Terjebak Cinta Cassanova

Terjebak Cinta Cassanova
MENEMUI DIEGO.


__ADS_3

Setibanya Bara di rumah, ia di kejutkan dengan tidak adanya istrinya di rumah, dimana kara pergi?


bara khawatir sekaligus marah, bagaimana mungkin kara bisa melarikan diri Padahal banyak pengawal, pelayan dan bodyguard yang menjaga rumah dengan ketat?


Kara terlalu pintar atau para penjaga yang ceroboh?


"Pak Han!!!" teriakan bara menggema hingga seluruh ruangan, membuat para pelayan lain, penggawal , sekaligus bodyguard terkejut setengah mati dan langsung pergi menghampiri tuan muda mereka.


"I-iya tuan" lirih pak Han.


bara menodongkan pistol tepat di hadapan kepala pak Han, pria paruh baya itu terlihat ketakutan hingga gemetar.


"T-tuan,,"


"Dimana istriku?!" teriakan bara membuat yang lainnya takut sembari menelan ludah susah payah, bahkan hembusan nafas mereka semua pun hampir tidak terdengar oleh telingga.


semuanya bungkam.


"N-nona ada di kamar tuan,, nona masih belum siuman" ujar pak Han.


plak...


Bugh... bugh...


bara menampar dan memukuli pak Han,


jika bara sudah di kuasai amarah, tidak ada satupun yang bisa menghentikan bara, bahkan kara sekalipun.


bahkan ia tidak peduli siapa lawannya, ntah itu anak kecil, muda, dewasa, bahkan lanjut usia, jika bara sudah marah ia seakan buta. hingga tidak memperdulikan usia seseorang.


Damn it!


bara mencengkeram kerah baju pak Han.


"Shitt!!!Belum siuman katamu?!! Apa kalian semua tidak bisa menjaga istriku haa?!! dia tidak ada di kamar!! kamarnya kosong. apakah aku mempekerjakan kalian semua hanya makan, minum dan tidur saja??!!! Sampai kalian semua tidak sadar jika kara,, pergi melarikan diri dari rumah??!!!"


"Ampun tuan,maafkan kami.." lirih pak Han.


sebagai kepala pelayan di rumah ini, memang tanggun jawab pak Han untuk selalu mengawasi pergerakan rumah, bertahun2 pak Han bekerja, baru kali ini ia sangat ceroboh. sehingga ia tidak mengetahui jika nona mudanya telah pergi melarikan diri.


"Maaf katamu?"


bugh... bugh..


bara terus memukuli pak Han, hingga pak Han bersimpuh seakan sudah lemah karena terus di pukuli.


para pelayan, pengawal, dan bodyguard yang lain pun hanya melihat bagaimana tuan mudanya itu mengamuk sampai memukuli pak Han seperti itu.


kini tatapan mata elangnya berhasil menusuk yang lainnya, hingga semua orang yang berada di ruangan tersebut menundukkan kepalanya takut.


bara mengambil cambuk, ia pun bersiap untuk mencambuk para pelayan, pengawal dan bodyguard yang lain.


tapi tangannya kini di cekal oleh ayahnya.


Yaa luois datang,, ia berusaha untuk menenangkan putra sulungnya itu.


"Hentikan bara!" titahnya.


bara seakan tuli, ia tidak memperdulikan ucapan ayahnya.


kini sorot mata bara berapi2 ia masih tetap mencambuk yang lainnya.


"Kak hentikan!!" teriakan Daniel masih juga tidak membuat bara Berhenti.


hingga kini luois menampar bara dengan sangat keras.


Plak...


wajah bara menoleh ke kanan. ia berusaha untuk menjaga keseimbangan agar tidak tersungkur karena tamparan keras ayahnya.


bara menatap luois dengan sorot mata elangnya yang kini siap untuk memangsa.


"Apa hakmu berani mengangkat tangan memukulku?!"


luois bungkam.


"Bahkan sedari kecil kau tidak memperdulikan kami, lalu? kenapa kau berani mengangkat tanganmu untuk memukul anak yang tak pernah kau pedulikan ha?!!Untuk apa kau kemari!!!Jangan sok menjadi ayah yang baik setelah apa yang kau lakukan pada kami dulu!! apa kau tidak ingat??!!".


bara masih meninggikan suara. bara tidak terima dengan tamparan keras yang luois berikan terhadap dirinya. setelah apa yang luois lakukan dulu terhadap dirinya dan Daniel.


luois masih bungkam.

