
Las Vegas merupakan kota terpadat di negara bagian Nevada.
Amerika serikat yang di kenal luas, sebagai pusat perjudian, pembelanjaan dan hiburan. Las Vegas di juluki sebagai ibukota hiburan dunia yang terkenal karena keberadaan sejumlah resort kasino super megah dan berbagai macam hiburan dewasa lainnya.
Las Vegas adalah tujuan utama wisatawan golongan atas yang datang untuk melakukan perjudian atau menikmati hiburan dewasa. Kasino merupakan atraksi utama di Kota Las Vegas. Sejumlah kasino-hotel ternama terletak di bagian jalan Las Vegas Strip dan Fremont Street Experience. Beberapa kasino-hotel di Las Vegas diantaranya adalah Binion’s Gambling Hall and Hotel, California Hotel and Casino, Golden Gate Hotel and Casino, serta Four Queens.
Jalanan kota Las Vegas tampak ramai, banyak orang berjalan beriringan dengan para pasangannya, dan banyak pula di antaranya tanpa malu mengumbar kemesraan di tempat umum.
Daniel yang kini berkendara mengunakan mobil megah miliknya tengah mengitari kota Nevada yang di juluki syurga itu. benar saja, markas besar Black Diamond tidak hanya di Italia khususnya kota Vanesia yang di tinggalinya, tetapi beberapa di antaranya juga ada di Milan, Berlin, Florence, bahkan banyak di berbagai negara salah satunya adalah di Las Vegas.
Ingatan masa kecil, membuat Daniel yang di juluki pria berdarah dingin itu bungkam seketika, jika ia mengingat bagaimana dulunya ia dan kakaknya di latih oleh kakeknya untuk menjadi pria kuat hingga banyak serangan serta pukulan bertubi2 yang menghantam tubuhnya.
Bahkan dulunya bara yakni kakak kandungnya sendiri sempat di asingkan oleh kakeknya Sampai 3 tahun lamanya, dan saat bara kembali saat itulah juga bara menjadi pria kuat tak terkalahkan, bahkan begitu kejam hingga di sebut sebagai pembunuh berantai. di keluarga besar Valentino selain memiliki kekayaan juga kekuasaan mereka juga adalah para anggota mafia terbesar di Eropa.
Saat Daniel berkendara tanpa melihat sekeliling jalanan, hingga membuatnya hampir menabrak seseorang.
Daniel pun keluar dari mobil, ia melihat seorang gadis cantik, pipi gadis itu bersemu merah, bibir ranumnya merah seperti mawar,bulu mata lebatnya di tambah matanya yang tajam membuat Daniel menelan ludah, tanpa sadar jantung Daniel berdegup kencang melihat makhluk indah yang ada di hadapannya itu. wajah cantik wanita itu, di tambah bentuh tubuh profesional, membuat Daniel merasakan ketertarikan. hei apakah ini yang di namakan cinta pada pandangan pertama? Apa ada di dunia ini cinta semacam itu?.
Gadis itupun menyentuh kakinya, "Hei tuan! apa kau tidak punya mata ha?!! kau hampir saja menabrak ku!!! huh untung saja aku bisa mengelak tadi." gunam gadis itu. "Lihatlah kakiku terluka. dasar pria bodoh!" sambungnya.
suaranya yang indah seperti melodi membuat Daniel tidak bisa berkata2. bahkan sekarang ia terlihat seperti kambing congek di hadapan wanita itu. Daniel terus menatap gadis itu tanpa berkedip.
gadis itupun tidak habis pikir, kenapa pria ini diam saja "Hei tuan!! apa kau mendengarku?!" ujar gadis cantik itu.
"Tentu saja aku mendengarmu!" ujar Daniel santay "Maafkan aku. aku akan ganti rugi?berapa yang kau minta akan aku memberikannya.." timpal Daniel yang sok membanggakan diri itu.
"Astaga sombong sekali huh.." ujar gadis itu, ia pun menepuk dahinya sembari melirik Daniel malas.
"Sekarang katakan padaku berapa yang kau minta dan pergilah!,,, aku tidak memiliki waktu untuk berlama2 meladenimu nona!! aku memiliki pekerjaan penting kau tau?!" sambung Daniel.
Gadis itupun menunjukkan ekspresi wajah kesalnya. "Hei tuan yang sombong,,, aku tidak butuh uangmu!! aku masih memiliki banyak uang yang tidak terhitung jumlahnya. jadi kau tidak perlu ganti rugi seperti itu. kau dengar aku?!! Huh menyebalkan.." teriak gadis itu.
senyum terukir di wajah tampan pria itu sembari melihat gadis itu berjalan serta memperlihatkan tatapan mata permusuhan. membuat Daniel penasaran siapakah gadis yang berani berbicara kasar kepadanya. apakah gadis itu tidak mengenal dirinya?
__ADS_1
gadis itupun pergi dari hadapan Daniel menuju kasino dengan langkah tertatih-tatih. karena kakinya yang terluka karena ulahnya.
Daniel menelfon seseorang
"*Hallo.. cepat cari tau segalanya tentang gadis yang ku temui tadi!*" titahnya.
