
"*Jackson?!!!*"
........
"*Benar sayang,,, ternyata kau masih mengenali suaraku...*"
"*Apa maumu ha?! Kenapa kau terus-terusan menggangguku?!*"
"*Tentu saja aku ingin dirimu,,, oh sayang aku sangat merindukanmu,,, sudah lama kita tidak bertemu... Ternyata kau semakin cantik saja..*"
"*Hentikan omong kosong mu itu sialan...*"
"*Sttttt, jangan marah begitu,, apa kau merindukanku??Ah ya,, aku tau kau juga sangat merindukan diriku bukan?*"
kara terdiam,
"*Berani sekali kau melarikan diri dariku hm,,,? sudah lama aku mencarimu ternyata kau di Melbourne?*"
kara masih terdiam,
"*Jangan berbelit-belit,,, *****apa***** maumuu ha?!*"
Jackson tertawa mengejek,
"Tentu saja aku mau kau,,, dan aku ingin membunuh anak sekaligus menghancurkan suami sialanmu itu.. *"
"*Jangan bodoh Jackson,,, *"
"*Oh ayolah sayang,, kau tau kan aku tidak pernah main main dengan ucapamku?Tentu saja aku akan membawamu pergi,,, sebelum itu aku akan membunuh putra kesayangan mu itu..!*"
"*Jackson jangan lakukan itu,,, putraku tidak bersalah..*"
"*tapi kau bersalah,, kenapa kau harus memiliki suami ha?Dan kenapa kau memiliki anak dari pria itu?Aku begitu mencintaimu hingga nyaris gila,,, aku melakukan segala cara untuk bisa mendapatkan dirimu, dan aku ingin menghancurkam suamimu, tapi kau?Kau malah melarikan diri dariku dan berbahagia dengan suami serta anakmu begitu saja??!!Tak kan ku biarkan kau hidup tenang,, aku akan terus-menerus meneror mu dan sebentar lagi ucapkanlah selamat tinggal kepada anakmu,, karena aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri.! Camkan itu baik-baik!*"
"*Jackson kau sudah tidak waras!!!*"
"*Ya! aku tidak waras,, aku sudah gila karena kau!!*"
"*Jackson apa kau tau? sesungguhnya kau tidak benar-benar mencintaiku, kau hanya terobsesi padaku,, karena kau ingin menghancurkan suamiku,,, yaaa bara suamiku, musuhmu.!!*"
"******! aku tidak peduli, yang aku tau aku hanya ingin kau**!"
"*Terserah apa katamu,, tapi aku mohon Jangan ****sakiti**** putraku,, *"
"*Tidak bisa..!!!percuma kau memohon,,, karena Sekarang anak buahku sudah menculik putramu dan hendak membawanya kemari,,!*"
Tut***....
Jackson memutuskan sambungan ponselnya membuat kara menjerit ketakutan.
"Jackson!!!!!" teriak kara..
ponsel kara terjatuh,, dia menangis bersimpuh dengan kegelisahan dan ketakutan yang kini tercampur menjadi satu adonan yang tidak bisa di pungkiri betapa takutnya kara...
kara pun bergegas menuju sekolah,, dirinya berlari dengan kencang,, sampai akhirnya dia memasuki mobil dan menginjak pedal gas dengan kecepatan tinggi,, walau sekolah dasar Jake dekat tapi jika berjalan lumayan cukup jauh.
kini bara telah sampai di rumah,, dia mencari-cari keberadaan istrinya tapi tak ada juga,,, sebenarnya kemana perginya kara?
hari telah siang tapi Jake tak kunjung pulang juga,,,
__ADS_1
"Kemana perginya semua orang?" gerutu bara,,
salah dari satu anak buahnya pun datang,, pria itu terlihat habis berlari,,
"Ada apa kenapa kau berlari kencang seperti itu?" tanya bara.
"T-tuan,,, tuan muda Jake di culik,,, dan sekarang nona dan tuan Sam berserta yang lain sedang mengikuti para penculik itu. dan sialnya mereka mengepung kami semua tuan." jelas si anak buah berkepala botak.
"Apa??!!! lalu kenapa kau bisa lolos begitu saja haa??!!!" teriak bara.
"Maaf tuan,, tapi tuan Sam meminta saya untuk memberi tau anda yang sebenarnya,, agar anda segera datang dengan membawa para anggota yang lain untuk membantu tuan Sam,,, karena nona dan tuan muda sedang dalam bahaya..." jelas si anak buah.
"Shitt.!"
"Ayo cepat,, beritahu para anggota yang lain,!!! kita harus segera menyusul para keparat itu dan menghabisinya!!!" titah bara.
pria botak itupun mengangguk sembari berlari bergegas untuk memanggil para anggota yang lain.
