Terjebak Cinta Cassanova

Terjebak Cinta Cassanova
Misi penyelamatan Jake & kara 3


__ADS_3

Sam membuka matanya,,,


dia pun mendengar, segala ucapan yang keluar dari mulut bara dan Jackson.


"Kalau begitu,,, ku tantang kau untuk berduel satu lawan satu denganku!!! Kita lihat siapa yang akan mati.!" ujar bara dengan nada dingin yang otoriter.


"Kau sedang bercanda?!Aku tau akal bulus licikmu itu!!!" Jackson tertawa kecut.


"Kita sesama licik Jackson,, oh ayolah kita juga pandai dalam hal mendapatkan keuntungan untuk diri masing-masing bukan?" ujar bara.


"Tapi kau lebih licik dariku!!!Aku tau dengan aku membebaskan kau sama aja aku berjalan menuju lubang kekalahan. kau pasti sudah memasang bom di dalam ruangan ini bukan?!"


bara menyeringai,


"Ternyata kau sudah pandai dalam membaca raut wajah dan fikiran licikku.!"


Jackson mendekati bara,


dia menghantam wajah bara dengan membabi buta, hingga kini wajah bara terdapat memar yang cukup banyak dan darah yang mulai keluar membasahi wajah tampannya.


tetapi gilanya, bara tidak meringis kesakitan tapi malah tertawa penuh kebahagiaan, itu membuat Jackson frustasi dan terus-terusan menghajarnya.


"Hei Jackson kau gila atau apa ha?! kau sangat- sangat bodoh sekali..." cemoohan yang keluar dari mulut Sam, membuat kemarahan Jackson kini mencapai ubun-ubun dan hendak menampar wajah mempesona Sam.


"Hei kacung!!Tutup mulut sialanmu itu,!! atau ku siksa kau dengan pisau ini..." Jackson mengerang sembari menodongkan pisau di hadapan sam.


"Ah,, kau memang psikopat.!" ujar Ken.


"lalu kau apa?"


"Aku?Aku memang psikopat Tapi aku tidak bodoh seperti kau!!" sambung Ken.


disaat Ken dan Sam asik mengalihkan perhatian dari Jackson,, saat itulah bara mempunyai kesempatan dan sedikit waktu untuk membuka tali yang mengikat tangannya.


bara tidak bodoh..


tentu saja semua ini akan segera terjadi,,,


dia sudah menyiapkan beberapa perlengkapan untuk menjaga sekaligus memutar otak agar dirinya dapat membebaskan anak beserta istrinya dalam keadaan selamat.


saat tali yang mengikat tangan beserta kaki bara lepas, bara memberi isyarat untuk Ken Dan Sam, kini bara Telah menggeser pisau dengan kakinya ke arah Sam, karena Jackson sedang memukuli Ken dengan membabi buta. dengan sigap dan keahliannya yang gesit, bara dapat menghajar Jackson dari belakang. sementara kini Sam telah membekukan para anak buah.


Sam memberikan aba-aba kepada para anggota la Savas yang lain, dengan suara tembakan yang dia buat.


suara tembakan kini telah terdengar,,


para anggota la Savas yang lain sedang bersiap-siap untuk mengepung markas,, tapi sebelum itu, para anggota yang lain harus menembaki satu persatu anak buah Jackson dengan senjata peredaman pistol agar suara tembakannya tidak terdengar nyaring.

__ADS_1


di area luar, kini pada anggota la Savas telah menghabisi satu persatu anak buah Jackson hingga tak tersisa,, lalu anggota yang lainnya berusaha masuk untuk menyelamatkan bos mereka.


bara bertarung dengan Jackson,


pertarungan tersebut terjadi sangat lama dan pastinya sengit,


karena Jackson kini telah berhasil membekukan pergerakan bara.


bara pun tak kehilangan akal, dirinya langsung menghantamkan kepala sendiri ke kepala Jackson, hingga Jackson menjerit kesakitan. di rasa semuanya lengah,, bara langsung memukuli Jackson dengan serangan membabi buta, bara murka dia sangat marah dan tidak ada satupun yang dapat menghentikan dirinya.


sedangkan Sam, dia kini telah berhasil melepaskan Ken,


mereka berdua telah mengalahkan banyak sekali para anak buah Jackson.


kara tersadar,


melihat kegaduhan yang terjadi di dalam ruangan tersebut, membuatnya takut sekaligus ngeri, karena pertarungan tersebut bukanlah pertarungan biasa, karena telah melibatkan beberapa senjata yang membuat mereka semua mati, terbunuh dengan tragis.


kini Jackson telah kembali berdiri,


saat bara hendak memukul wajahnya, dirinya dapat menghindari serangan bara, Jackson menyayat tangan bara dengan pisau tajam miliknya,, membuat bara sedikit meringis karena rasa perih yang mulai menjalar di sekujur tubuhnya.


bara berusaha untuk mengambil paksa pisau tersebut, tapi lagi-lagi Jackson kembali menyayat Tubuhnya tapi kali ini bukan di tangan tapi di area leher, untunglah sayatan tersebut tidak dalam, hanya saja mengeluarkan cukup banyak darah yang berceceran.


