Terjebak Cinta Cassanova

Terjebak Cinta Cassanova
Bulan Madu 1


__ADS_3

Paginya. matahari seakan mendukung hari bahagianya sebagai sepasang suami istri yang utuh. kini bara telah bersiap2 untuk kepergiannya ke negara E. sungguh ini hari bahagia yang ia tunggu selama ini. berbulan madu dengan istri tercintanya. jauh2 hari sebelum Daniel memberikan tiket berbulan madu untuk kara dan dirinya. bara sudah merencanakan mengajak sang istri berbulan madu di negara E setelah pernikahannya. tetapi rencananya di urungkan karena ia mencoba untuk memahami kara atas kesalahan yang dulunya ia perbuat. pastinya bara sangat menyesal telah menghianati cinta kara. hal itulah yang membuatnya harus mengerti dan membangun kepercayaan dari sang istri bahwa dirinya memang benar2 sudah berubah. bukan menjadi seorang Cassanova seperti dulu.


Sedangkan kara. sekarang ia sedang mengemas barang2nya dan pakaian yang ia gunakan nanti di negara E. tentunya kara sangat binggung pakaian mana yang harus ia bawa?


"Pakaian mana yang harus aku kenakan untuk berbulan madu nanti? aku sangat binggung"


Bara yang melihat istrinya yang asik sibuk memilah milih pakaian yang di kenakan nanti saat bulan madu. sambil terkekeh bara memeluknya erat istrinya dengan mesra. ia mengecup bibir kara sekilas.


"Kau tidak perlu khawatir soal pakaian yang kau kenakan sayang. lagipula kita pergi untuk berbulan madu. ada baiknya kau tidak perlu mengenakan pakaian nnti saat bersama dengan suamimu." goda bara yang langsung membuat kara tersenyum malu. "Tenanglah sayang. Ken sudah mengurus segala yang kita butuhkan untuk berbulan madu. kau tidak perlu resah memikirkan hal lain. pikirkanlah suamimu ini yang tidak sabar untuk berbulan madu bersama istrinya yang cantik ini hemm." goda bara lagi dengan senyum manis penuh arti.


"Baiklah sayang" ujar kara sembari mendekatkan bibirnya ke telinga suaminya dengan halus ia mengucapkan kata sayang kepada bara. suaminya itu.


"Kau menggoda ku sekarang Hem? " bara yang terbawa suasana pun langsung mempererat pelukannya kepada kara sembari menggelitik istrinya. dengan tertawa penuh kemenangan. tiba2 ketukan pintu mengaggu sepasang suami istri yang di mabuk cinta itu.


Bara dan kara mendengar ketukan pintu kamar. segera menoleh "Aku akan melihatnya terlebih dulu" ujar kara


"Baiklah" bara pasrah melihat punggung indah istrinya yang kini sedang berjalan ke arah pintu kamar dan membuka siapa yang telah mengetuk pintu tersebut


"Ahh ternyata kau Ken" ujar kara. ia melihat Ken yang berdiri gagah menunggu dirinya dan suaminya


"Tuan. nona. maaf menganggu anda. tetapi jett pribadi anda sudah siap" ujar Ken dengan nada sopannya.


"Dasar penganggu" gerutu bara sembari mengucapkan dengan nada angkuhnya .


"Maafkan saya tuan" ujar Ken singkat seraya menunduk kan kepalanya


"Bara...." kara berteriak memanggil suaminya dengan nada lembutnya yang berhasil membuat bara luluh dan memaafkan Ken yang penganggu itu.


"Baiklah Ken. aku memaafkanmu tetapi saat berbulan madu jangan berani2 kau menggangguku atau kau akan tau akibatnya" ancam bara


"Baik tuan. saya tidak akan mengganggu anda lagi. jika tidak ada sesuatu yang penting" jawab Ken yang masih menundukkan kepalanya.


"Hemm baguslah" bara berdehem "Tunggu apalagi. ayo! jet pribadi sudah menunggu" sambung bara yang kini menghampiri kara dan menggandeng tangannya dengan lembut.


"Mari tuan. nona.." ujar Ken sopan sembari mempersilahkan tuan muda dan nona mudanya mendahuluinya.


