Terjebak Cinta Cassanova

Terjebak Cinta Cassanova
Bulan Madu 4


__ADS_3

Sepasang anak manusia yang kini terenggah2 sedang memadu kasih,, menikmati indahnya malam.


bara yang kini berada di bawah kara, sekarang giliran kara memimpin permainan malam ini.


kara memompa dengan sedikit kecepatan sehingga membuatnya terbang,,, sungguh kenikmatan yang mengagumkan,, rasanya kara sangat bahagia. malam ini,, kamar itu kembali menjadi saksi bisu cinta kasih antara kara dan bara.


Bara, sungguh ia sangat puas telah melakukan rounde berikutnya dengan istri kecilnya itu. sedangkan kara yang selalu menikmati indahnya cinta yang di berikan oleh suaminya itu.


yaaaa Walaupun sekarang kara sudah sangat lelah karena sedari tadi bara tidak membiarkannya untuk berhenti, sungguh suaminya itu sangat hebat dalam urusan ranjang, selain mengurus perusahaan dengan baik, ia juga sangat pintar membuat kara menikmati setiap sentuhan yang ia berikan.


kara,, ia sangat lelah, karena sedari tadi bara tidak juga berhenti.


bara membalikan posisi tanpa melepaskan penyatuannya. yang tadinya kara yang memimpin sekarang dialah yang memimpin permainan, sehingga kara yang hanya menikmati dan bara yang bekerja.


"Sekarang,, Aku yang memimpin," ujar bara yang kini menambah laju kecepatannya, membuat kara merasakan sensasi tidak karuan.


sepasang kekasih itu saling berteriak memanggil nama masing2 dengan suara sexy yang tentunya mereka buat sendiri.🀭


Bahkan sudah hampir tenggah malam mereka juga belum berhenti...


Yaya nikmatilah kebersamaan kalian sebentar lagi hubungan kalian akan di uji 😌


bara puas, ia mengeluarkan cairannya di dalam rahim istrinya, berharap cairan itu akan segera tumbuh, buah hatinya, anaknya, cintanya bersama dengan istrinya.


mereka baru saja menyelesaikan permainannya dini hari jam 2 pagi dan mereka tidur dengan berpelukan,


"Terimakasih sayang" bara menarik selimut untuk menutupi tubuh polosnya dengan istrinya. kara hanya tersenyum tipis sungguh kara benar2 sangat lelah Sekarang, tenaganya sudah habis, rasanya ia tidak bisa mengimbangi permainan suaminya di ranjang, bara memang sangat kuat dan perkasa.


...


pagi harinya sepasang insan itu masih tertidur pulas, sungguh hari yang melelahkan bukan?


bara membuka matanya dengan tersenyum puas, sungguh Wajahnya Tampak lebih tampan dari biasanya.


mengingat kejadian semalam membuat selalu ingin melakukannya lagi dan lagi, tapi di sisi lain ia tidak boleh egois dengan mementingkan kesenangan hasratnya, ia juga harus memikirkan istrinya, mungkin saja kara masih sangat lelah karena dirinya yang sudah menggempur pertahanan istrinya habis habisan.


Author : Maklum pengantin baru gays πŸ˜‚ baru menikmati masa2 bulan madunya 🀭🀣


bara melirik jam dinding ternyata sudah siang, bahkan sekarang sudah jam 9 pagi oh astaga mereka kesiangan.


"Sayang,,, bangunlah" bara membangunkan istrinya dengan penuh cinta, nada khas bangun tidur tampak sexy.


merasa terganggu kara terbangun dengan membuka kedua matanya.


"Bara,,, " kara memanggil nama suaminya dengan mengeluarkan nada lembutnya.


"Sayang ayo bangun, kau bilang jika kau ingin jalan jalan" ujar bara sembari mencium pucuk kepala istrinya.


"Sebentar lagi yaaa,, aku masih sangat lelah dan mengantuk" kara memunggungi suaminya, ia memeluk guling dan kembali tidur dengan sangat pulas.


"sayang, ini sudah jam 9 pagi,, baiklah jika kau tidak bangun, kita tidak jadi jalan2 dan lebih baik kita menghabiskan waktu bersama di ranjang," goda bara sembari tersenyum penuh kemenangan.


kara yang mendengar hal tersebut langsung terbangun


"baiklah aku bangun, aku akan mandi dan segera bersiap".

__ADS_1


kara berlari menuju kamar mandi dengan kecepatan melebihi rata2 ia menutup pintu kamar mandi dengan sangat rapat, ia takut suaminya melihatnya tidak memakai apa2 nanti hasratnya kembali memuncak dan memintanya untuk melakukan satu ronde lagi,, ohhh astaga.


sedangkan bara melihat istrinya tanpa busana berlari menuju kamar mandi dengan sangat cepat,, ia hanya tertawa kecil melihat tingkah lucu istrinya itu.


tok..tok..


