Terjebak Dalam Dendam

Terjebak Dalam Dendam
Episode 41


__ADS_3

Dunia entertainment di hebohkan dengan video skandal. Mantan aktor tampan yang bernama Zayn Malik Abidzar dengan seorang wanita yang bernama Baby Ayunda. Dalam video tersebut tampak terlihat sangat jelas Zayn dan Baby sedang melakukan adegan ranjang. Menurut keterangan Baby sedang mengandung anak Zayn.


Lagi-lagi keluarga Abidzar namanya tercoreng kembali. Video lama yang di unggah Baby membuat perusahaan Abidzar berada di ambang kehancuran. Papa Abidzar segera memberikan penjelasan kepada rekan bisnisnya agar tidak termakan oleh berita sampah seperti itu.


Zayn tidak lagi menampakkan diri di hadapan publik. Papa Abidzar melarang Zayn untuk pergi ke kantor. Kepercayaan yang dirinya bangun kini terkoyak kembali dengan adanya berita ini. Papa Abidzar murka hingga ingin menggores lengan Zayn.


Mama Ratih sama halnya sangat kecewa kepada Zayn. Didikan yang selama ini dirinya berikan tidak mampu membuat Zayn berada di jalan yang benar. Zayn tertunduk lemas saat kedua orang tuanya tidak mempercayai dirinya lagi.


"Cepat bawa wanita itu ke hadapan ku sekarang juga!" Perintah Papa Abidzar kepada Johan yang merupakan pimpinan bodyguard


"Siap Tuan" Ucap Johan menundukkan kepalanya dan segera pergi diikuti oleh para anak buahnya


Zayn mengepalkan kedua tangan miliknya dan terus mengumpat dalam hati. Dirinya tidak akan segan-segan rasanya ingin segera mencekik leher wanita tersebut.


"Aku harus pergi" Ucap Zayn melangkahkan kakinya menuju ke luar rumah


"Tunggu. Aku tidak mengizinkan mu pergi!" Jawab Papa Abidzar mencengkeram lengan Zayn dan menyeret Zayn agar tetap duduk di ruang tamu menunggu kedatangan wanita iblis itu


"Urus semuanya dan jangan meninggalkan jejak sedikit pun" Ucap Mama Ratih berbisik di telinga Papa Abidzar lalu pergi menuju ke arah kamar miliknya


Di lokasi syuting, Baby yang masih melakukan syuting lengannya di tarik paksa oleh Johan. Baby yang tidak kenal kepada Johan dirinya segera berteriak minta tolong kepada yang lainnya. Asisten Baby ingin menolongnya tapi sayang sekali para anak buah Johan malah menghajarnya hingga babak belur. Dan tidak ada satupun di antara mereka yang berhasil menolong Baby.


Di dalam mobil Baby terus mengumpat dan mengeluarkan sumpah serapahnya kepada orang-orang tersebut. Orang-orang itu akhirnya melakban mulut Baby dengan rasa kesal.


Mobil yang di tumpangi Johan dan Baby sudah berada di depan rumah Abidzar. Kemudian di susul dengan mobil yang lainnya yang di tumpangi para anak buah Johan.


Dua orang pengawal menyeret paksa Baby agar masuk ke dalam rumah Abidzar. Di sana sudah ada Papa Abidzar yang sedari tadi menunggu kedatangan seorang Baby Ayunda.


"Zayn" Panggil Baby lirih berlari menuju ke arah Zayn dan langsung memeluknya


"Lepaskan" Ucap Zayn mendorong tubuh Baby hingga terjatuh di atas lantai


"Ck. Dasar wanita murahan" Umpat Papa Abidzar melihat ke arah wajah Baby


"Pantaskah kau berbicara seperti itu kepada ku?" Tanya Baby segera berdiri dan menatap Papa Abidzar


"Baby. Tolong hentikan drama yang telah kau buat" Ucap Zayn dengan memohon


"Diam" Teriak Baby begitu kuat

__ADS_1


"Kau. Kau berani berteriak di rumah ku?" Tanya Papa Abidzar berjalan menuju ke arah seorang Baby Ayunda


"Apa aku salah?" Tanya Baby balik


"Plak..." Sebuah tamparan keras yang mendarat di pipi Baby sebelah kiri


"Hah..." Baby membuang nafasnya begitu kasar


"Aku akan melaporkan tindakan mu kepada polisi" Ancam Baby mengepalkan kedua tangan miliknya


"Baby" Teriak Zayn menunjuk ke arah wajah Baby


"Cepat periksa wanita ini dirinya hamil atau tidak!" Perintah Papa Abidzar dengan berteriak dan datanglah beberapa Dokter dari arah luar pintu dan segera masuk ke dalam rumah Abidzar


Dengan langkah pasti mereka memegang kedua tangan Baby.


