TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 61


__ADS_3

Dalfa akhirnya menyetujui ke inginan kedua orang tua nya.


Dalfa dan Sita pun akhirnya bertunangan di kediaman milik Sita.


Di saksikan hanya kedua keluarga inti saja dimana ada Tuan Atmaja selaku kakek,Rendy,adik nya serta kedua orang tua nya yaitu Rakha dan Diandara.


"Selamat yah Fa om ikut senang semoga kalian berjodoh" ucap Rendy.


"Trimakasih Om" balas singkat Dalfa.


Acara pun akhirnya berjalan dengan hikmat,Dalfa dan Sita pun di perkenan kan untuk memiliki ruang dimana mereka saling mengenal satu sama lain.


"Dalfa aku harap kamu bisa menerima ku" pinta Sita.


"Ckk Dalfa berdecak jangan mimpi kamu" Balas Dalfa dengan sinis.


Dalfa yang merasa muak dengan keadaan nya mencoba untuk bersikap tenang di karenakan dia tidak ingin membuat kedua orang tua nya merasa kecewa pada nya.


"Sita perlu kamu tahu sampai kapan pun aku tidak akan bisa mencintai mu" Ucapan Dalfa.


Sita yang mendengar penuturan dari Dalfa hanya bisa menangis meratapi perasaan nya yang tidak berbalas...


"Aku yakin Fa kamu akam menerima ku" Sita tidak bosan nya memperingati Dalfa.


Dalfa yang tidak ingin lama lama bersama nya langsung beranjak pergi dari tempat tersebut.


"Sampai kapan tidak akan pernah gadis bo**h" Dalfa menimpahi..


Diandara yang melihat putra sulung nya berjalan sendiri merasa heran.


"Loh loh kok kamu tinggal Sita sindirian sayang"


"Maaf mih bisa kah aku ijin sebentar ada sesuatu yang ingin Dalfa beli" ucap ny bohong pada Diandara..


Acara tunangan pun selesai sudah kini mereka sudah berada di tempat nya masing masing,Dalfa masih belum bisa menerima tunangan nya dengan Sita membuat dirinya frustasi.


"Aku harus memberi kabar pada Dila" Dalfa ber inisiatif.


Dalfa : Hy met malam tuan putri ku 😘


Dila : Apaan sih lebay deh kamu 😍oh iya gimana acara tunangan nya lancar kan.


Dalfa : Lancar sih cuma aku malas berlama lama di sana,tahu nggak sehari ga liat kamu kangen banget😘🀭


Dila : Hehehe gombal deh kamu,yasudah nanti aku lanjut yah😘


Dalfa : Oke tuan putri 😘😘😘.


Sedangkan di tempat lain Sita masih mengurung diri nya dia bahkan tidak merasa lapar.


"Apa aku harus mengirim pesan dulu sama dia" batin Sita.


Sita pun memberanikan diri untuk berkirim pesan pada Dalfa.


Sita : Malem Fa maaf ganggu.


Dalfa: maaf siapa nih.

__ADS_1


Sita : Dalfa ini aku Sita save yah no ku by happy nice dream.


Namun Dalfa tak lagi membalas pesan dari Sita.


************


Dikantor Diandara.


"Selamat yah Vii" ucap Rena.


"makasih kamu emang best fren ku deh.


Mereka pun terkekeh bersama.


Diandara yang sudah tahu dari awal bahwa kini Sekretaris nya sudah berstatus seorang Istri.


"Selamat Vii aku ikut senang maaf yah aku belum sempat memberi apa apa dan tidak bisa datang di waktu itu" Diandara berucap.


"Tidak apa apa bu aku paham kok" balas santun Viona pada Diandara.


"Yasudah sebagai permintaan maaf aku akan memberi kan kamu tiket honemoon ke paris" Diandara memberi hadiah.


Viona yang mendengar Diandara bicara tentang honemoon merasa terharu karena sang nyonya sangatlah baik hati.


"Terima kasih banyak ibu sudah repot repot memberi kita Honemoon gratis" rasa terima kasih yang di ucapkan Viona.


***********


Dalfa yang menjemput Dila untuk berangkat sekolah bersama.


Dila sangat bahagia memiliki Dalfa yang penuh perhatian dan rasa cinta ny begitu besar.


