
PENYESALAN LEONA PADA BRANDON.
" Brandon tunggu aku, setidaknya kamu dengar penjelasan ku dulu. " Leona memohon.
" Mau apa lagi yang dibicarakan Leona. " balas Brandon.
" Please dengar kan aku dulu sebentar saja. " pinta Leona.
Brandon pun akhirnya menuruti kemauan Leona.
Mereka saling menatap ada rindu yang begitu dalam Leona lihat di mata Brandon.
" Maafkan aku, maafkan aku. " Leona menangis.
Brandon yang tidak tega dengan Leona akhirnya menarik tangan nya dan mencium bibir ranum Leona.
Leona pun tidak ada penolakan karena sejujurnya dia pun menginginkan hal itu.
Karena ciuman mereka saling menuntut akhirnya Brandon menarik Leona agar masuk kedalam mobil miliknya.
Dengan hasrat yang begitu saling menggebu gebu mereka masih dengan adegan ciuman panas hingga tangan Brandon pun mulai menjamah dan mer*m*s gundukan kembar milik Leona.
sehingga membuat Leona mendesah tertahan, lidah mereka saling bertautan seakan akan ingin lebih sekedar itu.
Tetapi Brandon tahan dan tidak melanjutkan nya, baginya melakukan hal itu nanti waktunya Leona menjadi istri sah nya.
" Stop Leona, aku tidak bisa melanjutkan ini. " ucap Brandon yang menahan hasratnya.
" Kenapa nggak kamu lakuin sekarang Brandon, aku menginginkan mu. " Leona menginginkan lebih.
" Stttt nanti saja yah kalau sudah waktunya. " Brandon memberikan penjelasan.
Mereka akhirnya saling berpelukan dengan erat, lalu pelukan mereka menjadi hangat hingga mereka saling tertidur.
Dua jam Brandon dan Leona tertidur di dalam mobil yang terparkir di lobi apartemen milik Brandon yang jarang Brandon tempati.
" Kamu sudah bangun, " tanya Leona.
Brandon tersenyum dan mengangguk.
Namun Leona masih belum sadar bahwa tubuh nya sekarang ini dalam pangkuan Brandon.
seketika Leona pun tersadar. "
" Eh maaf aku lupa, berat yah. " ucap polos Leona.
" B aja, tubuh mu itu mungil dan imut biar dikata usia mu lebih tua dari ku. " Brandon menahan tawanya.
plakk, " Dasar anak kecil. " kesal Leona.
" Biar aku kecil tapi aku bisa membuat mu merasa nikmat semalaman dan mengerang. " Brandon menggoda Leona.
Leona yang mendengar godaan Brandon m
__ADS_1
langsung terlihat merah padam karena menahan malu yang luar biasa.
" Brandon kamu yah mesum sekali. " sungut Leona.
" Ya sudah malam ini kamu tidur di apartemen ku saja, tenang ada dua kamar kamu boleh pakai kamar yang mana saja. " Brandon menawarkan.
Leona hanya patuh dengan saran yang diberikan Brandon.
Sampailah di dalam apartemen, Leona cukup di buat kagum oleh keadaan didalam apartemen milik Brandon yang sangat sederhana dan tidak ada barang barang yang terlihat mahal.
Tetapi ada satu hal yang membuat Leona tertuju mata nya pada sebuah lukisan yang indah dan cantik.
" Brandon siapakah wanita dalam lukisan indah ini. " tanya Leona.
" Oh itu lukisan mendiang nenek ku beliau bernama DIANDARA. " Brandon menjawab pertanyaan Leona.
" Sungguh cantik sekali omah mu Brandon. " Leona kembali berkata.
Brandon hanya tersenyum.
" Dia sangat cantik dan manja. " balas Brandon.
" Maksud mu omah sosok yang manja dan imut tentunya. " Leona menambahi.
Mereka pun tertawa bersama.
Pagi sudah menyongsong mentari pun sudah terasa hangat nya.
Drtt,drttt. getar ponsel Leona.
" Berkata lah jujur kalau kau berada di apartemen ku." Brandon dengan enteng nya ber bicara begitu.
" Kamuuu gilaaa, nggak mungkin aku bicara jujur honey. " tanpa sadar Leona memanggil Brandon dengan sebutan itu.
