
karapun bergegas menuju sekolah, dirinya berlari dengan kencang sampai akhirnya dia memasuki mobil dan menginjak pedal gas dengan kecepatan tinggi, walaupun sekolah Jake dekat tapi jika berjalan lumayan cukup jauh.
tak lama kemudian dirinya telah sampai di sekolah putranya,
kara melihat Sam dan para anak buah yang lain panik.
kara menghampiri Sam, dan bertanya sebenarnya apa yang sudah terjadi?
ternyata mobil yang tadi berpapasan dengannya adalah mobil yang di tumpangi oleh beberapa anak buah Jackson dengan membawa Jake.
"Hei kau!!Cepat beritau tuan bara dan yang lainnya!!!" titah Sam kepada si anak buah berkepala botak.
pria berkepala botak itu mengangguk.
Sam pun berlari bersama dengan kara menuju mobil dan hendak mengejar para anak buah Jackson..
di dalam mobil, kara sangat marah dengan Sam, Karena telah lalai menjaga anaknya,tetapi dalam keadaan seperti ini tidak ada waktu untuk memarahi Sam. terlebih ini menyangkut keselamatan Jake.
kara menangis.
sesekali meneriaki Sam untuk segera menambah laju kecepatannya, dia sangat takut jika Jake terluka. ini menyangkut hidup dan mati putranya.
"Cepatlah!!!Tambah kecepatannya!!!" teriak kara dengan nada gelisah yang khas.
"Tapi kara..."
sebelum Sam melanjutkan ucapannya kara telah memotong ucapan tersebut dengan tegas dan tak terbantah!
"Jangan bicara!!!!Cepat ikuti kemana perginya para bajingan itu membawa putraku!!!Jika kau tidak bisa mengejar maka biar aku yang menyetir mobilnya!! Kau tau?Ini semua salah kau!!Kau lalai menjaga putraku!!!Jika terjadi sesuatu pada Jake, aku tidak akan pernah memaafkanmu Sam!Ingat itu!!Sekalipun kau adalah kakak ipar ku sendiri.!"
"Maafkan aku..." lirih Sam.
kara tidak berniat menjawab permintaan maaf dari Sam.
dia bersumpah jika terjadi sesuatu kepada putranya hingga membuat nyawa Jake melayang maka kara tidak akan pernah memaafkan Sam!
Sam menelan ludah susah payah.
mobil kini telah memasuki hutan, Sam berusaha menyetir dengan kecepatan tinggi agar dirinya tidak kehilangan jejak para anak buah Jackson.
tapi sialnya,
saat dirinya fokus menyetir ,,, segerombolan orang bertubuh besar menembaki mobil kara dan Sam di area belakang. hingga mobil kehilangan keseimbangan dan menabrak pohon dengan keras.
Sam sempat tidak sadarkan diri, tapi dia berusaha untuk keluar mobil dan melawan para anak buah itu dengan tangan kosong. sedangkan kara. dirinya mengalami luka cukup parah,, dahinya dan tangannya mengeluarkan darah cukup banyak. kara tidak sadarkan diri. sehingga mau tidak mau Sam harus maju untuk melindungi dirinya sendiri dan kara.
__ADS_1
bahkan para anggota yang lain kini tak terlihat batang hidungnya,,, Sam sempat berfikir mungkin saja mereka semua kehilangan jejak dirinya karena tadi mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. dan mungkin saja, para keparat ini mengepung anggota la Savas yang lain.
"Hei kau!! Ternyata kau kuat juga!! Setelah menabrak pohon kau masih mampu berdiri untuk melawan kami?" para anak buah itu tertawa, dengan cemoohan mereka yang khas.
"Jangan basa-basi lawan aku sekarang juga!!" teriak Sam.
satu-persatu dari mereka sudah Sam kalahkan,,
beberapa anak buah telah mencoba untuk menembak i Sam. tapi pria itu berhasil menghindar,
dengan ilmu bela diri yang dirinya punya serta kelincahannya mampu dengan mudah menghindari serangan mematikan. bahkan Sam mampu membekukan lawan tanpa menggunakan senjata.
serta para anak buah Jackson yang lain berusaha menembak kepala Sam, tapi tubuh Sam mampu melengkung 180° untuk menghindari serangan tersebut, sampai akhirnya,, saat Sam sibuk melawan para anak buah yang lain. dirinya lengah jika ada anak buah lain yang berusaha mengeluarkan kara dari dalam mobil.
