
SITA DAN DALFA PERGI UNTUK CHEK UP KANDUNGAN ANAK KE TIGA.
Tanpa disengaja Sita mengandung kembali setelah babby twins berusia genap 1 tahun.
" King,queen sini nak kamu makan dulu dong sayang jangan nakal oke." Sita cukup kerepotan mengurus anak kembar nya yang cukup aktif di usia segitu.
"Assallamualaikum,mom aku sudah pulang." Brandon memanggil Sita.
Brandon sudah mulai beranjak remaja sekarang dia sudah kelas 7.
" Hy king & queen kamu pasti rewel yah,jangan rewel oke kasian Mommy kita." Brandon mencubit gemas pipi cabi queen.
" Mbook,,mbook Yem tolong hangat kan soup iga yah di kulkas tadi pagi aku yang memasaknya." titah Sita pada mbok Yem.
" Baik nyonya,maaf nyonya saya ingin bicara.".mbok Yem bicara dengan sopan pada Sita.
" Oh iya mbok ada apa?" tanya Sita.
" Hari ini si mbok mau antar ponakan si mbok nyonya ke rumah sakit soalnya dia tidak bisa melihat jadi si mbok inisiatif buat mengantarnya." penjelasan si mbo Yem tersebut.
Sita pun menyetujui keinginan si Mbok Yem.Tiba tiba Sita merasa perutnya ada yang mengaduk aduk sehingga dia merasa mual.
"oeee,ooeeee,ahh yah Tuhan kenapa aku seperti ini,badan ku semua pada nyeri,pusing dan mual.
Dalfa yang kebetulan pulang dari kantor.
" Sayang kamu kenapa?" tanya Dalfa.
" nggak tau mas kepala ku pusing aku juga mual." Sita.
" Kita ke dokter yah,cek up." ajak Dalfa.
" Mas aku minta tolong dong belikan aku alat tes kehamilan." Sita terbata bata.
" Mm,,maksud kamu,kamu hamil lagi sayang?" Dalfa merasa senang.
" Sepertinya iya mas." Sita berucap.
Dalfa pun membeli tespek di sebuah apotek dekat kediamannya.
sampailah Dalfa dikediamannya.
" Sayang ini barang yang kamu pesan." Dalfa memberikan tespek tersebut.
Dan beberapa menit sita menunggu hasilnya dan tanpa di duga alat tespek itu menandakan garis dua.
__ADS_1
" Yah Allah terima kasih engkau masih mempercayai ku untuk memiliki anak kembali." ucap syukur Sita.
Sita keluar dari kamar mandi,dia pasang muka masam dan sedikit kecewa.
" Apa hasilnya sayang?" Dalfa bertanya.
" Aku hamil lagi mas." Sita memberikan alat tersebut
" Alhamdulillah kamu hamil lagi sayang." Dalfa langsing memeluk istrinya.
Dalfa dan Sita pun akhirnya memeriksakan kandungan nya.
" Selamat ya pak atas kehamilan anak ketiga nya untuk detak jantung nya masih belum terlalu terdengar ya karena kandungan ibu masih berusia 2 mingguan." ucap dokter Lidia bagian Obgyn.
"Mas apa nanti aku bisa merawat nya karena king dan queen masih kecil kecil." ucap sedih Sita.
" Tidak akan sayang,aku pasti bantu untuk menjaga mereka dan aku akan mengurangi jam kerja ku dikantor biar Rhaey yang menghandle untuk membantunya." seloroh Dalfa.
Hari berganti Minggu,Minggu berganti bulan kandungan Sita pun sudah terlihat membesar.
" Mommy itu asihan atuh amih ." ucap suara Queen.
" King kasih dong mainan adiknya sayang " pinta Sita.
" Auh amih ini puna atuh butan turun." suara menggemaskan king.
" Sayang aku ajak King yah buat sholat Jum'at bareng aku " Dalfa berkata.
" Iya mas biar queen dengan,karena sebentar lagi Brandon pun pulang sekolah." balasnya.
Sita dan queen bermain bersama di taman samping rumahnya.
" Assallamualaikum mom aku sudah pulang,mom aku langsung ke masjid yah untuk sholat Jum'at nyusul Daddy.
" Okhe sayang hati hati." teriak Sita pada Brandon.
