TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 74


__ADS_3

Dikediaman Sita,Dalfa yang melihat dengan deraian air mata.


"Sita istri ku maaf kan aku telah menyakiti mu dulu dan meninggalkan mu sehingga kau masuk dalam perangkap adik ku sendiri" Dalfa yang merintih pilu.


Banyak sudah hal yang dia ketahui dan Dalfa pun diam diam menemui adik ipar nya yang dulu pernah menjadi asisten pribadi sang Om yaitu David.


David dan Dania merasa terkejut sekaligus bahagia,dengan kembali nya Dalfa.


David begitu banyak cerita kejadian kejadian disaat Dalfa dinyatakan hilang,Dania pun menambahi bahwa Dalfi sesungguhnya yang mencelakai kakak tertua nya.


"Kak Dalfa aku mohon berhati hati lah dan jangan sampai kakak diketahui oleh anak buah kak Dalfi" pinta Dania.


Dalfa yang mendengar nya hanya mengangguk tanda setuju.


"Baiklah kalau begitu aku segera pamit dan esok lusa aku pastikan untuk menemui kalian lagi" pamit Dalfa.


*********


Buuaaaghh buaagghh di gedung yang kosong serta minim penerangan cahaya Dalfi menghajar semua asisten nya.


"Bodoh kalian semua bagaimana bisa Dalfa sudah kembali di kota ini dan itu tanda nya dia sudah kembali mengingat" Ucap Dalfa.


"Maafkan kamu Boss Kami berjanji akan menangkap tuan Dalfa dalam keadaan tak bernyawa" balas salah satu asistenya.


Dalfi yang mendengar penuturan asistenya tertawa terbahak bahak.


"Hahahahaa kalian pikir dia sebodoh itu hahhh!!! dia bukan type manusia yang mudah menyerah" tutur Dalfi.


Dalfi sedari dulu merasa diperlakukan tidak adil oleh kedua orang tua nya padahal untuk segi kepintaran Dalfi lah juara nya bahkan Dia dikenal sosok yang gigih dan beribawa namun mungkin akibat pergaulan nya di luar negeri sehingga dia berubah.


**********


Dania yang ingin berkunjung ke kediaman Sita dilarang oleh David.


"Sayang aku pikir kita sebaiknya jangan terburu buru untuk datang dan menjelaskan kebenaran nya karena menurut ku waktu nya kurang pas apa lagi mba Sita sedang mengandung" ucap David.


"Kamu betul mas sebaiknya aku tunggu waktu yang tepat" balas Dania.


"Oh iya sayang gimana kalau kita chek kandungan kamu saja aku jadi pengen tahu jenis kelaminnya apa" tanya David.


Namun Dania hanya terkekeh mendengar penuturan Suaminya.


"Mas usia kehamilan ku saja baru 4 Minggu gimana mau lihat jenis kelamin,mungkin kalau sudah di atas lima bulan kamu bisa melihat nya sayang" Dania memeluk suaminya.


David pun membalas pelukan istrinya.

__ADS_1


*********


Rakha Bumi yang mengetahui kelakuan jahat salah satu anak kembar nya sungguh sangat syok dan tidak percaya kenapa bisa Dalfi sekejih itu apa kurang ny dia memberikan kasih sayang bahkan ilmu kehidupan yang selama ini Rakha terapkan pada Dalfa.


Karena kebetulan Dalfa & Dania berada di Indonesia sedangkan Dalfi tinggal di luar negeri dengan Aditya Wibowo kakak tertua Mendiang Diandara.


yah setelah sekian tahun Diandara melawan sakit nya dia akhirnya menyerah dan pergi meninggalkan Rakha seorang diri,terkadang Rakha merindu kan sang istri tercintanya istri yang dia kenal awal nya seorang wanita yang keras kepala,manja,dan pekerja keras..


"Sayang maafkan aku gagal mendidik mereka,aku sibuk dengan dunia ku hikk,,hikk," Rakha menangis pilu.


Dalfa yang berada di situ menengangkan sang papi nya agar tetap tegar mengahadapi setiap masalah bersama sama.


