
Dikantor Diandara Viona merasa kesal sendiri.
"Tuhan bisa bisa dia memaksa ku,dan tiba tiba dia bersikap manis sekali pada ku",batin Viona terus bertanya tanya.
"Nih aku bawakan kamu makan siang",tawar Intan teman kerja Viona.
"makasih tan kamu baik banget",balas viona.
Sedangkan di jalan Leon masih memikirkan Viona saja.
"Roy coba kamu cari tau data diri tentang Viona",titah Leon pada Roy.
"Baik tuan saya laksanakan.
Leon telah sampai di kediamanya,entah kenapa beberapa hari ini dia tidak mengingat Gita lagi,bahkan mengurung diri di ruang kerja berjam jam pun sudah tidak Leon lakukan.
"Kenapa aku memikirkan wanita itu,melihat senyum nya begitu manis bibir nya yang mungil serta merah merona",Leon yang hanya membayangkan wajah nya saja sudah dibikin gerah.
Menurut kalian kenapa yah Leon seperti itu apa itu efek lama menduda apa bagaimana,Entalah.
***********
"Mas kamu lihat tingkah Viona nggak sih belakangan ini dia sedikit aneh begitu kalau dikantor",tanya Diandara pada Rakha.
"Yah mungkin dia sedang banyak fikiran sayang,selama itu tidak berpengaruh dengan pekerjaan nya menurut ku its oke lah kita kasih suport aja",balasan bijak Rakha dengan pertanyaan Diandara.
Diandara pun hanya membalas dengan senyuman hangat.
"Yasudah mas besok mungkin aku telat datang ke kantor yah soalnya tadi guru nya Dalfa menelpon ku",sahut Diandara.
"Loh memang kenapa lagi dengan Dalfa apa anak itu berantem lagi dengan teman nya",gumam rakha.
Diandara mengangguk," iyah begitulah mas Dalfa sangat berbeda jauh dengan Dalfi".
Rakha pun memeluk istrinya erat sebagai penenang jiwa nya.
pagi sudah menjelang pantulan sinar mentari pun menembus dunia.
Dalfa dan Dalfi sekarang sudah memasuki usia remaja dimana sekarang mereka sudah SMA.
Dalfa yang tinggal di indonesia bersama Rakha Dan Diandara sedangkan Dalfi tinggal di australia mengikut jejak sang om yaitu Aditya Wibowo.
"Dalfa mami sudah ingatkan kamu stop untuk berantem lagian mama bingung deh sama kamu kenapa sih kamu itu sekolah nya rusuh mulu di kelas udah kaya preman aja yah,mana tadi lawan nya anak perempuan lagi",amarah Diandara pada Dalfa.
"Yaelah mami kaya ngga tau kenakalan anak remaja aja deh",balas Dalfa.
"Dalfaaa pelankan bicara mu dengan wanita yang kucintai",ucap dengan nada Tinggi Rakha.
__ADS_1
"Iya pih aku salah,buat mami ku tersayang Dalfa janji dalfa akan menurut dengan perintah mami jadi sekarang stop mami marah dengan ku",bujuk Dalfa pada Diandara.
"Oke mami maafkan tapi kamu harus janji jangan mengulangi lagi",balas Diandara.
Dalfa yang mendengar penuturan sang mami langsung memeluk dan mencium nya.
"Thanks Mom",Dalfa yang tersenyum manis.
Dalfa pun akhirnya masuk ke dalam kamar nya.
"Ahhhhrrg si**lan gara gara cewek itu aku jadi kena hukuman",emosi Dalfa pada Ardila
**********.
Di tempat Ardila
"Loh anak ibu ko cemberut saja kamu kenapa sayang",sapa bu Indah pada Dila.
"Dila tidak apa apa bu cuma tadi Dila dituduh mencoret coret mobil anak orang kaya itu.
"Bu kenapa nasib kita begini yah",Dila sedikit mengeluh dengan keadaanya.
"Sabar ya cahayu nanti suatu saat nanti ibu yakin kamu akan menjadi anak yang sukses",doa ibu buat Dila.
"Aamiin ya Allah doa ibu insha Allah di kabulkan Allah",Dila berucap.
