TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 45


__ADS_3

Di RS JIWA SENTOSA.


"kak,pleas aku mohon tenang kan diri kakak" tangis gita.


Ryan hanya mampuh diam dengan bergenang air mata nya,mengenang wajah sang ibu,wajah Anya wanita yang sangat dia cintai,wajah adik kesayanganny Jack,& dia begitu mengingat persahabatanya dengan Rendy.


******


Sedang kan di tempat Lain Rendy & David sedang berada di sebuah kafe dimana mereka sedang menikmati secangkir cafee late hangat.


"David aku minta kamu segera cari tahu siapa dalang di balik kematian Jack Wiguna",Ucap Rendy.


"Baik tuan saya akan segera mencari nya".


Rendy pun mengangguk "secepat nya vid" ulang Rendy.


David sosok asisten Rendy yang sangat di percaya dia pun sekaligus sebagai orang IT khusus Rendy.


"Tuan nih CCTV yang terpasang di kediaman Tuan Jack,saya dapatkan dari teman saya dia kebetulan kepala keamanan di kediaman Tuan Jack".Tutur David.


Mereka berdua pun menghabiskan waktu di cafe milik Rendy untuk berkutat menggalih informasi tentang insiden kematian Jack Wiguna.


"Hmmm Vid apa kamu sudah menemui asisten Leon,kalau misal kita adakan pertemuan bagaimana aku rasa asisten Leon pun mau membantu untuk memecahkan teka teki nih".


*******


Diandara dengan babby twins nya yang sudah beranjak usia 5 2tahun.Tiba tiba Diandara merasakan sesuatu yang mengoyak oyak perutnya.


"ooek,,oeek",Suara Diandara memuntahkan isi perutnya yang berisi cairan saja.


"Aku kenapa merasa pusing sekali rasanya lelah",keluh nya.


Disaat Bi minah sedang hendak ke dapur mendapati sang Nona sudah terkapai lemas dilantai,seketika Bi minah teriak


"Yah Allah gusti nona kenapa non,bagun toh non jangan takutin si bibi",ucap panik Bi minah.


Lalu bi Minah pun terpaksa menelpon Rakha.


"Iyah hallo bi kenapa"


"Hallo tuan anuu,tuan eumm nonaa",ucap terbata bata oleh bi Minah.


"iyah anu kenapa bi ad ap dengan nona",balas Rakha yang tak kalah panik.


"Nona pingsan tuan",ucap bi minah lg.Seketika Rakha yang mendengar langsung terkejut dan menutup langsung telpon nya tanpa aba aba langsung keluar ruangan,Ben yang melihat sang Tuan nya pergi terburu buru ikut menyusul nya.


"Rakhaa,tunggu biar aku yang mengemudi kamu tenang saja",sahut Ben.Rakha pun mengangguk tanpa merasa berat.


Ciiitttt suara mobil terparkir depan kediaman Rakha.


"Bi dimana istri saya",tanya Rakha.


"It,,ituuu tuan di kamar kebetulan tadi Tuan muda Aditya datang ke sini hendak menengok Den Dalfa & dalfi tuan.

__ADS_1


"oke bi trimakasih banyak yh bi"ucap Rakha.


Ceklekkk suara pintu terbuka


"Syukur lah kamu sudah tiba,kakak pikir tadi nya mau menelpon Mami untuk menemani nya",Aditya.


"Maaf kak aku kurang telaten menjaga Diandara",Rakha yang merasa bersalah.


"Sudah ngga apa apa kok",balas Aditya.


"Lalu kak Diandara sakit apa kalau boleh tau?",Rakha bertanya.


"Eummm sebaiknya kamu nanti beli alat tespeck saja,biar lebih akurat lagi".


Rakha yang mendengar penuturan sang kakak ipar langsung mengangkat kepala nya & terkejut.


"Ma,,maaksud kak Adit Diandara hamil",


Aditya pun menganggukan kepala nya, " iya Rakha selamat yah",


Rakha tidak bisa berkata apa apa dia langsung mencium kening sang istri.


"Trimakasih sayang,kamu sedang hamil lagi aku merasa bahagia sekali",ucap syukur Rakha.


Diandara pun membalasnya dengan senyuman yang hangat.


"Nanti aku akan telpon Ayah & iby yah sayang,mereka pasti senang dengan kehadiran cucu baru,begitun kakek buyut nya".


