TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 50


__ADS_3

Setelah pertemuan Rendy dengan Ryan akhirnya mereka menyudahi pertemuan nya dan kembali ke urusan masing masing.


"Vid hari ini kosongkan jadwal meeting",perintah Rendy pada asisten David.


"Baik Tuan tapi maaf boleh saya tahu alasanya tuan kenapa bisa tiba tiba apa ada sesuatu sekali lagi maaf tuan saya lancang",David menjelaskan panjang kali lebar.


"Tidak apa apa vid aku cuma ingin memberi kejutan untuk ultah istri ku saja jadi aku pastikan pulang lebih awal",ucap Rendy.


Dan David pun hanya mengagguk.


*


*


*


*


Waktu pun berjalan Leon & Gita semakin dekat bahkan mereka sudah satu apartemen walaupun dengan kamar masing masing disaat tidur.


"Sayang kamu kenapa lagi hidung mu berdarah coba angkat kepalanya ke atas supaya darah itu nggak trus keluar",titah Leon.


"Eum iya sayang aku ngga apa apa kok mungkin ini hanya kecapean aja kak",alasan Gita pada Leon agar tidak terlalu kwatir dengan kondisi nya.


"Baiklah lain kali jangan terlalu capek karena aku tidak ingin melihat seperti itu lagi"sahut Leon yang memeluk erat Gita.


Gita sebenarnya sudah pernah chek up ke dokter & dia pun tahu sakit apa yang di derita nya tapi dia berusaha untuk menyembunyikan dari orang orang yang di sayangi,Gita berfikir bahwa orang orang yang dia sayangi itu hanya boleh tahu kebahagiaanya saja dan Ryan pun sudah mengetahui bahwa kebahagiaan nya adalah sosok seorang Leon Pradipta.


"Kok melamun sayang" Leon yang mencubit hidung mancung milik Gita.


"aku ngga melamun sayang,cuma saja aku kangen kak Ryan saja",balas Gita.


Mereka masih dalam mode yang berepelukan seperti teletubies,Bagi Leon Gita adalah wanita terindah yang pernah dia miliki.


********


"Bi minah tolong masakin air hangat yah bi kaya nya Dania badan nya sedikit hangat",ucap Diandara.


"Baik non bibi akan masakin air hangat nya biar nanti bibi juga yang mandikan nona Dania",balas bi Minah.


Diandara pun membalasnya dengan senyuman dan anggukan. " makasih yah bi minah",.


"Mas Rakha kira kira ada meeting apa nggak yah?,gak ada salah nya ku telpo saja.


πŸ“ž"Assallamualaikum mas,apa sedang di kantor",tanya Diandra.


πŸ“ž"Waalaikumsallam sayang iyah kebetulan aku sedang ada dikantor apa kau mau ke sini sayang?",

__ADS_1


πŸ“ž"Iya Mas kebetulan aku hendak ke butik milik Dinda jadi biar sekalian saja mampir dan bawa bekal makan siang mu",


πŸ“ž"oh gitu ya sudah ku tunggu yah",telpon pun akhirnya terputus.


Disebrang sana Diandra sedang menyiapkan segala keperluan nya serta bekal makan siang untuk suami nya.


"Bi aku titip anak anak yah nanti mba ulfa juga tolong bantuin bi minah yah soalnya aku mau antar bekal makan siang suami ku"titah nya.


"Baik Non,hati hati dijalan yah non",ucap Bi minah pada Diandara.


Diandara pun melajukan mobil sport nya dengan kecepatan sedang,karena tinggal di kota Jakarta pasti selalu jalan macet dimana mana.Tanpa sengaja Diandara melihat Tika yang sedang berbicara di pinggir jalan dengan sosok laki laki bertubuh besar.


"ckk wanita seperti mu mungkin jauh lebih pantas di tempat itu",batin Diandara.


Tika sosok wanita yang bisa di bilang licik,ambisius segala cara dia bisa tempuh untuk mendapatkan apapun yang sesuai ke inginan nya.


Beberapa saat kemudia Diandara memakirkan mobil sport nya ditempat khusus mobil direktur utama.


"Selamat siang nyonya"sapa karywan bagian resepsionis.


"Siang juga amira,apa suami ku sedang diruangan nya kah?",tanya Diandara pada Amira.


"Kebetulan Tuan ada nyonya",sahut Amira dan Diandara membalasnya dengan senyuman "makasih yah amira",ucap Diandara.


"sama sama nyonya".