***********
"Kak Kania dapat tagihan dari pihak sekolah bulan kemarin sama bulan ini Kania belum melunasi SPP",kata Kania adik Viona.
"Baiklah besok kakak akan cari uang nya sekarang tidurlah ini sudah malam.
Yah Viona merupakan anak pertama dia memiliki dua bersaudara yang bernama KANIA dan IBRAHIM
Viona pun tulang punggung bagi keluarga nya sedang kan ibu dan bapaknya sudah lama tiada.
"Tuhan aku harus mencari kemana uang buat adik adik ku sekolah dan buat bayar hutang rentenir",lirih Viona dalam lamunan nya.
"Apa besok aku kasbon lagi dikantor yah bicara dengan mba Devi"batin nya lagi.
Di apartemen Leon,Leon yang sedang membaca data diri Viona merasa iba dengan kondisi nya.
"Jadi dia gadis yang tangguh dia pun tulang punggung buat keluarga nya",ucap Leon.
📞"Hallo Roy ke ruangan kerja sekarang juga",titah Leon.
📞"Baik Tuan",balas Roy.
__ADS_1
Sambungan telpon diantara mereka pun terputus tidak berselang lama suara ketukan pintu itu terdengar
Tokk,Tokk,Tookk
"Masuk"titah Leon.
"Permisi Tuan apa ada yang bisa saya bantu",balas Roy.
"Roy besok kamu datangi sekolah dari kedua adik nya Viona lalu beri mereka uang jajan sekolah selama satu tahun kalau engga gini aja deh kamu beri kartu ini pada mereka masing masing dan pastikan kehidupan mereka layak satu lagi carikan rumah yang nyaman untuk mereka",perintah Leon pada sang asisten nya.
Roy yang merasa jika Tuan ny sudah berubah sangat bahagia dan antusias membantu kebaikan Tuan nya.
"Baik tuan saya akan laksanakan semua perintah Tuan,kalau begitu saya pamit tuan"sahut Roy.
Leon pun hanya mengibaskan tangan nya.
"Gadis bo**h sudah tau hidup susah tapi masih berlaga sok kuat dan mampuh,batin Leon.
**********
Rakha Bumi
Diruangan meeting Rakha dan Ben begitu serius mempresentasikan semua usulan dan gagasan nya sehingga para tamu merasa bangga telah bekerja sama dengan perusahaan yang di didirikan oleh Rakha.
"Selamat Tuan Rakha anda memang sosok orang yang sangat jenius sekali,dan tentu nya kami sangat bangga kepada anda",ucap salah satu rekan bisnis Rakha.
"Trimakasih Tuan X saya rasa anda begitu berlebihan",balas Rakha pada Tuan X.
Waktu pun berlalu Rakha dan Ben kembali menuju ruangan kerja nya masing masing namun sebelum mereka kembali Rakha menegur asistennya.
"Ben ikutlah ke ruangan ku sekarang",Perintah Leon pada Ben.
Ben pun membalasnya dengan anggukan.
"Bagaimana kabar nya dari anak Tika apa kamu sudah pastikan kompensasi yang layak untuknya Ben,aku harap suatu saat nanti Diandara bisa menerima gadis itu sebagai anak angkat nya karena bagaimana pun mereka meninggal disaat bekerja di perusahaan ini",Rakha berucap.
"Tentu aku sudah memberinya dengan layak boss dan menurut info yang saya dapatkan gadis itu sering kali membantu pekerjaan ibu angkatnya.
"Kalau begitu bantu carikan lapak yang ramai yang sering dijumpai orang",titah kembali Rakha pada asistennya.
"Baiklah semua perintah mu aku laksanakan dengan cepat",Ben menimpahi.
Ben pun keluar dari ruangan Rakha.
"Hay Ben apa suami ku ada",sapa Diandara.
"Tentu Nona tuan Rakha sedang berada diruangan nya",balas Ben dengan meng anggukan kepala nya dan sedikit membungkukan badanya.
__ADS_1
... selamat membaca semoga suka dengan alur ceritanya maaf kalau masih typo atau kesalahan kata,jgn lupa like,comen dan tekan Vote....