Terjebak Cinta Cassanova

Terjebak Cinta Cassanova
Ancaman Pernikahan


__ADS_3

kepulangan bara dan kara di sambut baik oleh Sam.


Sam menunggu kepulangan dari sang tuan muda di bandara. yaa walaupun bara menggunakan jett pribadi tapi perlu tempat untuk berhenti mendarat bukan?


"Selamat datang kembali tuan" ujar Sammuel yang terlihat senang dengan kedatangan sang tuan.


"Hemm" bara berdehem


sedangkan kara ia sangat senang karena kini ia sudah kembali ke negaranya "Hai sekertaris Sam" sapa kara.


"Iya Nona" jawab Sam datar.


Ken dan Sam kini hanya saling melirik itu adalah cara mereka berdua untuk memberi kode dan berbicara lewat jalur mata. ada2 aja nih sekertaris tampan dua ini🤭😂


Sebenarnya Sam ingin memberi tau tuannya jika di rumahnya ada Nadira. tapi niatnya ia urungkan, Sam merasa mungkin ia akan menyakiti hati nona mudanya jika ia memberitahu ttng kehadiran wanita penganggu itu.


"Nona silahkan masuk" ujar Sam sembari mempersilahkan kara memasuki mobil.


"Ahh iya sekertaris Sam, terimakasih" ujar kara dengan tersenyum ramah.


"Tuan silahkan" kini Sam membuka pintu mobil sembari mengangguk hormat kepada sang tuan muda untuk mempersilahkan masuk kedalam mobil.


seperti biasa bara tidak menjawab ia hanya diam tanpa melirik sedikitpun.


biasalah tuan muda yang arogan 🤭


...


Sesampainya di rumah. kara langsung tersenyum senang dan langsung masuk kedalam rumah.


kini para pelayan menyambut baik kedatangan sang tuan dan nona mudanya. terutama pak Han ia begitu antusias mendengar berita kepulangan majikannya itu.


"Nona selamat datang,,, silahkan masuk" pak Han menyambut kedatangan majikannya seraya mempersilahkannya masuk. "Tuan selamat datang kembali" sambung pak Han.


"Terimakasih pak Han" kara tertawa sumringah ia pun memasuki rumah,,, tanpa sengaja ia melihat wanita cantik berada di rumahnya, wanita itu berjalan menuju dirinya dan dia melewati kara begitu saja, dengan tidak tau malunya Nadira memeluk bara di hadapan kara.


Degg....


sungguh rasanya hati kara seperti di tusuk oleh pisau tajam.


"Baraaaaa" ujar Nadira dengan suara manjanya sembari memeluk bara dengan sangat mesra.


Bara hanya diam terpaku, ia terkejut adanya Nadira yang berada di rumahnya tanpa sepengetahuan nanya. bahkan sekarang wanita itu berani memeluknya di hadapan istrinya sendiri?

__ADS_1


bara melepaskan pelukan tersebut dengan kasar ia pun berkata "Jaga batasanmu! Kenapa kau datang kemari ha???!! Berani sekali kau!!" teriak bara ia pun sangat marah dengan perlakuan tidak sopannya Nadira terhadap dirinya.


bara menatap kara ia sungguh merasa bersalah kepada istrinya. sedangkan kara ia masih diam terpaku, ia tidak tau apa yang harus ia lakukan rasanya hatinya begitu sakit melihat suaminya yang ia cintai di peluk oleh wanita lain di hadapannya? bahkan ia juga tidak mengenal siapa wanita itu sebenarnya. dan dari mana asalnya? ia juga tidak tau apa alasan wanita itu kemari. Sungguh banyak pertanyaan yang ada di benak kara.


Nadira yang tidak terima di perlakukan kasar oleh bara, ia mencoba untuk memberikan perlawanan dengan mengoceh "Bara??!! apa yang kau lakukan haa??!! aku kemari atas perintah ibumu. ia yang telah mengirimku kemari!" teriak Nadira.


