
Di rumah sakit Dalfi bertemu kembali dengan Sita.
"Sita aku ingin bicara" ajak Dalfi.
"Heumm boleh Fi tapi di sini aja yah ngga enak kalau aku ke ruangan kamu" balas Sita.
"Kamu nggak usah kwartir Sit aku nggak ngapa2in kok" Dalfi.
Sita pun akhirnya mengikuti Dalfi keruangan nya.
"Sita ini berkas riwayat kamu selama ini"Dalfi
Sita pun hanya diam membisu,entah harus bicara apa pada Dalfi tentang penyakit nya selama ini.
"Itu,,tuu bukan milik ku"ucap bohong Sita.
"Kau bisa menyembunyikan ini dari siapa pun bahkan Dalfa tapi tidak dengan ku" Dalfi.
***********
Dihotel Dalfi dan Dila bertemu sebelum nya mereka sudah melakukan janji terlebih dulu.
"Dil harus nya kita tidak bisa seperti ini lagi,aku merasa aku sudah banyak berbuat salah terhadap istri ku" ucap Dalfa.
"Ingat Dalfa aku pun istri mu juga bukan hanya dia,jadi aku pun punya hak atas diri mu" Dila sedikit emosi.
Dalfa hanya bisa mengusap wajah nya dengan kasar.Dia sangat menyesali perbuatan nya,dan ingin lepas dari Dila.
"Harus nya aku tidak memulai permainan ini,aku sungguh menyesal aarrghhhh" Dalfa menangis dan teriak".
"Dalfa aku mohon jangan tinggal kan aku jangan abaikan aku" tidak berselang lama Dila pingsan.
"Dil,,dila bangun sayang heh are you oke" Dalfa
Sambil menepuk pelan pipi Dila,Dalfa merasa benar benar prustasi.
"Hallo Fer tolong telpon dokter Ajeng suruh dia datang ke hotel xxx" titah Dalfa pada asistenny.
"Baik Tuan" balas Ferdi.
Ditempat Lain Sita duduk termenung ditaman dekat Rumah sakit.Tempat itu tempat di mana dia mencurahkan rasa kegundahan hati nya.
Dalfi yang mengikuti diam diam arah tujuan Sita.
"Aku tahu perasaan mu saat nih Sit,dan aku akan memberi pelajaran pada suami mu walaupun dia saudara kembar ku" batin Dalfi.
"Adek kecil kenapa menangis" tanya Sita.
"Balon ku terbang Tante aku tidak bisa main balon lagi" anak kecil menangis.
"cup.cup gimana kalau balon nya Tante ganti dengan ice cream gimana deal?.
__ADS_1
"Oke deal horee horee makan ice cream.
Sita akhirnya membelikan anak kecil itu ice cream,sedangkan Dalfi dari sebrang sana hanya tersenyum melihat tingkah Sita.
"Cantik" ucap Dalfi.
Tanpa sadar dia berucap seperti itu.
"Aiss apa apaan aku bisa memikirkan dia" batin Dalfa.
Dalfa akhirnya masuk ke dalam mobil sportnya dan dia pun menelpon Dalfa.
"Hallo di mana Lo bro" tanya Dalfi.
"Hmm gue,guee lagi ada meeting sebentar lagi sudah selesai kok" balas Dalfa berbohong.
Dalfi yang mengetahui saudara kembar nya berbohong dia mengepalkan kedua tangan nya dan geleng geleng kepala.
"Suatu saat nanti kau akan merasakan bagaimana rasa nya kau ditinggalkan seseorang yang berharga" Dalfi bergumam.
Sita yang melihat mobil Dalfi melaju merasa heran.
"Itu kan mobil Dalfi dari mana kah dia" tanya Sita.
Sita melihat jam ditangan nya sudah menunjukan pukul 16:00 wib.
Didalam mobil Dalfi masih memikirkan Sita,entah kenapa ada rasa sakit dihati nya ketika melihat Sita.
**********
Dihotel X Dalfa dan Dila baru saja terbangun dari tidur nya karena semalam mereka melakukan adegan cocok tanam berkali kali.
"Sayang bangun dong udah siang aku lapar tahu" ucap Dila.
