
...BRANDON MEMINTA HAK NYA PADA SEKAR...
Sekar dan Brandon sampai dengan selamat menuju apartemen nya, karena malam ini Vanila di ajak oleh Adelia untuk tidur bersama nya.
" Sayang " Brandon menarik lembut Sekar.
Dan berbisik pada Sekar dengan lembut dan menuntun seakan akan harus dituntaskan.
" Boleh kah malam ini aku meminta hal ku pada mu " Brandon mencium lembut bibir indah sang istri.
Sekar yang merasa kaku di seluruh tubuh nya tidak bisa berbuat apa apa dan hanya terdiam.
" Ya Allah apa yang harus aku lakukan, apa memang sudah waktu nya aku memberikannya " batin Sekar.
Namun malam ini seakan akan Brandon di buat sangat menginginkan pada diri Sekar.
" Mas berjanjilah kau melakukan nya atas dasar cinta dan kelembutan " pinta Sekar.
Brandon langsung mencium kening Sekar,dan mencium kembali bibir sang istri yang sudah menjadi candu baginya.
" Sayang " suara berat yang terucap dari Brandon.
" Percayalah padaku, kamu akan menikmati nya juga sayang " kembali Brandon berkata.
" Aauuuwww massss " suara rintihan Sekar terdengar begitu syahdu sehingga membuat Brandon bernaf*su.
" Iyah sayang aku akan pelan pelan memainkannya aahhrh " ******* terdengar memenuhi ruangan itu yang sebagai saksi bisu pergulatan mereka.
Brandon pun memainkan ujung dari dua gundukan dari sang istri yang menurut nya cukup besar.
" Mass stopp mass ahhhhrrg " erang nikmat Sekar rakasan.
Hingga akhirnya Brandon lagi lagi memuntah kan lahar panasnya ke dalam goa milik sang istri.
pergulatan itu selesai pukul 03:00 Berulang kali Brandon dan Sekar melakukanya dan Sekar pun sudah menikmatinya.
Pagi pun menjelang Sekar masih tertidur pulas,dan Brandon tidak ingin mengganggu tidur sang istri yang sudah kelelahan untuk melayani nya.
Cupp " Brandon mencium kening Sekar dengan lembut.
" Mass kamu sudah bangun,kenapa tidak membangunkan aku? " keluh Sekar.
" Sayang hari ini kamu istrihat saja yah,karena nanti siang kita akan melihat rumah baru kita " ucap Brandon.
" Tapi mas,sarapan mu,bekal makan siang mu,lalu vanila bagaiman " lirih Sekar.
" Sttttt kamu enggak usah khawatir sayang,aku sudah menyuruh Gery untuk mencari pengasuh satu lagi buat vanila dan aku akan menambahkan asisten rumah buat bantu bantu kamu yah " Brandon mencoba bernegosiasi dengan sang istri.
__ADS_1
Sekar hanya tersenyum lembut pada sang suami.
" Mas terima kasih atas semuanya " ucap tulus Sekar.
Brandon pun mengusap lembut pipi Sekar yang lembut dan menggemaskan.
" Aku berangkat dulu yah, kalau ada apa apa jangan sungkan meminta tolong pada si mbok " titah Brandon.
Sekar pun mengangguk.
Sekar mengantar Brandon hingga depan pintu saja dan dia pun tidak lupa untuk mencium tangan sang suami dengan takjim.
" Assalamualaikum" ucap salam Brandon.
" Waalaikumsallam " Sekar membalasnya.
Didalam mobil Brandon tersenyum sumringah karena penantian nya selama ini berhasil untuk menerobos gawang sang istri.
Kembali pada Sekar yang akan membereskan tempat tidurnya kemudian dia akan membersihkan tubuhnya akibat pergulatan sengit dengan sang suami.
Setelah itu dia akan membantu sedikit pekerjaan si mbok Tum.
Beberapa menit kemudian Sekar sudah menyelesaikan pekerjaannya di dalam kamar tersebut, dia pun lanjut untuk memanjakan tubuh nya untuk berendam dengan air hangat di bethup.