Semua karywan mengangguk hormat pada sang nyonya.


"Selamat siang nyonya"sapa Siska sekretaris Rakha.


"Siang juga siska,aku langsung masuk ruangan yah",balas diandara dan Siska pun memberi anggukan serta mempersilahkan sang istri Tuannya.


Tokk,,tokk,,ceklek suara pintu di buka


"Mas aku ganggu yah",tutur Diandara pada Rakha.


"Tentu tidak dong sayang kok ganggu siapa yang bilang",Rakha menghampiri sang istri dan memeluk nya.


"Yah sudah kita makan siang bareng yah,tadi aku masak sayur asam,ikan goreng & sambal trasi kesukaan mu",Diandara terkekeh.


"Wah istri ku memang paling ngerti makanan kesukaan ku",Rakha berucap.


Rakha memang sudah menjadi seorang CEO tapi dia tetap sederhana dan bersahaja menu makan pun bisa dibilang menu makan ala ala ndeso.


Waktu pun berjalan dengan cepat dan berlalu.Pernikahan Leon & Gita pun diselenggarakan dengan sederhana namun penuh makna.Orang tua dari pihak Leon pun tidak ada yang hadir cuma hanya ada saksi sedangkan Gita didampingi oleh Ryan Wiguna selaku wali nikah mempelai wanita.


"Sah para saksi" ucap pak penghulu tersebut,setelah Leon mengucapkan ijab kabul.

__ADS_1


"Sah",ucap yang hadir dipernikahan Leon & Gita.


"Leon aku harap kau bisa jaga baik baik adik ku ini",lirih Ryan pada Leon.


"Baik Tuan,maaf kak saya akan menjaga segenap jiwa raga saya",balas Leon yang masih berdiri tegap dengan Ryan.


Namun tiba tiba Gita pingsan tidak sadar kan diri.


"Tuaan anu,itu tuaan non,,nonaa gita ngga sadarkan diri",ucap gugup pelayan di kediaman Ryan.


Leon & Ryan yang mendengar penuturan sang pelayan langsung berhamburan lari melihat kondisi nona kecil itu.


"Sayang bangun sayang please kamu kenapa",Leon menepuk nepuk lembut pipi istrinya.


Beda dengan Ryan dia menitah asisten yang lain menyiapkan mobil untuk membawa Gita ke RS.Dan setiba nya di RS Ryan meminta tolong pada perawat.


"Sus tolong adik saya cepat"titah Ryan dan mendapat balasan dari sang perawat.


"Baik tuan kami akan membawa adik anda ke ruang IGD",sahut perawat itu.


"Dok tolong istri saya,saya mohon dokter",lirih Leon.


"Baik pak Leon saya akan berusaha untuk kesembuhan istri anda,sekarang yang terpenting adalah bantu doa agar istri anda cepat baik baik saja.Tutur lembut sang dokter.


Selama 1 jam lebih Gita ditangani oleh dokter namun hasil nya sunggu membuat piluh hati dua orang laki laki itu dialah Leon selaku suami Gita & Ryan sosok laki laki yang menyayangi nya.


"Keluarga pasien atas nama Gita wiguna",tanya dokter itu


"Saya dok,saya suami dari pasien itu",balas Leon.


"Kalau begitu mari ikut ke ruangan saya pak Leon"titah Dokter tersebut.


"Heumm dengan berat hati pak Leon saya selaku dokter sudah berusaha sebisa mungkin tetapi" ,dokter itu sedikit menarik napas ketika ingin berucap kembali.


"Tetapi apa dok,katakan ada dengan istri saya"Leon merasa takut & panik.


"Istri anda mengidap sel kangker darah atau leukimia dan itu sudah stadium akhir,kemungkinan besar sisa usia istri anda tidak lebih dari 3 bulan"keterangan dokter.


Bagaikan disambar petir untuk kesekian kali nya tubuh Leon lunglai dilantai.


"Tidak dok it,,itu tidak mungkin istri saya sehat dok itu salah itu bukan istri saya dokter",Leon mencekram kerah baju sang dokter.


Namun seketika Ryan masuk disaat mendengar suara Leon menggema..


"Stop leon stop ada apa ini kita bisa bicara baik baik",Ryan mencoba menenangkan Leon.


...... Selamat membaca semoga menarik yah alur ceritanya dan maaf kalau masih banyak typo atau kesalahan kata,mhon like,comen dan vote yhπŸ˜˜πŸ™πŸ»β˜ΊοΈ......

__ADS_1


__ADS_2