
Sementara di kamar,, bara masih saja bungkam mendiamkan istrinya, ia tidur dengan posisi memunggungi kara,, bukan apa2 tapi rasanya bara sedikit kecewa dengan istrinya,, begitu mudahnya memaafkan orang lain, bahkan menyuruhnya untuk meminta maaf kepada ibunya yang jelas2 berperilaku kasar dan ingin menghancurkan rumah tangganya serta kebahagiannya. bara tidak habis pikir dengan hati malaikat yang kini melekat erat pada istrinya.
"Bara,,, apa kau sudah tertidur?" kara menyentuh bahu suaminya, ia merasa kecewa karena tidak mendapat jawaban.
"Baraaaa" kini kara berusaha sedikit bangkit untuk memastikan apakah suaminya itu telah tertidur ataukah belum. "Ternyata kau sudah tertidur.." lirihnya sembari kembali ke tempat ia mencari kenyamanan seraya memeluk erat tubuh suaminya dari belakang.
Sungguh posisi tidur seperti ini membuat kara sedih, biasanya sebelum tertidur ia dan bara selalu berbicara berkeluh-kesah bersama, bersenda gurau, melakukan olahraga malam, bahkan sebelum tidur bara biasanya memeluknya dan mengatakan kalau ia mencintai kara, tapi ntah kenapa malam ini bara seperti tidak ingin berbicara padanya? apakah ia marah? pikir kara yang kini sesak menahan rasa sakit di dada, sungguh apa kehidupan sebegitu kejam kepada dirinya? apakah ini balasan atas dosa2 nya? ataukah ini karma? sehingga saat ia sudah memulai hidup baru dengan suaminya dan memulai awal bahagia tetapi selalu saja ada orang yang tidak ingin melihatnya bahagia... hufttt hidup memang tidak semudah yang di bayangkan, banyak cerita hidup yang harus kita jalani, ntah dalam keadaan suka maupun duka, hidup harus tetap berjalan bukan?
Rasanya begitu sakit di campakkan oleh orang yang kita cintai, rasanya seperti di tusuk oleh ribuan duri yang tajam.
Sementara bara, sebenarnya ia belum tertidur, sesungguhnya di posisi seperti sekarang ia sangat tidak nyaman tapi bagaimana lagi? ia sangat kesal dengan ucapan istrinya itu, bisa2 nya kara menyuruhnya meminta maaf kepada ibunya, sedangkan ibunya ingin memisahkan rumah tangganya. lebih baik bara menenangkan dirinya terlebih dulu dari pada harus membahas hal2 yang tidak penting.
.....
kara terbangun dari tidurnya, ia tidak melihat suaminya pagi ini,,, apakah bara pergi ke kantor pagi2 sekali? sehingga ia tidak membangunkan kara? apa bara masih marah padanya?.
Ntahlah pagi ini pikiran kara tampak kacau,, ia pun berjalan keluar kamar menuju dapur,, kara melihat sekeliling hanya para pelayan yang bekerja, tidak ada bara sama sekali.. mungkin benar bara masih marah, sehingga pagi2 sekali berangkat bekerja tanpa membangunkannya.
"Nona.." pak Han yang sedari tadi memperhatikan nona mudanya kesana dan kemari sesungguhnya ia merasa kasihan dengan kara, terapi bara berpesan jika ia harus selalu mengawasi dan menjaga kara dengan baik.
Kara menoleh "Pak Han.." ujarnya sembari tersenyum manis.
"Anda butuh sesuatu?" ujar pak Han "Anda terlihat seperti sedang mencari seseorang" sambungnya.
"Ahh tidak pak Han, aku hanya sedang lapar saja" dusta kara
"Benarkah nona?Anda ingin sarapan?Saya akan buatkan.. anda ingin makan apa?"
"Pak Han, aku ingin sekali makanan korea." ujar kara.
"Baiklah Nona, segera saja akan meminta Koki untuk membuatkan makanan untuk anda sesuai yang anda minta" ujar pak Han.
__ADS_1
"Pak Han,, bagaimana keadaan ibu? Eummmm apa dia baik2 saja?"
"Nyonya Laurent baik2 saja nona bahkan sekarang nyonya Laurent dan nona Nadira berjalan2 bersama" jelas pak Han.
"Baiklah kalau begitu, pak Han aku permisi,," ujar kara dengan lembut "Oh ya pak Han bolehkah aku bertanya sesuatu?" kara mengigit bibir bawahnya ia ragu ingin bertanya kepada pak Han tapi ia takut.
Baru selangkah pak Han berhenti "Ya nona apa yang ingin anda tanyakan?"
"Pak Han...Eum,, dimana Suamiku? apa dia sudah berangkat bekerja? apa dia sudah makan?" tanya kara
"Tuan muda sudah berangkat ke kantor pagi2 sekali nona, bahkan biasanya tuan Ken dan tuan Sam menjemputnya Terlebih dahulu, tapi pagi ini tuan sepertinya sedang terburu2, tuan terlihat sangat kacau." jelas pak Han.
"Baiklah pak Han,, terimakasih,,, "
"Saya permisi nona" ujar pak Han.
.....