Mendengar suara bising Daniel pun keluar dari kamarnya ia melihat kakaknya pulang dan kini sungguh Daniel di buat geram oleh wanita itu. tidak ada habis2nya membuat ulah.


"Kakak" teriak Daniel sembari datang dan memeluk bara dengan sangat erat. "Kau Sudah pulang? kenapa cepat sekali" sambung Daniel. bara hanya diam ia berusaha untuk mengendalikan diri agar tidak menyakiti orang lain di hadapan istrinya.


Daniel melihat kakak iparnya yang diam terpaku dan terlihat kebingungan pun seraya datang dan memeluk kakak ipar kesayangannya itu "Kakak ipar,,, selamat datang" ujarnya "Aku sangat merindukanmu" sambung Daniel.


"Daniel. apa maksud dari Nadira?! kenapa ia kemari? ia datang karena ibu mengirimnya? Apa maksud semua ini?" bara bertanya tanya kepada adiknya itu. ia ingin meminta jawaban atas segala kegaduhan yang membuatnya begitu pusing.


"Oh tenanglah kak,, Aku akan menjawab pertanyaanmu nanti" jawab Daniel. "Pak Han,,, tolong bawa barang2nya ke atas, dan Ayu! tolong bawa nona muda ke kamarnya" sambung Daniel.


"Baik tuan" ujar ayu sedangkan pak Han hanya mengangguk.


Ayu membawa kara menuju kamarnya "Dan yang lain, kerjakan tugas kalian masing2" titah Daniel.


semuanya mengangguk hormat dan meninggalkan sang tuan untuk pergi mengerjakan tugasnya masing2.


Sedangkan Ken dan Sam seperti biasa mereka berdua hanya bisa diam dan berdiri kokoh di belakang bara seperti bayangan. seraya menunggu perintah.


"Hei Nadira! Apa yang kau lakukan disini?! kembalilah ke kamarmu!" Daniel menyuruh Nadira pergi dari hadapannya. ia sangat muak melihat wajah Nadira yang sok polos tapi munafik itu.


"Tutup mulutmu itu Daniel! aku hanya ingin menyambut kedatangan dari calon suamiku saja!" ujar Nadira dengan memperlihatkan senyum liciknya.


"Calon suami??Apa maksutmu??!!" teriak bara.


"Bara,, kau tidak tau jika..." ucapan Nadira terhenti karena Daniel menyela ucapannya. "kak lebih baik kau temui dulu kakak ipar di atas,, dan beristirahat lah kau mungkin sangat lelah,,, aku akan menjelaskan segalanya nanti" Jelas Daniel.


"Tapi.."


"Kak, sudahlah" Daniel menyentuh bahu kakaknya dan menatap dengan tatapan yang penuh arti.


"Baiklah Daniel. ingat! kau berhutang penjelasan kepadaku!" ujar bara


"Tentu kak." Daniel tersenyum. "Sekarang temuilah kakak ipar" sambungnya.


"Baiklah" bara berlalu dari hadapan Daniel ia menaiki anak tangga dengan cepat dan segera menuju kamar.


melihat kepergian kakaknya Daniel di buat geram dengan tingkah Nadira "Nadira! tutup mulutmu itu!!! jangan kau berani mengatakan apapun kepada kakakku!! aku sendiri yang akan memberitahu semuanya. dan kau!!! Jangan sekali2 kau menganggu kakak iparku! atau kau akan tau akibatnya!!" ancaman Daniel membuat Nadira murka, dan langsung pergi dari hadapan Daniel menuju kamarnya.

__ADS_1


"Tuan apa anda membutuhkan bantuan kami untuk mencari tau motif dari nona Nadira" ujar Sam menawarkan diri.


"Jika anda butuh sesuatu katakan saja tuan" sambung Ken.