"Tuan" Ken


ketukan pintu membuat bara langsung menyambar celana boxer miliknya dan segera memakainya, ia menghampiri pintu seraya membukanya.


"Ada apa Ken?" tanya bara melihat Ken membawa makanan untuknya dan istrinya.


"Tuan, saya membawakan makanan untuk anda dan nona,, saya tau setelah ini anda akan keluar berjalan jalan. untuk itu saya membelikan makanan untuk anda dan nona terlebih dahulu agar nanti saat berjalan jalan, anda dan nona bertenaga" jelas Ken sembari menyerahkan totebag besar berisikan makanan dari KFC.



"Ya Ken, kau memang paling mengerti aku, terimakasih" bara mengambil totebag tersebut dan kembali ke kamarnya.


"Baik tuan saya permisi." ujar Ken.


"Hemm". bara berdehem sembari menutup pintu kamarnya.


selang beberapa waktu kemudian kara keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk kimono miliknya, ia pun berjalan menuju ruang ganti sembari memilah milih pakaian yang akan ia kenakan nanti.


"Sayang,, ini makanlah,,, Ken membawakan makanan untuk kita, lebih baik kita makan terlebih dulu sebelum kita pergi berjalan jalan" bara menghampiri istrinya sembari memberikan totebag berisi makanan tersebut.


"Eumm.. baiklah sayang, letakkan saja makanannya di sana" kara menunjuk meja yang tidak jauh dari ranjangnya. "Aku akan berganti pakaian dulu, lalu aku akan memakannya".


"Baiklah sayang" saat bara hampir melangkahkan kakinya menuju meja dekat ranjangnya, kara memanggilnya "Sayang".


"Iya?" bara kembali menghampiri istrinya. "Ada apa?Kau butuh sesuatu?".


bara mendekati wajah istrinya dan mencium bibirnya dengan sedikit pangutan "Morning kiss" ujar bara "Rasa bibirmu benar2 sangat manis bahkan kau baru saja selesai mandi, tapi rasanya masih sangat manis,,, apa kau tau sayang? sekarang bibirmu, tubuhmu dan wajahmu sudah menjadi candu untukku".


kara pun menundukkan kepalanya ia sangat malu mendengar ocehan suaminya "Sudahlah sayang, cepat mandilah,,, aku akan bersiap2".


"Baiklah sayang" bara berlalu dari hadapan kara ia meletakkan makanan tersebut di meja dekat ranjang king size nya, dan kini ia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


mereka berdua keluar dari kamar sekitar jam 10.15 dan kara terlihat cantik menggunakan dress hitam yang sedikit memiliki motif indah bunga2.



seperti itulah kira2😁🀩🀣


sedangkan bara ia menggunakan pakaian tetapi terbuka menunjukkan otot kekar dada bidang dan perut sexy nya



"Bara kemana kita akan pergi?" ujar kara di sela sela perbincangannya dengan suaminya.


"kita akan naik kapal pesiar di tenggah2 pulau, kau mau?" bara memeluk istrinya dan mencium pucuk kepala kara dengan penuh cinta.


"Waaahh benarkah?" kara tak percaya dengan ucapan suaminya itu, yang benar saja menyewa kapal pesiar? apakah kara tidak salah dengar?bukankah itu sesuatu yang tidak murah, butuh uang banyak untuk menyewa kapal tersebut.


"Tapi bara bukannya kita harus memiliki banyak uang jika harus menaiki kapal pesiar tersebut,, ".

__ADS_1


"Kau lupa jika suamimu ini pria yang sangat kaya?" ujar bara dengan nada arogannya "Menyewa? yang benar saja?? aku memiliki banyak kapal pesiar tapi aku tidak menunjukkannya pada semua orang, jika kau mau akan ku tunjukkan seberapa kaya suamimu ini" seperti biasa bara adalah pria Arogan.. huhhfffttt Yaya tuan kau memang sangat kaya dan tampan.


"Itu tidak perlu, aku percaya padamu jika kau adalah pria yang sangat kaya benar begitu bukan?" kara memuji suaminya dengan sedikit menggerutu.


"Haha tentu saja kau harus percaya, jika suamimu ini sangat kaya dan nilai plusnya adalah tampan seharusnya kau beruntung memiliki suami sepertiku sayang" lagi2 ia berbicara dengan nada arogan. hufffftttfft.


"Kapan kita menaiki kapalnya? dari tadi kau sibuk membanggakan dirimu sendiri" gumam kara.


