
...HATI SEKAR SEDIKIT MELUNAK PADA BRANDON,DIA MELIHAT KETULUSAN PADA SUAMINYA NAMUN DIA MASIH TRAUMA....
Sekar pun tidak ingin terjadi hal yang buruk bagi suaminya ketika dia melihat Brandon dan Bimo bersitegang.
" Mas sejak kapan kau datang kemari? " tanya Sekar yang terkejut dengan kedatangan Brandon.
Brandon yang sekilas mendengar istrinya memanggilnya dengan sebutan Mas, ada getaran yang luar biasa dia rasakan.
" Apa mas, hahaha sejak kapan kau berhubungan dengan pria lain! " Bimo berkata.
Brandon mulai terbawa emosi sehingga dia menarik kerah baju Bimo.
" Wanita yang kau hina, wanita yang kau sakiti selama ini adalah istri ku baj*Ngan " Brandon penuh penekanan dan rasa emosi.
Bimo yang terkejut dengan pengakuan Brandon cukup dibuat syok.
" What,, kalian suami istri, ckk " Bimo keluar dari kedai Sekar dengan rasa marah yang tak terlampiaskan.
" Terima kasih mas, maaf jika aku selalu merepotkan mu? " ucap Sekar.
" Tidak apa apa sudah sepantasnya aku membela mu,karena kamu adalah istri ku, kemarikan Vanila biar aku gendong " balas Brandon.
Sekar pun memberikan vanila pada Brandon.
" Hy kita jalan jalan yuk mau kan sama papi " ajak Brandon pada Vanila.
" oke Papi " Vanila berucap.
Jangan tanya saat ini perasaan apa yang dirasakan oleh Sekar, mungkin sama persis seperti lagu nya Astrid yang judulnya terpukau yang kebetulan Brandon mendengar kan lagi itu di mobilnya.
Sekar pun curi curi pandang dia melihat sosok Brandon yang tidak lagi seperti pertama bertemu dengan nya.
" Apa kau suka dengan lagu ini? tanya Brandon pada Sekar.
" Iya aku suka " Sekar tersenyum manis.
Brandon pun mengusap lembut kepala sang istri.
Sedangkan Vanila duduk di bangku belakang yang ditemani oleh boneka boneka kesayangan nya.
" Hmm besok ada acara di kediaman Om Permana dan Tante Fatimah, rencana aku mau datang dan mengajak mu serta Vanila, apa kau bersedia? " tanya Brandon.
" Aku akan ikut dengan mu " Sekar lagi lagi tersenyum hangat.
Sampailah di apartemen milik Brandon.
" Hmm boleh kah malam ini aku tidur dengan mu? " pinta Brandon.
" Baiklah tapi boleh kah aku temani anak ku tidur sesampainya dia tertidur " Sekar .
Brandon pun menyetujui karena bagaimana pun dia sangat paham akan keadaan Sekar.
__ADS_1
" Oke " Brandon mencium kening sang istri.
" kalau begitu aku permisi dulu "
Dan dikamar sang anak Sekar masih mengingat perlakuan lembut sang suami padanya
" Tuhan kenapa perasaan ku begitu nyaman dengan perlakuannya jika memang perasaan ini mulai tumbuh biarkan perasaan ini selalu ada " Sekar mencoba untuk menetralkan suasana hatinya.
Dikamar Brandon selepas dia membersihkan tubuhnya tidak lupa dia untuk melanjutkan kerja nya lewat sebuah laptop miliknya.
Cukup lama Brandon menunggu kedatangan sang istri namun masih belum nampak tanda tanda kedatangan istrinya.
Brandon pun tertidur di sofa miliknya.
Tidak lama kemudian Sekar pun datang untuk menemani Brandon tidur tetapi sayang kedatangan nya ternyata lama bagi Brandon sehingga sang suami pun tertidur.
" Maafkan aku jika kedatangan ku begitu lama, hingga kau tertidur begitu nyenyak, tuan kau begitu mempesona, kau begitu tampan, tuan apakah ada wanita lain selain diri ku dihati mu, tersematkah nama ku dalam memory ingatan mu "
Sekar memebali wajah sang suami yang begitu teduh.
Dia pun akhirnya memberikan selimut untuk sang suami, namun tangan di tarik oleh Brandon.
