
"Will you marry me?"
kara menatap Jackson dengan sorot mata berapi-api.
"Tidak!!!!dan tidak akan pernah!!!!" teriakan kara mengema memenuhi isi ruangan.
bahkan Nadira dan John yang berada di luar pun mendengar teriakkan tersebut.
Bukannya marah, Jackson justru mengelus rambut halus kara,, sesekali tersenyum kecut.
"Kau tidak bisa menolakku sayang,,," lirih Jackson sembari menatap manik mata coklat kara dengan detail.
"Walaupun kau menolak sekalipun, aku tidak bisa menerima penolakan..! Kau akan menurut! dan yaaa lihatlah ini.." nada bicara Jackson seakan halus tapi sangat tajam,,,
mata kara membulat melihat selembar kertas yang berada di tangan Jackson. "Ini adalah surat cerai.." Jackson menyeringai bak iblis yang benar-benar gila.
kara bersumpah Jackson akan terlempar ke api neraka paling bawah!
"kau tidak perlu tanda tangan sayang,, akan ku gunakan sidik jari tanganmu sebagai pengganti,, ini pasti akan seru. bara akan sangat sakit hati karena telah kehilangan istri sekaligus anaknya,, Dan.." Jackson menggantungkan kalimatnya "Bara juga akan kehilangan bisnis gelap turun temurun dari si bedebah tua Bangka Valentino!Aku akan menghancurkan la Savas sekaligus dengan bara dan para pengikutnya!"
"Dasar Brengsek!!!Bajingan!!! Kau bukanlah seorang manusia tapi kau adalah ibliss,, ku pastikan tuhan akan segera melemparmu ke neraka!!?" teriak kara
Jackson kembali tertawa terbahak-bahak
"Tuhan??Aku bahkan tidak mempercayai adanya! jadi kau jangan mengada-ada."
Jackson adalah pria tidak memiliki agama.
tentu saja dia tidak takut dengan ucapan kara.
baginya hidup adalah kesenangan,, jika dia mati! biarlah urusan nanti!
"Kau pria tidak memiliki agama?!!"
"yes honey,, "
"Dasar Gila!!! Jackson aku membencimu!!!! Lepaskan aku..!!!" kara terus meronta-ronta,,
"Aku suka jika kau menyebut namaku dengan mulutmu,, itu terdengar indah di telingaku,," seringai penuh kemenangan Jackson,, membuat kara berkali-kali lipat membenci si pria psycopath itu.
"Good bay honey,, aku akan menemuimu nanti,," Jackson mencium pucuk kepala kara "Sampai jumpa." Jackson tertawa dan kembali menyumpal mulut kara dengan kain putih.
kara menangis,,
Astaga bagaimana dirinya bisa melarikan diri? si pria gila itu pasti akan menemukannya,, kara ingin bertemu dengan bara,, dirinya sangat merindukan suaminya itu.
bulir air mata jatuh,, kembali membasahi wajah cantiknya, sesekali kara memikirkan bagaimana nasib anaknya nanti jika ia masih terkurung di sini.
bagaimana bara bisa menemukannya? Sedangkan dirinya tak tau berada di mana. terlebih ponsel kara telah di rampas oleh Nadira! GPS nya pasti tidak berfungsi.. lalu? bagaimana bara bisa menemukannya?
....
Sementara di sisi lain,, bara terus menerus mencari keberadaan istrinya,,
tanpa lelah, tanpa tidur dan tanpa makanan pula bara terus menerus mencari,, bara tidak pernah memikirkan dirinya sendiri,, berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, tahun silir berganti, bara masih belum juga menemukan istrinya,,
4 tahun kini sudah berlalu, tapi bara tak kunjung menemui kara, 2 hari setelah kara di culik dia sering mendapatkan surat dari kara beserta surat gugatan perceraian.
bara bukan pria bodoh!
bara tidak pernah menandatangani surat cerai itu. tidak mungkin kara menghianatinya, dan ingin bercerai dari dirinya,, kara adalah tipe orang yang tak mudah untuk jatuh cinta.
__ADS_1
bara sangat yakin, jika kara di culik.
bahkan kasus penculikan kara telah di tutup 2 tahun yang lalu karena bara tidak ingin memperpanjang masalah dengan para polisi bodoh yang tidak bisa di andalkan.
bara lebih memilih mencari istri dan anaknya sendiri, dan di bantu oleh sahabat serta para anggota la Savas yang ada di berbagai negara yang lainnya.
tapi si penculik itu rupanya telah menyembunyikan kara dengan Sangat berhati-hati dan terlatih sehingga bara dan para antek-anteknya tidak bisa menemukannya.
apakah kara masih hidup?