"Hei berhenti!! atau akan ku bunuh wanita ini!!!" ancaman para anak buah itu mampu membuat Sam bungkam. hingga kini para anak buah itu menghajar habis-habisan dirinya.
hantaman bertubi-tubi meraup wajah dan juga tubuh sam, hingga kini Sam tumbang dan berusaha untuk tetap sadar.
hidung dan mulut Sam mengeluarkan darah, tapi dirinya tak mampu untuk melawan karena para kacung Jackson mengancam untuk membunuh kara. tentu saja itu membuat Sam sangat tidak berdaya.
dan tentu pula Sam belum tau jika selama ini Jackson mengincar kara karena Jackson mencintai kara. oleh sebab itulah Jackson ingin membunuh Jake karena Jake adalah kunci kebahagiaan kara dan bara.
mana mungkin Jackson bisa diam jika musuhnya dapat berbahagia dengan wanita yang dia cintai?Sudah pasti pula Jackson mengincar jake. karena Jackson beranggapan Jake lah sumber masalah dalam dirinya. dan Jackson memiliki fikirkan jika dirinya dapat membunuh putra bara dan merenggut kara ,, pasti bara akan sangat hancur.
para anak buah Jackson pun membawa kara dan Sam menuju suatu tempat yang sangat asing, dan tersembunyi di balik hutan-hutan yang lebat.
jika Jackson licik maka bara lebih licik dan sudah pasti pula kacung-kacung bara yakni Ken dan Sam juga sangat licik.
sebelum kara dan Sam di bawa,,
sam sudah lebih dulu mengaktifkan GPSnya agar bara dan yang lainnya dapat menemukan dirinya.
.....
kini kara dan Sam telah terikat di kursi sembari menyumpal mulut mereka berdua dengan seutas kain putih agar mereka tidak dapat berteriak.
tak lama, Sam terdasar.
merasa dirinya terikat, Sam berusaha meronta, tapi sia2.
Sam menatap kara yang masih pingsan dengan darah yang mengucur deras di dahi serta tangannya, Sam takut jika kara terluka parah, dan sudah pasti bara akan membunuhnya karena telah lalai menjaga anaknya dan tidak bisa menjaga istrinya pula.
Sungguh gila!!
Sam melihat sekeliling ruangan, dirinya mengejamkan matanya,, berusaha untuk menghafal setiap celah yang ada di sekeliling ruangan, sembari mencari dimana keberadaan Jake. keponakan sekaligus tuan mudanya.
__ADS_1
Sam mendengar langkah kaki, dirinya berpura-pura tidak sadarkan diri, agar mereka tidak curiga jika dirinya sebenarnya sudah siuman.
Sam mendengar 2 orang yang sepertinya sedang mengobati luka kara, sembari sedikit menjahit tangan kara akibat goresan beling yang mungkin saja di sebabkan oleh kecelakaan tadi.
setelah dirasa sudah selesai mengobati,
Sam mendengar langkah kaki yang mulai menjauh dan dirinya membuka matanya, sembari memangil2 kara agar terbangun dari pingsannya.
di luar Sam mendengar kegaduhan yang sepertinya membuat Jackson marah besar, dan Sam mendengar suara bara dan juga Ken yang pastinya sebagai bayangan.
.....
Diluar,,,
"Tutup mulutmu atau kubunuh anakmu!!!!" ancaman Jackson mampu membuat mulut bara bungkam.
hingga kini para anak buah Jackson telah berhasil mengikat dirinya sedang sebuah tali besar.
"Cepat bawa para brengsek itu masuk!!" titah Jackson.
Jackson dan para anak buahnya membawa bara dan ken memasuki ruangan yang di dalamnya, terdapat Sam dan juga kara yang sedang terikat.
mata bara sempat membulat, tangannya mengepal seakan-akan ingin menghancurkan seluruh ruang dan menghabisi Jackson dan para anak buahnya.
kini bara dan ken telah terikat dengan keadaan duduk seperti mereka mengikat kara dan juga Sam dengan tali yang besar dan menyumpal mulutnya dengan kain putih.
persetan!
"Bara,, lihatlah sekarang... kau bahkan tidak bisa apa-apa lagi.." Jackson tertawa remeh.
"hei kalian buka sumpalan kain yang ada di mulut mereka,, aku ingin mendengar teriakan dan makian dari para keparat ini.!" tidak Jackson kepada sang anak buah.
mereka pun mengangguk patuh, dan berhasil membuka sumpalan kain yang membungkam mulut kara,bara, Ken dan Sam.
"bara lihatlah ini.." Jackson mendekat dan hendak mencium kara.
"Kau sentuh istriku!!Ku Pastikan kau akan kehilangan tanganmu!!!" tegas bara.
Jackson tersenyum kecut.
"Oh astaga aku takut sekali,,," ujarnya "kau bahkan tidak mampu berdiri untuk melawan aku,, bagaimana kau akan menghilangkan tanganku?"
"Kalau begitu,, ku tantang kau untuk berduel satu lawan satu denganku!! Kita lihat siapa yang akan mati." ujar bara dengan nada dingin nan otoriter.
Bersambung~
__ADS_1