TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 76


__ADS_3

Masa lalu Dalfi yang sangat ironis,yah Dalfi merupakan salah satu mahasiswa kedokteran yang sangat unggul di kampus tersebut karena kepintaran nya membawa dia kesebuah tragedi yang memilukan dan tidak ada siapa pun yang tahu.


Dalfi akhirnya di jadikan sebagai eksperimen oleh institusi tertentu oleh negara tersebut di karenakan karena kepintaran nya Dalfi berani merubah pandangan tentang kemajuan orang orang yang kurang mampuh.


Agar tetap bisa mencapai impian dan cita cita nya namun sayang kebaikannya malah dijadikan suatu ancaman bagi beberapa kepentingan pemerintah setempat.


Dan malam penculikan pun terjadi dimana Dalfa yang sedang berada di ruang praktek tiba tiba di sekap oleh beberapa orang berseragam serba hitam.


"Cepat bawa ke mobil jangan sampai ada yang tahu tentang ini" ucap salah satu orang itu.


"Baik tuan kami akan laksanakan" balasnya.


Dalfi pun di sekap ditempat yang sangat gelap bahkan tidak nampak kehidupan.


"Dimana aku kenapa tempat ini begitu asing bagi diriku" batin Dalfi.


Tiba tiba ada yang masuk ke ruangan dimana Dalfi berada.


"Siapa itu heh siapa kalian"ucap Dalfi.


"Kamu tidak perlu tahu siapa kami dokter tapi kami akan merubah anda untuk menjadi seperti kami hahaha" ucap orang tesebut.


"Mau apa kalian dari diri saya tolong lepaskan masih banyak pasien saya yang membutuhkan saya" mohon Dalfi.


Namun orang tersebut tidak mendengar permohonan Dalfi.


"Cepat suntik dia" titah salah satu orang itu.


"Tidak lepas tolong aku lepaskaaan" teriak Dalfi.


Beberapa bulan kemudia Dalfi pun tersadar dengan penampilan ny yang sedikit bengis.


"Baiklah akan aku ikuti permainan kalian hahaha" ucap Dalfi yang sudah berubah karena dicuci otaknya.


*********


"Mas hari ini apa kamu tidak kerumah sakit" tanya Sita.


"Hmmm sebentar lagi sayang aku masih rindu dengan mu" balas Dalfa.


Dalfa memeluk erat istrinya namun Sita tidak menepis atau menolak pelukan suaminya biasa ny Sita tidak akan betah lama lama dipeluk Dalfi tapi entah kenapa saat ini pelukan nya hangat sehangat Dalfa.


"Mas sudah lepaskan nanti dilihat Brandon" ucap Sita.

__ADS_1


"Engga apa apa sayang palingan juga nanti aku jelasin sedang buat adik buat Brandon" Dalfa terkekeh.


Sita yang mendengar nya langsung berdiri dan berjalan keluar menuju kamar Brandon.


"Kenapa jantung ku berdebar seperti ini,seperti disaat aku dengan Mas Dalfa" batin nya.


Memang selama ini Dalfi yang berperan sebagai pengganti Dalfa belum mampuh sepenuhnya membantu Sita melupakan Dalfa.


walaupun pada akhirnya Sita menyerahkan semua kesucian nya pada Dalfi suami pengganti Dalfa.


Hingga akhirnya Sita mengandung dan melahirkan Brandon bukan tidak setia terhadap Dalfa namun Sita ingin terhindar dari fitnah bahwasanya istri dari Kakak nya lebih terlihat dekat dengan adik ipar nya atau saudara kembar Dalfa.


"Sayang kamu harusnya cium aku dulu dong biar semangat" pinta Dalfa.


Sita hanya mengangguk tanda menerima usulan dari sang suami.


Dan pada akhirnya Dalfa mencium bibir ranum istrinya semakin dalam semakin mereka terbawa suasana diantara mereka tiba tiba Dalfa menarik tubuh nya dia sadar bahwa saat ini Sita bukan lah mahrom nya.


Dalfa langsung beranjak dan pergi menuju kamar mandi.


