
Dalfa akhirnya meminta untuk mempercepat pernikahan nya,sehubungan sebentar lagi akan di adakan ujian tingkat nasional.
"Pih aku ingin pernikahan ku dengan Sita dipercepat" pinta Dalfa.
Rakha yang yang mendengar penuturuan Dalfa sedikit terkejut.
"Apa kamu serius Dalfa" tanya Rakha pada anaknya.
"Pih aku serius nanti setelah aku lulus aku pastikan akan bekerja keras" Sahut Dalfa.
Rakha di buat nya bangga,sebagai orang tua tentu nya Rakha ingin yang terbaik untuk putra putri nya.
"Oke nanti papi atur semua nya" ucap Rakha.
Dalfa pun langsung memeluk tubuh papi nya,Dalfa salah satu anak yang cukup di bilang dekat dengan Rakha,berbeda dengan Dalfi semenjak usia 7 tahun ikut Aditya ke luar negri.
"Thanks pih" Dalfa masih merasa bangga dengan papi ny.
***********
Dila yang sudah mendapatkan peringatan bahwa tidak di ijin kan lagi dia selepas kelulusan dia akan hijrah ke sebuah tempat yang cukup jauh dan Rakha pun sudah menyiapkan tempat untuk nya.
"Maaf kan aku Fa,aku harus bisa mengikuti ke inginan orang tua mu karena bagaimana pun mereka sudah sangat lah baik terhadap ku" batin Dila.
Tokkk.....tokkk tokkk
"Masuk,eh ibu apa ada yang bisa Dila bantu"
"Tidak ada nak ibu hanya memastikan kamu saja apa sudah tidur" sahut sang ibu angkat Dila.
Dila pun tersenyum " Aku kira ada to bu".
Ibu Dila akhirnya berbicara dengan nya sangatlah serius membahas kedepan nya seperti apa karena setelah kelulusan Dila keluarga akan berpindah ke negara lain.
"Ibu harap kamu bisa menerima dengan ikhlas yah nduk" tutur lembut ibu Dila.
"Iya bu aku sudah melupakan nya kok jadi ibu nggak usah khawatir yah" Dila langsung memeluk ibu nya dengan erat.
************
Di RS Dalfi yang baru saja sukses melakukan oprasi kepada korban kecelakaan.
"Dok bagaiman keadaan suami saya" tanya dari keluarga pasien.
"Alhamdulillah sekarang keadaan suami ibu membaik kita tunggu siuman yah bu" balas dengan ramah nya.
Aditya yang merupakan Direktur utama di RS tersebut cukup kagum dengan Dalfi.
"Kerja yang bagus Fi, Om sangat bangga pada mu" puji Aditya pada ponakanya.
Dalfi pun tersenyum dan sedikit membungkukan tengkuk nya.
Ponsel Dalfi berdering.
☎️ Assallamualaikum pih.
__ADS_1
☎️ Walaikumsallam Dalfa bisa papi bicara sebentar
☎️ Tentu dong pih,hmm memang ada apa sih pih tumben telpon.
☎️ Hmm kakak mu Dalfa minggu depan akan menikah jika tidak ada halangan bisakah kau datang.
☎️ Baiklah pih akan aku usahakan
☎️ Yasudah papi tutup dulu telponya yah.
Sambungan telpon antara Rakha dengan salah satu anak kembar nya yang bernama Dalfi pun terputus.
Ditempat lain Sita yang masih belum percaya dengan rencana Dalfa kenapa buru buru untuk menikahi nya.
" Semoga tidak ada rencana jahat dari calon suami ku yah Tuhan" batin Sita.
Entah rencana apa yang di susun oleh Dalfa sehingga dia mempercepat pernikahan nya.
"Nak kenapa melamun calon manten nggak boleh sering bengong" ucap sang Mama.
"Eh mama,hmmm Sita nggak melamun dan bengong mah" balas Sita senyum hangat nya.
Sang mama pun memberi pelukan hangat untuk anaknya,Sita merupakan anak kedua dari pasangan Brata dan Elvina.
Kakak Sita merupakan seorang Pilot white Airlines,dimana perusahaan penerbangan itu milik Rakha Bumi.
***********
Di sela waktu Dila memberanikan diri untuk menelpon Dalfa.
