
Ceklekk suara pintu ruangan Rakha terbuka.
"Hay suami ku gimana meeting tadi lancarkan sayang?",tanya Diandara pada Rakha.
"Alhamdulillah lancar dong sayang",balas Rakha.
Diandara yang membawa bekal untuk makan siang
"Suami ku hari ini kita makan siang di sini saja yah tadi sebelum aku berangkat ke sini aku sempatkan masak buat bekal,ini ada ikan goreng kesukaan mu lalapan sama sambal trasi",Diandara terkekeh karena selera makan suami bisa dibilang sangat sangat sederhana dan menu makan orang desa.
"Wah serius kamu sayang kebetulan aku pengen banget makan ikan goreng,aku jadi kangen suasana desa kapan kapan kita kesana yah sayang",ajak Rakha pada istrinya.
Dan Diandara pun hanya memberi anggukan,"iya mas nanti kita berkunjung kesana yah".
**********
"Apa sudah lunas maksud ibu,adik adik saya sudah membayar nya",tanya heran Viona pada salah satu guru disekolah adik adiknya.
"Betul bu Viona semua sudah dibayarkan bahkan sampai akhir sekolah",balas guru tersebut.
Viona masih merasa syok karena dia tidak merasa melunasi pembayaran sekolah adik adiknya dia berfikir keras siapa yang membayarkan nya tapi kenapa adik adiknya hanya diam saja.
"Kalau begitu saya permisi yah bu guru trimakasih atas waktunya",pamit Viona pada guru tersebut.
Kania yang berlari mengejar sang kakak.
"Kak Vio tunggu",Panggil kania.
Viona pun menoleh ke sumber suara.
"Kania kamu dari mana uang nya untuk melunasi semua nya ayok katakan kamu dapat dari mana",Viona berucap.
Iya dia masih merasa belum puas untuk menerima nya tapi dia takut kalau adik perempuan nya melakukan hal yang tidak di inginkan.
"Ini semua Tuan Leon yang membayar kak,dia baik banget,tampan pula kakak harus nya beruntung punya calon suami seperti kak Leon",balas nya Kania pada Viona.
"Apaa tuan Leon kenapa bisa dek,kakak saja tidak kenal tuan itu",Viona merasa heran.
Namun Kania tidak memperdulikan nya dan mengangkat kedua bahunya lalu pergi dari hadapan Viona.
"yah sudah kak Kania masuk kelas dulu yah dahh",ucap sang adik.
Viona mencari no ponsel Leon.
📞"hmmmm",leon mengangkat telpon Viona
📞"Tuan apa saya bisa bertemu dengan anda hari ini di tempat biasa",trimakasih sambungan telpon pun terputus.
Leon yang masih menggenggam ponsel nya hanya geleng geleng kepalanya dan tersenyum.
"Dasar gadis aneh",batin Leon.
__ADS_1
Beberapa jam kemudian Leon telah sampai di tempat Viona janjikan tadi,dia sudah menunggu Leon lebih dari satu jam.
"Jangan buang buang waktu ku",suara itu tiba tiba muncul dan ketika Viona menoleh kesamping ternyata sumber suara itu adalah milik Leon Pradipta .
"Tuan silahkan duduk",titah Viona pada Leon.
"Tidak perlu berucap terimakasih itu sudah kewajiban saya untuk membantu orang yang kurang mampuh",sergah Leon pada Viona.
Dan dengan sikap yang dingin.Viona yang sepintas memandang wajah Leon merasa terpesona akan ketampanan nya.
"Aku tau memang tampan diri ini jadi tidak usah kau curi curi pandang dengan ku",kilah Leon pada Viona.
Viona yang mendengar penuturan Leon langsung merah merona wajah nya sehingga Leon bisa melihat nya begitu jelas.Dia akui Viona jauh lebih putih dan mulus ketimbang mendiang istrinya Gita tapi tetaplah no satu di hatinya.
"Tuan bolehkah saya minta sesuatu pada anda",ucap ragu Viona pada Leon.
"Hmmm"Leon bergumam
"Tuan mungkin saya hanya bisa mencicil uang yang diberikan Tuan untuk adik adik saya dan keperluan nya dengan gaji saya setiap bulan nya dan ini kartu ATM saya berikut no pin nya"Viona memberikan nya pada Leon.