"Pih,istighfar serahkan semua pada Allah" Dalfi berkata.


"kamu benar nak,papi harus bisa menghadapi nya agar mendiang ibu mu tenang disana" balas Rakha.


Dalfa pun memeluk sang papi.


********


Dikediaman Milik Sita.


"Auw perut ku sakit sekali" rintih Sita.


Dalfi yang kebetulan kepala rumah sakit milik Tuan Aditya Wibowo namun sekarang sudah berpindah tangan dikarenakan Aditya sudah tidak sanggup lagi untuk mengurusnya dan sudah usia senja sedangkan anak anak Aditya memilih untuk berbisnis dibidang lain.


"Ooeee oeeee" suara tangis bayi.


Suara tangis bayi bergema di RS milik Keluarga Dalfi dan jenis kelamin anak itu adalah baby boy.


"Sayang anak kita laki laki" ucap Dalfi.


Dalfi mencium kening Sita dan sekilas mencium bibir ranum sang empunya.


"Mas apa anak kita sehat" tanya Sita.


"iya sayang anak kita lahir sehat dan sempurna dia memiliki mata yang persis dengan dirimu" tutur Dalfi.


Sita pun tersenyum dan menggendong bayi nya.


Dengan derai air mata sita masih belum percaya bahwa dia sudah menjadi seorang ibu.


Disuatu tempat yang teramat jauh di gedung rumah sakit Dalfa menangis pilu dengan keadaannya sekaligus marah dengan saudara kembarnya yang begitu kejam padanya.


"Dalfi akan aku balas semua nya kau telah mengambil semua dari ku,mami pun pergi meninggalkan dunia ini akibat ulah mu,dan istri ku lari kepelukan mu juga semua karena mu" keluh Dalfa.

__ADS_1


Namun tiba tiba dari arah belakang seseorang menepuk pundak Dalfa.


" Sabar bro gue yakin Tuhan enggak akan tinggal diam" ucap Roy sahabat Dalfa sekaligus asistenya.


"Loe bener Roy gue harus bangkit dari ketepurukan ini dan membawa kembali Sita" balas Dalfa.


**********


Diruangan Sita ada seorang perawat memberi bunga Anggrek putih bunga kesukaan Sita dan mendiang Diandara.


"Selamat pagi Nyonya apa anda sudah merasa baikan,ini ada sekuntum bunga anggrek yang dari tuan di ujung sana" ucap perawat tersebut.


"Bunga anggrek sus memang siapa gerangan" balas Sita.


"Maaf nyonya saya juga kurang tahu" sahut perawat.


Sita hanya mengangguk dan masih dalam mode yang bingung memikirkan siapa pemberi bunga anggrek putih itu setau dia yang tahu bunga favorit nya selain Diandara dia lah Dalfa.


"Yah Allah mas apakah ini dari mu" pikir aneh Sita.


Tidak berselang lama Dalfi pun masuk ke ruangan Sita.


"Hay sayang gimana keadaan mu apa sudah merasa baikan" tanya Dalfi.


"Sudah mas aku baikan kok,oh Iyah mas kapan aku di ijinkan pulang" Sita.


"sabar ya honey mungkin lusa kamu dan Brandon anak kita bisa pulang" Dalfi mengecup kening istrinya.


lagi lagi Sita hanya ber ekspresi seadanya.


*********


Pertemuan Roy dan Dalfa.


"Fa ini dokumen dokumen dan lainya tentang saudara kembar loe" kata Roy.


"Oke thanks ya bro loe selalu ada dan setia sebagai teman" balas Dalfa.


Mereka berdua menyusun suatu rencana untuk membalas perbuatan Dalfi


"Hmmm gue ikut sedih dengan keadaan loe sekarang bro,dan gue juga turut berduka cita atas meninggal nya Tante Diandara" ucap Roy.


"Begitulah Roy bertahun tahun gue lupa ingatan pasca sebuah insiden itu tapi gue bersyukur ada orang yang baik banget merawat gue sampai sembuh seperti ini" balas Dalfa.


Roy pun menanggapi nya dengan anggukan.

__ADS_1


__ADS_2