TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 67


__ADS_3

Dania merasa kalau perasaannya tidak bertepuk sebelah tangan,dia berfikir dengan jarak usia yang terpaut sangat jauh dengan David.


"Om jahat banget sih sudah tahu memiliki rasa kenapa harus dipendam sendirian" ucap Dania.


"Maaf nona muda saya hanya memantaskan diri saja,siapa lah aku ini bukanlah siapa siapa non" David.


"Lalu dengan om seperti itu apa perasaan om kepadaku sama seperti pertama kali om David meyukai ku" tanya Dania.


David pun tersenyum hangat dan mengiyakan pertanyaan Dania.


"Betul non sampai sekarang ini perasaan saya terhadap non tidak pernah berubah" Dalfa.


Dania meneteskan air mata nya,karena dia tahu bahwa David salah satu pengikut setia dikeluarga nya.Memang David bukan terlahir dari keluarga yang kaya raya namun kepribadian yang dimiliki David jarang orang memiliki nya.


********


Dalfa yang sedang berada di kantor tiba tiba merindukan sita istrinya,entah mengapa perasaan itu menderanya.


"Kenapa aku merindukan Sita" gumam nya.


baru saja berdiri hendak pergi dari ruangan nya,suara ponsel Dalfa bergetar.


"Yah Hallo Dil ada apa menelpon ku" Dalfa.


"Fa boleh kah aku melamar pekerjaan ditempat mu jujur untuk saat ini aku membutuhkan biaya buat pengobatan ibu" ucap Dila.


"Kamu coba kirim CV mu saja biar nanti asisten ku yang mengkoreksi nya" balas Dalfa. Dan sambungan telpon pun terputus


Jam makan siang pun tiba,Dalfa pun berencana makan di tempat biasa dimana tempat dirinya dan Sita di perkenalkan.


********


Rakha Bumi sekarang sudah tidak muda lagi sudah memasuki usia 50 tahun dan Diandara 56 tahun karena lebih tua dari sang suami.Sedangkan tuan Atmaja sedari tiga tahun yang lalu sudah meninggal kan dunia,selang satu tahun kemudia ibunda dari Diandara pun meninggalkan dunia fana ini.


"Mih aku harap anak anak kita yang sudah berumah tangga maupun yang belum selalu diberi kebahagiaan yah karena kita sekarang sudah tidak muda lagi" Rakha.


Diandara semenjak sang ibunda nya meninggal dunia tidak lama dia pun mulai sakit sakitan hingga sekarang kondisi nya sangat memprihatinkan,dan semenjak Diandara sakit Dalfi bertugas di rumah sakit milik mendiang sang kakek buyut nya.


Maaf ya teman teman alur cerita nya sedikit Random dan cepat,dikarena kan supaya aku bisa membagi waktu ku untuk terus berkarya dia Noveltoon dan juga bisa menjalankan tugas aku sebagai ibu rumah tangga.


Dalfa dan Sita sudah usia pernikahan nya sudah 8 tahun namun belum pernah di sentuh oleh Dalfa.


karena Dalfa selama itu menjalin hubungan terlarang nya dengan Dila hingga menghasilkan anak dari hubungan itu namun takdir berkata lain Ananda dari Dalfa dan Dila tidak bertahan lama setelah dilahirkan.


**********


Dila pun akhirnya bekerja di tempat Dalfa.


Dalfa bingung dengan perasaan nya kemana harus dia labuhkan perasaan seutuh nya,apa harus berlabuh pada Dila wanita yang selama ini dia cintai apa harus berlabuh pada Sita yang notaben nya istri yang setia dan sabar menerima perlakuan nya.

__ADS_1


"Tuhan apa ini hukuman dari mu,sehingga aku mencintai kedua nya" batin Dalfa.


Tokk,,tokk,,


"Masuk" titah Dalfa.


"Maaf pak ini berkas yang harus ditanda tangani" ucap Dila yang menjadi sekretaris nya.


"Baiklah Dil taro diatas meja ku saja yah,hari ini aku akan mengajak Sita ke tempat biasa" Dalfa.


Dila yang mendengar penuturan Dalfa ada sedikit rasa kesal dan tentu nya cemburu.


