TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 98


__ADS_3

JEBAKAN UNTUK FATIMAH.


Malini bersiasat akan mencelakai Fatimah karena dia merasa terabaikan oleh Permana.


karena bagaimanapun Permana adalah cinta pertamanya yang tidak boleh dimiliki oleh wanita manapun.


" Sampai kapan pun aku tidak akan merelakan dirimu dengan wanita lain,apa lagi dengan wanita cacat itu. " Malini bermonolog.


" Malini maaf aku telat datang,karena tadi ada agak macet. " ucap Rano.


Karena Malini tau bahwa Rano sangat menginginkan dirinya maka dari itu dia akan memanfaatkan keadaan agar bisa melenyapkan wanita buta tersebut.


*


Di sebuah perusahaan yang cukup megah Permana sedang mengadakan meeting dengan Kenzo sebagai perwakilan dari perusahaan Dalfi.


Karena Fatimah serta Permana sudah mengetahui sebuah kenyataan yang besar yaitu Kenzo merupakan kakak kandung dari Fatimah.


" Bagaimana keadaanya apa dia baik baik saja? " tanya Kenzo.


" Alhamdulillah keadaan Fatimah baik baik saja bang. " balas Permana yang sedikit kaku.


" Loe nggak harus panggil gue bang kalau masih risih,gue bisa maklumi itu. " sindir Kenzo.


Permana yang merasa terpojokan dengan kalimat yang dilontarkan Kenzo cukup membuatnya sedikit risih hingga dia selalu mencoba menarik nafas dan menelan salivanya.


" Hmm bukan begitu bang maksdu sa,," namun terputus disaat Permana menjelaskan.


" Aarhg banyak omong sekali loe,untung loe sekarang jadi adik ipar gue. " keluh Kenzo namun dalam hatinya dia tertawa melihat tingkah Permana dimana dulu dia terlihat angkuh dengan nya.


Kenzo pun pergi dari perusahaan sang adik ipar tersayang.


" Hah dulu saja dia begitu angkuh pada ku,tapi sekarang lihat saja seperti anak ayam hahaha. " Kenzo terkekeh puas.


Drrtt drttt panggilan masuk dari Dalfi.


" Hallo bro gue hari ini berencana hendak ketempat lo tapi gue takut ganggu. " pura pura Kenzo.


" Datang aja lo nggak usah pake ijin segala,emang dari kapan lo bersikap formal begitu sama gue. " ucap seadanya Dalfi.


Kenzo pun di buat terkekeh kembali dengan ucapan sahabatnya yang menurutnya benar sekali.


*


" Tumben sekali itu anak bersikap formal dengan ku." Dalfi masih menggelengkan kepalanya yang masih merasa aneh.


Tidak lama Kenzo pun tiba dan langsung meminum milik Dalfi.


" Hahahaha asli dari tadi gue pengen ketawa cuma malu hahahaha. " Kenzo bertingkah sangat konyol tentunya Dimata sahabany itu.


" Loe wahh ini bener bener gue kudu kasih dosis. " Dalfi sambil menyentil sudut jarum suntik.


" Jangan gila Lo bro,Lo pikir gue ODGJ yang kabur apa. " kesal Kenzo.


Dalfi pun terkekeh puas dengan tingkah sahabatnya.


*

__ADS_1


"Sayang tadi aku meeting bareng bang Kenzo,dia titip salam buat kamu. " ucap Permana.


" Oh yah kapan mas bertemu dengan Abang,kenapa dia tidak menelpon ku hmm. "kesal Fatimah.


Mereka pun akhirnya melanjutkan kegiatannya di meja makan karena bertepatan dengan jam makan malam.


" Wah seperti nya ini enak sekali sayang,sungguh aku rindu masakan mu. " Permana.


" Iyah mas aku sengaja masak ini semua untuk kamu,dan si mbok pun membantu aku untuk menyiapkan semuanya. " balas Fatimah.


Setelah mereka selesai makan malam lanjut untuk pergi ke kamar.


" Sayang seperti anak kita merindukan ku,heheh. "Permana merayu istrinya.


" Iyah mas sepertinya begitu. " Fatimah yang menahan malu.


" Ya sudah kita gasskeuun. " Permana menimpali.


Kurang lebih dari satu jam lama nya Permana dan Fatimah melakukan olahraga di malam hari dengan berbagai macam gaya.


selesai sudah olahraga malam mereka lakukan,akhirnya mereka pun terbaring lemas dan berkeringat membasahi tubuh mereka masing masing.