Di dalam jeett pribadi bara. kara seakan terkagum2 atas kekayaan suaminya itu. bagaimana bisa bara memiliki jett pribadi yang sangat mewah nan berkelas ini? bahkan banyak pramugara dan pramugarinya yang ramah, melayani mereka berdua dengan sopan. membuat kara sangat senang dan nyaman. sungguh ia sangat bahagia.


Bara yang melihat istrinya menikmati suasana di jett pribadi nya pun seraya memeluk dan mengecup sekilas kepala kara.


"Bagaimana sayang? apa kau bahagia?" tanya bara. yang masih memeluk istrinya dengan erat.


"Tentu saja. aku sangat bahagia" jawab kara antusias


"Bersiaplah untuk nanti malam" goda bara sembari membisikkan kata2 yang membuat bulu kuduk kara meremang takut. *_Oh astaga aku pasti akan habis_*(Batin kara)


kara tersenyum tipis.


"Tidurlah sayang. kau pasti lelah,,, aku akan membangunkan mu saat kita sudah sampai nanti" ujar bara dengan mengelus rambut kara lembut.


Kara pun mengangguk menuruti ucapan suaminya.

__ADS_1


....


Sesampainya di negara E, Ken pun bergegas menuju sang tuan muda untuk membangunkannya.


"Tuan. Kita sudah sampai" Ken membangunkan bara dengan nada datarnya.


"Kita sudah sampai?" tanya bara yang baru sadar akan tidur nyenyaknya.


"Iya tuan." jawab Ken singkat.


"Hem... Ken! bawa kopernya keluar.! aku akan membangunkan istri ku" titah bara


"Baik tuan" sambung Ken.


Ken keluar dari jett pribadi dari Tuan mudanya. sedangkan bara, masih di dalam dengan sabar membangunkan istrinya


"Sayang... bangunlah kita sudah sampai" bara membangunkan istrinya dengan penuh kasih sayang dan ucapan lembutnya.


Kara yang merasa terganggu dengan tidurnya. ia pun terbangun dan menoleh. Ahh ternyata itu suaminya yang telah membangunkannya.


"Bara..." ujar kara dengan suara parau khas bangun tidur


"Iya sayang..."


"Apa kita sudah sampai?" tanya kara yang masih terkantuk-kantuk


"Sudah. kita sudah sampai,,, ayo kita keluar,, Ken sudah menunggu di mobil" jelas bara


"Kita akan menuju Rumah. tempat kita menghabiskan waktu bersama. kita akan berbulan madu disana" ujar bara


"Benarkah?Apa sangat jauh?" lanjut kara yang masih bertanya kepada suaminya


"Tidak sayang. kau pasti sangat senang jika melihat pemandangan indah dari dalam rumah nantinya.Ayo bangunlah.. Ken sudah menunggu" jelas bara sembari di angguki oleh kara


Di rumah penginapan tepatnya di pulau yang terletak di negara E. kara yang masih mengantuk pun tertidur pulas di dalam mobil. terpaksa bara harus menggendong istri tercintanya itu. Hufttt sebenarnya bara ingin memberikan kejutan kepada kara dengan melihat keindahan penginapan di tengah2 pulau. walaupun hanya pulau buatan tetapi pulau tersebut terlihat seperti sungguhan terlebih pemandangan alam sekitar yang sejuk bahkan di sana dapat melihat langsung


sunset dan sunrise dengan sangat nyata.


Bara menidurkan kara di ranjang king size dan menyelimutinya. ternyata bara juga sangat lelah jadi ia juga tertidur di sebelah istrinya dengan memeluknya.


Malam harinya saat di rasa cacing di perut seakan meronta ronta ingin segera di isi makanan yang lezat. membuat kara terbangun. ia pun terkejut dengan kamarnya yang besar nan luas di iringi dengan lampu2 indah berkelap-kelip, lilin2 indah menyala melingkari ranjangnya dan kelopak mawar merah kesukaannya berserakan. sungguh kamar tersebut seperti kamar yang di dekorasi mewah nan indah oleh sepasang pengantin baru 🀭🀣


Kara melihat ke kanan dan ke kiri tidak melihat suaminya. kemana perginya?Pikirnya. ia keluar dari kamar dan menuruni sedikit anak tangga yang terbuat dari kayu jati yang kokoh. kara memanggil2 suaminya tapi sepertinya penginapan ini kosong. pikirnya. ia pun melihat Ken di depan pintu masuk dengan para pengawal untuk menjaga. seperti biasa,,, kemanapun dan dimana pun bara atau kara Pergi selalu membawa para pengawal untuk menjaganya. bara adalah seorang mafia di dunia gelap dan seorang CEO di dunia nyata jadi banyak musuh yang ingin menjatuhkannya. bukannya ia tidak berani untuk melawan para musuhnya. ia membawa para pengawalnya dan para pengikut setianya untuk berjaga jaga jika dalam bahaya.


