Terjebak Cinta Cassanova

Terjebak Cinta Cassanova
Harapan.


__ADS_3

Didalam kamar hotel,


bara terus menerus memikirkan bocah laki laki itu, bahkan semenjak kepergian Jake kecil, dia masih terus kepikiran. bara ingin tau asal usulnya.


"Anda memangil saya tuan?"


"Ya Ken. sepertinya aku berubah pikiran." ujar bara "Lebih baik kau yang pulang untuk mengantikan aku menghadiri rapat itu. uruslah perusahaan!, sepertinya aku akan menginap disini sedikit lebih lama."


Ken mengangguk patuh


"Baik tuan."


bara menyeringai, alasan bara memulangkan Ken adalah untuk mengurus perusahaannya karena Ken lebih ahli dalam bidang berbisnis.


sedangkan Bara kini meminta Sam untuk menemaninya di Melbourne adalah untuk mencari tau segalanya tentang anak laki-laki yang di temui di taman. kalian tau sendiri bukan jika Sam ahli dalam mencari tau?.


.....


Bara berdiri di balkon sembari menikmati pemandangan indah sunset di hotel yang dia tempati dengan menyesap kopi sembari memikirkan Jake kecil yang dia temui pagi tadi.


"Anda memanggil saya tuan?"


bara berbalik,kini wajahnya menatap Sam dengan sorot mata elang.


"Ya. Sam aku akan memberimu tugas untuk menyelidiki asal usul seseorang."


"Siapa yang akan saya selidiki tuan?"


"Bocah laki-laki itu,,,!"


Sam mengerutkan keningnya heran,


pasalnya tuannya itu tidak pernah menyuruhnya untuk menyelidiki seorang asing yang baru dia temui tadi pagi. ini semua terdengar aneh di telinganya.


"Bocah laki-laki yang bersamaan anda tadi pagi di taman?"


"Ya!" Jawab bara tegas. "aku ingin tau asal usul segalanya tentang anak laki-laki itu."


"Tapi kenapa anda meminta saya menyelidiki anak yang baru anda temui,ini terdengar sedikit aneh. pasalnya anda tidak terlalu memperdulikan orang lain sebelumnya, terlebih lagi jika orang asing."


"Ya, tapi ntah mengapa aku merasa sangat dekat dengan anak itu. dia sangat tampan bukan? wajahnya itu mirip sekali denganku dan ya hidungnya dan bibirnya mirip dengan...kara." ucapan bara menggantung. "Aku hanya ingin tau saja. tentang anak itu. jangan banyak tanya! cari saja informasinya." tindasnya " dan ya Sam! ku beri kau waktu sampai pagi. Ingat!" titahnya.


"baik tuan."


bara tersenyum


Aku berharap anak laki-laki itu benar benar anakku. ntah mengapa hatiku mengatakan ya. wajahnya sangat mirip sekali denganku dan yaa hidungnya,, bibirnya sama persis seperti kara,, istriku. (Batin bara)


Tuhan,,


aku tidak pernah berdoa macam-macam padamu, baru kali ini aku berdoa dan memohon padamu, aku sungguh mempercayaimu jika memang filingku benar adanya jika anak laki-laki itu adalah anakku maka aku sangat berterimakasih karena kau sudah menjaga istri dan anakku dengan baik.


Seorang wanita cantik yang kini sedang gelisah menunggu kepulangan anaknya, dia benar-benar di buat gila karena kabar dari pengasuh yang mengatakan jika anaknya itu telah menghilang. dia benar benar takut setengah mati jika anaknya benar benar hilang. dan sudah pasti pula dia akan membunuh pengasuh sialan itu!.


Wanita itu mondar mandir bak orang gila, sesekali menelfon tapi tidak ada jawaban dari pengasuhnya, mungkinkah anaknya itu di culik?atau sedang tersesat? tidak- tidak! dia harus membuang pikiran buruk itu jauh jauh. anaknya akan baik baik saja.

__ADS_1


dia berusaha menenangkan diri dengan mengatur nafas dan membuang fikiran buruknya, dia berusaha meregangkan otot-ototnya yang mulai kaku karena terlalu takut dan khawatir.


"Mommyyy ..."


"Jake..."


Jake kecil memeluk mommy nya dengan erat,,


"Dari mana saja kau? mommy sangat khawatir jika terjadi sesuatu padamu."


Jake menghapus air mata mommy nya dengan jari kecilnya


"Maaf mom, aku tidak bermaksud membuat mom khawatir,,, mom jangan menangis oke? lihatlah bukankah sekarang Jake mu sudah pulang,," Jake kecil menunjukkan senyum manisnya.


"Oh anak mom yang tampan." wanita itu kembali memeluk putranya dengan penuh kasih sayang.


"Mom,, apa mom tau? tadi saat aku di taman, aku bertemu Dengan pria yang sangat tampan dan baik bahkan dia membelikan aku coklat,, lihatlah mom.." Jake menunjukkan coklat pemberian bara kepada mommy nya .


