Terjebak Cinta Cassanova

Terjebak Cinta Cassanova
Mimpi Kara


__ADS_3

Malam sudah semakin larut. kini kara dan bara berniat pulang ke rumah dengan berjalan beriringan sambil berpegangan tangan menuju parkir. tanpa sadar ada seseorang yang memanggil bara dan kara.


ahhh ternyata itu Justin dan David. seperti biasa mereka berdua selalu bersama seperti saudara kembar saja🤭🤣


dulu memang Bara, Justin dan David selalu bersama tapi semenjak bara pergi mengurus perusahaannya di negara ini hingga selalu sibuk mencari dimana keberadaan kara. bara jarang berkumpul kembali dengan Justin dan David. apalagi sekarang bara sudah menikah dengan wanita pujaan hatinya yang ia cari selama ini. terlebih urusan perusahaan yang tidak bisa di tinggal. membuat bara sudah tidak pernah berkumpul lagi bersama dengan mereka berdua. tidak ada waktu bagi bara untuk kembali bersenang senang dengan teman2nya sekarang.


"Bara... kara.." panggil Justin.


bara pun menoleh dan melihat kedua temannya yang sedang asik berkencan dengan para wanita bayarannya.


yaa seperti itulah seorang Cassanova selalu bergonta ganti wanita. jika ia sudah bosan dengan wanita satu tinggal ganti lagi Wanita baru. gampang kan?


....


Author "Hadehhh para Cassanova. belum pernah tau rasanya jatuh cinta. ya seperti itulah jalan pikirannya hanya menganggap wanita sebagai bahan pemuas nafsu dan hanya boneka hidup yang bisa di beli oleh uang🙄. kalo Uda jatuh cinta nanti rasakan sakit hatinya.🤣 seperti yang di alami oleh David sekarang 🤭 sabar yaa David ini adalah karma yang harus di terima."


....


"Oh ternyata kau rupanya jus" ujar bara dengan menggandeng tangan kara. "Apa yang kau lakukan disini?" sambungnya dengan bertanya kepada kedua temannya.


"Tentu saja kami ingin bersenang-senang. memang kau saja yang boleh bersenang-senang? Seharusnya aku yang bertanya padamu bara. apa yang kau lakukan disini?" tanya Justin dengan meminum alkohol dari tangan wanita bayarannya itu.


"Aku baru saja menghabiskan waktuku bersama dengan istriku. benar kan sayang?" ujar bara sembari bertanya kepada istrinya dengan nada suara yang lebih lembut.


Kara hanya diam dan menganggukkan kepalanya.


"Oh astaga bara. apakah kau itu adalah temanku?Kau berbicara kepada kami dengan suara tajam dan wajah datar. sedangkan kau berbicara dengan kara seperti berbicara kepada bayi. sangat lembut. apa kau tidak bisa berbicara kepada kami lebih baik lagi? ingat aku ini lebih tua darimu. jadi kau harus menghormati ku. bukan begitu David?" kini Justin berbicara panjang lebar. ahhhseperti wanita saja.(Batin David)


sedangkan David sedari tadi hanya diam saja menatap kara dengan teduh tanpa peduli dengan wanita ja*ang yang kini berada di sampingnya.


"Hei David aku berbicara padamu.kenapa kau diam saja?" Justin menyenggol lengan David.


"Hei Justin kau terlalu banyak bicara. seperti wanita" David angkat bicara dengan nada ketusnya.


"apa kau bilang?" teriak Justin tak terima.


"Sudahlah. jangan seperti anak kecil!" ujar bara. seperti biasa dengan menunjukan wajah dingin nan datarnya. "Kau tau jus? kau memang lebih tua dariku tapi otakmu masih jauh di bawahku.".


"Hei bara jangan seperti itu.!! begini2 aku juga masih tergolong tampan walaupun otakku tidak sepintar dirimu" elak Justin yang tak terima dengan perkataan bara yang mengatakan bahwa otaknya berada jauh di bawahnya.


"Sudahlah jus. kau ini sudah tua tapi masih saja banyak bicara." sambung David menatap Justin datar.


"aku sudah bilang. aku tidak tua tapi aku sudah matang,,! lagipula usiaku baru 38 tahun." lanjut Justin.


"Ah benarkah?Yaya kau memang tidak tua tapi kau hampir memasuki masa tua" . ujar David.


kini kara tertawa dengan pertengkaran kecil bara,Justin dan David.