Mereka pun berboncengan menuju sekolah.


Sita yang baru saja sampai di sekolah tanpa sengaja melihat kedatangan Dalfa dan Dila berboncengan sita merasa perlakuan Dalfa sudah sangat diluar batas.


"Dalfa kenapa kalian bisa bercongan" tanya Sita.


"Heh apa urusan mu ingat Sita aku menyetujui pertunangan ini bukan ber arti kamu bisa menguasai ku paham" Dalfa memberi penjelasan.


Dalfa Dila pun akhirnya pergi meninggalkan Sita.


Dila yang sepintas melihat keadaan Sita yang prihatin dan sangat menyakitkan ada rasa bersalah menghinggapi nya.


"Maaf kan aku Sita aku pun tidak tau harus bagaimana" Batin Dila.


Didalam kelas Mereka bertiga belajar seperti.biasa nya dan sekarang Dalfa pun sudah menunjukan perubahanya yang tidak ingin menjadi siswa abadi lagi.


Jam pelajaran sudah usai jam istirahat pun tiba.


Dila yang hendak mengajak Sita pergi ke kantin Dalfa malah menarik nya untuk ke kantin berdua.


"Fa pleas deh jangan kaya gini aku nggak tega liat Sita" ucap Dila.


"Sudahlah biarkan saja" balas singkat Dalfa.


Sita lagi lagi meneteskan air mata hingga dia memukul mukul dan menarik narik kerah baju yang merasa dada ny begitu nyeri.

__ADS_1


"Aku harus kuat aku tidak boleh lemah" Sita menyemangati diri sendiri.


Dikantin pun Sita melihat kedekatan Dalfa dan Dila yang saling suap menyuap makanan.


Namun Sita mencoba untuk cuek dengan mereka.


Tidak seperti biasa nya Sita melewati mereka berdua dengan senyum dan sikap biasa saja.


"Tumben tu anak nggak nangis lagi liat aku dan Dila" batin Dalfa.


Sita yang memesan makanan bergabung dengan teman laki laki nya.


" Boleh gabung kan" pinta Sita.


"Boleh dong silahkan duduk Sit" tawar Jack pada Sita.


Jack pun sedari dulu sebenarnya memiliki rasa pada Sita.


Dalfa yang melihat nya ada rasa tidak kesukaan nya kenapa Sita begitu mudah nya dengan laki laki lain sedangkan stts dia sudah bertunangan.


Dalfa memutuskan untuk pergi ke kelas lebih dulu pada Dila.


"Honey aku masuk kelas duluan ya ada yang ingin aku kerjakan" pinta Dalfa.


Dila pun menyetujui nya. "Baiklah kalau bgitu" .


Setiba di kelas entah kenapa Dalfa merasa kesal dan emosi ketika melihat Sita yang sedikitnya cuek dengan nya di tambah lagi dia sedang duduk dengan Jack.


"Dalfa kamu kenapa sih gelisah banget" tanya Dila.


"Hmmm ngga apa apa sayang aku mungkin sedang memikir kan adik ku Dania" ucap bohong Dalfa.


Tidak berselang lama Sita pun memasuki kelas.


Dalfa yang melihat nya seperti hewan buas yang siap memakan nya.


"Dari mana kamu hahh!!!" bentak Dalfa pada Sita.


Sita yang merasa aneh dia mengkerut kan jidat nya


"Kenapa Fa kamu marah bukan nya kamu dengan Dila tadi sedang suap suapan" skakmatt Sita untuk Dalfa.


Dalfa pun terdiam dia hanya mengepalkan tangan nya.Sedangkan Sita pergi begitu saja.


"Itu belum sebarapa Fa di banding rasa sakit hati ku terhadap mu" gumam nya Sita.


Dalfa memilih untuk menenangkan diri nya sendiri di taman belakang sekolah.


"Aarrrrgggggh ba**ngan kau Sit" ucap amarah Dalfa.


.


Dil yang melihat tingkah Dalfa ada rasa nyeri di hati nya dan sedikit khawatir dimana tidak menutup kemungkinan Dalfa akan mencintai Sita.


...... ......


...... Maaf yah author baru menulis bab baru ,semoga suka dengan alur ceritanya dan jangan lupa untuk tinggalkan comen atau kritikan serta Like and vote......

__ADS_1


__ADS_2