System Super Kultivasi

System Super Kultivasi
BAB 32


__ADS_3

"Wah... paman Tai Long memberi hadiah tidak tanggung-tanggung ya, berarti dia menganggap bibi benar-benar berharga, dua berani mengeluarkan hartanya demi orang yang akan di nikahinya, padahal ada orang pedagang yang kaya dari negara selatan untuk membeli kacang tunggal 1000 tahun ini, dengan harga yang sangat mahal, tapi ia tetap mempertahankannya bahkan sampai ia di kepung oleh beberapa orang dan sempat ingin di bunuh karena pedangang itu sangat membutuhkannya untung saja para alkemis tingkat lainnya datang membantu dan ia pun selamat oleh alkemis level 5, dia benar-benar menjaga dengan nyawanya," ucap Song Chen panjang lebar.


"Oh benarkah?" tanya ibu. dan kemudian ia melihat ke arah kacang tunggal itu dengan tersenyum yang berada di tangannya.


"Wah... ibu pasti sangat beruntung bisa menikah dengan paman Tai Long, benda ini saja di lindungi apa lagi ibu," puji Feng Lias.


"Semoga saja begitu," ucap Ibu senang.


"Kau kenal banyak tentang Paman Tai Long," ucap Feng Lias.


"Tentu saja dia adalah Alkemis tahap ll, dia dalah salah satu orang terpandai di sini, apa lagi menjadi Alkemis sangatlah beruntung, ia sangat di butuhkan banyak orang dan menjadi Alkemis tidaklah sembarangan orang, pencapaiannya harus tinggi atau dia dari salah satu keturun garis darah Alkemis itu sendiri, keluarga kerajaan pun juga segan dengan para Alkemis," ucap Song Chen.


"Jadi ibu sangatlah beruntung mendapatkan Paman, dan aku juga tak perlu khawatir jika Keluarga kerajaan menganggu ibu," ucap Feng Lias.


"Jadi pergilah ke akademi dan belajar di sana dengan tenang," ucap ibu memegang pipi Feng Lias.


xxx


Ke esokan harinya.


Pagi-pagi sekali Feg Xia sudah bersiap-siap memakai baju pengantin dan berhias sendiri.


Tak lama kemudian kereta kuda datang menjemput oleh 4 orang pengawal.


"Kereta kudanya sudah sampai, mari kita berangkat," ucap Feng Xia.

__ADS_1


"Baik Ibu," jawab Feng Lias.


Feng Xia masuk di dalam kereta kuda khusus penjemput pengantin sedangkan Feng Lias, Song Chen dan Momo naik kereta kudanya sendiri mengikuti dari belakang.


Kereta kuda mereka pun sampai di pasar melewati para jualan itu.


"Lihahlah kereta kuda itu adalah pengantin dari Tuan Tai Long, mari kita ikut meramaikannya," ucap para warga di sana.


Mereka pun beramai-ramai mengikuti kereta kuda untuk mengantar pengantin kerumah Tai Long.


Sesampainya di depan rumah Tai Long kereta berhenti, Tai Long sendiri sudah ada di depan rumah untuk menyambut pengantin wanitanya.


Feng Xia turun dari kereta kuda dan di sambut Tai Long dengan suka cita.


Pernikahan mereka pun berlangsung dan Tai Long mengangkat sumpahnya untuk menjaga Feng Xia dengan sepenuh hatinya dan menganggap Feng Lias sebagai anak kandungnya.


"Feng Xia, kenapa kau menikah tidak memberi tahu Ayah?" tanya Raja.


"Hormat kami kepada Ayahnda," ucap Feng Xia dan Tai Long bersujud dan semua yang ada di sana juga ikut bersujud.


"Maafkan kami Raja tidak memberi tahu Anda, silakan hukum kami yang sudah lancang tidak memberi tahu Raja," ucap Tai Long.


"Hukum saja mereka Raja, mereka memang sudah lancang menikah tanpa memberi tahu Raja," ucap selir ke-3.


"Ini bukan waktunya kamu untuk berbicara," sergah Feng Lias.

__ADS_1


"Hey! Jangan lancang kamu anak yang tak berguna, hukum pancung dia karena sudah berani menyergahku," ucap selir itu marah.


"Kau tidak punya hak untuk menghukum cucuku, cambuk selir 20x," perintah raja.


"Raja ampunkan selir, selir tak berani lagi, ampunkan selir," ucap Selir meminta ampun sambil menangis.


Namun selir di bawa oleh pengawal Raja kembali ke kediaman kerajaan dan ia di hukum di sana.


"Ampuni kami Ayahnda, kami pikir pernikahan kecil-kecilan ini tidak menarik perhatian Ayahnda, dan kami juga tidak tinggal di tanah kerajaan lagi, aku pikir mungkin Ayahnda juga tak peduli dengan pernikahan ini, maafkan kami Ayahnda," ucap Feng Xia.


"Jika kau ingin menikah, seharusnya kau katakan dulu kepada Ayah, ayah akan berusaha memberi pernikahan yang terbaik untukmu," ucap Raja.


"Terima kasih atas kebaikan Raja, dan saya minta doa restu dari Raja, berharap Raja memberi kami berkat atas pernikahan ini," ucap Tai Long.


"Apakah kamu bahagia menikah dengan dia?" tanya Raja kepada Feng Xia.


"Aku bahagia Raja," jawab Feng Xia.


"Baiklah, jika kau bahagia maka aku merestui kalian," ucap Raja.


"Terima kasih Raja," ucap Tai Long.


"Terima kasih Ayahnda," ucap Feng Xia.


"Terima kasih Raja," ucap Feng Lias memberi hormat.

__ADS_1


"Kau jangan memanggilku Raja, panggil aku kakek seperti cucuku yang lainnya," ucap Raja.


Bersambung


__ADS_2