TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 79


__ADS_3

Setelah selesai menghias cake dan memandangnya Sita pun teringat dua hari lagi hari jadi nya Dalfa yang ke 28 tahun.


"Ya Tuhan aku hampir saja lupa ultah Mas Dalfa baiknya aku beri dia kejutan yang istimewa" batin Sita.


"Nona terima kasih atas pelayanannya semoga saya akan menjadi pelanggan tetap mu" ucap Kelvin.


Ditempat lain Kelvin yang sudah sampai di sebuah apartemen miliknya.


"Kenapa aku selalu memikirkan wanita itu" batin Kelvin pada Sita.


Tidak lama kemudian ponsel Kelvin berdering.Dia liat ternyata nyonya Nina ibu dari Kelvin.


"Hallo sayang kenapa lama sekali kamu sampai rumah" kata Nyonya Nina.


"Sorry mom mungkin aku agak telat untuk datang karena ada urusan kantor yang mendadak" balas Kelvin.


" ya sudah tapi momy harap kamu datang ya honey " pinta nyonya Nina.


Kelvin hanya menghempaskan nafasnya dengan sedikit kasar dan kedua tangannya mengusap wajah nya.


*************


Pertemuan Rhaey dan Dalfi setelah lama mereka berdiskusi akhirnya Dalfi menyetujui untuk bertemu dengan saudara kembarnya.


"Hallo bro loe dimana sekarang gue sama Dalfi mau on the way oke" ucap Rhaey.


"oke sip loe tunggu gue di tempat biasa aja bro beres ini gue langsung kesana" balas Dalfa.


sambungan telpon terputus.


"Heh bodoh mau sampe kapan saya nunggu begini" ucap kesal Dalfi.


"Yaelah tuan muda begitu aja lamaa gimana tuan muda gue satu nya nunggu ini semua" sindir Rhaey.


" Maksud kamu apa hahh!!! " ucap Dalfi.


Sampailah Dalfa ditempat yang dia janjikan untuk berjumpa dengan saudara kembarnya.


Dari kejauhan Dalfa memandangi wajah saudara nya ada rasa ingin marah pada nya ada rasa ingin memeluknya namun luka yang saudara kembarnya torehkan begitu dalam sehingga membuat keadaanya berubah.


"Semoga kau akan sadar dan tahu kebenaranya" harapan Dalfa.


Sampailah di meja yang ditempati Rhaey dan Dalfi.


"Hallo saudara kembar ku bagaimana keadaan mu" tanya Dalfa.


Dalfi yang mendengar suara Dalfa langsung membuat nya salah tingkah maybe dia merasa bersalah pada Dalfa.


" Kkaa,,kamuu kenapa harus bertemu dengan ku " ucap panik Dalfi.


"Tenang saja saudara ku,aku hanya ingin memeluk mu saja" balas Dalfa.


seluruh pengawal Dalfi pun bersiaga untuk menjaga sang tuan nya.

__ADS_1


"Lepas kan tuan muda kamu" ucap salah satu asisten tersebut.


Rhaey yang mendengar penuturan asisten tersebut hanya tersenyum kecut.


"Hay bro yang benar saja kalau kita menyerang tuan muda kalian gue rasa itu enggak mungkin kalian satu RT sedangkan kita cuma dua orang saja" ucap Rhaey.


Namun semua asisten Dalfi tidak mendengar perkataan Rhaey sehingga mereka yang memulai perkelahian.


"kurang ajar banyak bacot kau" kata salah satu asisten itu.


Bruaagghh Rhaey ditendang nya hingga tersungkur,Dalfa yang melihat nya langsung bereaksi dan membalas nya.


Bugh bugh bruaakkk Dalfa memukul dan membanting asisten tersebut.


"Loe engga apa apa kan bro" tanya Dalfa.


"Sip bro engga apa apa cuma nanti gue pijit di tempat biasa deh"


Dalfa yang mendengar nya hanya mengerutkan dahi nya.


" Maksud Lo mbok naroh yang punya anak cantik apa yang loe bilang itu kan "ucap Dalfa.


Rhaey hanya mengangguk.


Dan Dalfa pun terkekeh dibuat nya.