" Terimakasih sayang,untuk semuanya. " Permana mengecup kening lembut Fatimah.


" Sama sama mas. " Fatimah tersenyum manis.


****


Di apartemen Kenzo menelpon sang adik tercinta.


Tuttt,,tuttt bunyi sambungan telpon di sebrang sana.


Fatimah. " Assalamualaikum Abang. "


Kenzo. " Waalaikumsallam Fatimah,apa Abang mu ini mengganggu waktu mu? "


Fatimah. " Tentu tidak Abang,apa Abang hendak kemari kah? "


Kenzo. " Rencana sih iya Abang hendak main ke rumah mu,tapi kamu mau di bawakan apa sama Abang? "


Fatimah yang mendapat tawaran dari sang kakak tersayang hanya patuh dengan apa yang di bawakan oleh sang kakak.


" Baiklah tapi sebelum itu saya ingin membelikan sesuatu buat ponakan. " pikir Kenzo.


Tidak lama kemudian. dipusat toko mainan Kenzo membelikan beberapa mainan untuk keponakan nya tersebut.


" Berapa semua nya? " tanya Kenzo pada kasir.


" Semua habisnya 7 juta 450 rbu tuan. " balas kasir tersebut.


Sampailah Kenzo di kediaman Permana.


" Apa tuan rumah mu ada dirumah hmm. " tanya senenaknya Kenzo.


" Tentu ada tuan,tapi kalau tuan muda Permana dia sedang dikantor. " ucap salah satu pe jaga rumah Permana.


" Ya sudah bukakan gerbang nya,saya hendak bertemu dengan adik saya. " pinta Kenzo.

__ADS_1


" Ba,,baik tuan. " security.


Di depan pintu kediamannya.


" Assllamualaikum Fatimah,Abang sudah datang dek. " Kenzo memanggil adiknya.


" Waalaikumsallam Abang,tunggu Fatimah. " Fatimah keluar dari kamarnya dengan tongkat yang selalu dia pakai.


Kenzo yang melihat nya ada rasa sedih yang menjalar ke sanubarinya.


" Dek maafkan Abang,selama ini abang tidak bisa menjaga kamu dengan baik,jika memang suatu saat nanti kau ingin melihat dunia,abang rela mata abang buat mu. " lirih Kenzo.


" abang. " Fatimah memeluk erat abangnya.


" Kamu jangan capek capek,lihat lah ponakan ku ini takut kelelahan. " Kenzo mengusap lembut kepala sang adik.


*****


Di kantor Permana yang sedang memeriksa beberapa laporan mendapatkan panggilan masuk.


" Bang Kenzo. " Permana masih dalam mode bertanya.


" Assalamualaikum bang,Iyah bang ada yang bisa aku bantu? " tanya Permana.


" Aku sedang di kediaman mu,kapan kau pulang,jangan coba coba kau pulang menunggu langit gelap,usahakan sore kau sudah di rumah,kasian istrimu menunggu. " Kenzo dengan tegasnya.


Permana hanya mengusap lembut wajahnya dan mebhebuskan nafas secara kasar.


" Abang,jangan lah kau bicara seperti itu terhadap suami ku. " rengek Fatimah.


" Hahah biarlah aku hanya mengerjai nya,kamu tidak perlu khawatir dek. "


Fatimah hanya memanyunkan bibirnya.


Sedangkan di kantor Permana yang sudah menyelesaikan tugas nya langsung bersiap siap agar cepat sampai kediamannya.


" Tuan buru buru sekali sepertinya,apa ada yang bisa saya bantu? " salah satu asisten Permana menawarkan bantuan.


" Tidak usah biarkan saja,saya pun sudah menyelesaikanya. " balas Permana.


******


Brandon dan Dalfi.


" Dad kapan kau akan menikah lagi. " pertanyaan yang sensitif Brandon lontarkan.


Dalfi yang mendengar kan ocehan sang anak langsung tersedak ketika menum air mineral.


" Hmmm Daddy belum dapat yang pas saja,jujur untuk sekarang wanita terbaik itu masih ibu mu yang menempati disana. " Dalfi sedikit kekik.


" Jadi Daddy belum bisa move on dari Mommy gitu?"


tanya Brandon.


" Bu,,bukaan begitu Brandon sudahlah jauhkan pertanyaan konyol itu. " kesal Dalfi.


...... SELAMAT MEMBACA......

__ADS_1


__ADS_2