"Hei kara kenapa kau tertawa?apa ada yang lucu?" ujar Justin yang tak ada habis2nya berbicara.


"berbicaralah dengan baik jus. dia adalah istriku" elak bara tak terima dengan ucapan Justin yang sedikit meninggi.


"Baiklah2" Justin.

__ADS_1


"Aku tertawa karna kau itu sangat lucu jus." sambung kara. "Kau itu pria tapi banyak sekali berbicara seperti wanita. terlebih apa yang kau ucapkan itu sangat lucu".


"Benarkah itu?" lanjut Justin antusias. "Hei David. bara. lihatlah... aku ini selain tampan aku juga sangat lucu dan menggemaskan.. bukan begitu kara?" tanya Justin kepada kara. sungguh Justin sangat percaya diri sekali 😆😅


Sedangkan David dan bara hanya melenggos dengan ucapan Justin yang tidak masuk akal itu. jika seperti ini.. Justin terlihat sangat bodoh di hadapan semua orang.🤭


"Iya jus. kau sangat lucu dan menggemaskan. ya kan bara?" kini kara malah berbalik Bertanya kepada suaminya.


bara melihat wajah kara dengan sorot mata yang manis. membuat bara tidak bisa menolak pertanyaan dari istrinya itu.


"ya. kau sangat menggemaskan jus" ujar bara datar. oh astaga bara ingin sekali menarik ucapannya. jika seperti ini. harga diri bara akan turun nantinya. pasti orang akan berfikir bahwa bara CEO Terkenal di berbagai negara ternyata adalah seorang gay🤭🤣 bisa hancur reputasinya yang ia jaga selama ini.


"Haha ternyata kau baru sadar. jika aku ini sangat lucu dan menggemaskan" Justin tertawa penuh kemenangan menghadap David.


"Hei Justin. berhentilah tertawa. kau seperti orang gila jika terus tertawa seperti itu" David.


"Ohh ayolah David. jangan cemburu begitu. aku tau kau cemburu kalau aku mendapatkan pujian Yakan? mengaku saja!" sambung Justin.


"Untuk apa aku cemburu kepadamu. tidak ada dalam kamus ku jika aku harus cemburu padamu" ujar David yang tak mau kalah..


"Kalian lanjutkan saja berdebatnya. aku akan pulang,,, sampai jumpa." bara pamit pulang seraya memeluk bahu kara mengajaknya untuk pulang. "Ayo sayang kita pulang".


kara mengangguk menuruti perkataan suaminya dan berjalan beriringan dengannya. "Sampai jumpa jus, dan kau David" kara melambaikan tangannya kepada Justin dan David.


"Sampai jumpa" ujar Justin dan David bersamaan.


David hanya bisa memandangi kara dari kejauhan bahkan saat kara sudah memasuki mobil bara pun. David masih memandang kara. sampai mobil itu melewatinya. ia baru saja tersadar akan lamunannya.


"Apa yang kau lihat?" tanya Justin.


...


Sesampainya di rumah. bara melihat kara sudah tertidur pulas. rasanya bara tidak tega membangunkan istrinya. sehingga ia menggendong kara dengan hati2 ia takut mengganggu tidur kara. bara menidurkan kara di ranjang king size nya dan menyelimutinya. bara meminta ayu dan indah membersihkan tubuh kara. setelah segalanya selesai bara tidur di samping kara sembari memeluk erat istrinya dengan mencari kenyamanan di sana.


...


pagi harinya matahari menampakkan diri memasuki celah2 jendela kamarnya. kara terbangun dari tidurnya. ia terpaku dengan tangan kekar yang sekarang melingkar sempurna di perutnya. ia melihat suaminya tertidur pulas dengan memeluknya. jujur saja kara ingin segera mandi tetapi ia tidak ingin membangunkan bara dari tidurnya. bagaimana kara bisa menuju kamar mandi jika bara masih tertidur dalam keadaan memeluknya? bahkan kara saja kesusahan untuk bergerak.


tapi ngomong2 bara sangat tampan jika di lihat dari dekat seperti ini. terlebih ia tertidur pulas seperti bayi besar. haha kara ingin sekali menyentuh hidung mancung suaminya itu.


