
BRANDON DAN SEKAR AKHIRNYA BERTEMU KEMBALI.
Di saat acara meeting berlangsung Brandon dan asisten Gery mempresentasi kan gagasan gagasan yang sangat di minati oleh perusahaan asing dan dalam negeri.
Disela meeting selesai para karyawan yang lain ikut membantu memberikan jamuan berbagai macam makanan, termasuk salah satunya makanan siap saji yang dibuat oleh Sekar dan dipesan oleh sahabatnya Nuri yang kebetulan juga menjadi salah satu karyawan Brandon.
Banyak tamu tamu undangan yang sangat menikmati makanan saji yang dibuat Sekar, mereka menilai makanan tersebut punya daya tarik dan cita rasa tersendiri.
Tanpa sadar Brandon dan Gery pun lahap memakannya.
" Hmm not bad lah menurut gue. " batin Brandon.
Io
Disaat acara meeting dan jamuan para tamu investor lainya berpamitan. Polisi
Gery mulai membuka obrolan pada boss nya yang kebetulan sahabatnya sendiri.
" Enak sekali makanan nih boss, saya seperti mengenang masakan ibu saya. " Gery yang masih mengunyah makanan itu.
" Kamu betul tapi kira kira siapa yang memesan makanan se enak ini. " Brandon bertanya pada asistenya.
" Biar nanti aku tanyakan pada bagian konsumsi saja boss. " balas Gery yang mendapatkan anggukan dari sang boss.
Sore pun sudah menjelang Sekar yang hendak bertemu Nuri di sebuah perusahaan besar dan elit itu namun seketika matanya tertuju pada sosok yang pernah dia lihat.
" Itu,,ituu kan manusia sombong itu, kenapa dia berada di sini, hmmm apa dia sama kaya Nuri karyawan di sini, Ckkk ternyata dia hanya karyawan biasa tapi kenapa begitu sombong nya seperti pemilik gedung ini saja. " Sekar terkekeh.
" Duarrr cieee lagi liatin siapa sih? " tanya Nuri.
" Nur kamu ingat kan tempo hari pas aku cerita sama kamu, kalau aku waktu itu menabrak seseorang dan makanan ku mengenai bajunya? " Sekar.
" Yang mana yah, aku lupa heheeh. " Nuri tanpa bersalah.
Sekar yang mendengarnya langsung berdecak kesal pada sahabatnya itu.
Disaat Sekar menunjuk ke arah Brandon, tanpa sengaja Brandon pun melihat Sekar.
" ouh wanita ini lagi. " tebak Brandon.
Dan ketika Sekar melihat nya, dia langsung pergi terburu buru tapi malah salah ngebawa arah larinya dia lebih memilih masuk kantor milik Brandon.
Akhirnya kejar kejaran antara mereka pun terjadi.
" Hah dekil tunggu saya hah!! " Brandon berlari mengejar Sekar.
__ADS_1
Sekar pun tak kalah cepat larinya untuk menghindari amarah pria buas dan sombong itu.
Dia terus berlari memutari area gedung tersebut sampai akhirnya Sekar sudah berada di atas gedung pencakar langit itu.
" Hahah b*d*h kena kan, mana uang ganti rugi biaya laundry pakaian saya hahh!! " pinta Brandon.
" Ckk pantas saja kau meminta ku untuk mengganti biaya itu, lantaran gaji mu kecil kan di sini. " Sekar tidak tau kalau Brandon seorang CEO muda.
" Apa kamu bilang aku karyawan di sini, wah dasar somplak yah otak kamu! " kesal Brandon.
" Lalu kamu mau apa, oke kalau sekedar ganti rugi pakaian mu, aku akan ganti tapi uang ku receh semua ini pegang coba kamu hitung dulu. " titah Sekar.
Uang yang berbentuk koin dan uang kertas nominal dari 2000 Sampai 10000.
" Apaa apaaan ini, kamu menghina saya, sudah sudah simpan uang mu yang nggak seberapa itu. " Brandon melempar uang yang diberikan Sekar.
Sekar merasa perbuatan Brandon sangat tidak bisa menghargai Jerih payah Sekar.