"Apa yang kalian inginkan?" Tanya Baby gugup


"Ikuti kami. Kami akan memastikan bahwa Anda hamil atau tidak" Jawab Dokter tersebut menjelaskannya


"Hah. Apa kau pikir aku hanya akan mengada-ngada dengan berita ini" Ucap Baby mengibaskan tangan miliknya dan berjalan mundur


"Zayn tolong bantu aku agar Papa Abidzar percaya kepada ku" Ucap Baby melihat wajah Zayn begitu intens


"Ck. Mana mungkin aku menghamili wanita murahan seperti dirimu" Umpat Zayn marah


"Apa aku tidak salah mendengarkannya. Tega sekali kau mengatai ku wanita murahan. Bukankah selama ini kau selalu meminta diri ku untuk memuaskan mu" Jawab Baby menjelaskannya


"Plak..." Zayn menampar pipi Baby


"Apa kau lupa bahwa kau yang duluan sudah menggodaku?" Tanya Zayn dengan mata melotot


"Zayn. Jaga ucapan mu" Jawab Baby dengan berteriak dan memukul kepala Zayn


"Aw..." Pekiknya kesakitan


"Tuan" Teriak Johan dengan sigap segera menjauhkan Baby dari Zayn


"Lepas" Bentak Baby dengan mengigit tangan Johan

__ADS_1


"Sekarang aku minta kau segera meminta maaf di depan media. Bahwa ucapan mu itu tidak benar!" Perintah Papa Abidzar mencengkeram lengan Baby begitu kuat


"Tidak" Jawab Baby ketus


"Baiklah. Jika kau tidak mau melakukannya maka tidak akan segan-segan aku akan bertindak jauh lebih buruk lagi kepada mu dan juga keluarga mu" Ucap Papa Abidzar tersenyum


"Maksud mu?" Tanya Baby santai


"Aku ingat. Orang tuamu memiliki hutang di Pak Jamal seorang rentenir yang bisa membantai seseorang jika tidak segera melunasi hutang-hutangnya" Jawab Papa Abidzar tersenyum licik


"Dari mana kau tahu soal itu?" Tanya Baby memalingkan wajahnya


"Bukan hal sulit mencari informasi seperti itu" Jawab Papa Abidzar segera duduk di sofa yang berada di ruang tamu tersebut


"Ck. Omong kosong apa yang sedang kau bicarakan" Ucap Baby tertawa


"Bukankah Papa mu seorang pejudi kelas bawah. Aku ingat Papa mu pernah menawarkan dirimu kepada ku" Jawab Papa Abidzar membeberkannya


"Sial" Umpat Baby memalingkan wajahnya dan mengepalkan kedua tangan miliknya


"Berapa yang kau inginkan? Cepat tulis di situ!" Perintah Papa Abidzar melempar sebuah cek ke atas lantai kepada Baby


"Aku tidak butuh uang" Jawab Baby segera berjalan ke arah luar pintu


"Baiklah aku akan menyuruh Jamal untuk menghabisi keluarga mu" Ancam Papa Abidzar segera berdiri dari tempat duduknya


"Apa mau mu Abidzar?" Tanya Baby segera berlari menuju ke arah Papa Abidzar dan menarik kerah pakaian Papa Abidzar


"Aku ingin kau segera meminta maaf di depan media. Video dan Kehamilan mu itu semua bohong" Jawab Papa Abidzar mengibaskan tangan Baby dan balik mencekik leher Baby


"Baik Tuan" Ucap Baby terbata-bata dan tidak jelas


"Wanita murahan" Umpat Papa Abidzar mendorong tubuh Baby hingga terjatuh di atas lantai. Kemudian Papa Abidzar merapikan pakaian miliknya dan segera pergi masuk ke dalam


"Kau... Bajingan" Umpat Baby melihat ke arah wajah Zayn yang tengah berdiri tidak jauh darinya


"Cepat urus wanita itu!" Perintah Zayn memberikan arahan kepada Bodyguard


Baby langsung berdiri segera meninggalkan rumah Abidzar. Dirinya terus di ikuti oleh para bodyguard Abidzar. Satu jam kemudian, Baby mengunggah video permintaan maaf kepada seluruh masyarakat dan juga fansnya. Dalam video tersebut dirinya tampak menangis dan menggerutu atas tindakan bodoh yang sudah Ia lakukan. Dalam hitungan detik berita tersebut langsung meredup dan tidak banyak orang berkomentar lagi.

__ADS_1


Bersambung... ✍️


__ADS_2