" Kenapa aku terbuai dengan setiap sentuhan yang dia berikan pada ku, ciuman nya, belaianya, bahkan setiap hentakan tubuh nya yang menyatu dalam diri ku begitu nikmat terasa " Sekar berendam di bethup berisi air hangat.
Bagi Sekar si mbok Tum sudah seperti orang tua nya .
Didapur si mbok yang sedang mencuci piring dikagetkan oleh kedatangan Sekar.
" Duaarrr " Sekar mengangetkan si mbok.
" Ikan loncat eh loncat, Non bikin si mbok kaget lo " si mbok mengusap dada nya.
" Aduh mbok Sekar minta maaf yah, padahal bukan maksud Sekar mengagetkan si mbok " lirih Sekar.
" Ndak apa apa non, nggak usah murung lagi yah,beneran si mbok ndak apa apa kok " ucap si mbok Tum.
" Ya udah sekarang mbok Tum istirahat aja yah, biar semua aku yang kerjakan oke " pinta Sekar.
" Ndak usah non, gimana kalau tuan muda tau nanti si mbok bisa kena Omelan " si mbok memberikan alasanya melarang Sekar membantunya.
Sekar pun menjawab kembali apa di utarakan oleh si mbok Tum.
" Tenang saja mbok, itu biar urusan ku yah " Sekar mencoba meyakinkan si mbok Tum.
Si mbok hanya duduk tersenyum bahagia karena sang Nona nya sudah menemukan kebahagiaannya dengan tuan muda Brandon yang sudah mbok Tum anggap sebagai cucu nya sendiri.
__ADS_1
" Mbok, nanti si mbok jangan capek capek yah, biar nanti aku minta teman buat si mbok pada mas Brandon " Sekar akan memperkerjakan lagi asisten untuk di apartemen nya.
Karena lusa sudah bisa menempati rumah barunya maka dari itu Sekar akan meminta Brandon untuk menambahkan asisten rumah tangga.
Selesai sudah Sekar memasak beberapa menu makan siang yang akan diantar ke kantor sang suami.
" Sebaiknya aku ganti pakaian ku " batin Sekar.
Sekar memakai dress short yang sangat elegan menambahkan sosok sebagai wanita yang anggun dan strong.
Setelah dia selesai ber-make up tidak lupa dia membuat berbagai menu bekal suami untuk makan siang.
" Non taxi nya sudah datang didepan " ucap si mbok Tum.
" Oh iya mbok terimakasih yah mbok " Sekar pun mencium tangan si mbok dengan takjim.
" Aku berangkat yah mbok Assalamualaikum" ucap salam Sekar.
Dan mendapatkan balasan salam dari si mbok Tum.
" Waalaikumsallam wr wb ".
Sekar yang sudah berada di dalam mobil taxi mencoba bicara pada sang supir agar mengantarkannya ke jalan X dimana perusahaan milik sang suami terletak di sana.
" Pak tolong antar kan saya ke jalan x dekat gedung S_smart " Sekar meminta tolong.
" Baik non " balas sang supir.
Tibalah Sekar persis didepan gedung dimana dia pernah kejar kejaran dengan sang suami.
Dan Sekar hanya tersenyum lucu jika mengingat nya apa lagi awal mereka bertemu di sebuah taman dimana sang suami sedang ber olahraga dan dia terburu buru membawa banyak membawa pesanan tersebut.
Yang akhirnya tanpa sengaja Sekar menabrak Brandon, sehingga baju yang dikenakan Brandon terkena noda makanan.
" Selamat siang ibu? " sapa semua karyawan yang melihat dirinya
Sekar membalas sapaan karyawan hanya senyuman manis.
" Ibu, tadi bapak pesan jika nanti ibu datang langsung keruangan bapak saja Bu " ucap salah satu sekretaris Brandon.
" terimakasih " ucap Sekar.
" Sama sama ibu " balas nya.
Sekar pun masuk kedalam ruangan milik suaminya, karena dia menunggu Brandon yang sedang meeting maka dari itu dia mencoba mengelilingi ruangan Brandon.
...... BERSAMBUNG BACA BAB SELANJUTNYA YAH GUYS, JANGAN LUPA LIKE,COMEN DAN VOTE.......
__ADS_1