"Aku harap kamu mengerti dengan keadaan ku Dil" Sahut Dalfa.


Dan dia pun beranjak dari ruangan nya.


"Fer tolong kamu awasi semua pekerjaan nya" Dalfa pada Asisten pribadi nya.


Beberapa jam kemudian Dalfa sampai di kediaman nya untuk menjemput sang istri.


"Bi apa Sita sedang di kamar" tanya Dalfa.


"Maaf Tuan,nona sedang melihat taman dibelakang" balas Bi Inah.


Dalfa pun menuju taman disamping rumah nya.Sita yang sedang menyirami bunga anggreknya tiba tiba ada tangan yang kekar memeluk nya dari belakang.


"Apa kamu tidak lelah hmmm"Dalfa.


"Mas kapan kamu datang dan tumben kamu kemari ada apakah?"


"Lekas ganti baju yah hari ini aku ingin membawa mu bertemu dengan mami" ajak Dalfa.


Sita pun mengikuti perintah Dalfa.


"Baiklah mas tunggu aku kalau begitu".


Sita akhirnya menaiki tangga rumah nya untuk mengganti pakaiannya dikamar.


"Mas aku sudah siap ayok kita berangkat" ajak Sita.


Dalfa pun langsung menggenggam tangan Sita.


"Kamu tahu engga hari ini aku dikantor memikirkan mu saja" gombal Dalfa.


"Kok bisa begitu mas emang kenapa dengan diriku" balas Sita.


Tidak berselang lama untuk menunggu kedatangan Dalfa dan Sita.


untuk berkunjung ke kediaman Rakha dan Diandara.

__ADS_1


"Assallamualaikum,Pih mih kami datang" ucap Dalfa.


Rakha yang mendengar ada ucapan salam dia pun menjawab nya.


"Waalaikumsallam Dalfa mari masuk nak mami mu sudah sangat merindukan mu" Rakha.


Dalfa dan Sita mencium tangan Rakha dengan Takzim.


"Bagaimana kondisi mami Pih apa sudah ada perkembangan" tanya Dalfa.


"Sementara ini Alhamdulillah sudah ada walaupun sedikit".


Sita yang melihat kondisi Diandara langsung berlari dan memeluk nya tanpa terasa air mata pun membasahi pipi merah bak delima.


"Mih ini aku Sita dan Mas Dalfa datang untuk menjenguk mami,mih tahu tidak sekarang mas Dalfa baik sekali dengan ku ini semua berkat doa mami" Sita.


Diandara yang mendengar penuturan anak menantu nya memberi respon dengan gerakan tangan dan cairan bening yang keluar dari ujung mata nya.


"Mih aku sangat merindukan mu,rindu semua perhatian mu yuk bisa yuk mih sembuh" ucap Sita.


*********


Dalfi yang kebetulan berada di kediaman Rakha dan bertemu saudara twins nya Dalfa.


"Hy bro gimana kabar mu" Dalfi memeluk Dalfa.


"Alhamdulillah aku baik baik saja" balas Dalfa.


Rakha yang melihat kedekatan anak anaknya yang saling menyayangi begitu terharu dan dia pun memeluk kedua anak nya.


"Papi harap kalian akan selalu seperti ini,tidak banyak yang papi ingin kan selain kebahagiaan kalian semua" ucap Rakha.


Tidak lama kemudia suara perempuan berucap salam.


"Assallamualaikum" Ucap salam Dania.


"Waalaikumsallam"jawab dari mereka bersamaan


"Kak Dalfa kak Dalfi tumben kemari" Dania


"Iya kakak selagi ada jam kosong jadi kakak sempatkan untuk kesini" Dalfa


"Trus mba Sita mana aku kangen dengan dia kangen tidak berbelanja lagi di moll" Dania terkekeh.


Tokk,,tokk,,pintu kamar Diandara diketuknya.


"Masuk" suara lembut Sita.


"Mbaa Sita apa kabar nya" Dania langsung memeluk sang kakak ipar..

__ADS_1


"Dania" Sita pun menyambutnya dengan senang dan membalas pelukan sang adik.


...... Selamat membaca sekarang author coba update tiap hari yah gaes semoga selalu suka dengan alur cerita hasil karya ku.......


__ADS_2