
Melbourne Australia~
#Zagame's House Melbourne Hotel~
Bara duduk di kursi dengan menghisap beberapa batang rokok sembari meneguk botol wine yang berserakan di bawah meja. bara terus menerus berfikir,, dia frustasi dan selalu di pusingkan oleh pekerjaan. tugasnya sekarang adalah selalu mencari dimana keberadaan istri serta anaknya, dan bekerja pagi sampai malam untuk mengurus beberapa usahanya. perusahaan bara bertambah maju bahkan sekarang dirinya telah sangat di kenali banyak orang karena prestasi dan kecerdasannya dalam berbisnis.
malam yang semakin larut, semribit angin yang semakin dingin tidak mampu melemahkan tubuh seorang Baratama Andreas, seakan kini tubuhnya adalah sebuah baja yang tidak pernah merasakan rasa sakit sedikitpun. Bara sudah mati bertahun-tahun silam,,hanya tubuhnya saja yang hidup tapi hatinya telah mati.
jam kini telah menunjuk tiga lewat empat puluh lima tapi bara belum juga tertidur, dia masih berfikir dan terus menerus merokok sembari meminum wine yang telah berceceran di lantai. ntah sudah berapa banyak bara merokok dan meminum alkohol.
tanpa sadar mata abu abu itu mengeluarkan air mata,, dirinya berharap jika istrinya berada di kota ini. dulu saat masih menjadi sepasang kekasih, kara selalu mengatakan jika ingin berlibur mengelilingi dunia bersama dengannya tapi bahkan sekarang bara belum mewujudkan keinginannya tetapi istrinya telah menghilangkan ntah kemana.
Bara benar benar sudah hancur sekarang!
07.00
ternyata hari sudah mulai pagi, bara tidak tidur semalaman. dia terus menerus berfikir,tanpa memperhatikan dirinya sendiri.
jambangnya kini sudah tebal, seperti tidak terurus. kini penampilan bara benar benar memperihatinkan. tetapi nilai plusnya tubuh atletis bara tidak berubah, ketampanan yang dia miliki masih sama.
"makanan sudah siap tuan,, Saya sudah menyiapkan jet pribadi untuk kepulangan kita sore ini." ujar Ken sembari meletakkan nampan berisi makanan lezat, beberapa sayuran dan minuman.
Bara masih tidak bergeming,
dia masih terus menerus melamun sembari menatap pemandangan indah di luar jendela hotel yang dia tempati.
"Kita tidak akan pulang hari ini." tindasnya.
"Tapi bagaimana dengan pekerjaan kita tuan?Karena besok kita ada rapat penting,, dan kita harus segera kembali." jelas Ken.
"Suruh Sam saja yang menggantikan aku menghadiri rapat itu. jika kau ingin kembali , maka kembalilah,,"
Ken diam, dan pamit undur diri.
"Sam!"
"Iya tuan."
"Siapkan mobil, aku ingin berjalan jalan mengitari kota. malam nanti kau kembalilah ke Vanesia untuk mengantikan aku menghadiri rapat penting." titah bara.
Sam mengangguk, "Baik tuan."
mobil terus berjalan mengitari jalanan kota Melbourne,
Hari libur seperti ini, banyak sekali orang berjalan jalan dengan kekasihnya menuju gereja dan tempat wisata yang indah.
ada pula beberapa segerombolan anak remaja yang sedang menggoda gadis gadis cantik yang memakai baju kurang bahan. musim panas kali ini memang mengundang semua orang untuk menuju pantai pastinya untuk bersantai menikmati indahnya deburan ombak dan pasir putih halus yang membuat orang-orang berlomba-lomba untuk menjemur diri.
mobil terus berjalan,
bara melihat taman bermain yang sangat menarik, banyak anak-anak kecil yang bermain dengan tawa yang indah. ada anak kecil yang bertengkar dengan temannya, dan ada juga anak perempuan yang baik hati menolongnya, sungguh pemandangan yang indah bukan?
tanpa sadar bara menungging kan senyum manisnya, dan matanya seolah terpaku dengan anak laki-laki tampan sedang duduk di kursi panjang,
sepertinya anak laki-laki itu sedang sedih ( batin bara).
"Sam hentikan mobilnya,," titah bara.
Sam pun mengangguk,
__ADS_1
bara segera turun dari mobil dan menghampiri anak laki-laki itu.
"Hai nak,, siapa namamu?Kenapa kau terlihat sangat sedih?Apakah ada yang menganggumu?" tanya bara dengan suara lembutnya.
anak laki-laki itu menatap bara,
tatapan mata indah itu membuat hati bara merasakan kesejukan yang sudah lama hilang dari hidupnya.
Anak ini sangat tampan,,, (Batinya).
"Uncel siapa?kenapa uncel duduk di sini?" suara anak kecil itu terdengar indah di telinganya.
"Aku berjalan-jalan dan aku melihatmu duduk disini sendirian,kau kelihatan sedih,, kau bisa bercerita kepada uncel kenapa kau duduk sendirian dan bersedih hem,,,,?"
"Mom selalu mengingatkan aku untuk tidak berbicara dengan orang asing, jadi maaf uncel aku tidak bisa berbicara padamu." nada suara khas anak laki-laki itu benar benar dingin seperti dirinya.
ntah mengapa wajahnya sangat mirip dengan dirinya,
mata abu-abu itu sangat indah.