"Iyah mas terserah kamu baik nya seperti apa",balas dengan lembut ucapan Rakha.


*******


📞"Siap Tuan saya segera membersihkan semua nya,balas sang pengawal itu.


"Liat Rendy,Ryan aku akan balas semua atas kematian Silvia.


ARGA GOTARDO.


Kakak dari Silvia gotardo,mengetahui kematian sang adik diliat nya sangat tidak wajar.


Sehingga Arga ingin menuntut keadilan.


"Ryan,Rendy aku harap kamu masih mengingat semua perbuatan kalian terhadap ku",Arga tersenyum sinis.


~Flas back on~


"Hey norak anak cupu lu jangan coba coba ganggu Anya kalau lu masih pengen liat adik kecil lu yang haram itu masih terlihat di lingkungan sini",Ancam Ryan pada Agra.


"Sa,,saya cuma temenan kok sama Anya nggak lebih"jawab Arga dengan bergetar.


"Hey lo penjaga baru bawa anak kecil itu kemari",perintah Ryan.


"Jangan pleas Ryan adik ku nggak tau apa apa",sahut panik Arga.

__ADS_1


"gue bakal kasih adik lo yang cengeng ini kalau lu nggak coba coba deket Anya.Ryan menekankan.


"Ba,,baaaik aku janji".


Kemudian Silvia yang masih seorang gadis kecil tu Ryan lepas.


~Flas back off~


"Aarrggg Ryan aku pastikan kau mati membusuk di RS jiwa itu ba***ngan & rasakan bagaimana kehilangan seorang adik hahahah"Tertawa penuh kemenangan Arga merasa.


******


Di kediaman Tuan Atmaja & nyonya sasti.


"Aduh duh cucu omah yang ganteng & tampan",nyonya sasti menyambut kedatangan Rakha & Diandara.


"Gimana kabar mu sayang",ucap sang mami.


"Alhamdulillah Diandara & semua baik baik aja mih",balas Diandara.


"Ya sudah sekarang kita makan yuk mami buat kan kesukaan kamu,Rakha, & cucu omah yang lucu lucu",sahut Nyonya sasti.


Rakha,Diandara pun menganggukan kepala secara bersamaan.


"Loh mih kak Rendy & mba Bella nggak kesini",Tanya Diandara.


"Euumm Bella sedang ngidam jadi dia nggak bsa kesini dulu ktanya kurang enak bdan mungkin efek hamil muda".


"Apaaaa mba bela ha,hamil lagi",Diandara heran,kasian sekali Alfino,Anisa kn masih kecil",Diandara terkekeh.


"Eumm euum,dehem tuan Atmaja, " Gimana kabar perusahaan mu Rakha?".Tanya Tuan Atmaja pada Menantu.


"Alhamdulillah pih berjalan dengan lancar yah mungkin ini juga suatu rezeky dari Allah & Dalfa,Dalfi pun sebentar lagi akan punyak adik",ucap Rakha.


Seketika Tuan Atmaja tersedak ketika minum.


"hukk,hukk ma,,maaksud kamu apa Diandara pun sedang hamil lagi",balas Tuan Atmaja.


Rakha & Diandara terseyum hangat.


"Alhamdulillah yah allah atas karunia mu engkau telah memberikan kami banyak cucu",Doa Tuan Atmaja.


Nyonya Atmaja pun terharu sehingga meneteskan air mata,yah tangis kebahagiaan.


"Pih cucu kita banyak horee mami nggak kesepian lagi",tutur nyonya sasti.


Dan mereka pun semua terkekeh melihat tingkah sang omah.


Acara makan pun selesai Rakha & papi masih mengobrol di ruang kerja Tuan Atmaja.


Sedangkan Diandara serta sang mamih sedang bersenda gurau dengan Dalfa & Dalfi.


"Diandara apa kedua orang tua Rakha setuju pindah ke kota",tanya nyonya Sasti.

__ADS_1


"Ayah & ibu kebetulan nggak mau mih,mereka lebih memilih hidup di desa.Mereka juga ingin selalu membantu kakek disana yah walaupun Ayah sudah memiliki kebuh teh sndri tapi tetap saja Ayah masih menghormati kakek mih",balas Diandara.


__ADS_2