System Super Kultivasi

System Super Kultivasi
BAB 53


__ADS_3

"Tentu saja untuk mencari sesuatu, tidak menyangka bertemu dengan Nona Xier Ming yang cantik ini," ucap murid itu tersenyum penuh cinta mengambil tangan Xier Ming dan ingin meciumnya.


Xier Ming menarik tangannya dengan cepat. "Siapa yang kalian bilang serangga kecil?" tanya Xier Ming.


"Mereka berdua ini, jalan nggak lihat-lihat, apa tidak punya mata," ucap murid itu ketus.


"Mereka berdua adalah muridku," ucap Xier Ming menatap murid atas itu.


"Oh ternyata murid Nona Xier Ming, perkenalkan aku adalah calon pacar guru kalian, kalian harus baik-baik denganku," ucap murid itu mengulurkan tangannya.


Feng Lias menepis tangan murid itu. "Heh! Aku adalah walinya, aku tidak membiarkan Guruku punya kekasih yang prianya kasar sepertimu," ucap Feng Lias.


"Kau tau apa tentangku, aku biasanya juga tidak kasar, hari ini hanya kesal saja," jawabnya.


"Ayo guru kita pergi ke tempat lain, hanya pria yang sempurna cocok untuk guruku, bukan pria yang suka emosi sepertimu," ajak Feng Lias menarik tangan Xier Ming dan Song Chen.


Xier Ming tersenyum melihat punggung Feng Lias.


"Guru kenapa tersenyum?" tanya Song Chen membuyarkan senyuman Xier Ming.


"Eh bukan apa-apa, eh itu ada gelang cantik, guru mau beli yang itu," ucap Xier Ming mengalih pembicaraan dan segera melepaskan tangannya dari pegangan Feng Lias.


Xier Ming memegang gelang tersebut. "Berapa ini?" tanya Xier Ming.


"Ini 10 batu permata level 8," ucap penjual.


"Hm... mahal sekali," ucap Xier manyun.


"Tentu saja, karena gelang ini bisa membuat nyaman dan pikiran tenang," ucap penjual itu.


Xier Ming manyun dan ia pun berpindah tempat.


Malam pun semakin pekat. "Ayo pulang, kalian harus istirahat," ucap Xier Ming.


Mereka pun pulang.


Feng Lias dan Song Chen menuju tempat tinggalnya.


"Ayo tidur," ajak Feng Lias.


"Iya, aku juga udah ngantuk sekali," ucap Song Chen yang sudah menguap.


Mereka pun tertidur.


"Auauauau," celoteh Momo.


"Ada apa Momo?" tanya Feng Lias terbangun melihat Momo keluar dari cincin penyimpanannya.


"Auauauau," celotehnya lagi.


"Astaga!! Kamu lapar ya," ucap Feng Lias.


"Mau kemana?" tanya Song Chen terbangun mendengar percakapan Feng Lias.

__ADS_1


"Aku ingin mencari sesuatu untuk memberi makan momo," ucap Feng Lias.


"Oh baiklah, aku lanjut tidur lagi," ucap Song Chen kembali menarik selimut dan tidur.


Feng Lias pun berlari ke hutan mencari hewan untuk memberi makan hewan peliharaannya.


Sesampainya di hutan, Feng Lias mencari hewan. Kali ini bukan hutan Fuyuna namun di hutan sebelah barat.


Ding ding


Misi baru


Bunuh 4 ekor hewan level 2


Hadiah 80 poin.


"Benar juga, aku harus mencari poin, tapi kenapa tidak ada hewan level tinggi ya di sini?" tanya Feng Lias.


Ding Ding


Hewan 2 ekor level 2 mendekat.


Macan tutul bertanduk dan kelinci berkaki kucing mendekat.


"Hehehe... aku gunakan jurus baru untuk mencobanya," ucap Feng Lias.


JURUS ASAP HITAM DAN API PETIR.


Feng Lias menghilang yang hanya asap saja yang ada, mereka menerkam asap itu namun malah menimbulkan ledakan.


Dua ekor hewan itu menjadi gosong oleh ledakan asap itu.


"Ternyata begitu, asap itu bagaikan perangkap untuk menarik mangsa dan kemudian meledakkannya," ucap Feng Lias mengambil 2 ekor hewan itu.


Ding ding


Anda mendapatkan 40 poin


Ding ding


Seekor hewan level 2 mendekat.


Kali ini Seekor kuda hitam berkaki 6 mendekat.


JURUS ASAP HITAM DAN API PETIR.


Hewan itu kembali menerkam asap hitam dan ia pun meledak.


Duuuuuuaaaaarrr!!!!


Hewan itu pun gosong.


Ding ding

__ADS_1


Anda mendapatkan 20 poin.


Feng Lias mengambilnya lalu mengumpul ke hewan yang tadi.


Ding ding


Hewan level 2 mendekat.


Seekor burung bercakar harimau menyambar ke arah Feng Lias dan menarik rambutnya.


"Aduuuhh!" teriak Feng Lias, karena beberapa helai rambut Feng Lias tercabut.


"Hewan itu, lihat saja kau nanti," ucap Feng Lias memegang kepalanya yang rambutnya tercabut.


JURUS ASAP HITAM


Asap hitam itu mengepul. Burung itu pun mendekati asap tersebut dan Feng Lias menangkapnya.


"Akhirnya Kau dapat juga, aku akan menyiksamu dulu karena kau sudah mencabut rambutku yang halus ini," ucap Feng Lias.


Ia menyentil hewan itu lalu meninjunya dan terakhir ia mematahkan leher burung itu.


Ding ding


Anda mendapatkan 20 poin.


Ding ding


Misi selesai


Selamat Anda mendapatkan 80 poin


Poin Anda menjadi 100 poin.


Feng Lias mengambil hewan itu lalu meletakkannya di hadapan Momo.


"Nih makan," ucap Feng Lias.


"Auauauau," celotehnya.


"Ada apa lagi?" tanya Feng Lias.


"Auauauau," celotehnya lagi.


"Astaga, kau 'kan hewan, kenapa cara makanmu seperti manusia, sungguh merepotkan," ucap Feng Lias.


JURUS PEECIKAN API


Duuaaarrrr!


Api pun hidup. Feng Lias mengambil ranting kayu dan menusuk hewan itu lalu membakarnya secara merata.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2