"Baiklah, ayo,,, aku akan membawamu naik kapal pesiar milik suamimu ini" bara menggandeng tangan kara dan berjalan menuju pulau yang kini terdapat kapal yang ukurannnya tidak terlalu besar. yaaa walaupun kapal pesiar tersebut terlihat sederhana tetapi ukiran-ukiran nya sangat indah seperti kapal tradisional Titanic. tetapi ini lebih kecil dari kapal Titanic, terlebih warna kapal ini adalah putih. berbeda banyaklah jika di bandingkan dengan film2.


"Sekertaris ken juga ikut?" tanya kara sembari berjalan beriringan dengan suaminya seraya menggenggam tangannya.


"Tentu saja Ken dan yang lain harus ikut, mereka juga harus selalu mengawasi kita dan menjaga kita bukan?" jawab bara.


"sangat indah" ujar kara.


"Nona silahkan anda naik" Ken mempersilahkan Nona mudahnya itu masuk.


Kara masih menggenggam tangan suaminya, mereka berdua berjalan menuju kapal tersebut dan kara seakan tak percaya dengan apa yang ia lihat dari dalam kapal tersebut.


"Sangat cantik" ujarnya.


bara menghampiri istrinya seraya memeluk erat tubuh kara dari belakang dan mencium tengkuk lehernya dalam2.


"Bagaimana apa kau suka?" tanya bara.


"Sangat" ujar kara singkat sembari tersenyum senang.


"Ayo ke depan, kau akan melihat pemandangan indah pulau ini" bara mengajak istrinya melihat pemandangan indah dari depan kapal, wow kara melihat banyak burung yang berterbangan, ia juga melihat pemandangan alam sekitar yang sejuk dan segar. terlebih ia menikmati indahnya cinta dari seorang bara, pengusaha kaya yang terkenal dengan kepintaran dan kecerdasannya dalam berbisnis. sungguh ia sangat bahagia di cintai oleh seorang Baratama Andreas Valentino. bahkan hal yang sempat ia anggap mustahil bisa di wujudkan secara langsung oleh suaminya. sekaya apa sebenarnya suaminya itu?.


"Apa kau bahagia sayang?" ujar bara yang kini tenggal memeluk tubuh istrinya, seperti merengkuh tubuh kara, ia menyentuh perut datar istrinya ia berharap buah cintanya dengan istrinya segera tumbuh di rahim kara.


"Sangat bahagia,,, terimakasih sayang atas kebahagiaan yang kau berikan,, aku sungguh sangat beruntung bisa di cintai oleh pria seperti dirimu" kata2 kara sungguh tulus membuat bara terharu dan menciumnya di tengah2 pulau tersebut. yaa walaupun mereka naik kapal 🀭🀣


sepasang suami istri itu sedang berciuman layaknya sedang di mabuk cinta. mereka berciuman dalam2 menikmati kebahagiaan yang mereka rasakan.


setelah ciuman itu terhenti, kara mengalihkan pandangannya ke sekeliling alam, semribit angin membuatnya tersenyum bahagia, sungguh ia sangat cantik.


"Nikmatilah keindahan ini sayang, besok kita akan kembali ke negara kita,," ujar bara.


"kenapa cepat sekali?" kara menghadap suaminya ia bisa melihat wajah tampan suaminya itu dari dekat.


"Ada beberapa rapat yang tertunda sayang, kau tau kan suamimu ini sangat sibuk?. dan suamimu ini harus menyelesaikan semua pekerjaan yang sempat tertunda dalam beberapa hari terakhir" jelas bara "Mengertilah sayang,,, segera jika segalanya sudah beres, aku akan mengajakmu ke suatu tempat yang lebih indah dari ini. aku janji".


"Baiklah" mendengar ucapan suaminya ia tersenyum sembari memeluk erat tubuh kekar suaminya itu.


_*Tuhan,, aku berharap akan selalu bahagia bersama dengan suamiku, kumohon jangan pisahkan cinta ku, aku sudah kehilangan kedua orang tuaku dan sekarang aku tidak ingin kehilangan cintaku,, semoga kau mendengar doaku tuhan_*(Batin kara).



ilustrasi kara naik kapal pesiar 😁


kini sepasang suami istri itu sedang berbahagia menikmati masa2 bulan madunya yang akan segera berakhir.


Bersambung...

__ADS_1


terimakasih atas dukungan kalian πŸ™πŸ»πŸ˜Š


jangan lupa like komen dan vote ya gays agar author selalu bersemangat buat update chapter terbaru buat kalian πŸ€— semoga kalian suka 😁


__ADS_2