Selepas Dalfa, King, dan Brandon sholat Jum'at dia mereka tidak mengucapkan salam pada Sita.
" Assallamualaikum,Mom kami sudah pulang " Ucap Brandon.
" Waalaikumsallam den Brandon tuan tadi nyonya pergi ke kamar nya non Queen." mboy Yem memberitahukan.
*********
Dalfi sepulang sholat berjamaah dia selalu sempatkan untuk belajar membaca Alquran dengan pak Muhaimin.
__ADS_1
" Nak Dalfi sepertinya kamu sudah banyak kemajuan membaca nya.Saya harap nak Dalfi selalu Istiqomah dijalan Allah SWT." nasehat pak Muhaimin.
Dalfi yang mendengar nasehat dari pak Muhaimin sangat tersentuh.
" Pak sebelum saya pergi meninggalkan tempat ini apa bapak berkenan untuk meluangkan waktunya agar bisa mendengar sedikit kisah hidup saya pak "pinta Dalfi.
Pak Muhaimin mencoba memahami apa maksud dari ucapan Dalfi.
" Silahkan nak Dalfi saya siap mendengar setiap kisah hidup nak Dalfi jalani." bijak pak Muhaimin.
Cukup lama Dalfi berbincang dan mengobrol dengan pak Muhaimin,dia mengutarakan isi hati nya selama ini,bagi nya selain Allah tempat dia mengadu ada pak Muhaimin yang dia anggap seperti orang tua nya sendiri.
Air mata dan suara tangisan Dalfi yang tertahan cukup membuat hati pak Muhaimin Ter iris,mungkin penyesalan Dalfi selama hidup nya cukup membawanya kejalan yang benar.
" Begitu lah pak,kisah hidup saya yang begitu kotor dan hina ini." sambil menangis tertahan Dalfi mencoba menguatkan diri.
Fatimah yang mendengar semua kisah Dalfi cukup mencubit hati nya dia pun ikut meneteskan air mata nya.
Bukan maksud Fatimah menguping pembicaraan Dalfi dan sang Abi namun tanpa sengaja dia mendengarkan ny.
" Astagfirulloh ternyata Lika liku kehidupan pak Dalfi sangatlah rumit yah Allah." keluh nya.
" Nak Dalfi pesan saya,cuma satu tetaplah di jalan Allah agar kehidupan nak Dalfi selalu diberkahi dan selalu mendapatkan syafa'at nya Allah SWT.
" Aamiiin yah Allah, terimakasih pak Muh bapak sudah menjadi teman saya selama di sini dan mengajari saya cara sholat serta membaca Alquran,dan masih banyak lagi jasa pak Muh terhadap saya." ucapan terima kasih Dalfi.
*********
DI RUMAH SAKIT PELITA KASIH.
Dirumah sakit tersebut Rakha dilarikan dikarenakan dia mengalami kejang kejang setelah jatuh dari kursi roda nya.
" Mas keadaan papi gimana?" kekhawatiran Sita pada sang mertua.
" Its oke sayang kita berdoa,semoga papi baik baik saja." Dalfa memeluk erat istrinya.
Ada rasa ketakutan dan kebimbangan yang menghinggapi Dalfa,dia masih merasa takut sebenarnya untuk kehilangan sosok seorang yang berharga baginya.
Dia merasa cukup kehilangan sang Mommy,saudara kembarnya yang sampai saat ini entah kemana keberadaanya.
Ada rasa sesak di dadanya namun dia tetap tegar dimata anak anaknya dan istrinya.
Diatas gedung rumah sakit tersebut Dalfa mencoba teriak sekencang kencang nya namun dari belakang ada sebuah tangan yang mengusap lembut pundaknya yaitu sang istri tercinta.
" Aku yakin kamu pasti kuat mas,untuk menghadapi semua ini." Sita memberikan support sistem untuk suaminya.
__ADS_1
Angin malam itu cukup bersahabat Dalfa dan Sita pun saling berpelukan dan saling menguatkan yang di saksikan oleh Bintang bintang ditaman langit yang tinggi dan rembulan yang tersenyum malu.
...... SELAMAT MEMBACA BAB BERIKUTNYA SEMOGA ALUR CERITA KARYA SAYA SELALU MENGHIBUR DI HATI PARA READERS MAAF KALAU BANYAK KESALAHAN DAN TYPO.......