurang ajar!" ucap pria itu mengangkat tangannya dan melepaskan tangan Feng Lias.


JURUS KILAT DARI SURGA

__ADS_1


Duaaaarrrrrr!!!


JURUS LEDAKAN API


Duaaaaarrrr!!!!


Jurus mereka menghancurkan sebagian kantin dan orang-orang berlari keluar.


JURUS KILAT DARI SURGA


Duaaaaarrrrrrr!


JURUS KILAT DARI SURGA TINGKAT 2


Duaaaaarrrrrr!!!


Jurus itu meledak di udara dan Pria itu terpental.


"Apa? Dia bisa menhambil jurusku dan malah bisa ada peningkatan?" ucapnya membelalakkan matanya tak percaya.


Pria itu kembali berdiri dan mengarahkan tangannya di atas.


JURUS KILAT SUCI SURGAWI


Duaaaaarrrrr!!!!!


JURUS MAHKOTA MALAIKAT AGUNG


Xier Ming membalas jurus pria itu dan malah ia terpental karena jurus pria itu lebih kuat.


"Guru," panggil Song Chen mendekati Xier Ming yang terbaring di tanah, Song Chen membantu Xier Ming bangun.


"Guru," ucap Feng Lias berlari ke arah Xier Ming dan menyeka darah dari sudut bibir Xier Ming.


"Hey! Kita belum selesai," ucap pria itu melompat keluar dari kantin tersebut.


"Beraninya kau melukai guruku," ucap Feng Lias geram.


"Itulah akibat dari menghalagi jurusku," ucapnya sombong.


Feng Lias mengeluarkan obat dari cincin penyimpanannya. "Berikan guru obat ini," ucap Feng Lias kepada Song Chen.


"Hey! Kita belum selesai, aku akan menghabisimu," ucap pria itu.


Pria itu lagi-lagi mengarahkan tangannya ke atas.


JURUS KILAT SUCI SURGAWI.


Duuuuaaaarrrr!!!!

__ADS_1


JURUS ASAP HITAM DAN API LEGENDARIS.


Duuuuaaaaarrrrr!!!!!


Api legendaris itu membakar baju pria itu.


"senjata pelindung level 3, BAJU PERISAI"


"Oh ternyata kau punya baju perisai ya," ucap Feng Lias.


JURUS API MURNI LEGENDARIS TINGKAT 3


Duuuuaaaarrrrr!!!


Baju pelindung itu pecah dan pria itu terpental dan hanya menyisakan baju yang robek-robek hangus terbakar, sedangkan pria itu mengeluarkan darah dari mulutnya.


Kedua temannya mendekati pria itu lalu membopongnya.


"Kami akan datang untuk membalas dendam," ucap temannya dan pergi meninggalkan kantin tersebut.


"Hey Tunggu dulu!" panggil Feng Lias.


"Ada apa lagi?" tanya mereka memutar kepalanya memilihat arah belakang.


"Bayar kerugian kantin itu," ucap Feng Lias.


"Bayar saja kau sendiri!" ucapnya ketus.


"Oh itu mau kalian," ucap Feng Lias geram


JURUS API MURNI LEGENDARIS.


Duaaaarrrrrrrrr!


Jurus itu mengenai mereka bertiga dan membuat baju mereka terbakar.


Feng Lias kembali mengangkat tangannya.


JURUS API


"Tunggu! Ampuni kami," ucap mereka memohon sambil menangis.


Feng Lias menurunkan kembali tangannya.


"Ampuni kami, kami akan membayar kerugiannya," ucap mereka memohon sambil bersujud.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2