"Hmmm sebentar lagi Dil aku masih mengantuk" pinta Dalfa.
Namun seketika Dalfa bangun bahwa dia sadar istri nya menunggu di rumah.
"Arrgh sialan lagi lagi" Dalfa.
"Kamu kenapa sih sayang buru buru belum juga kita makan" balas Dila.
"Maaf Dil hari ini Sita ulang tahun jadi aku harus cepat pulang" Dalfa.
Dalfa mengendarai mobil sport nya dengan kecepatan sedang hingga akhirnya dia benar benar menambah kecepatan mobilnya.
Bugh Dalfa memukul stir mobilnya.
"Sialan kenapa aku harus kesiangan dan tertidur dengan Dila" sesal Dalfa.
Di lampu merah tanpa sengaja Dalfa melihat sosok wanita yang terlihat sederhana namun cantik & bersahaja.Yang serang membagi bagi makanan dan bunga anggrek.
__ADS_1
"Sitaa iya dia Sita istri ku,Dalfa tanpa sadar meneteskan air mata nya.
Banyak penyesalan yang begitu mendalam yang dirasakan oleh nya dan begitu dalam luka hati Sita atas semua perbuatanya sedari dulu hingga sekarang.
Di hari ulang tahun nya Sita berbagi rezeky itu dia lakukan sejak dari kecil orang tua menanamkan kebaikan.Maka dari itu Diandara sangat menyukai kepribadian menantu nya.
"Hay adik kecil ini Tante punya makanan dan bunga untuk mu sayang"Sita.
"Terima kasih Tante bingkisan nya" balas ank kecil tersebut.
Disaat Dalfa ingin menyusul istri nya tanpa sengaja dia melihat Dalfi menghampiri istrinya Sita.
"Dalfi kenapa dia berada di sini sedang apa dia dan kenapa dia mendekati Sita"pertanyaan berputar dikepala Dalfa.
Sita yang kaget melihat keberadaan Dalfi mengkerut kan dahi nya.
"Dalfi sedang apa kau di sini,bukan kah tempat ini kurang layak untuk kau kunjungi"ucap Sita.
"Aku waktu diparis selalu berkumpul dengan orang orang yang taraf perekonomian nya sangat minim,jadi bukan hal baru aku melakukan hal kebaikan seperti ini" balas Dalfi.
Sita cukup tercengang dibuat nya karena dia baru tahu bahwa sikap dari saudara kembar suami nya memiliki sifat yang berbeda dengan Dalfa.
"Baiklah kalau begitu terima kasih kamu sudah membantu ku" kata Sita.
Dan Dalfi hanya memberi senyuman hangat.
Dari kejauhan Dalfi sudah mengepalkan tangan nya melihat keakraban saudara kembar nya dengan Sita.
"Kurang ajar kau Dalfi semenjak kapan kau mulai akrab dengan istri ku" Dalfa.
Dalfa semakin geram dibuat nya dimana saat itu Dalfi menggenggam tangan Sita...
"Heumm Dalfi baiknya kamu lepaskan tangan ku tidak enak dilihat orang lain" Sita.
"Hahah siapa yang melihat apa orang lain berfikir aku macam macam dengan mu,malahan nih yah aku rasa mereka berfikir aku dan kamu sepasang kekasih" ucap Dalfi.
Dalfi yang menyadari bicara nya menutup mulut dengan kedua tangan nya.
"Maaf maksud aku bukan begitu"
Sita hanya tersenyum kecut.
"Ya sudah lupakan aku kalau begitu mari kita bagikan lagi makanan nya" titah Sita.
Dalfa akhirnya memakirkan mobil nya ke bahu jalan untuk bisa memantau istri dan saudara kembarnya.
"Bajingan kau Dalfi aku tidak perduli kau siapa jika sudah menyentuh milik ku" Dalfa.
Sita pun terlihat mulai akrab dengan Dalfi dia bahkan bercanda gurau dan tertawa lepas,dimana semenjak dia jatuh cinta dengan Dalfa tawa itu hilang bagai ditelan bumi,yah cinta yang terlalu dalam dihati Sita untuk Dalfa hanya berbalas luka dan luka.
...... Selamat membaca yah semoga selalu suka dengan karya novel ku......
__ADS_1