"Tidak perlu," ujar Daniel singkat, "Aku sendiri yang akan mencari tau apa rencana busuk Nadira, mengapa ia begitu terobsesi untuk menghancurkan pernikahan kakakku." ujar Daniel dengan nada tajamnya "Aku tau ia memiliki niat jahat tersendiri, kau tau kan? dulu Nadira begitu membenci kak bara,,, lalu kenapa Sekarang ia begitu ingin memisahkan kak bara dan kak kara.. yaa walaupun itu adalah keinginan ibuku tapi tidak mungkin jika hanya itu motifnya,, pasti ada hal lain yang ia tutupi" sambung Daniel.


Ken dan Sam hanya diam ia sempat berfikir apa yang di ucapkan Daniel memang ada benarnya juga.. dan ia juga berinisiatif untuk membantu Daniel mencari tau niat jahat yang di tutup i oleh Nadira.


benar saja,, Ken dan Sam tidak akan membiarkan orang yang mengusik dan ingin menghancurkan kebahagiaan tuannya itu. sebelum orang itu berani menyentuh tuan mudanya dan nona mudanya,, Mereka berdualah yang lebih dulu menghancurkan benalu jahat yang ingin mengusik tuannya.


"Saya bersedia membantu anda untuk mencari tau tuan" ujar Sam dan Ken serempak.


"Tidak perlu, kalian hanya perlu mengawasi Jackson dan para musuh lain yang ingin menjatuhkan kakakku." jelas Daniel.


"Sam! awasi markas, perketat penjagaan! dan latih para pengawal kita agar ia tidak lenggah melawan musuh,, dan ingat! awasi juga para musuh yang lain terutama awasilah Jackson... aku yakin ia memiliki rencana lain untuk menghancurkan dan menjatuhkan kakakku" lanjut Daniel dengan nada suara yang mulai dingin. "Aku tidak akan tinggal diam, jika menyangkut kakakku".


Sam hanya mengangguk hormat.


"Dan kau Ken! awasi urusan Perusahaan,, dan kau juga jangan sampai lenggah karena banyak musuh yang ingin menjatuhkan Perusahaan kakakku.!" titah Daniel. Ken mengangguk hormat dengan wajah dinginnya.


Yaa benar saja,, walaupun Daniel terlihat sangat ramah tapi dibalik itu semua,, Daniel juga sangat berbahaya,, ia sama seperti Ken dan Sam ia tidak akan tinggal diam jika kakaknya mengalami masalah,, ia juga sangat senang untuk membantai para musuh yang ingin menjatuhkan kakaknya itu. ia melakukan semua itu karena rasa sayangnya yang teramat sangat besar kepada bara. ia juga tidak akan membiarkan para musuh berkeliaran dengan bebas di luar sana.


keramahan Daniel hanya kedok tapi yang sebenarnya Daniel sangat kejam dan berbahaya. sekali Daniel bertindak maka musuh tidak bisa berbuat apa2 selain mati di tangannya.


"Hoho.. Nadira kau ingin bermain2 denganku, lihat saja apa yang akan aku lakukan jika kau berani menyentuh kakak dan kakak iparku walaupun hanya seujung kuku sekalipun" Daniel berkata dengan suara yang menakutkan. "Sebelum kau menjadi ancaman untuk pernikahan kakakku.. aku sendiri yang akan menghancurkan mu haha.. Sungguh sangat menarik". sambungnya.



#Daniel😲🤩


Bersambung...


kira kira apa yang yang bakal di lakuin Daniel gays??


author jadi penasaran Ama cerita lanjutannya 🤭


haha jangan sampai ketinggalan ya gays di jamin ceritanya makin menarik nih gays😁


Oh iya gays author butuh dukungan kalian nih


jangan lupa like komen dan vote ya gays agar author selalu bersemangat buat update chapter terbaru yang lebih wow untuk kalian 🤗 terimakasih 🙏🏻


maafin author ya karena jarang banget update karena Sekarang author super duper sibuk nih gays kerja..

__ADS_1


tapi jangan kecewa gittu Dong gays.. author usahain buat selalu update buat kalian apa yang nga bisa author lakuin haha ,, doain author yaa semoga selalu sehat dan sukses 😊 terimakasih.


__ADS_2