Hingga tubuh Sekar pun menyentuh tubuh Brandon yang begitu gagah.
Brandon memeluk erat tubuh mungil sang istri.
" Biarkan aku memeluk mu seperti ini, ijinkan aku ikut merasakan kepedihan mu ijinkan aku lebih mengenal mu " pinta Brandon.
Sekar pun membalas pelukan suaminya dan menangis dalam dekapan Brandon, Mereka saling berpelukan untuk saling mensuport satu sama lain.
Brandon mengusap lembut tubuh sang istri dan malam itu menjadi saksi bagi mereka untuk saling menyatu satu sama lain walaupun tidak ada adegan dimana layak nya suami istri.
Bagi Brandon mendapatkan hati Sekar jauh lebih penting dari pada memuaskan hasratnya.
Pagi pun menjelang Sekar seperti biasanya menyiapkan segala keperluan Brandon untuk ke kantor dari kemeja,dasi dan celana serta jas yang akan Brandon kenakan.
Dan Sekar pun sudah menyiapkan segelas susu putih hangat untuk suaminya.
" Hy morning " Brandon memeluk Sekar dari arah belakang.
" Mas minum dulu susu nya nanti dingin " Sekar yang merasa malu dengan perlakuan suaminya.
Brandon pun langsung menghabiskan susu putih yang dibuatkan oleh Sekar.
Brandon merasa hidupnya penuh warna dan semangat untuk menyambut hari esok.
" Sayang seperti nya aku tidak sempat untuk sarapan bersama tidak apa apa kan? " Brandon yang terburu buru.
" Its oke nggak apa apa kok mas tapi aku sudah membuat bekal untuk mu dan aku sudah kasih Gery untuk membawanya " balas Sekar.
Brandon pun tersenyum dan mencium lembut kening sang istri.
__ADS_1
" Assalamu'alaikum " ucap salam Brandon
" Waalaikumsallam " balas Sekar.
Sekar pun melanjutkan pekerjaan rumah nya untuk membantu mbok tum yang dia anggap sudah seperti ibu sendiri.
" Walah non sudah biar si mbok saja " kata mbok Tum.
" Enggak apa apa mbok, aku malahan sakit badanya kalau tidak ber aktifitas seperti biasanya " balas Sekar.
" Tapi ingat yah non jangan capek capek, nanti tuan muda bisa marah sama si mbok " pesan mbok Tum.
Sekar hanya mengangkat ibu jari nya dan terkekeh pelan.
" Ouh Iyah mbok aku mau minta tolong ajak vanila dulu sebentar ya,di taman belakang rumah kita biar dia tidak rewel lihat aku masak " pinta Sekar pada mbok Tum.
" Baik non " manut si mbok Tum.
********
Di kantor Brandon yang sedang berada di ruangan nya menunggu jam makan siang, dan memakan bekal dari sang istri.
" Gery temani saya makan siang, kebetulan istri saya membawa stok makanan banyak " titah Brandon pada Gery.
" Siap boss saya laksanakan " tanpa penolakan.
Brandon dan Gery pun dengan lahapnya makan siang yang di masak oleh Sekar.
" Sumpah sih boss nih masakan Ter enak yang aku makan " puji Gery pada masakan Sekar.
" Ya dia memang pandai memasak, maka dari itu kedai dia selalu rame " balas Brandon.
Tokk,tokk,tokkk pintu ruangan Brandon diketuk.
" Masuk " sahut Brandon.
" Selamat siang Brandon maaf ganggu makan jam siang kalian " ucap Leona.
Karena Leona yang datang Brandon pun bersikap cuek saja.
" Maaf Nona Leona silahkan duduk " Gery mempersilahkan Leona.
" Terimakasih Gery " Leona.
" Tuan biar saya saja yang membereskan bekal dari nona Sekar " Gery berucap.
Leona yang mendengar penuturan Gery cukup merasa risih.
" Hy Leona apa kabar mu? " tanya Brandon.
" Eumm ba,,baik kok " balas Leona dengan terbata bata.
__ADS_1
" Ada perlu apa kau datang mendadak dan tidak mengabari ku terlebih dulu " tanya kembali Brandon.
...... BERSAMBUNG BACA YUK DI BAB SELANJUTNYA.......