"Jake kau tidak boleh berbicara kepada orang asing. mommy sudah sering memberitahumu bukan?" ujarnya menasihati.


"Tapi mom, pria itu sangat baik. aku bahkan memanggilnya Daddy."


mendengar ucapan Anaknya membuat emosinya memuncak.


"Jake!!Sudah berapa kali mom bilang, jangan mengatakan apapun menyangkut daddy! Sekarang masuk kamar!!" teriakan tersebut menggema. membuat Jake kecil takut seketika dan langsung berlari menuju kamarnya.


Wanita itu, menatap pengasuhnya dengan sorot mata tajam yang langsung mampu membekukan lawan.


"Dan kau Olivia! pergilah ke dapur banyak pekerja yang perlu kau selesaikan."


"Baik nona."


"Apa yang kau lakukan pada anakmu dan pengasuhmu?Kenapa kau marah?"


"Mom jangan ikut campur!Aku sedang tidak ingin mengatakan apapun sekarang!"


wanita itu pergi, meninggalkan ibu mertuanya sendirian.


"Astaga,,,apa yang terjadi hari ini?" gumamnya sembari menepuk dahinya. binggung dengan hal yang terjadi hari ini.


.....


malam semakin larut, hawa dingin sudah mulai bertambah, bulan kini telah tertutup oleh awan yang mendung. suara petir bergemuruh siap untuk menyambar apa saja.


Jake merasa ketakutan di dalam kamarnya,


anak laki-laki itu terbangun karena mendengar gemuruh petir yang sangat keras hingga membuatnya takut dan kesulitan untuk kembali tertidur.


Anak laki-laki itu masih memikirkan mommy nya yang sedang marah kepada dirinya. Jake kecil benar benar sedih.


anak berumur hampir 4 tahun itu berjalan berhati hati menuju kamar mommy nya. dengan perasaan takut dia mencoba memberanikan diri untuk meminta maaf kepada sang ibu.


Sesampainya Jake di hadapan pintu kamar mommy nya, tiba-tiba pintu kamar terbuka.


"Mommy.." lirih Jake dengan nada khas anak kecil.

__ADS_1


"Kau belum tidur?Ingin tidur bersama mommy?"


Jake kecil mengangguk semangat,


"Ayo masuklah ke dalam."


.


"mommy,, maaf.."


"Maaf untuk apa sayang?"


"Tadi Jake membuat mommy sedih. dengan menyebut kata Daddy." Jake kembali menutup mulut kecilnya Karena mengatakan kata Daddy.


mommy nya tersenyum manis, melihat tingkah anaknya yang menggemaskan bagaimana dia bisa berlama-lama sedih.


"Kau tidak perlu meminta maaf kepada mom honey,, justru mom lah yang harus meminta maaf padamu karena tadi mom sudah marah dan membentakmu... i'm sorry Honey"


Jake kecil tertawa, sembari mengangguk pasti.


Jake pun memeluk mommy nya dengan penuh kebahagiaan dan kasih sayang.


"Sekarang tidurlah, mom akan menemanimu oke?" ujarnya sembari mengedipkan matanya.


"Oke mom,, good night mommy" Jake mencium pipi mommy nya.


wanita itu tersenyum bahagia.


"Good night too honey,,,"


Andai kau tau nak seberapa takutnya mom jika harus kehilanganmu,, bukannya mom tidak ingin mempertemukan mu dengan daddymu, tapi semua ini mommy lakukan untuk keselamatanmu. karena di luar sana banyak orang yang ingin membunuhmu karena kau anak mom dan Dad. daddymu memiliki banyak musuh yang ingin menghancurkannya Dan juga terobsesi dengan mommy,, mommy takut jika kita bersama maka kau akan terbunuh. mommy tidak mau kehilanganmu honey. mommy sangat menyayangimu."


*semoga kelak kau mengerti mengapa mom memisahkan mu dengan daddymu,, ini semua demi keselamatan dan kebahagiaan kita.


semoga semuanya segera berakhir..


sebenarnya aku merindukanmu sayangku,, aku ingin bertemu dengan mu, aku rindu segalanya tentang dirimu dan kebahagiaan kita. aku rindu kau, rindu sentuhan mu,, tapi takdir berkata lain. sepertinya tuhan ingin kita memiliki kehidupan masing masing. terimakasih banyak atas cinta yang telah kau berikan.


semoga kita segera di pertemukan,


walau hanya sesaat aku pasti akan sangat bahagia karena telah melihatmu kembali walaupun kita tidak bisa hidup bersama lagi.


Aku mencintaimu suamiku.


Baratama Andreas Valentino*.


😱😱😱😱😱😱😱


Kara masih hidup????


Wooo


jadi penasaran Ama kelanjutan ceritanya nihh 😜


oke jangan lupa like komen dan vote ya gays agar author selalu bersemangat buat update chapter terbaru buat kalian πŸ€— semoga kalian suka 😁 terimakasih πŸ™πŸ»

__ADS_1


__ADS_2