"Jangan menatapku seperti itu. atau aku tidak bisa menahannya" ujar bara yang mengagetkan kara.


bagaimana bara bisa tau? bukannya sekarang bara tertidur sangat pulas. apakah bara sudah bangun? atau kara sekarang sedang bermimpi?


kara beradu dengan pikirannya sendiri. sejujurnya bara memang sedari tadi sudah bangun sebelum kara. tetapi ia ingin mencari kenyamanan dengan posisi memeluk istrinya dengan sangat erat. lagipula bara juga tidak ingin menganggu tidur nyenyak istrinya.


Bara membuka matanya melihat wajah cantik kara dari dekat. bahkan bangun tidur saja kara sudah sangat cantik tanpa balutan make up sama sekali. bara di buat gila oleh kara.


"B-Bara kau sudah bangun?" kara gelisah kini wajah mereka berdua saling berhadapan sangat dekat dari biasanya. bahkan hidung mereka sudah bertabrakan.


"aku bangun karena kau. sekarang kau harus bertanggung jawab karena sudah membangunkanku" goda bara dengan suara serak khas bangun tidur. membuat kara begidik ngeri.


"Maksudmu?" ujar kara dengan terbata2.

__ADS_1


"Jangan berpura2 tidak tau sayang. apa kau mencoba untuk menggodaku Hem?" ujar bara


"T-tidak aku tidak sedang menggodamu" elak kara.


"Lalu kenapa kau melihatku seperti itu? kau tau tatapan sendu mu itu tidak bisa lagi membuat ku menahan gairah kau tau?" ujar bara


"a-apa?


"Ayo kita lakukan" ujar bara dengan senyuman kemenangan.


"Tidakkkkkk!!!!!" teriak kara.


.


"Nona2 bangun.. nona.." ujar ayu yang berlari dari tangga menuju kamar tuan mudanya. ayu terkejut dengan teriakan kara. ia takut nona mudanya mengalami masalah atau terluka. pastinya ia akan di hukum oleh bara. karna tugas ayu adalah menjaga kara dengan baik.


kara terbangun dari tidurnya. ahhh ternyata itu hanyalah mimpi astaga. keringat kara bercucuran sangat deras hanya karena bermimpi 🤣mimpi aja takut apalagi kalau kenyataan pasti pingsan🤭


"Apa Nona mengalami mimpi buruk?" tanya ayu yang sedari tadi khawatir "Ini nona minumlah. agar nona bisa tenang" sambung ayu seraya menyodorkan gelas berisikan air putih di dalamnya. "Apa yang nona impikan sehingga nona teriak ketakutan seperti itu?".


kara mencoba menenangkan diri dan menjawab pertanyaan ayu dengan singkat "Aku hanya bermimpi di kejar hantu saja ayu. kau tidak perlu khawatir" dusta kara.


bagaimana mungkin kara menceritakan mimpinya kepada ayu. bisa2 ia akan malu nantinya. bahkan kara juga tidak tau mimpi apa yang ia alami. ntah itu mimpi indah atau mimpi buruk.😆


"Mimpi di kejar hantu siang2 nona? apakah Anda tidak salah?" tanya ayu yang ragu dengan ucapan nona mudanya itu.


"Iya." jawab kara singkat. "oh iya ayu dimana bara?" tanya kara.


"Tuan sudah berangkat ke perusahaan Nona. bahkan tadi tuan terburu buru pergi sampai lupa sarapan. karna tuan Ken sudah menjemput tuan muda bara untuk menandatangani kontrak kerja dengan clien" jelas ayu.


"jam berapa sekarang ayu?" tanya kara


"Jam 07.30 nona" jawab ayu sopan.


"ternyata aku kesiangan." ujar kara "Baiklah ayu. siapkan bekal untuk bara. aku akan mengantar kan sendiri bekal makanan tersebut ke perusahaan" .


"Baik nona segera saya siapkan" ayu pergi dengan menundukkan kepalanya.


kara membersihkan diri seraya berdandan rapi untuk membawa bekal makanan untuk suaminya ke perusahaan tempat bara memimpin sebagai seorang CEO.


"ini nona bekalnya." ayu memberikan bekal makanan tersebut kepada kara.


"Terimakasih ayu. baiklah aku pergi dulu. sampai nanti" sambung kara.


..


"pak. tolong antarkan aku ke perusahaan suamiku" ujar kara kepada pak sopir


"baik nona" ujar pak sopir sembari membukakan pintu mobil untuk sang nona muda masuk.



Justin Rodrigez 🤩

__ADS_1



David Willson🤩


__ADS_2