Sementara di sisi lain bara yang kini sedang duduk di kursi kebesarannya di markas La Savas sembari menyilangkan kaki kanannya ke sisi kiri kakinya. ia merokok dan minum banyak sekali alkohol. wajahnya menunjukkan kekesalannya bahkan sekarang ia terlihat sangat kacau,
Bara berdiri, tatapan mematikan itu menerobos langsung pada mata David. "Bodoh katamu!!!!" teriak bara "Apa aku terlihat bodoh hah??! aku sedang frustasi dengan keadaan ini.!! ibuku,, astaga dia ibuku,,, !!! ia ingin menghancurkan kebahagiaan ku?!! rumah tanggaku??!! kau bilang aku bodoh??!!!" bugh.... bara memukul wajah tampan David, sedangkan David hanya terdiam mendapat pukulan dari bara di pipi kirinya yang sedikit mengeluarkan darah.
Melihat kedua sahabatnya bertengkar, Justin pun turun tangan untuk memisahkan pertengkaran itu, ia berada di tengah-tengah antara David dan bara.
"Sudah hentikan!!! jangan seperti anak kecil yang bertengkar hanya karena hal semacam itu." ujar Justin sebagai penengah "Kau bara,, seharusnya kau menjaga istrimu di rumah, apa kau tidak merasa khawatir? sekarang ia berada di rumah dengan siapa???!!! ibumu dan wanita ****** itu!!! kau harus selalu mengawasi mereka berdua agar tidak berani berbuat sesuatu kepada kara dan menyakitinya!!" sambung Justin. "Dan kau David, berhenti mengatakan jika bara bodoh atau semacamnya, aku tau maksud mu baik, kau tidak ingin melihat bara seperti ini,, tapi kita harus mengerti keadaan bara sekarang, jika kita di posisinya mungkin saja kita akan kacau sepertinya, di sisi lain ibunya dan sisi lainnya juga ada istrinya" jelas Justin.
Yaa memang terkadang Justin juga suka mengoceh seperti wanita, terapi di Balik itu semua sebenarnya ia juga pria dewasa yang selalu bisa menjadi penengah dan penasihat yang baik, selain itu ia juga pandai jika menyangkut tentang hal2 yang bijak. bisa di katakan Justin adalah pria yang bijak.
"Lebih baik kita mencari tau, apa niat terselubung Nadira dengan John sehingga wanita ular itu mau menjadi alat untuk menghancurkan rumah tanggamu,, yaa walaupun wanita itu juga memiliki dendam denganmu bara,, aku yakin niat jahatnya tidak hanya itu,, pasti dia menyembunyikan niat jahat yang lain." sambung Justin dengan nada dingin nan datar.
tap... tap.. tap..
__ADS_1
bunyi tapak kaki seseorang, membuat ketiganya menoleh,
"Tuan" Ken menganggukkan kepalanya dengan hormat "Para anggota mafia La Dora Phill telah datang, sekarang mereka semua menuju ke markas kita di sebelah Utara." jelasnya.
Senyum jahat terukir di sebalik wajah tampan bara, walaupun ia tampan tapi memiliki sisi misteri tersendiri. "Baguslah,," kini bara, Justin dan David tersebut licik. "Dimana Sam,??! aku tidak melihatnya" tanya bara,
ya memang beberapa Minggu terakhir ini, Sam tidak pernah terlihat dimanakah pria itu? bisa2 nya tidak menunjukkan batang hidungnya, biasanya ia paling gesit dan paling bisa di andalkan dalam segala hal,,, tapi sekarang ia bahkan selalu menghilang.
"Sam, sudah berada di markas tuan," ujar Ken datar.
Bara menyeringai bagai iblis yang menakutkan, "Baiklah, tunggu apalagi? ayo kita ke markas sekarang!" titahnya.
Ken pun mengangguk, kini mereka semua segera menuju salah satu markas besar di La Savas.
Sebenarnya markas La Savas tidak hanya satu tetapi begitu banyak sehingga markas tersebut juga berada dalam beberapa negara yang masih dalam kekuasaan bara sendiri, tetapi markas tersebut tersembunyi bahkan sangat rahasia, tidak ada seorang pun yang tau di mana letak markas La Savas selain anggotanya. bahkan jika salah anggota berani menghianati bara,, maka imbalannya adalah siksaan yang pedih sehingga mereka yang berkhianat akan memohon untuk segera mati.
....
Bersambung~
wow jadi penasaran sama kelanjutan ceritanya π€£
makin hari makin menarik aja nihhh,π
hayuk gaya jangan sampe ketinggalan Ama cerita bara dan kara,, cinta mereka sedang di uji author nih gays haha kira2 mereka kuat nga ya gays??????
jangan sampai ketinggalan update chapter terbaru nya...
author jamin pasti kalian ketagihan baca wkwk...
mohon maapin author yaa sekarang Uda jarang bgtt update karena author sibuk banget kerja nih gaysss maapin author yaaaaaaa,,, author usahain deh buat update selalu buat kalian π€ jangan sedih yaaaa...
__ADS_1
Oh iya gays jangan lupa like komen dan vote agar author selalu bersemangat buat update chapter menarik untuk kalian semua π semoga kalian suka terimakasih ππ»
~salam hangat dari author untuk para pembaca~