" Ulangi kamu sebut apa aku tadi. " pinta Brandon
" Hmmm lupakan saja, Brandon gimana ini. " Leona masih merasa takut
" Berikan ponsel mu pada ku. " pinta Brandon
Dan tanpa Leona menjawab kemauan nya , Brandon langsung mengambil ponsel milik Leona.
" Assalamualaikum grandpah maaf ini Brandon, maaf grandpah Leona tidak mengangkat telpo nya kebetulan dia masih tertidur grandpah. " Brandon mencoba mencairkan suasana.
" Waalaikumsallam. " nak Brandon rupanya dirimu. baiklah grandpah percaya kamu bisa jaga baik baik cucu semata wayang grandpah. " Leon bicara.
" Siap grandpah aku akan menjaga Leona biar nanti kalau Leona sudah bangun nanti aku sampaikan kalau grandpah telpon. " balas Brandon.
Sambungan telpon pun sudah berakhir.
" Nih beres kan, kamu nggak percaya dengan ku, kalau grandpah mu sudah mempercayai ku bukan. " sombong nya Brandon pada Leona.
" Iya deh si orang kepercayaan grandpah. " Leona sambil cemberut.
__ADS_1
" Tunggu aku pulang oke, jangan coba coba keluar dari apartemen ku Leona, dan kalau mau makan kamu bisa masak sendiri semua sudah aku siapkan di dalam lemari es.
Brandon yang hendak mengambil ijaza sekolah nya.
Leona pun patuh dengan perintah Brandon, biarlah dia mengikuti kemauan nya, selama itu baik untuknya dan sebagai menebus kesalahannya yang dia perbuat pada Brandon.
Sore pun menjelang Brandon telah sampai di apartemen miliknya.
Dia pun langsung menekan tombol pintu apartemen nya dengan menggunakan tanggal lahir Leona.
" Kamu jenuh yah menunggu ku. " Brandon mencium kening Leona.
" Kamu kenapa sih nggak mengucapkan salam terlebih dulu bukan langsung nyosor kaya ayam aja." Leona dibuat kesal oleh Brandon.
" Sorry honey aku lupa habisnya aku kangen terus. " gombal Brandon.
Leona dan Brandon berencana akan datang ke kediaman orang tua nya untuk membahas perjodohan mereka agar dipercepat pernikahan diantara keduanya.
Tibalah Brandon dan Leona ke mension utama yang dimana ada grandpah Leon dan grandmom Viona.
" Apa kamu yakin sayang ingin mempercepat pernikahan kalian. " tanya sang mommy.
" Insa Allah mom kami sudah siap untuk serius lagi dengan hubungan ini. " Brandon menimpali.
Grandpah Leon dan grandmom Viona serta kedua orang tua Leona menyetujui ke inginan mereka.
" Baiklah Grandpah,grandmom dan om serta Tante, mungkin besok lusa kedua orang tua ku akan datang untuk membicarakan hal ini kembali. " ucap Brandon.
Dan tak lama Brandon pun berpamitan dari rumah grandpah Leon.
" Sebaiknya aku bicarakan ini dulu kepada Daddy setelah itu mungkin dengan papi Dalfa. " Brandon tetap hormat dan patuh pada Dalfa walaupun kenyataanya Dalfa hanyalah ayah sambung nya.
Tibalah di sebuah apartemen milik Dalfi.
yang sebelumnya dia sudah menelpon Dalfi sang Daddy ny.
" Hay Dad, " sapa Brandon.
" Hy juga ny boy, tumben sekali kamu nak terlihat berwibawa ada apa ini hmmm. " goda sang Daddy.
" Daddy pun sama ada hal sesuatu yang ingin daddy sampaikan pada mu boy. " ucap Dalfi.
Brandon pun mempersilahkan Daddy ny untuk terlebih dulu menyampaikan sesuatu padany.
" Pada intiny saja yah, Daddy rencana nya minggu depan akan menikah dengan Lala. " Dalfa dengan lugas.
Brandon pun cukup dibuat terkejut dengan pernyataan sang Daddy.
" Menikah? " kata Brandon.
" Iyah Daddy akan menikah dengan Lala, Daddy harap kamu mau menerimanya. " mohon Dalfi.
" Apapun keputusan Dady, Brandon pasti dukung. " balasnya.
__ADS_1
...SELAMAT MEMBACA BAB SELANJUTNYA,MAAF YAH KALAU OTHOR TELAT BUAT BAB KELANJUTANYA. JANGAN LUPA COMEN,LIKE DAN VOTE....