Ken berusaha untuk membantu bara melawan Jackson, tapi dirinya malah terkena sayatan pisau tajam tersebut, hingga menyebabkan lengannya mengucurkan darah begitu banyak.


bara kembali berdiri, dirinya berusaha untuk membaca situasi,


bibir bara berdarah sebab pukulan Jackson yang menghantam wajahnya bertubi-tubi,


"Anda tidak apa apa tuan?" tanya Ken di sela2 pertarungan.


Sam masih menghajar beberapa anak buah Jackson yang tersisa, dan bahkan para anggota la Savas kini Telah mengepung tempat tersebut, tapi Jackson,, pria psikopat itu benar-benar tidak bisa mati atau apa?Dia bahkan masih bisa berdiri dengan satu kaki. dan hendak menembak bara,,


tetapi dengan kelincahan dan sifat gesitnya, bara dapat melengkung, dan peluru tersebut tidak dapat mengenai kepalanya.


Jackson menendang dada bara,, membuat bara terpental,


dan kini Jackson membawa Jake untuk di perlihatkan kepadanya dan kara jika dirinya akan membunuh putranya, Jackson menodongkan pistol di atas kepala Jake.. membuat bocah itu bergetar hebat karena ketakutan.


"Mommy,, Daddy,, selamatkan aku,,, " bocah laki-laki itu menangis ketakutan.


"Uncel siapa?Kenapa uncel mau membunuhku?uncel bahkan menghajar Daddy dan menyekap mommy,, uncel jahat..!!" Jake kecil berteriak di hadapan wajah Jackson.


Jackson mengeringai.


"Bara,, apa kau mau lihat,, bagaimana caraku membunuh putramu??Ah ya katakan selamat tinggal untuk putramu untuk yang terakhir kalinya,,,"

__ADS_1


"Jackson aku mohon jangan bunuh putraku. dia tidak bersalah...." kara menangis sembari memohon kepada Jackson dengan menyatukan kedua tangannya.


"Mommy,, jangan menangis,, aku baik-baik saja. hanya sedikit takut, karena uncel ini jahat sudah membuat mommy sedih dan membuat Daddy terluka. aku benci uncel!!."


"Hei diamlah kau bocah!!! atau ku bunuh kau sekarang juga.!!" Jackson berteriak.


Jake kecil terkejut dan langsung terdiam takut.


"Honey,, kau tidak boleh menangis,,, ingat pesan Daddy, anak laki-laki tidak boleh menangis,, jangan tunjukkan air matamu kepada orang lain. mengerti?" ujar bara.


Jake mengangguk.


"Pintar anak Daddy dan mommy,, bersabarlah honey,, Daddy akan menyelamatkanmu." sambung bara.


"Drama yang indah..." Jackson tertawa.


"bajingan kau Jackson!!Hentikan kegilaan ini!!! berani kau menarik pelatuk itu,, ku bunuh kau!!dan aku akan menguliti kulitmu sampai kau menjerit dan memohon ampun padaku dan putraku!!!" ancaman bara terdengar tegas. semua orang yang berada di ruangan pun begidik ngeri.


"Omong kosong!!semua itu sia-sia." kata Jackson, "Turunkan senjata kalian!! atau ku tembak kepalanya...!" titahnya.


Sam, Ken, bara dan yang lainnya telah menurunkan senjata mereka semua.


tapi dengan licik, Jackson malah menyeringai,,, dia hendak menembak kepala Jake.


"ucapkan selamat tinggal pada putramu bara,,, " Jackson menyeringai,, dia pun perlahan-lahan mulai menarik pelatuk pistolnya,,


"Jackson jangan lakukan itu!!!" teriak kara, dia bersimpuh sembari menangis sejadi jadinya.


"Keparat kau Jackson!!!!" teriak bara.


"Jackson jangan gila...!!!" teriak Sam.


"Hentikan Jackson!!!" sambung Ken.


mereka tak mampu untuk berbuat apa2 selain hanya menangis,,


telinga Jackson seakan tuli,, hingga tidak mendengar permohonan dan teriakan kepada dirinya..


dengan seringai jahat bak iblis, Jackson menarik pelatuknya,,,


Dan...


mereka semua pun menjerit,,,,,


kara syok, wajahnya pucat pasi,,


darah muncrat dimana-mana. Ken dan Sam terdiam. sementara bara,, matanya membulat sembari meregangkan otot-otot yang kini mulai kaku.

__ADS_1


Bersambung~


jangan lupa like komen dan vote ya gays agar author selalu bersemangat buat update chapter terbaru buat kalian πŸ€— semoga kalian suka 😁 terimakasih πŸ™πŸ»


__ADS_2