☎️ Hallo Fa.
☎️ Bisakah kita bertemu untuk bicara.
☎️ Tentu bisa Dil kalau begitu biar aku jemput kamu yah sekarang.
☎️ Oke.
Sambungan telpon pun terputus,mereka akan merencanakan sebuah pertemuan.
Disebuah caffe yang tidak jauh dari kediaman Dila.
"Dalfa aku tahu kamu sudah memiliki rasa itu untuk Sita" ungkap Dila pada Dalfa.
Dalfa yang mendengar penuturan Dila sebenarnya merasa tidak enak hati karena kenyataan nya pernikahan nya dengan Sita di atas hubungan nya bersama Dila.
"Dil aku harap kamu mengerti kondisi ku" Dalfa menyentuh kedua pundak Dila.
Dila pun dengan lapang dada menerima sebuah kenyataan hubungan nya yang memang tidak bisa dipertahankan.
"Fa mungkin setelah kelulusan ini aku akan pergi meninggal kan negara ini" Dila memberi tahukanya.
"Apa kau sudah benar benar memikirkan nya Dil" Dalfa bertanya.
Dila dengan senyum hangat nya menganggukan kepala nya.
__ADS_1
Waktu berjalan dengan cepat Dila akhirnya memutus kan untuk berpamitan dengan Dalfa.
"Biar aku antar yah Dil" ajak Dalfa pada Dila.
"Tidak usah fa aku sudah memesan Taxi online kok"Dila meyakinkan Dalfa.
"Hmmm baiklah kalau begitu hati hati yah kabari aku jika sudah sampai" ucap Dalfa.
Tibalah Taxi online yang dipesan oleh Dila.Kemudian Dila pun masuk de dalam mobil.
Dalfa akan berkunjung ke rumah Sita,ada sesuatu yang ingin dia bicarakan.
Dengan mengendarai motor sport nya Dalfa menyusuri jalanan malam di kota Jakarta.
Bremm bremm suara motor Dalfa terdengar oleh Sita.
"Dalfa tumben dia kemari" Sita merasa aneh.
Permisi tokk,,,tokkk,,,tokk
"Sebentar" sahut Sita.
Kemudian Sita pun membuka pintu rumah nya, Krekkk.
Dalfa tanpa menucapkan salam langsung menerobos masuk ke rumah Sita,Sita yang merasa kesal langsung menegur nya.
"Please deh Fa kamu harusnya kamu ucapkan salam dulu" kesal Sita.
"Hmmm aku buru buru" balas singkat Dalfa.
Dalfa pun menjelaskan semua nya prihal prihal apa saja nanti di saat Sita menjadi istrinya.
"Apaaa!!! Gila kamu Dalfa mana mungkin aku bisa berbagi cinta dengan wanita lain" Amarah Sita.
"Memang kamu pikir aku menikahi mu karena cinta hahh!!!! asal kamu tahu karena mu hubungan ku dengan Dila harus berakhir belum lagi kau telah mempermalukan ku dengan kau dekat sama Jack!!.
Sita yang masih belum percaya dan merasa aneh dengan apa yang di ucapkan Dalfa sangat tidak masuk akal.
" Kenapa diam cepat tanda tangani " pinta Dalfa.
" Aku tidak mau,sampai kapan pun aku tidak akan pernah tanda tangan" tolak Sita.
Namun Dalfa akhirnya berbuat sedikit kasar pada Sita.
"Auw apa apaan sih sakit tau Fa" keluh Sita pada Dalfa.
"Ingat yah aku tidak akan pernah membuat mu bahagia sampai kapan pun" ancam Dalfa.
Sita yang mendengar ancaman Dalfa hanya tersenyut kecut dan menggelengkan kepala nya.
"Kita lihat saja Dalfa apa yang akan terjadi kedepan nya" batin Sita.
Dalfa yang pergi begitu saja dari rumah Sita membuat sang mama Vira merasa bingung kenapa cepat sekali pulang dari kediamananya.
"Loh loh Dalfa nya kemana to nduk kok nggak ada" tanya bu Elvira.
__ADS_1
"Entah lah bu jangan tanya dia lagi aku malas bahas dia" balas Sita.
...... Selamat membaca jangan lupa like,comen dan vote terimakasih.......