TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 52


__ADS_3

Selepas pulang kerja Diandara dan Rakha menyempatkan untuk pergi bersama satu mobil dimana tempat itu sebuah toko mainan.


Sampailah mereka di toko mainan.


"Mas Kamu memang nya mau belikan Dalfa dan Dalfi mainan apa mereka kan sudah besar aku rasa untuk saat ini mereka lebih menyukai hal hal yang berbau alam alam gitu deh mas,yah macam kemping atau mancing"Tutur diandara.


"Iya juga sih yah anak kita yang twins tu mana mau dia mainan terkecuali Dania",balas Rakha sambil terkekeh.


Rakha tanpa sengaja melihat sebuah kotak musik yang dia ingin beli untuk Dania.


"Heummm gimana sayang kalau aku belikan Dania kotak musik ini",pinta saran Rakha pada sang istri.


"Ide yang bagus kebetulan Dania type anak yang suka musik Mas sama seperti mu",balas Diandara dengan senyum manis nya.


Beberapa menit kemudia Mereka menuju kasir & membayar nya.


********


Tuan Leon Pradipta.


"Tuan ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda",ucap asisten Roy pada nya.


"Siapa gerangan",sahut Leon.


"Beliau adalah Tuan Ryan Wiguna Tuan",Roy menimpahi


"Kak Ryan oke suruh masuk ke ruangan ku sekarang juga.


"Apa kabar Leon",tanya Ryan.


"Kak,ak,,aku baik baik saja",balas Leon sedikit lirih.


"Lupakan lah adik ku Gita agar dia tenang di sana Leon,cari lah pengganti di hati mu aku yakin Gita berharap seperti itu.Bukan kah Gita lebih senang melihat mu tersenyum",Ryan menepuk pelan pundak Leon lalu pergi meninggalkan nya.


Leon hanya bisa diam terpaku hati nya masih terasa perih bagai tersayat sayat oleh silet


Lalu seketika tubuh itu bersimpuh hingga suara tangisan Leon pun sedikit terdengar,sedangkan hati seorang ibu mana yang tidak terluka ketika melihat anak laki laki nya sudah hampir 5 tahun lebih belum juga mampuh melupakan sosok mendiang istrinya.


"Leon anak ku bangkit lah bagai karang yang kuat diterjang ombak tinggikan keberanian mu bagaikan langit yang biru,mendamaikan hati dengan udara mu,dan basahilah kegersangan itu dengan air hujan mu",lirih batin sang ibu.


Leon sekarang nampak terlihat kacau penampilan nya bulu halus pada wajah nya yang tampan pun telah tumbuh begitu lebat sehingga ketampanan itu tertutup.


"Sampai kapan pun aku sulit melupakan mu,semakin aku coba semakin luka itu mendalam arrrghhhh",teriak Leon...


Begitu piluh begitu kehilangan cinta sejatinya apakah ada sosok lain yang mampuh menggantikan posisi Gita di hati Leon Pradipta.


Tidak berselang lama Leon pun mengambil kunci mobil nya dan hendak pergi untuk sekedar menghirup udara segar.

__ADS_1


Leon yang sedang mengemudi tiba tiba ada seorang wanita yang sedang terburu buru.


"ciiittt,suara mobil Leon berhenti secara mendadak.


Viona yang hampir saja tertabrak hanya diam seperti patung mungkin dia merasakan syok.


"Heh kamu lain kali pake mata dong nyebrang nya",ucap Leon


Viona mengangkat pandangannya ke samping lalu dia sangat terkejut dengan pria yang hampir menabrak nya viona merasa pria itu sangat lah tampan.


"Maaf Tuan,saya,,,sayaa buru buru",langsung viona berlari.


Dalam hati Leon sedikit nya masih menyimpan rasa kesal yang begitu teramat dengan wanita yang hampir saja mati karena ditabraknya.


"Gilaa kali itu cewek bisa nya begitu tledor dengan kesalamatan diri sendiri",Leon menggelengkan kepala nya.


Ditempat lain Viona masih merasa bahwa tulang tulang ny seketika membeku pertama kali melihat Leon.


