
Rakha yang sudah sampai rumah nya,langsung di sambut oleh istri nya Diandara serta kedua anaknya yaitu Dalfa & Dalfi.
"Hay jagoan papi kok belum bobo sih",Rakha yang menggendong Dalfa & Dalfi.
"Apih ain atu au ain",ucap Dalfi.
"Tunggu dulu yah sayang papi mandi dulu soalnya kotor baju papi",ucap Rakha.
"Mas gimana tadi lancar kan meeting nya?",Tanya Diandara.
"Alhamdulillah lancar sayang",balas Rakha..
Kemudian Rakha segera membersihkan seluruh badan nya yang seharian dia bekerja tentu pasti menghasilkan banyak keringat.
"Mas mari makan dulu,aku sudah masakin menu kesukaan kamu".
Rakha yang sedari kecil paling suka makan ikan yang digoreng kering,lalu sambel trasi serta lalapan.Yah menu makanan itu menu makan orang desa yang jarang sekali di dapat di perkotaan.
"Wah kamu sekarang pintar masak,makasih yah sayang"cupp Rakha mencium sekilas bibir ranum istrinya.
"Ehh malu mas,diliatin anak anak nanti",Sahut Diandara.
Diandara sengaja melakukan pekerjaan rumah sendiri tanpa pembantu atau pun asisten rumah tangga,hal itu memang dia sendiri yang menginginkan nya untuk merawat suami serta babby twins nya sendiri tanpa ada nya perantara yang merawatnya.
*****
Drttt,,drtttt ponsel milik Gita bergetar.Disebrang sana Ryan Wiguna menelpon nya namun tidak ada jawaban.
"Aissh kemana ini anak,berapa kali aku telpon masih saja tidak di angkat",rasa khawatir Ryan terhadap Gita.
"Apa sebaiknya aku telpon no ponsel Leon yah aku harus telpon dia",gumam ny.
π"Hallo Leon,apa Gita sedang bersama mu",Tanya Ryan.
π"Yah Tuan,maaf saya sekarang sedang berada di rumah orang tua Tuan,apa ada yang saya bisa bantu Tuan",penawaran dari mantan sang Asisten terbaik yang dimiliki Ryan Wiguna.
π"heuum aku cuma menanyakan Gita saja,aku pikir dia bersama mu", yah sudah kalau begitu aku tutup telponya.
π"Baik Tuan silahkan",Leon mempersilahkan Ryan memutuskan sambungan telpon nya,lalu terdengar suara tuttt
"Kemana anak itu"?,batin Leon bertanya.
Lalu Leon pun kembali menghampiri kedua orang tua nya & kedua orang tua dari Tania.
"Gimana Leon apa kamu setuju dua minggu lagi pernikahan mu dilangsungkan",Tanya sang Papi.
"Leon terserah papi saja",dengan mood yang kurang bersahabat.
Tania yang melihat gerak gerik Leon sedikit tersenyum kecut,bagi nya Leon adalah laki laki bodoh yang mudah dia peralat.
"Om,Tante boleh kan Leon aku pinjam bentar aja",pinta Tania.
__ADS_1
"Tentu dong sayang,kok pake ijin segala sih",balas Mami nya Leon.
Ditempat yang sedikit jauh Tania membawa Leon untuk berbicara mengenai hal perjodohan itu.
"Aku tau kamu ngga menyetujui dari awal pertunangan kita sampai hari pernikahan kita tapi its okhe lah aku bisa maklumi itu mungkin sekarang kamu belum bisa membuka hati mu untuk ku,tapi aku yakin suatu saat kamu akan bertekuk lutut",Ucap Tania dengan sedikit tersenyum kecut.
"Silahkan terserahmu lakukan sesuka hatimu,aku tidak peduli Tania",balas Leon.
Kemudian Leon pun pergi meninggalkan Tania,dia bertemu orang tuanya untuk pamit pergi sebentar.
"Pih,mih Leon pergi dulu ada urusan kantor mendesak",ucapnya.
"Leon kenapa kamu harus tetap kerja sayang,kan kamu harus menyiapkan segala urusan pernikahan kamu dengan Tania",kata mama Tania.
"Maaf Tante saya buru buru permisi",pamit Leon.
Tania sedari tadi meremas jarinya.