.....
bara dan ken kini tengah melacak kemana arah perginya Sam dan kara,, ternyata mereka menyekap kara & Jake di sebuah gubuk kecil di dalam hutan.
ini sungguh gila!
bara mengepalkan tangan, dia khawatir, takut sekaligus marah.. dirinya benar-benar di kuasai oleh api yang membara.
bara menggetarkan giginya,,
sorot matanya kini mulai gelap,, mata elangnya yang tajam rahangnya yang menegang,, dan amarah yang mencapai ubun-ubun membuat dirinya telah kehilangan akal sehat.
sekarang dia tidak akan diam!
"Cepatlah,,!!! Kenapa kalian lama sekali menyetir mobilnya?!" teriak bara.
"Maaf tuan,, kita telah melebihi kecepatan di luar batas normal,, tidak mungkin kita menambah laju kecepatan lagi jika kita masih ingin selamat." jawab Ken.
benar saja, pasalnya kini mobilnya telah melaju dengan kecepatan tinggi di atas rata-rata jika dia menambahkan laju kecepatannya maka semuanya akan mati sia-sia..
terlebih jalanan Melbourne masih di kelilingi oleh para pejalan kaki dan juga mobil yang berlalu lalang mengitari kota.
shitt.
bara tidak peduli!
yang terpenting sekarang adalah dia harus segera sampai.
mobil kini telah sampai di dalam hutan.
bara dan para pengikutnya berhenti sembari memantau para bajingan itu dari luar. dia mencari cara bagaimana memasuki gubuk yang kini di kelilingi oleh para anak buah si keparat Jackson.
"Apa yang kita lakukan berikutnya tuan?" tanya sang pengikut la Savas yang bernama geo.
"Benar tuan, apa misi kita selanjutnya?" sambung anggota lain.
"Aku akan keluar bersama dengan ken,, dan kau geo tetap di sini bersama para anggota yang lain. jika ada suara tembakan dari dalam, segeralah masuk dengan anggota yang lainnya, kepung mereka dan sisakan sedikit anggota untuk tetap mengawasi. jika di perlukan bawalah alat untuk meredamkan bunyi tembakan. dan tembaki satu persatu keparat itu jika mereka semua lengah. mengerti?!!" titah bara.
mereka semua mengangguk patuh.
dan siap menerima aba2 dari bara.
__ADS_1
kini bara dan ken bersiap untuk masuk ke dalam.
sebelum itu, bara dan ken telah memakai rompi anti peluru yang di sembunyikan di dalam tubuhnya dengan menggunakan kemeja sebagai tipu daya.
para pengikut Jackson bersiap untuk menembak bara dan ken tetapi Jackson meminta mereka untuk menurunkan senjata para anak buahnya.
"Jangan ada yang menembak! turunkan senjata kalian semua.!" titah Jackson.
para anak buahnya pun mengangguk patuh.
"Ahh ternyata musuhku telah sampai..sudah lama kita tidak bertemu...bagaimana?Apa kau merindukanku hm?" Jackson mengeringai
Bara menatap Jackson dengan sorot mematikan.
"Jangan berbelit-belit dimana kau sembunyikan istri dan anakku ha?!!"
"Anakmu?Dia ada di dalam bersama dengan kara. tapi jangan sebut kara sebagai istrimu sialan! dia akan menjadi milikku!!"
"Omong kosong!! kara tidak akan mau menjalin hubungan dengan keparat seperti kau!! jangan mimpi untuk menjadikan istriku itu milikmu bodoh!!! bukalah matamu itu!!"
Jackson menegaskan rahangnya.
dia menggertakkan giginya.
"Beraninya kau mengatakan itu padaku!!!!" Jackson berteriak, sontak membuat para anak buahnya yang lain menodongkan senjatanya kepada bara dan ken.
bara tersenyum,
Jackson mengerutkan keningnya,
dia binggung dengan pria gila di hadapannya itu.
bisa2nya bara tertawa di saat genting seperti ini. apa dia gila?
sungguh Jackson tak habis pikir dengan pria yang berstatus sebagai mantan teman masa kecilnya itu.
"Kenapa kau tertawa ha?! Tidak ada yang sedang membuat lelucon disini!!"
"Aku hanya menertawakan kebodohanmu itu! hei Jackson setidaknya jangan tunjukkan kebodohanmu itu di hadapan anak buahmu!!!" ujar bara sembari tertawa. Ken pun ikut menertawakannya.
Merasa dirinya di hina, Jackson pun murka,
dirinya segera memerintahkan isyarat kepada seluruh anak buahnya untuk mengikat bara untuk di jadikan tawanan.
melihat dirinya terancam bara tidak tinggal diam.
dia dengan gesit menghindari dan langsung menghantam para anak buah Jackson dengan ilmu bela dirinya.
ternyata begitu mudah mengalahkan kacung Jackson.
bara dan ken mengeringai.
"Ternyata kacung- kacung yang kau miliki tak seberapa. mereka semua bodoh seperti kau!!"
"Tutup mulutmu!!!Atau ku bunuh anakmu!!!" ancaman Jackson mampu membuat mulut bara bungkam.
hingga kini para anak buah Jackson dapat mengikat dirinya dengan sebuah tapi besar.
"Cepat bawa para brengsek itu masuk!!" titah Jackson.
__ADS_1
Bersambung~