"Tuhan begitu sempurna nya ciptaan mu itu",batin Viona sambil tersenyum sendri.


Di sebuah kafe Leon memesan minuman beralkohol,Leon masih saja sama dengan pemikiran yaitu Gita yang selalu menemani nya.


Namun tiba tiba sekilas bayangan wanita yang tadi hampir dia tabrak,Leon mencoba menepiskan nya dengan menggelengkan kepala nya.


"Aarrgh kenapa aku harus memikirkan cewek itu",batin Leon.


Waktu pun berlalu Leon akhirnya kembali menuju apartemen nya.


"Hey cantik kok sendirian yah boleh dong kita temenin yah,goda salah satu pemuda mabuk itu.


"Maaf saya buru buru",tolak Viona.


"Ckk jual mahal sekali sih jadi cewek udalah kalau sama kita jangan pake mahal iya ngga bro"Sahut pemuda lainya.


Mereka akhir nya menarik tangan viona dan memaksa untuk mencium nya.


Tiba tiba Leon datang untuk menghajar para pemuda mabuk itu


Bughh "kurang ajar berani nya sama wanita lemah kaya dia",ucap Leon.


Disaat Leon berucap wanita lemah pada nya viona hanya mampuh menutup mulut nya dengan kedua tangan.


"Yah ampun Tuan tampan ini lagi,tapi kenapa bicara nya selalu dingin dan se enakny saja.


Para pemuda itu kalah telak dengan Leon,mereka semua pergi karena merasa sudah tidak sanggup meladeni perkelahian dengan Leon.


"ciih dasar lemah",Leon pergi begitu saja.

__ADS_1


"Tuan tunggu aku belum ngucapin makasih,Leon tetap saja tidak menghiraukan viona berbicara sampai dia masuk dalam mobil dan berlalu.


"Aiisss sombong sekali tuan itu,tapi kok dia mau repot menolong ku",gumam Viona.


*********


Dikantor Diandara.


"Pagi bu" sapa Viona pada Diandara.


"Hy pagi juga viona,apa hari ini pertemuan dengan Mr X akan di adakan lalu pak Rakha apa sudah menandatangani nya",ucap Diandara pada viona.


"Maaf bu tapi pak Rakha ingin ibu sendiri yang memberi berkas nya",balas viona.


Diandara yang mendengar penuturan sang sekretarisnya pun bisa memahami.


"Baiklah kalau begitu,trimakasih yah viona",sahut ny.


Viona pun membalasnya dengan anggukan dan senyuman.


Beberapa menit berlalu


Tokk,tokk suara pintu ruangan Rakha


"Masuk",titah nya.


"Mas kamu kebiasaan deh" Diandara langsung berbicara pada suami nya.


"Loh loh kebiasaan apa sih sayang pagi pagi kok udah marah marah aja nanti cantik nya pudar loh",Rakha yang memandang Diandara dari kursi kerja nya.


Diandara hanya menggelengkan kepala nya.


"Ya sudah mas ini tanda tangan dulu di sini",Diandara mendekat menghadap Rakha tapi siapa sangka Rakha malah usil pada istri imut nya itu.


"Cup",Rakha mencium sekilas bibir istrinya.


"Manis sayang",ucap Rakha.


Diandara membuka mata nya lebih besar lagi.


"Mas ini dikantor gimana kalau Ben lihat kita lagi",sahut Diandara.


"Ngga akan sayang dia sedang meeting dengan Tuan Wisnu" Rakha menarik tangan Diandara dan memeluk erat istrinya.


"Sayang aku sudah tidak tahan",goda Rakha.


Diandara yang mendengar kemauan suami nya langsung memukul pelan dada bidang itu.

__ADS_1


"Diandara pun menyetujui kemauan suami nya untuk melakukan bercocok tanam di kantor pagi pagi,tentu nya di ruangan pribadi milik Rakha.


...... Selamat membaca yah semoga suka dengan alur ceritanya maaf kalau masih banyak typo dan kesalahan kata lainya,mohon like,comen dan voteπŸ™πŸ»πŸ˜˜......


__ADS_2