"Sekertaris ken.." panggil kara


"Iya Nona. anda membutuhkan sesuatu?" tanya Ken


"Tidak. aku hanya ingin bertanya... Dimana bara?" tanya kara


"Tuan berada di dapur nona. apa perlu saya panggilkan?" ujar Ken sembari berinisiatif untuk memanggil tuannya

__ADS_1


"Ah.. tidak perlu. aku akan menemui bara sendiri." sambung kara "Oh iya sekertaris Ken. dimana letak dapurnya ya?" kara bertanya. sungguh kara terlihat sangat menggemaskan. ingin memanggil suaminya sendiri tetapi tidak tau dimana keberadaannya. terlebih wajahnya yang malu2 membuat Ken ingin tertawa lepas.


"Dapurnya terletak di sebelah timur nona, dekat dengan ruang makan" jelas Ken.


"Terimakasih sekertaris Ken" kara tersenyum senang. kini kara segera menuju ke dapur melihat keberadaan suaminya itu.


"Bara...." kara memanggil suaminya yang kini terlihat sibuk memasak untuknya.


"Sayang.. kau sudah bangun?" ujar bara yang melihat istrinya


"Bara.. aku mencari mu di mana2 ternyata kau disini?" kara mengoceh seperti anak kecil membuat bara tertawa "Bara.. kau itu kenapa?? aku sedang memarahimu.. mengapa kau tertawa?" kara kesal. ia memarahi bara tetapi bara malah menertawainya.


"Kau sangat menggemaskan sayang."


"Menggemaskan??" kara tak terima. ia marah tapi suaminya malah tertawa bahkan mengatakan bahwa dirinya menggemaskan? kara tidak habis pikir dengan suaminya itu. apa bara sudah gila?? batin kara.


"Sudahlah2 jangan marah sayang.. Kemarilah... dan duduklah di meja makan. aku akan menyiapkan makan malam untukmu. apa kau tau?? aku sudah memasak makanan kesukaan mu" bara membuat kara senang dengan memasakkan makanan favorit kesukaan istrinya itu.


"Benarkah?" kara tersenyum senang ia lupa jika sekarang ia masih marah kepada bara.


"Hem.." bara berdehem. "Duduklah sebentar lagi makanan akan siap" sambungnya.


"Oke" ujar kara singkat


....


"Bara.. masakanmu sangat lezat" puji kara sembari mengunyah makanannya dengan sangat lahap.


"Hati2. nanti kau bisa tersedak sayang" bara memperingati istrinya. sungguh kara seperti tidak makan selama 3 hari saja. ia begitu lahap memakan makanan lezat buatan suaminya itu. padahal tadi di dalam Jett pribadi, kara sudah menghabiskan makanannya.


"Baiklah" kara menurut


"Makanlah yang banyak sayang agar kau bertenaga untuk nanti. tetapi makan dengan berhati hati oke?"


Deg... mendengar ucapan bara lagi2 membuat bulu kuduk kara meremang ia pun takut. apakah ini saatnya?? apakah akan sakit? karena banyak orang yang sudah berpengalaman mengatakan jika itu di lakukan pertama kali maka rasanya sungguh luar biasa sakitnya.


Aaaaaaaaaa aku takut... Apakah akan terasa sangat sakit?_*(Batin kara)


"Kau kenapa?" tanya bara.


"A.apa?"


#Terimakasih atas dukungan kalian ya gays😁


Maafin author ya karena belum sempet update dari kemarin2 karena author lagi sibuk dan gaenak badan.😌


tapi author usahain buat update chapter terbaru buat kalian.. jangan lupa dukung author selalu ya gays.


Oh iya author butuh dukungan kalian nih gays..


jangan lupa untuk like komen dan vote ya agar author selalu bersemangat buat update chapter menarik buat kalian πŸ€— semoga kalian suka terimakasih πŸ™πŸ»

__ADS_1


__ADS_2