Terjebak Dalam Dendam

Terjebak Dalam Dendam
Episode 7


__ADS_3

Sejak Zayn meninggalkan rumah kedua orang tuanya. Kini Zayn menempati rumah miliknya sendiri yang berada di kawasan perumahan Kamboja. Zayn mulai membeli segala sesuatu yang Ia butuhkan dari uang hasil kerjanya sendiri. Dan bahkan Zayn mampu memperlihatkan kepada kedua orang tuanya saat ini dirinya bisa berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain.


Kehidupan Zayn saat ini tampaklah hampa seperti biasanya. Walaupun banyak job syuting pembuatan proyek film baru. Zayn juga ikut terjun dalam dunia modeling dan menjadi salah satu host di acara talk show televisi yang tranding pada saat ini.


Nama Zayn Malik Abidzar semakin melambung tinggi dan menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Begitu juga para wartawan media tak segan-segan menggali informasi mengenai kehidupan sehari-hari seorang Zayn Malik Abidzar.


Teman-teman kalangan artis pun tidak tinggal ambil diam diri. Mereka berbondong-bondong mengajak Zayn dan menjadikannya bintang tamu dalam acara YouTube, tik tok dan yang lainnya.


Jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi. Bayu yang merupakan asisten Zayn semakin merasa terancam melihat Tuannya tak kunjung bangun dari tidurnya.


"Tidak seperti biasanya" Gumam Bayu yang sedari tadi berdiri di depan pintu kamar milik Zayn


Dari beberapa menit yang lalu Bayu ingin sekali masuk ke dalam kamar Zayn. Namun Ia urungkan mengingat kini Tuanya sering uring-uringan tidak jelas.


Dengan menarik nafasnya dalam-dalam, Bayu sang asisten Tuan Zayn segera membuka pintu kamar milik Tuanya dengan secara perlahan. Saat Bayu melihat ke arah ranjang tempat tidur milik Zayn. Bayu di kejutkan oleh Zayn yang sudah bangun. Zayn tengah menyenderkan kepalanya di atas tempat tidur dengan memijat kepalanya.


"Tu..." Ucap Bayu dengan terbata-bata dan segera berlari menuju ke arah Tuan Zayn


"Iya. Batalkan semua kegiatan ku hari ini!" Perintah Zayn dengan melihat wajah Bayu begitu gugup


"Apa" Ucap Bayu terkejut dan memelototkan kedua bola mata miliknya


"Apa kau tuli" Bentak Zayn segera berdiri dari tempat tidurnya


"Tidak Tuan. Tapi bagaimana aku bisa menjelaskan semuanya kepada mereka?" Tanya Bayu yang tidak mengerti


"Cepat lakukan apa yang seharusnya kau lakukan! Kau bisa menyusun jadwal ulang untuk besok!" Perintah Zayn berjalan keluar dari kamar miliknya


"Apa Tuan akan libur panjang?" Tanya Bayu memastikannya


"Tidak" Jawab Zayn dengan singkat dan di ikuti oleh Bayu


"Tapi besok Tuan sudah bisa bekerja kan?" Tanya Bayu


"Hm" Gumamnya


Zayn yang di ikuti oleh Bayu merasa risih bahkan dirinya tidak bisa melakukan kebebasan.


"Kenapa?" Tanya Bayu menghentikan langkah kakinya saat Zayn membalikkan tubuhnya dan melihat wajah Bayu dengan intens

__ADS_1


"Kau boleh pergi! Aku tidak membutuhkan mu!" Perintah Zayn dengan melipat kedua tangan miliknya


"Bagaimana dengan makanan dan minum Tuan? Bukankah aku harus menyiapkannya?" Tanya Bayu segera mengambil ponsel miliknya yang berada di dalam tas yang dirinya kenakan


"Aku tidak ingin kau menggangguku!" Bentak Zayn dengan kesal


"Tuan... Tuan tenanglah" Ucap Bayu dengan santai


"Bayu..." Teriak Zayn begitu kencang


"Iya Tuan. Tuan akan memesan makanan apa hari ini? Aku rasa ini sudah waktunya sarapan" Ucap Bayu dengan tersenyum


"Sepertinya aku harus memecat mu. Jika kau terus-menerus begini" Jawab Zayn dengan kesal dan mendorong tubuh Bayu hingga menuju ke arah luar rumah


"Tuan... Kenapa Tuan seperti ini? Apa aku melakukan kesalahan?" Tanya Bayu lagi-lagi membuat Zayn sangatlah marah


"Pergi dan kembalilah besok!" Perintah Zayn dan dirinya segera masuk ke dalam rumah miliknya lalu mengunci pintu tersebut


Bayu yang masih berdiri di depan pintu masuk rumah Zayn. Bayu menggerutu kesalahannya, namun dalam lubuk hati Bayu yang paling dalam. Dirinya merasa gembira saat Zayn mengeluarkan dirinya dari dalam rumah Zayn.