....
Sementara di perusahaan Start.group bara yang sudah menyelesaikan rapatnya, ia pun menuju ruangannya. sebenarnya ia ingin segera pulang ke rumah, tapi karena hari ini ada pertemuan dengan para kolega bisnis yang lain membuatnya harus menetap di Perusahaan.
tok..tok..
"Tuan para kolega sudah datang,,, mereka sudah menunggu anda" ujar Ken.
"Baiklah aku akan segera kesana" gunam bara.
bara pun berdiri , ia berjalan dengan langkah wibawa serta arogansi yang melekat pada dirinya. di ikuti oleh Ken yang berada tepat di belakangnya seperti bayangan yang terus menempel dengan tuan mudanya itu.
sedangkan Sam,, tentu saja Sam berada di Las Vegas bersama dengan Daniel untuk mengurus keperluan dalam menjalankan bisnis gelap permafiaan.
"Selamat datang tuan bara,, silahkan duduk.." ujar pria paruh baya yang sering di sapa dengan tuan Bima. sembari mempersilahkan bara untuk duduk.
"Terimakasih tuan Bima.." ujar bara datar.
"Sungguh suatu kehormatan atas kedatangan anda kemari tuan.." sambung pria paruh baya itu. sedangkan bara hanya menunjukkan wajah tampan ekspresi.
"Bagaimana dengan kabar anda dan istri anda tuan?" tanya tuan Bima si pria paruh baya.
"Seperti yang anda lihat, kabar ku baik dan istriku juga." gunam bara
saat bara dan Bima berbincang-bincang, tanpa sadar bara di kaget kan dengan kehadiran seseorang yang membuatnya terpaku.
"Ayah.." teriak pria tampan itu.
"Ahh ternyata putraku... " gunam Bima "Kemari lah nak.." titahnya kepada putranya.
__ADS_1
pria itupun berjalan untuk menghampiri ayahnya, sembari mengulurkan tangannya.
Bima pun menepuk bahu putranya itu sembari memperkenalkannya dengan bara "Tuan perkenalkan, ini adalah putraku satu2nya Namanya Brian Anggelo dan sekarang telah menjabat sebagai CEO di perusahaan sebagai penerusku" ujar Bima sembari tersenyum ramah kepada bara
bara pun menjabat tangan tersebut, ia terkejut tapi berusaha untuk tidak memperhatikannya, bara terlihat tenang
"Bara.." kata bara singkat, padat nan jelas
"Aku tau." timpal Brian, ia pun terkekeh. membuat bara malas untuk terus berada dihadapan ayah dan anak itu.
Yaaa setelah sakit hatinya Brian pun memutuskan untuk kembali ke rumah orang tuannya, selama beberapa bulan Brian belajar untuk mengurus perusahaan, membuatnya kini mampu membanggakan kedua orang tuannya, bahkan sekarang Brian telah menjabat sebagai CEO penerus di perusahaan ayahnya yakni B.A.Group. padahal dulunya Brian tidak tertarik dalam hal berbisnis, ia lebih memilih untuk hidup mandiri dengan mendirikan sebuah usaha lukis yang sempat besar. tapi setelah hubungannya dan kara berakhir. membuat Brian ingin menjadi seperti ayahnya, yakni pengusaha handal walaupun perusahaannya masih jauh di bawah bara, tapi ia sudah bisa untuk mengurusnya sendiri tanpa campur tangan ayahnya lagi. bahkan sekarang usaha lukisnya telah di berikan kepada adik perempuannya yang bernama Dasha Paulina Verasya.
Brian pun membisikkan kalimat yang membuat bara murka "Ehm... bagaimana kabar kara? apa dia baik2 saja? dengar bara,, aku akan selalu bekerja keras dan membuat kara kembali padaku,,, aku yakin jika kara masih mencintaiku.." lirih Brian.
Bara pun tersenyum kecut. "Kau tidak perlu khawatir, Kabar istriku sangat baik. bahkan ia begitu sangat bahagia sekarang,," ujar bara lirih namun sangat tajam "Kau mengatakan jika istriku masih mencintaimu??hemhh bahkan aku sudah mencicipi tubuhnya dengan sangat detail. ia menyerahkan dirinya sukarela hanya untukku dan aku lah yang pertama untuknya,, lalu jika ia masih mencintaimu untuk apa ia mau aku menyentuhnya?dasar bodoh,, itu artinya ia mencintaiku,,!" ujar bara..
barapun meninggalkan pertemuan tersebut, dan segera pulang ke rumah untuk menemui istrinya itu, ntahlah bara sangat takut untuk kehilangan kara, wanita yang ia cintai.
"Apa Yang di ucapkannya benar?Kara tidak mungkin melupakan aku semudah itu bukan?kara tidak mungkin menghianatiku,,, aku yakin kara masih sangat mencintaiku,, lihat saja apa yang akan aku lakukan agar kara kembali padaku bara.." ujar Brian.
Bersambung~
Ken😂
John🙄
Baraaa 🤩
__ADS_1
Brian 😋