" Tuan jika memang uang ku yang tidak seberapa ini membuat tangan anda jijik maafkan lah saya, tapi memang saya hanyalah penjual makanan siap saji yang mungkin untung nya tidak seberapa, tenang saja tuan kalau begitu saya akan berusaha lagi untuk mengumpulkan nya dan bila terkumpul saya akan memberikannya pada anda. " Sekar merasa sedih.
Brandon pun akhirnya salah tingkah dia bingung harus menjawab apa.
Disaat Sekar pergi meninggalkan Brandon dengan uang recehan yang dipunguti dari bawah yang dilemparkan oleh Brandon.
" Bu,,bukan itu maksud saya, saya minta maaf kalau kamu tersinggung. "sesal Brandon.
" Argh dia sangat aneh sekali, kenapa dia begitu rapuh dan cengeng, dasar wanita. " batin Brandon.
Sekar merasa perasaan nya saat ini hancur berkeping keping karena dihinakan oleh Brandon.
" Dasar gilaaa, laki laki sombong, aku harap kau tak akan menemukan kesusahan seperti ku. " gumam Sekar.
Nuri dan Asisten Gery pun dibuat bingung lagi oleh mereka berdua.
" Kar, ehh tunggu aku dong, tapi kok dia nangis trus pak Brandon maksud apa sih ah pusing aku. " Nuri mengejar Sekar.
Asisten Gery pun menyusul sang tuannya.
" Boss maaf tadi wa,,wanita tadi. " tanya ragu Gery.
" Aku yang salah ger, aku harus nya tidak seperti itu." Brandon menyesalinya.
Mereka akhirnya cabut dari tempat tersebut.
" Apa yang harus aku lakukan Gery? " tanya Brandon.
__ADS_1
" Kalau menurut ku boss anda datangi kedainya dan meminta maaf secara langsung. " usul Gery.
Sesampainya di apartemen miliknya, Brandon merasa kosong entah kenapa.
Menerawang dari dalam apartemennya yang tinggi karena Brandon berada di lantai paling atas.
memandangi suasana malam dikota Jakarta, lampu lampu menerangi setiap sudut bahkan gedung gedung pencakar langit pun terang menerangi dari lampu setiap sudut masing masing.
Namun entah mengapa dia merasa kosong dan hampa, semenjak kepergian Leona yang lebih memilih sahabatnya sebagai pendamping hidup nya.
Tetapi bayangan Sekar menangis didepanya pun selalu terlintas. Dimana air mata itu mengalir deras
Dia tidak pernah melihat wanita menangis sejadi jadinya dihadapan nya apa lagi wanita itu menangis karena kesalahannya yang diperbuat.
" Ya Allah, kenapa aku Setega itu padanya. " masih dengan rasa sesal dihatinya.
Tidak lama ponsel nya berbunyi tanda notifikasi masuk dari Gery.
Dan Brandon sangat tercengang dia pun merasa semakin bersalah hingga dia berlutut dilantai.
Dia dapati sebuah video dimana Sekar mengantarkan makanan yang di jual, dan dia pun seorang single parent.
Brandon merasakan the Javu, apa yang diperbuat seperti sang Daddy nya di mana dengan ibu sambungnya berawal dari pertingkaian, Seorang single parent
" Apa aku merasakan hal yang sama seperti Daddy. " Brandon bermonolog.
Dia melihat Sekar wanita yang tangguh, seberapa pun banyak nya pesenan dia dengan sigap dan ceketan dalam bekerja.
Esok hari pun tiba, Brandon sengaja membawa kendaraanya sendiri tanpa Gery sang asisten.
Karena dia ingin datang sendiri di kedai Sekar.
Sesampainya di depan kedai, Brandon merasa ragu untuk melangkah kan kakinya.
Sedangkan kedai Sekar cukup ramai pengunjung.
" Lebih baik aku pura pura pesan saja. " batin Brandon.
Brandon masuk ke dalam kedai Sekar memakai masker serta topi dan salt agar tidak ketahuan oleh Sekar dan pengunjung lainya.
Disaat Sekar hendak memberikan buku menu, Brandon merasa jantung nya seperti dipacu.
" Kenapa aku jadi deh deg an begini ahrg. " kesalnya.
...... ......
__ADS_1
...... BERSAMBUNG YA GUYS KITA LANJUTKAN DI BAB SELANJUTNYA MASIH TENTANG BRANDON DAN SEKAR, SEMOGA KALIAN SELALU BERKENAN UNTUK MEMBACA KARYA KU.......