TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 19


__ADS_3

Di rumah Kakek Bayu,Diandara datang & berjalan terburu buru.


"Hei ada dengan mu sayang",sahut Kakek Bayu.


"Non tunggu saya akan jelaskan semua ny",Rakha meminta waktu Diandara.


"Ada apa ini,kenapa dengan cucu ku?.


"Maaf kek tadi tidak sengaja aku bertemu Diandara di cafe deket taman itu",namun aku tidak melihat keberadaan Nona Diandara.


Kakek Bayu yang mendengar itu tersenyum.


"Sudah biarkan saja dia begitu biar nanti kakek yang bicara pada nya,sahut Tuan Bayu.


****


Dikamar Diandara merasa sedikit hati nya panas dengan tadi apa yang di liat.


"Lagian apaan sih udah tunangan dengan ku aja dia masih berani seperti itu",kesal Diandara.


"harus nya dia lebih menjaga jarak dengan teman wanita nya bukan malah ketawa ketawa".


ke esokan hari nya,Diandara yang hendak ke kebun teh tanpa sengaja bertatapan dengan Rakha.

__ADS_1


"Non mari ikut saya,Rakha menarik tangan Diandara.


"Kamu apaan sih ga sopan yah kamu,bisa kan kamu jaga sikap kamu kepada saya,kesal Diandara.


"Habisnya Nona nggak pernah mau kalau saya jelaskan sperti apa,Nona juga terkesan cuek dengan saya & selalu menghindar apa selama ini begitu benci kah Nona terhadap saya,pertanyaan Rakha untuk Diandara.


"iyah aku benci sama kamu",sahut Diandara.Namun tanpa sengaja Diandara menatap lekat Rakha,yang terlihat tampan,postur tubuh yang atletis & lebih tinggi dari nya,bahkan mengalahkan Dewa.


"Tuhan kenapa anak tampan sekali aahhh aku nggak boleh terpesona aku harus jual mahal & terkesan cuek,batin Diandara.


"Non,nonaa hey aku bicara pada mu kenapa kamu diam saja".


"Emmm anu ,,anu awas aku mau berangkat",sanggah Diandara?


"Kalau gitu biar aku antar sampai tujuan Nona.Rakha menawarkan jasa.


Tapi Rakha tak menggubrisnya langsung menarik kembali tangan Diandara.


"Ayo naiklah aku sudah terlambat masuk sekolah."


Diandara pun akhirnya mau mengikuti kemauan Rakha,dia menaiki motor sport miliknya.


"Pakailah helm nya",Rakha memakai kan helm itu pada Diandara.

__ADS_1


Breum,,breum suara knalpot motor Rakha.Sedang kan Tuan Bayu yang sedari tadi mengintip di balik jendela tersenyum lebar.


"Kamu akan jatuh cinta dengan nya nanti",Gumam Kakek Bayu.


Sampailah di sekolah pintu gerbang itu tertutup.


"Aku terlambat spertinya,& aku rasa aku nggak bakal bisa ikut belajar dulu di sekolah untuk hari ini",sergah Rakha.


"Trus kamu gimana kalau nggak ikut sekolah hari nih,Diandara bertanya.


"Hmmm kalau gitu kamu pun jangan kerja dulu untuk satu hari,karena aku ingin memberi tau suatu tempat yang indah.


"seriusly,Diandara yang seketika senang,namun langsung terdiam & terkesan cuek.


Dipinggir pantai,Rakha menarik lagi tangan Diandara & Diandara pun hanya menurut saja.


"Liat cuaca nya sangat mendukung bukan,nih tempat biasa aku merenungi,dimana menurut ku ditempat ini lah aku menemukan ketenangan",sahut Rakha.


"Lalu,gumam Diandara".


"Di sini kamu bisa meluapkan segala uneg uneg yang ada dipikiran mu,dengan menulis sebuah kata yang menggambarkan suasana hati mu,lalu kau masukan kertas itu dalam botol & lempar kebibir pantai biar ombak itu yang menyapu bersih segala kegundahan hati mu,Rakha sambil menunjuk dada Diandara .


"Aku sudah melupakan nya,& aku akan berusaha menerima mu di kehidupan ku",Diandara ber ucap kepada Rakha.

__ADS_1


Rakha pun sontak tersenyum mendengar nya.


"Terima kasih untuk waktu yang kau berikan,trimakasi sudah membuka hati mu untuk ku,batin Rakha.


__ADS_2