__ADS_1


sebenarnya luois sangat menyesal, walaupun sudah terlambat tapi apa salahnya mencoba untuk memperbaiki hubungannya dengan anaknya.


Yaa luois tau, apa yang ia lakukan dulu terhadap kedua putranya itu salah, bahkan ia selalu mengacuhkan dan tidak memperdulikan bara dan Daniel. hingga saat kedua putranya itu di asuh oleh kakeknya bahkan siksaan bertubi2 yang putranya terima ia masih tidak memperdulikan keduanya. ia masih saja terus bekerja dan bekerja demi perusahaan serta bisnis gelap permafiaan.


Daniel menyentuh bahu bara, Daniel berusaha untuk menenangkan kakaknya itu.


"Jika kau ingin marah kepada ayahmu ini silahkan saja,, tapi nanti! sekarang yang lebih penting adalah kita harus segera mencari kara.. dengan kemarahanmu itu hanya akan membuang2 waktu". ujar luois.


"Benar kata ayah, lebih baik kita segera pergi mencari kakak ipar kara sebelum terlambat." timpal Daniel.


bara berfikir sejenak, ia pun segera pergi untuk mencari istrinya.


sementara Daniel, ia hanya melirik ayahnya sekilas.


yaa sebenarnya Daniel tidak tega tapi walaupun apa yang ayahnya lakukan dulu terhadapnya dan kakaknya itu salah, tapi ia tidak pernah membenci ayahnya. justru Daniel sangat menyayangi orang tuanya,, Yaaaa walaupun kedua orang tuannya sama2 psycopath seperti dirinya.


"Daniel,," ujar luois "Ini semua gara2 Diego!!Ayah yakin. kara pergi ke Berlin untuk menemui Diego." sambungnya.


"Tunggu apalagi ayo kita segera mencari kakak ipar kara ke Berlin."


Daniel dan luois segera menyusul bara, tentu saja bara sudah mengetahui kemana perginya istrinya.


....


Kemudian,


Sesampainya kara di Berlin, kini ia pun telah berada di depan gerbang rumahnya dulu.


kara sempat menangis sejenak.


ternyata rumahnya tidak berubah, masih sama persis seperti dulu, interior mewah dengan design indah berwarna putih keemasan seperti warna kesukaan ibunya.


Para pengawal yang menjaga sempat terkejut dengan kedatangan sang nona muda,, salah dari kepala pengawal masuk untuk mengatakan kabar gembira tersebut kepada tuannya.


"Tuan.."


"Ada apa?" tanya Diego.


"Ada kabar baik untuk anda,," sambung kepala pengawal.


"Katakanlah,,, tidak perlu berbasa-basi,," timpal Diego.


"Nona kara datang tuan,, nona kara telah kembali,,"


"A-apa? putriku datang? putriku telah kembali?" Diego terlihat sangat bahagia,, ia pun segera turun untuk menemui putrinya satu2nya.


Baru kali ini kepala pengawal melihat kebahagiaan yang terpancar di sebalik keriput pria paruh baya itu.


kara melihat wajah ayahnya, wajah keriput, rambut yang mulai memutih serta perawakan yang masih gagah seperti dulu, tapi bedanya kini ayahnya terlihat begitu menyedihkan.


Diego meneteskan air matanya, ia terharu sekaligus tidak percaya dengan kedatangan putrinya, putri satu2nya, dan putrinya yang cantik kini terlihat lebih cantik dari sebelumnya, Diego dapat melihat perut kara yang sedikit membuncit.


Diego pun segera berjalan perlahan2 tanpa mengalihkan pandangannya menatap putrinya, putri yang begitu ia rindukan selama bertahun-tahun lamanya, kini telah datang ke menemuinya.


hingga saat Diego akan memeluknya, kara pun mengangkat tangannya di udara, sebagai bentuk penolakan.


kara tidak menyangka ternyata ayahnya tidak lebih dan tidak kurang dari seorang psycopath.


Diego terkejut,


"Kara,, putriku,," lirih Diego.


"Berhenti!!Jangan sebut namaku dengan mulut kotormu itu!!"


Diego mengerutkan dahinya, tidak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang,,


kara berbicara kasar? Sebelumnya kara tidak pernah seperti ini,, kara memiliki sifat lembut dan penyayang.


"Apa maksudmu nak?"


"Apa maksudku?,," kara tertawa kecut "Aku datang tidak sebagai anakmu!!Aku sudah memutuskan tali hubungan kita sejak kau menyakiti ibuku!!!" jelas kara .


"Aku datang hanya ingin meminta penjelasan darimu,," sambung kara.


kini sorot mata kara tidak bersahabat, ia menatap ayahnya dengan sorot mata permusuhan.


