
"Kak Leon apa kamu tidak ingin melamar ku",tutur Gita.
Spontan Leon menelan saliva nya "Glekk,eumm aku akuu belum memberi alasan untuk membatalkan tunangan ku dengan",kata kata Leon itu terputus.
"oh jadi kak Leon sengaja nggak membatalkan ny",beughh suara dada bidang itu di pukul oleh sang Nona kecil nya.
Dan Gita pun beranjak pergi meninggal kan Leon.
"Nona tunggu bukan maksud saya tidak ingin meninggalkan nya tapi non,nonaaa",ucap kesal Leon pada Gita.
"Arrgghhhh" Leon mengusap wajahnya dengan kasar.
Gita hanya tersenyum melihat tingkah kekasih hatinya yang serba salah seperti itu,Gita merasa hal itu sangat menyenangkan nya." Kalau saja aku tahu dari awal dia bucin nya tingkat dewa mungkin udah aku kerjai dia tiap hari",Gita terkekeh.
Ryan yang berpapasan dengan Leon merasa aneh dengan garak gerik sang mantan asisten nya itu.
"Hey kau nih kenapa dari tadi aku perhatikan kau sangat gelisah jangan katakan kau sedang ada masaa,,,Ryan tidak bisa melanjutkan omongan nya
Disaat Leon langsung pergi meninggalkan Ryan,dia lebih memilih menyusul Gita ketimbang harus ber urusan dengan calon sang kakak ipar.
Leon menemukan Gita yang sedang duduk dibangku taman samping kediaman Ryan.
Taman bunga itu Ryan buat untuk mengingat sang ibu serta kekasih hatinya yang sudah meninggalkan dunia ini.
"Heumm Nona aku minta maaf,aku janji aku akan meninggalkanya"tutur Leon.
"Apa omongan kak Leon bisa aku pegang,aku kecewa dengan sikap kakak yg seperti itu",gerutu Gita.
"Aku janjii sekali lagi maafkan aku",mohon nya.
...Di R UMAH SAKIT MILIK Tuan ADITYA WIBOWO....
Diandara sedang berjuang untuk melahirkan secara normal walaupun itu hanya kemungkinan kecil,berdasarkan dari pengalaman melahirkan Babby Twins nya Diandara melakukan oprasi caesar.Karena dia pikir anak yg ke dua nih tidak twins lagi jadi berharap bisa secara normal.
Di rumah sakit sudah ada Rakha yang setia menunggu sang istri hendak melahirkan dia mengusap lembut punggung sang istri yang sedang merasa nyeri & kesakitan.
"Mas sakit,hiiks hiiks"Diandara lirih.
"Sabar yah sayang aku yakin kamu kuat & bisa dsni anak kita pun bisa merasakan itu",cup Rakha mencium kening istrinya.
"Mas aku sudah tidak kuat mas",lirih Diandara.Rakha yang melihat perjuangan istrinya yang ingin melahirkan secara normal tidak tega sehingga dia ber uraikan air mata.
"Maaf tuan karena istri anda sudah pembukaan terkahir jadi pasien akan kami pindahkan ke ruang tindakan",tutur perawat RS itu.
__ADS_1
Rakha yang masih setia menemani proses jelang lahir sang anak akhirnya bisa mengucap syukur pada Allah SWT.
"Oee,oeee" suara tangisan babby girls yang cantik.
Selamat yah Tuan dan Nyonya anak anda berjenis perempuan.
Lagi lagi Rakha mengucapkan syukur & mencium lembut kening istrinya.
"Sayang bayi kita perempuan",ucap Rakha pada sang istri", Dan Diandara pun membalasnya dengan anggukan yang dibarengi dengan senyuman.
Diluar ruangan Tuan Atmaja & Nyonya Larasasti menunggu kabar dari sang menantu,Rakha pun akhirnya keluar dari ruang tindakan itu.
"pih,mih Alhamdulillah bayi ny lahir dengan selamat tanpa kurang apapun,& bayi ny berjenis perempuan"Rakha menjelaskan secara detail nya.
"Alhamdulillah" ucap Tuan Atmaja & Nyonya sasti bersamaan.
"pih akhirnya kita punya cucu perempuan mami sangat bahagia sekali",ungakapan senang Nyonya Sasti.