"Nah kalau begitu supaya loe lama dipijit si mbok naroh itu loe lawan mereka semua"


"Gilee Loe Fa yang ada gue mati sia sia,denger yah dulu saja jaman nya rosululloh mundur disaat perang bukan ber arti takut melainkan menyusun strategi" penjelasan Rhaey.


"Nah gitu dong itu baru sahabat sejati" Rhaey terkekeh.


Akhirnya mereka pun sampai di apartemen milik Dalfa.


"Bro ngomong ngomong loe masih inget kan sama Dila" Rhaey bertanya.


"Gue bukan nya engga inget bro cuma masa lalu gue sama dia cukup sangat menyakitkan bagi Sita, dan setiap gue inget perbuatan gue yang hina itu terkadang buat gue dwon dan gue bisa merasakan kepedihan Sita" tutur Dalfa.


Rhaey yang mendengar penuturan sahabat nya hanya mampuh memberikan pelukan dan tepukan pada bahu sahabatnya.


"gue paham bro,gue harap loe bisa sabar ngelewatin ini semua" balas Rhaey.


"Thanks bro" kata Dalfa.


mereka akhirnya cukup lama berbincang dan bertukar pikiran dengan sahabat lama nya tersebut.Hingga tanpa mereka sadari waktu sudah menunjukan pukul 03:00 dini hari.


"okelah bro gue rasa gue udah ngantuk banget loe bisa tidur dikamar sebelah kok" ucap Dalfa.


Dan Rhaey hanya mengangguk.


*************.


Rendy Wibowo selaku paman dari Dalfa dan Dalfi.

__ADS_1


"Vid loe udah cari tahu tentang keberadaan Michael,gue rasa ini semua ada sangkutannya dengan bisnis mereka" ucap Rendy.


"Betul tuan saya rasa juga begitu" balas David.


Biarpun David sudah menjadi keluarga dari Wibowo dan menantu dari Rakha,dia tetap mengabdikan dirinya sebagai kepala pengawal sang paman Dania yaitu Rendy.


Dan dia pun masih menyebutnya dengan panggilan Tuan.


Walaupun Rendy melarang nya tetap saja ke inginan nya seperti itu.


" Hey sampai kapan kamu memanggil paman istri mu ini dengan sebutan Tuan hahh!! " ucap kesal Rendy


"Maaf tuan biarkan saya seperti ini saja" balas David .


"Arrgh ya sudah terserah mu saja" kesal Rendy.


**********


Dalfa yang hari ini berencana akan mampir ke toko milik Sita.


"Assallamualaikum Sita" ucap salam Dalfa.


"waalaikumsallam mas heh kamu tumben kemari ada angin apa mas" balas Sita dengan senyum manis nya.


"Sebelum nya aku mau meminta izin pada mu untuk membawa Brandon untuk bertemu dengan kakek nya" pinta Dalfa.


"Tentu saja mas tapi sekarang masih jam sekolah gimana kalau sore mas kemari lagi saja" tawar Sita.


"Tidak usah biarkan saya menunggu disini saja" balas Dalfa.


Sita pun akhirnya mempersilahkan Dalfa untuk menunggu Brandon.


satu jam dua jam tiga jam berlalu akhirnya Brandon datang juga.


"Daddy Daddy" sapa Brandon


"Hey boy pelan pelan nanti kamu jatuh" ucap Dalfa.


"No Dad aku tidak akan jatuh begitu saja pasti Daddy akan menangkap ku terlebih dulu" sahut Brandon.


Sita dan Dalfa pun terkekeh.


"Mas terimakasih ya untuk semua nya disaat dia begitu merindukan ayah nya kamu datang dengan sejuta kasih" tutur Sita.


" kamu apaan sih sayang enggak lebay deh aku begini memang sudah kewajiban ku sebagai Daddy Brandon dan akan menjadi suami nanti" Dalfa membalasnya.


Sita langsung memeluk Dalfa.


"Aku akan selalu menunggu mu mas akan tetap setia dan menunggu" ucap Sita.


"cup cup stts jangan nangis dong sayang nanti aku kepikiran terus" kata Dalfa.


Sita pun melerai pelukan nya dan mengusap air mata nya dengan punggung tangan nya.

__ADS_1


...... Hepy reading semoga selalu suka dengan karya novel ku.......


__ADS_2