"Ide yang bagus oke saya ambil kartu ATM mu sebagai jaminan",balas Leon dengan berpura pura kejam terhadap Viona walaupun saat ini hatinya tertawa puas dengan tingkah Viona.
Mereka pun menyudahi pertemuan nya dikarenakan waktu sudah menunjukan pukul delapan malam dimana adik adik Viona pasti sedang menunggu nya.
"Tuan kalau begitu saya pamit undur diri",tutur lembut Viona.
"Biarku antar kau pulang",balas Leon.
Namun Leon membalasnya dengan berkata "Tidak boleh ada penolakan dari seorang Leon Pradipta.
Viona hanya bisa patuh pada sang pemilik uang itu.
***********"
Dalfa yang sedang belajar dikamar nya.
"Kenapa susah sekali tugas yang ini aaarrgggg",ucap kesal Dalfa pada dirinya sendiri
Diandara yang mendengar Dalfa teriak langsung mengetuk pinta kamarnya.
"Dalfa you oke?",tanya nya pada sang anak.
"Yess mam aku baik baik saja ko,tadi cuma ada kecoa saja",ucap nya bohong.
Diandara merasa heran sejak kapan hunian nya itu ada kecoa setau dia rumah nya itu selalu terbebas dari binatang kotor lainya.
"Apaa kecoa dimana nak perasaan mami ngga ada deh",sahut Diandara dibalik pintu kamar anaknya.
Lalu Diandara pun pergi meninggalkan pintu kamar itu.
"Ada sih sayang kok kamu aneh begitu",tanya Rakha pada istri nya.
__ADS_1
"Itu sayang Dalfa kata nya ada kecoa dikamar nya",balas Diandara.
Rakha yang mendengar celoteh istri nya terkekeh
"Mana ada kecoa di rumah ini mungkin Dalfa hanya menjahili mami nya saja",tutur Rakha.
Kembali lagi di kamar Dalfa.
"Ah kenapa harus satu kelompok sih sama cewek cupu itu",kesal Dalfa pada Dila.
Akhirnya Dalfa pun mau tidak mau mengirimkan pesan pada Dila.
Dalfa : Heh cupu besok nanti kamu saja yang menjelaskan pada guru di kelas oke😁
Drtt drtttt suara getar ponsel Dila
Dalfa tumben mengirimkan pesan,kemudian Dila pun membuka pesan tersebut.Dan Dila membalasnya
Dila : iyah.
Hanya itu balasan pesan yang dikirim oleh Dila untuk Dalfa.
"Ckk cewek norak sok cuek sekali membalas chat ku dengan singkat",kesal Dalfa pada Dila.
**********
Di Apartemen milik Leon.
"Kenapa wanita itu jauh sekali dengan sosok mendiang istrinnya jika dulu Gita lebih agresif dan terkesan sedikit cuek beda hal nya dengan Viona yang lembut dan terlihat rapuh walaupun dua dua nya memiliki sifat yang baik dan nilai plus dihati Leon.
Disebrang sana di sebuah kosan kecil Viona duduk termenung di atas tempat tidur nya
"Ibu aku bingung dengan perasaan ku apa aku sudah mulai menyukai tuan Leon atau hanya terbuai akan perlakuan nya yang begitu baik pada nya",batin Viona.
Tokk tokk suara hendle pintu terbuka
"Kak Vii belum tidur",tanya Ibrahim pada kaka nya.
"Belum dek,kakak masih ada kerjaan yang belum selesai kakak ketik",balas nya dengan senyuman hangat khas Viona.
"Kak Ibrahim boleh tanya tidak",ucap nya.
"Hmmm tanya apa dek"sergah Viona pada Ibrahim
"Apa kakak menyukai Bang Leon",Ibrahim bertanya
Lalu Viona pun menjawab pertanyaan adik laki laki nya.
"iyah dek kakak menyukai nya",balas Viona.
... Selamat membaca semoga suka sama alur ceritanya jangan lupa tinggalkan jejaknya tekan like,comen,vote trimakasih....
__ADS_1