"A.... Aku bebas! Yes" Ucap Bayu dengan melompat-lompat dan tertawa terbahak-bahak


"Selamat tinggal Tuan Zayn Malik Abidzar" Ucap Bayu dengan memberi hormat


Di detik berikutnya Bayu membalikkan tubuhnya dan betapa terkejutnya saat Bayu melihat sosok perempuan yang memakai pakaian wow. Memakai rok mini dan atasan tank top. Rok yang di pakai bahkan hampir memperlihatkan dalaman yang digunakan begitu sangat jelas. Tank top yang di pakai pun tidak bisa menutupi seluruh isi tubuh bagian atas perempuan tersebut.


"Baby" Ucap Bayu dengan manja dan mengedipkan salah satu mata miliknya


"Ups sorry. Astaga mata ku. Kenapa jahil sekali, sih" Ucap Bayu menutup salah satu mata miliknya dengan tangannya sendiri


"Zayn..." Teriak Baby begitu kencang


"Ah... Cantik. Tapi brutal" Ucap Bayu lirih


"Bisakah kau ulangi ucapan mu itu!" Perintah Baby dengan mata menelisik wajah Bayu


"Maaf" Ucap Bayu dengan lirih dan segera lari terbirit-birit menuju ke arah mobil miliknya dan segera pergi


"Astaga..." Ucap Baby kesal

__ADS_1


Zayn yang mendengarkan keributan di luar. Dirinya segera membuka pintu rumah miliknya.


"Baby" Ucap Zayn dengan membelalakkan kedua bola mata miliknya


"Sayang" Panggil Baby kepada Zayn begitu manja dan segera memeluk tubuh Zayn lalu membenamkan ciumannya di bibir Zayn yang begitu tebal


"Apa kau merindukanku?" Tanya Zayn segera menggendong Baby lalu membawanya masuk ke dalam kamar miliknya


Pertempuran pun segera di mulai, Zayn membaringkan tubuh Baby di atas tempat tidur miliknya yang begitu besar. Zayn mengangkat rok mini milik Baby hingga ke atas.


Hanya dengan menyibak celana tersebut ke samping. Zayn sudah bisa meloloskan senjata miliknya masuk ke dalam area kenikmatan milik Baby.


Zayn memainkannya begitu sangat kasar, hingga nafas Baby tersengal-sengal dan sangat menikmati permainan seperti ini.


Baby yang merupakan pacar Zayn dirinya sudah terbiasa melakukan hubungan layaknya seorang suami istri. Awal mereka berdua berpacaran biasa-biasa saja. Namun setelah beberapa bulan kemudian Baby menunjukkan watak aslinya. Baby mampu menunjukkan watak dirinya yang sebenarnya. Baby tak segan-segan membuka pakaian miliknya sendiri untuk dipertontonkan kepada Zayn. Awalnya Zayn merasa risih, namun Zayn juga memiliki tingkat kewarasan. Jika dirinya di suguhi hal seperti itu mana mungkin Zayn akan menolaknya.


Setelah melakukan percintaan di antara kedua terkapar lemas di atas ranjang. Mereka bahkan tidak mengenakan sehelai benang pun.


Entahlah sudah berapa kali Zayn melakukannya. Tapi rasanya tidak seperti yang dirinya rasakan saat bercinta dengan Aida.


Untuk pertama kalinya Zayn dapat merasakan hal baru dan gairah yang tidak terkendali rasanya berhubungan dengan Aida. Zayn bisa merasakan mungkin dengan Baby dirinya hanya mendapatkan bekas dari orang lain. Sedangkan dengan Aida, Zayn lah orang pertama yang mengambil ke*pe*ra*wa*nan Aida.


Suara ******* kembali menggelegar di seluruh ruang kamar milik Zayn Malik Abidzar. Bahkan orang yang berada di luar kamar pun bisa mendengarkan suara ******* di antara sepasang kekasih yang sedang di mabuk asmara.


Orang tersebut berjalan secara perlahan dan mencari asal suara tersebut.


Saat dirinya mendapatkan sumber asal suara tersebut. Orang tersebut malah menjatuhkan rantang miliknya. Dirinya tidak mampu membawa beban dan sangatlah terkejut melihat pemandangan di atas tempat tidur yang di mana sang Kakak telanjang badan dan sedang melakukan hubungan layaknya suami istri dengan seorang perempuan.


"Aida" Ucap Zayn terkejut dan segera berlari menghampiri Aida


Aida segera berlari ke arah luar rumah. Aida yang mengendarai mobil miliknya sendiri segera menancapkan gas dan segera pergi dari rumah Zayn.


Zayn terus mengejar Aida hingga di depan rumah miliknya tanpa sehelai benangpun. Tubuh Zayn terlihat sangat atletis begitu pula dengan senjata miliknya yang masih on.


Baby segera memeluk tubuh Zayn dari belakang dan mulai menciumi punggung Zayn.


Zayn yang masih merasa belum puas. Dirinya segera membawa Baby masuk ke dalam dan membaringkan tubuhnya di atas meja yang berada di ruang tamu. Lalu mereka mengulanginya kembali.


Bersambung... ✍️

__ADS_1


__ADS_2