System Super Kultivasi

System Super Kultivasi
BAB 44


__ADS_3

"Tadi ia mengeluarkan jurus ilusi, aku harus memecahkannya," ucap Feng Lias.


Ia pun duduk dan bersemedi.


"Apa yang di lakukan Feng Lias? Apa dia sudah pasrah?" tanya Song Chen.


"Ssssttttt... mungkin dia sedang mecari cara untuk memecahkannya," ucap Xier Ming.


Gunakan poin untuk mempelajari semua jurus yang di lihat.


Memuat...


Loading...


Mulai


10%...


20%...


30%...


40%...


50%...


60%...


70%...


80%...


90%...


100%...


Selesai.


Poin Anda di potong 100 poin


Sisa poin Anda 80 poin.


Jurus sudah di pelajari.


Feng Lias berdiri tegak.


"Hehehe... sekarang gantian aku yang menaklukkanmu," ucap Feng Lias.

__ADS_1


Saat Sebuah pukulan ingin menghajar Feng Lias, Feng Lias menangkap tinjuannya.


JURUS ILUSI MAWAR FANTASY


Feng Lias kembali sadar, namun Xuan Xia malah terjebak di jurusnya sendiri.


Xuan Xia terlihat ling lung. "Hey keluar kalian semua!" teriak Xuan Xia.


"Kenapa sekarang Xuan Xia yang seperti orang kebingungan?" tanya Deng Disi.


"Hehehe... dia terperangakap dengan jurusku," ucap Feng Lias tersenyum menyengir.


"Jurusmu? Itu adalah jurusnya sendiri," ucap Taeng Chi.


"Jurus yang ku pelajari dan aku kuasai akan menjadi milikku, meskipun dari awal memang miliknya," ucap Feng Lias.


"Kau bisa mempelajari jurus orang lain?" tanya Taeng Chi kaget.


"Tentu saja," jawab Feng Lias.


"Lalu kenapa kau tadi tidak mempelajari jurusku?" tanya Taeng Chi.


"Nggak kepikiran," jawab Feng Lias enteng.


Tuiiing!


"Aku rasa begitu, aku bisa mempelajari jurus yang aku lihat," ucap Feng Feng Lias santai.


"Hanya sekejap itu?" tanya Taeng Chi kembali.


"Anda bisa melihatnya sendirikan," ucap Feng Lias.


"Kau... kau adalah sungguh orang yang berbakat, aku rela bersujud denganmu agar kau ikut denganku," ucap Taeng Chi berlutut si hadapan Feng Lias.


Deng Disi tak mau kalah, ia juga berlutut di hadapan Feng Lias dan menyenggol Taeng Chi.


"Aku mohon Feng Lias, ikutlah denganku," ucap Deng Disi.


"Kalian bisa memilih murid berbakat lainnya, masih banyak murid berbakat lainnya, hanya saja mungkin bakatnya yang belum terlihat, mereka butuh bimbingan para guru-guru seperti kalian," ucap Feng Lias mengangkat bahu Taeng Chi dan Deng Disi.


"Kenapa banyak pikir lagi, ikut saja denganku," ucap Buho mengangkat tubuh Feng Lias yang 2x lipat lebih kecil darinya dan membawanya pergi.


"Tuan Buho tunggu! Xuan Xia siapa yang akan mengeluarkannya, ssdangkan dia hanya bisa di keluarkan oleh Feng Lias!" teriak Xier Ming.


"Dia bisa lepas sendiri, dari tadi kalian merebut muridku terus dan aku hanya diam saja, sekarang aku tidak akan berbaik hati lagi.


JURUS MAHKOTA MALAIKAT AGUNG

__ADS_1


Duuuuuuaaaaaaaarrrrr!!!!!


Feng Lias dan Buho terduduk di tanah. Keduanya gosong dengan rambut tegak dan baju robek-robek, trutama Buho, yang tadi terkena jurus Feng Lias dan sekarang terkena jurus Xier Ming.


...Xier Ming mendekati Feng Lias. "Maafkan Guru Feng lias, guru akan membelikan baju yang bagus untukmu," ucap Xier Ming meyambut tangan Feng Lias dan memberdirikannya....


"Terima kasih guru," ucap Feng Lias.


Buho akhirnya pergi dengan kesal.


"Feng Lias, keluarkan Xuan Xia dari jurusmu," ucap Xier Ming.


"Baik Guru," ucap Feng Lias.


JURUS ILUSI MAWAR FANTASY


Feng Lias masuk ke dalam jurus itu dan menarik tangan Xuan Xia keluar.


"Eh... ternyata kalian di sini," ucap Xuan Xia.


"Haish... memalukan, kau kalah dengan seorang murid, dan malah di tolong oleh murid," ucap Taeng Chi.


"Mana aku tahu akan jadi seperti ini," ucap Xuan Xia.


"Maaf untuk para Tuan, sekali lagi aku putuskan, aku hanya memilih Guru Xier Ming menjadi guruku," ucap Feng Lias.


"Baiklah jika itu mau mu," ucap Deng Disi pasrah.


"Semoga kau menjadi orang yang berbakat," ucap Taeng Chi.


Mereka semuanya pun kembali ke tempatnya masing-masing.


"Akhirnya sudah selesai juga," ucap Song Chen menghembuskan nafas lega.


"Kenapa murid guru saja sangat sulit," ucap Feng Lias.


"Bukan menjadi muridku yang sulit, tapi kamu yang terlalu luar biasa, siapa pun yang kamu pilih mereka pasti akan merebutkanmu," ucap Xier Ming.


"Benar yang di katakan guru, di tubuhmu bagaikan ada magnet yang bisa menarik siapa pun yang di dekatmu," sahut Song Chen.


"Baiklah, kalian beristirahatlah, nanti malam aku akan memanggil kalian untuk makan malam bersama," ucap Xier Ming.


"Baik Guru," ucap Song Chen dan Feng Lias bersamaan.


"Baiklah, guru pergi dulu untuk mrncarikan baju untukmu," ucap Xier Ming kepada Geng Lias lalu pergi meninggalkan mereka berdua.


"Aku sudah lelah sekali," ucap Feng Lias langsung merebahkan tubuhnya ke tempat tidur yang sudah di sediakan.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2