"Mas Dalfi kenapa apa aku bau,apa aku jelek tapi sebelum nya aku sudah gosok gigi cuci muka pakai make up walaupun tidak tebal" Sita merasa aneh.


Sita masih merasa aneh dengan sikap suami nya padahal biasanya Dalfi langsung pada intinya disaat melakukan itu dengan Sita.


Tokk,,tokk,,suara pintu kamar mandi diketuk oleh Sita.


"Mas kamu baik baik saja kan" tanya Sita.


"Eumm iy,,iyaa aku baik baik saja sayang" balas Dalfa.


Karena takut Dalfa buat kuatir Sita akhirnya dia keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang segar dan tanpa sengaja Sita melihat tanda lahir di belakang punggung suami nya.


Sita yang sedang membawa segelas air hangat untuk suaminya langsung terjatuh dilantai.


Praanggg Dalfa pun terkejut mendengar nya.


"Kamu kenapa sayang" tanya nya.


"Stop mas stop aku bilang stop ka,,kamuu bukan suami ku" tangis Sita.


Disaat Sita hendak pergi keluar kamar dengan sigap Dalfa menarik tangan Sita.


"Please aku dengar kan aku dulu beri aku waktu untuk menjelaskan ini semua" mohon Dalfa.

__ADS_1


Sita yang masih belum parcaya dengan apa yang dia lihat hanya diam termangu membisu dengan derai air mata yang terus jatuh membasahi pipi indah itu.


"Mau penjelasan apa lagi mas belum puas kah menyakiti ku memberi luka yang begitu dalam untuk ku" tangis pilu Sita.


"Aku mohon Sit ini semua engga seperti apa yang kamu pikirkan jadi tolong beri aku waktu buat menjelaskan semua ini" pinta Dalfa.


"Kemana kan suami ku hah kembalikan ayah dari anak ku,bertahun tahun kau oleskan luka dalam diriku bertahun tahun aku menahan kesakitan ini sendiri dengan mudah kau kembali" amarah Sita.


Dalfa langsung bersujud di kaki Sita.


"Aku mohon beri aku kesempatan" rengek Dalfa.


"Baiklah jelaskan semua pada ku sekarang juga"


Dalfa pun mulai menceritakan dari awal hingga akhir dari awal di mana Dalfa dan mendiang Dila pergi dan pada malam kejadian itu sebelum nya sudah ada beberapa orang misterius dan mobil yang selalu mengikuti kemana arah Dalfa dan Dila pergi.


Hingga insiden itu pun terjadi tidak terelakan.


Dalfa mengingat betul malam mencekam tersebut dimana rem mobil yang dia kendarai mengalami rem blong sampai akhirnya kendaraan itu tidak terkendali dan masuk kedalam jurang.


Dalfa pun memberi tahu siapa pelaku sebenarnya yang tak lain adalah saudara kembar nya yaitu Dalfi.


Sita yang mendengar semua penjelasan Dalfa dari awal hingga akhir tak kuasa membendung air mata nya hingga dia terjatuh lemas terkulai dilantai dan tak sadarkan diri.


"Sayang bangun kamu baik baik saja kan" Dalfa menepuk pelan pipi Sita.


Tanpa pikir panjang Dalfa mengangkat tubuh Sita yang sedikit berisi namun terkesan seksi dan imut.


"Bi Minah tolong jaga Brandon aku akan bawa Sita ke rumah sakit" ucap Dalfa.


"Baik tuan saya akan menjaga Brandon" balas Bi Minah.


Dalfa langsung menancap gas mobil sport nya dengan kecepatan tinggi.


"Maafkan aku Sita,maaf kan aku karena kamu selalu merasa luka dan kesakitan" lirih Dalfa.


Tibalah Dalfa di rumah sakit milik sahabat nya.


"Sus tolong istri saya" pinta Dalfa.


"Baik tuan kami akan menolong istri anda dengan segenap kemampuan kami"balas salah satu perawat.


...... Selamat membaca dengan bab baru semoga selalu berkenan membaca novel hasil karya ku jangan lupa like,comen dan vote.......

__ADS_1


__ADS_2