"Penjelasan apa?"


Diego masih tidak mengerti dengan apa yang di bicarakan anaknya itu


"Tidak usah pura pura bodoh!!"

__ADS_1


"Ayah tidak tau apa yang kau maksud nak.."


"Tidak tau???!!" nada bicara kara mulai meninggi "Kau telah membunuh ayahku,, kau pembunuh!!"


"A-apa maksudmu,,, jangan menuduhku sembarangan!!" Diego berusaha membela diri.


"Tidak perlu berpura2,, aku tau kau lah yang menyabotase mobil yang di tumpangi oleh ayah Adijaya, hingga membuat ayah Adijaya tewas dalam kecelakaan!!" jelas kara "Ayah Adijaya tidak Mati karena murni kecelakaan tapi kau yang telah sengaja membunuhnya,,!!!"


"Sekarang katakan padaku,, kenapa kau membunuhnya haa??!!" kara menangis dengan sesekali segukan "Aku tidak percaya memiliki ayah pembunuh sepertimu,," lirihnya "Kau tidak lebih dari seorang psycopath!!"


Diego menyeringai licik "Ohooo ternyata kau sudah tau itu.. Yaa yang kau katakan benar sekali,, aku yang telah membunuh Diego!! aku yang telah menyabotase mobil yang ia tumpanginya dan menyuruh anak buahku untuk membuat mobil tersebut murni kecelakaan." jawab Diego.


"Kau benar-benar brengsek!! bahkan aku malu menyebutmu sebagai ayah!!Kau tidak pantas di sebut sebagai seorang ayah!! kau ayah terburuk di dunia" kara menangis dan terus menangis.


"Tidak cukupkah kau menyakiti ibu??Sekarang kau menyakiti aku??"


"aku melakukan semua ini karena aku membenci Adijaya,, Karena dia telah merebut ibumu dariku!!!"


"Ayah Adijaya tidak merebut ibu,, tapi ibu memang mencintai ayah Adijaya!Dan bagaimana mungkin kau bisa berfikir seperti itu terhadap ibuku haa?"


"Ibumu adalah seorang ******,,, tentu saja pasti ia akan menggoda pria2 di luar sana, agar bisa ia tiduri dan menikah dengan pria kaya seperti Adijaya."


"Jangan berfikir buruk tentang ibuku!!!Ibuku tidak pernah menggoda siapapun!. dan ibuku bukan seorang ******!!" teriak kara tak terima.


"Atau jangan2 kau lah yang telah menyesal karena telah banyak menyiksa ibuku, sehingga saat ibu bercerai darimu dan pergi, kau seperti orang gila yang kehilangan arah, dan saat kau mengetahui ibu menikah dengan pria lain. kau cemburu!!!"


plak..


"Tutup mulutmu!!" Diego pun menampar kara hingga membuat kara tersungkur. "beraninya kau!!!!"


Dor,,,


Bara datang.


bara menembak kaki Diego di hadapan kara.


kara berteriak histeris, hingga Diego bersimpuh di hadapannya.


"Beraninya kau berteriak kepada istriku!!" teriak bara.


para pengawal Diego pun tak tinggal diam, semuanya telah menodongkan senjata tepat di hadapan bara dan kara pastinya.


"Pengawal tembak dia sekarang juga!!"


Bersambung~


😱😱😱😱😱😱😱😱😱


gasabar dengan kelanjutan ceritanya,,.makin kesini makin menarik aja gays,🀣🀣🀣


oke Jangan lupa like komen dan vote ya agar author selalu bersemangat buat update chapter terbaru buat kalian πŸ€— semoga bermanfaat dan semoga kalian suka 😁 terimakasih πŸ™πŸ»


Happy Reading 😚


Oh iya jangan lupa untuk baca novel terbaru author yaa gays yang menceritakan tentang anak anaknya bara dan kara yang berjudul "My Desire Obsession"



#Bonus Visual Anaknya nih 🀣🀣🀣🀣



JAKE ANDRICH ALEXANDER VALENTINO.



LUCAS ALDRICH DOMINIQUE VALENTINO.



JAY ANDRESON VALENTINO.



MARK XANDER VALENTINO.


Gimana Visual Anaknya bara dan kara πŸ˜‚


cakep2 kannπŸ˜œπŸ˜†


oke cap cusss buruan bacaaa di jamin buagusss polllπŸ˜€

__ADS_1


jangan lupa di like dan komen yaa gays😚


terimakasih..


__ADS_2