
"Hahaha... ternyata kau masih hidup ya?" tanya Feng Xio yang tiba-tiba muncul.
"Aku sudah menebaknya jika kau biang keroknya, tapi rencanamu tidaklah berhasil, sekarang kau mencegatku seperti ini untuk apa? Melihatku apa aku terluka atau sudah mati?" tanya Feng Lias menyengir.
"Heh, kali ini kau bisa lepas, saat kau masuk akademi kau tidak akan bisa hidup tenang," ancam Feng Xio.
"Heh! kita lihat saja siapa yang akan tidak hidup tenang di akademi," ucap Feng Lias.
Mereka pun langsung pulang ke rumah dan mereka pun berlatih.
Gunakan poin untuk menaikan level
Memuat...
Loading...
Mulai..
10%...
20%...
30%..
40%...
50%...
60%...
70%...
80%...
90%...
100%...
__ADS_1
Selesai.
Poin Anda di potong 30 poin
Sisa poin Anda 140 poin.
Selamat Anda naik ke level 6
Feng Lias terus berlatih dan juga di kuti Song Chen dan kini Song Chen sudah naik ke level 5.
waktu terus berlalu dan tak terasa penerimaan murid untuk masuk ke akademi pun di mulai, penerimaan murid akademi di selengarakan di depan istana Raja dan di saksikan langsung oleh Raja dan petinggi lainnya.
4 orang mentor yang bernama, Ling Dong, Xier ming, Shan Ken dan Tang Noer dan di bantu oleh Feng Fuan, Feng Miao, Tang Han.
Dari pagi orang-orang sudah berkumpul sangat ramai di aula kerajaan dan di atas panggung sudah ada 2 batu yang sangat besar, yang satunya untuk mengetes level dan yang satunya untuk mengetes kekuatan pukulan sebagai penentu lulus atau tidaknya masuk ke akademi. Namun batu pengetes level itu bisa di kecilkan agar bisa membawanya kemana-mana.
"Selamat datang semuanya di hari yang berbahagia ini, hari ini adalah bagi Akademi kami yaitu Akademi Ukira untuk mencari para murid berbakat untuk di kembangkan ilmunya dan menjadi yang terhebat dan terkuat, bagi kalian yang yang sudah mencapai level 4 di bawah umur 18 tahun makan kalian bisa mencobanya, di atas panggung ada dua batu yang pertama untuk pengetesan level dan yang satunya untuk pengetesan level kekuatan tinju kalian, jika tinju kalian di atas level 10 maka kalian akan masuk menjadi murid khusus yang di bimbing langsung oleh mentor yang hebat dan tidak hanya sampai di sini, setelah kalian lulus di level ini kalian akan mendapat tantangan lain lagi di akademi, yaitu berjalan di ruang yang di dalam ada tekanan dan kalian harus bisa melewati itu, baiklah semua, pencarian murid berbakat di mulaiiiiiiiiii!" teriak Tang Noer.
Tepuk tangan bergemuruh menandakan batu level siap di gunakan.
"Baiklah kalian berbaris yang rapi, semua akan dapat bagiannya.
"Feng Lias, kau sudah pasti masuk menjadi murid khusus, hais... sepertinya kita harus berpisah dan mencari teman baru," ucap Song Chen kecewa.
"Kita lihat nanti, apa aku akan masuk menjadi murid khusus atau tidak," jawab Feng Lias.
"Aku lebih baik masuk di murid biasa saja, karena aku ingin berkembang dari bawah, dan juga kasihan Song Chen, dia juga sangat sedih jika aku tidak ada," ucap Feng Lias.
"Auauauau..." celoteh Momo yang bertengger di pundak Feng Lias.
"Selanjutnya," ucap Xier Ming.
"Ayo kini giliran kita," ucap Song Chen dan ia maju ke depan.
Song Chen meletakkan tangannya di batu pengetes level.
"Baik, level 5," ucap Feng Miao mencatat di buku.
__ADS_1
Song Chen berpindah ke batu sebelahnya dan mengumpul semua kekuatannya berpysat di tinjunya.
"Hiiiiiaaaaaatttttt!" teriaknya.
Bommmm!
Angka level terus naik dan akhirnya berhenti di angka 9.
Level 9.
"Astaga!!! satu level lagi, kenapa harus berhenti di level 9," ucap Song Chen geram.
"Lulus, masuk di kelas murid biaaaSelanjutnya," ucap Xier Ming.
Feng Lias pun naik panggung.
"Semangat Kak Lias," ucap Feng Miao mengangkat tangannya.
Feng Lias tersenyum. Feng Fuan melihat ke arah Feng Lias dengan tatapan tak suka.
Feng Lias meletakkan tanganya di atas batu level.
"Level 6," ucap Xier Ming.
Feng Lias pindah ke batu selanjutnya.
Berhubungan ia ingin masuk menjadi murd biasa, ia hanya mengunakan sesikit kekuatannya saja, ia menimbang-nimbang agar pukulannya bisa di level 9.
Ia memusatkan kekuatannya di tinjunya dan meninju di batu itu.
"Hiaaaaatttttt!" teriaknya.
Booommmm!
Tidak terjadi apapun dan bahkan tidak ada level.
Mereka seketika terdiam karena ini sangat aneh, padahal tadi Feng Lias mengeluarkan tenaganya untuk memukul batu tersebut, jika hanya mengeluarkan sedikit tenaga setidaknya ada di level 1.
__ADS_1
Bersambung.