Ditempat lain tidak lupa Rakha pun menelpon kedua orang Tua ny di kampung yang sekarang kedua orang tua Rakha menjadi juragan teh yang dikelolanya.
Rakha memberi kabar kalau istrinya sudah lahir & bayi ny selamat sehat semua,itu cukup membuat kedua orang tua Rakha tidak henti henti nya ber ucap syukur kepada Allah S.W.T.Sambungan telpon terputus,Diandara pun sudah dipindahkan ruangan ke ruang VVIP,yah secara pemilik RS tersebut adalah ADITYA WIBOWO yg tak lain kakak tertua Diandara.
"Mas cepat dong aku ngga sabar deh liat anak Diandara kata nya babby girls mas",ucap Bella pada Rendy.
"Betul kah dia akan menjadi princes seperti mama nya",balas Rendy.
Di keluarga Wibowo Diandara adalah anak serta cucu perempuan satu satu nya.Maka dari itu Diandara Sosok anak yang manja,lembut serta sedikit keras bila menyangkut pekerjaan,karena kegigihan nya serta kerja keras dia mampuh mendirikan sebuah perusahaan di bidang per iklanan,walaupun sekarang Rakha telah mengambil saham nya & di gabungkan dengan perusahaan miliknya,hal itu dilakukan karena dasar kemauan Diandara jika dia memang ingin lebih fokus terhadap suami & anak anak nya.
Mereka pun dalam perjalanan menuju RS tersebut.Dan tidak berselang lama sampailah mereka ke tempat tujuan.
Sesudah memarkirkan mobil ny di lobi RS Rendy & Bella berjalan menyusuri lorong itu,mereka akhirnya bertanya pada salah satu perawat..
"Sus dimana adik ku di rawat",tanya Rendy.
"Oh iya Tuan,Nona Diandara diruangan VVIP no 1 tuan",tutur perawat itu,Perawat itu sudah mengetahui siapa Rendy,yang merupakan adik tertua dari pemilik RS ini.
Sampailah diruangan dimana Diandara dirawat.
"Slmt siang",ucap Bella.
Didalam ruangan itu kebetulan hanya ada sang mami sedangkan Rakha sudah pergi kekantor.
"mba Bella",balas Dinadara.
__ADS_1
"Duh gemash nya aku jadi inhin gendong apa boleh",pintah Bella
Diandara pun memberi kode dengan anggukan nya.
"wah wah jangan bilang mau punya anak lagi Bella",tutur sang mertua.
Bella & Dinadara pun terkekeh.
"Ngga apa apa mih,kan kak Rendy & mba Bella blm punya anak perempuan,ucap Diandara.
"Bukan masalah itu Diandara mereka itu selalu pacaran dan anak anak selalu dengan mami yah walaupun mami sangat senang bisa bermain dengan mereka,Dalfa dan Dalfi ahh mami kangen mereka di rumah",sahut Nyonya sasti.
Diandara & Bella yang mendengar penuturan sang mami nya menelan saliva nya.
"maaf mih",ucap bersamaan Bella & Dinadara.Nyonya sasti pun mengangguk dan tersenyum.
"Tidak apa apa anak anak ku mami melakukan nya dengan senang hati".balasnya.
Dikantor Rakha begitu antusias karena projek tender nya berhasil & masih berbahagia dengan kelahiran anak ke dua nya.
π"Hallo Ben keruangan ku sekarang",titah nya pada Ben
π"oke saya segera kesana boss",.sambungan telpon pun terputus.
Tokk,tokk suara pintu.
"Masukk sahut Rakha".
"Perintah pk boss",tanya Ben.
"Ben aku ingin bulan depan kamu naikan gaji para karywan semua & beri mereka bonus 3x lipat",ucap Rakha.
Ben yang mendengarkan nya ikut senang & gembira.
"Wah wah rupanya ada yang bahagia nih,kalau begitu saya pun minta naik bonus yah bos" balas Ben.
Namun Rakha malah meleparkan pulpen nya ke arah teman satu satu nya semasa sekolah di kota ini.
"Setiap hari kau dapat bonus dari ku",kilah Rakha.
Ben pun menggaruk tengkuk ny yg tidak gatal.
... Selamat membaca semoga suka dengan alur ceritanya yah guys maaf kalo msh banyak typo,jgn lupa like,comen & beri voteππ»π...
__ADS_1