Dimobil Leon terlihat gelisah dimana Ryan tadi menelpon bahwa Gita pergi dari apartemen nya.
"Dimana kamu Nona Gita,kenapa kamu keras kepala sekali",batin Leon.
Ditempat lain,Gita yang berada di sebuah desa yang jauh dari perkotaan mencoba untuk menenangkan segala kegundahan hati nya.
"Kenapa Tuhan nggak adil,setelah kedua orang tua ku pergi meninggalkan dunia ini.Kenapa juga lelaki yang aku cintai pun pergi dengan wanita lain",hiiks hiiks tangis Gita pecah.
"Truslah menangis hingga air mata Nona mengering",ucap seseorang.
"Kak Leon"Sahut nya.
"iya nih aku Leon lelaki yang kau cintai",ucap nya.
Namun Gita tidak langsung hendak memeluk Leon,dia merasa syok dengan kehadiran nya,Gita masih berfikir ini mimpi.
Hingga akhirnya Leon yang berlari menghapiri Gita lalu memeluk erat tubuh mungil itu.
"Maafkan aku nona,maafkan aku"ucap Leon yang masih memeluk erat wanita nya yang sedari dulu dia cintai.
"Le,,lepas kak",pinta Gita.
"Nggak,aku nggak akan lepas sampai kapanpun"balas nya.
Gita pun akhirnya membalas pelukan itu,dan mereka pun saling berpandangan.
"Hay liat kau begitu rapuh sekali Nona kecil",ucap Leon.
"Biarin aja aku Nona kecil tapi udah bikin kamu baper & bucin sama aku hehehe",tawa bahagia di rona mata Gita.
Leon yang merasa Gita terlihat seperti Gita yang dulu,yang penuh kejutan dengan sikap nya.
*****
__ADS_1
Pertemuan Rendy Wibowo & Ryan Wiguna.
"Tuan Rendy apa kabar anda,sapa Ryan.
Namun Rendy hanya membalasnya dengan senyuman sinis.
"Maaf Tuan silahkan ikut saya",titah sekretaris David pada Ryan.
Bella yang setia menemani suami nya selalu memberi senyum manisnya & belaian tanganya yang lembut,Bella tidak ingin suami nya terpancing emosi dengan Ryan.
"Mba Bella,kak Rendy mana", tanya Diandara.
"Kakak mu sedang bersama David & Ryan".
Rakha yang mendengar kata Ryan seketika mengepalkan tangan nya.
"Ba***ngan itu kenapa harus ada di sini",Kesal Rakha.
"Mas kamu kenapa,heum kamu baik baik aja kan"Tanya sang istri.
"Iya sayang aku baik baik aja kok",Rakha tersenyum hangat.
Dia masih mengingat empat tahun lalu kejadian dimana para pengawal Ryan menyekap nya & hampir membunuhnya.Untung pada saat itu Dewa menolong nya.
"Sayang aku susul kak Rendy dulu yah",pinta Rakha.
Dan Diandara pun menganggukan kepalanya.
Di tengah keramaian itu Rakha yang sudah tidak bisa memendung amarah nya langsung melayangkan bogem nya.
"Bukkk" suara bogeman Rakha pada Ryan.
Seketika tubuh itu tersungkur jatuh ke tanah,para pengujung yang sedang menikmati suasana pesta itu langsung teriak.
"Ba***ngan kamu,berani keroyokan",ucap amarah Rakha.
Rendy yang mengangkat alisnya sebelah merasa aneh dengan pernyataan adik ipar nya.
"Tunggu,maksud kamu apa"Tanya nya.
"Dia yang hampir melukai istri ku,& hampir membunuhku".penuturan Rakha.
Rendy yang merasa ikut geram dengan penuturan Rakha,akhirnya melakukan hal yang sama dengan Rakha.
Bruagh,bruukkk,suara pukulan Rendy yang ditunjukan pada Ryan.
"Hentikan dendam mu ba***ngan,hentikaaann"Triak lantang Rendy & penuh amarah.
Namun Ryan hanya tertawa terbahak.
"Hahhahhaha,Ingat Rendy urusan kita belum selesai",ancaman Ryan pada Rendy.
__ADS_1
***Maaf yah kalau banyak typo mohon dukungan nya & silahkan tinggalkan comen,like & beri voteπ***