Bara masih terus menerus memikirkan kara dan anaknya,, jika anaknya masih hidup pasti usianya sudah menginjak 4 tahun.
bara memiliki keyakinan jika istri dan anaknya masih hidup. tapi yang membuat bara hancur adalah tidak tau harus mencarinya dimana??
"Tuan .." lirih Ken.
bara masih terdiam,
"Besok kita harus pergi menuju Melbourne, karena ada pertemuan penting yang perlu kita hadiri. yaitu menyangkut pembangunan hotel yang ada di sana. client kita mengatakan ingin berdiskusi dengan anda terlebih dulu." jelas Ken.
"Hemm.." bara berdehem sebagai jawaban.
"Dan yaa tuan," bara menoleh "tuan David, tuan Justin, Seth dan yang lainnya sudah menunggu anda di markas la Savas." sambung Ken.
"Ada apa?"
"Lebih baik anda pergi ke markas."
bara tak menjawab,
"Hem.."
.....
markas la Savas.
"Ada apa?" tanya bara.
"Begini tuan,, seseorang telah mencuri kokain kita yang berada di Palermo." jelas Sam.
"Lalu?"
"menurut saya,, lebih baik kita menuju Palermo untuk mencari tau." sambung Ken.
"Sam! Justin! David dan Daniel! itu tugas kalian untuk mencari tau." titah bara.
semuanya mengangguk.
"Aku dan Ken akan pergi ke Melbourne untuk mengurus bisnis yang ada di sana." sambung bara.
"Mengangkut hotel?" tanya Justin.
"Hem."
"Apakah mereka belum membangun hotel yang kau minta berada di sana?" tanya Justin.
__ADS_1
"mereka harus meminta persetujuan dan tanda tangan ku terlebih dulu."
"Apa kau baik-baik saja?" tanya Daniel sang adik.
bara melirik sekilas
"Seperti yang kau lihat!"
"Bagaimana pencarian tentang kakak ipar?Apa sudah ada tanda tanda dimana keberadaannya?"
"Belum,tapi aku yakin akan segera menemukannya"
"Aku sudah menyuruh orangku untuk mencari kara. tapi mereka semua juga belum menemukannya." timpal David.
Bara menatap David datar,
setelah penculikan kara dan pertengkaran yang terjadi antara keduanya,kini bara dan David tak akrab.
bahkan mereka sering bungkam jika bertemu tanpa saling sapa ataupun Bercanda. itu mustahil!
"Ada lagi yang perlu di Bahas?" tanya bara.
"Tidak tuan." ujar Ken dan Sam bersamaan
bara berdiri,
"Baiklah,, kita berakhir disini."
bara dan Ken pergi dari Markas la Savas menuju ke perusahaan start. Group.
hidup bara seakan tidak bermakna,,
banyak kegelapan mengitari jalan hidup seorang Baratama Andreas Valentino.
walaupun bergelimang harta tapi tak juga bahagia,
kini istri yang begitu ia cintai tidak bersama dengan dirinya,, anaknya?
dan yaa? jika anaknya masih hidup,
mungkin saja anaknya kini telah tumbuh menjadi anak yang pintar seperti ibunya,, jika anaknya laki-laki pasti dia sangat tampan dan mirip dengannya, jika anaknya perempuan dia akan menjadi wanita kuat dan cantik seperti ibunya.
Didalam mobil,
bara selalu melamun, dan memikirkan hal2 yang menyangkut dengan istri dan anaknya.
bara tampak seperti mayat hidup yang tidak memperdulikan dirinya sendiri.
tubuh bara ada tapi bara tak memiliki jiwa!
ia memiliki akal tapi hatinya telah hilang!
bagaimana ia terus-menerus menjalani hidup tanpa orang orang yang ia cintai?
bara kehilangan arah!
dia tak memiliki jalan hidup.
bara melihat seorang anak kecil yang menangis histeris lewat jendela mobil yang ada di jalan raya depan rumah besar, sepertinya ibu dan anak itu adalah orang yang yaaahh bisa di bilang cukup mampu.
anak itu mengadu kepada ibunya jika dirinya terjatuh dari sepeda yang di tumpanginya. dan ibunya yang kasihan langsung memeluk si anak laki2 yang tampan itu dengan penuh rasa sayang dan cinta kasih seorang ibu, yang tidak bara dapatkan!.
jika dirinya berkumpul dengan istri dan anaknya mungkin usia anaknya tak jauh berbeda dari usia anak laki-laki yang terjatuh dari sepeda itu.
Bersambung~
__ADS_1