"Ah baiklah kalau begitu,, mommy mu benar benar baik dalam mendidik anak yang patuh sepertimu" bara menggelus kepala bocah laki-laki itu dengan kasih sayang seorang ayah terhadap anak anak. "Kalau begitu tunggu sebentar,, uncel akan segera kembali oke?"
selang beberapa saat kemudian,
bara datang dengan membawa coklat dan ice cream "Untukmu,,," bara menyodorkan coklat dan ice tersebut kepada anak itu,,, anak itu tersenyum manis dan menerima coklat pemberiannya.
"Kau tidak mau ice cream?" tanya bara.
"Aku tidak terlalu suka ice cream rasa strawberry uncel,, karena bagiku itu seperti perempuan. warna pink adalah warna untuk perempuan bukan?"
bara memcubit pipi gembul anak itu gemas,, "Kau bisa saja,," bara tertawa. "bolehkah uncel tau namamu?"
"Tentu saja,, uncel terlihat seperti orang baik." dia tersenyum.
"Namaku Jake Andrich Alexander"
"Nama yang indah,,,siapa yang memberikanmu nama indah seperti itu?"
"Mommy,," seru Jake antusias.
"Kau sangat pintar,, pasti mommy mu juga sangat pintar"
"Tentu saja mommy sangat pintar,, mommyku itu mommy yang terbaik di dunia,,, apa uncel tau? mommyku itu sangat cantik tapi,,,," Jake kembali dalam mode sedih, membuat bara binggung.
"Tapi..?"
"Tapi mom tidak memberiku Daddy..."
"Kau tidak punya Daddy?"
Jake kecil menggeleng, "Tidak,, bahkan saat aku menanyakan sesuatu tentang daddyku,, mom selalu membentakku bahkan mommy menangis,, tapi aku tidak bermaksud membuat mom sedih, aku ingin mom bahagia." jelas Jake kecil dengan raut muka kesedihan yang kental. "Teman temanku bahkan selalu mengejek, jika aku terlahir tanpa Daddy aku bukan anak yang baik. uncel apa aku memang terlahir menjadi anak yang tidak baik?"
"Kau benar-benar anak yang baik, kemarilah uncel akan memelukmu."
bara memeluk Jake kecil dengan pelukan yang erat,,
ntah mengapa rasanya bara sangat menyayangi anak ini,, dia tidak tau mengapa melakukan hal semacam ini bisa terjadi? Berpelukan dengan anak kecil yang baru tidak dia kenali.?
Tapi rasa rasanya pelukan itu sangat nyaman.
__ADS_1
"Kau bisa menganggap uncel sebagai daddymu"
Jake melepaskan pelukannya,, "Benarkah?" mata itu berbinar. "Terimakasih uncel,, UPS Daddy." ujarnya.
Deg,,,
ntah mengapa rasanya dia sangat bahagia mendengar ucapan anak kecil ini. dan mengapa rasa sayang ini muncul tiba-tiba di dalam hatinya,,, apakah hati bara kini kembali hidup karena bocah laki-laki ini?
Bara kembali memeluk bocah laki-laki itu dengan pelukan yang sangat erat.
"Kau mau berjalan jalan dengan Daddy?" ujar bara...
Jake kecil mengangguk,
"Tuan muda..."
Jake menoleh, "Olivia"
"Tuan muda, saya mencari anda kemana mana, ternyata disini? Ayo kita pulang mommy sudah menunggu di rumah." ujar si babby sister.
"Benarkah?Apa mommy sudah pulang Olivia?"
"Iya tuan, dan mommy sedang menunggu tuan muda di rumah."
"Baiklah Olivia, aku akan pulang.." ujar Jake kecil.
"Baiklah boy,, pulanglah mommy mu sudah menunggumu,, lain kali Daddy akan mengajakmu jalan jalan. oke?"
anak itu mengangguk patuh. "Janji?" Jake kecil mendekatkan jari kelingkingnya ke depan wajah bara.
bara tersenyum "Janji.Sekarang pulanglah,,sampai jumpa."
"Sampai jumpa Daddy..."
Jake kecil melambaikan tangan mungilnya,,,
bara tersenyum.
Benar benar anak yang pintar dan manis. ( Batin bara.)
"Jika anakku ada, mungkin usianya sama sepertinya." lirih bara. "Mungkinkah dia anakku?jika iya maka saatnya bangkit dari keterpurukan."
Bersambung~
oke jangan lupa baca novel baru author yaaaππ»
author butuh banget semangat dan dukungan kalian.
maaf banget ya gays author jarang update, Karena jadwal author padat dan ga bisa ngeluangin Waktu buat nulis chapter terbaru.
tapi author bakal selalu usahain buat kalian π
dukung author selalu yaπ terimakasih.
oh iya jangan lupa like komen dan vote ya gays agar author selalu bersemangat buat update chapter terbaru buat kalian π€ semoga kalian suka π terimakasih ππ»
__ADS_1
Judul novel terbaru author "My Desire Obsession π₯"
jangan Ampe ketinggalan ceritanya ππ€£