
Viona & Leon.
BANYU BIRU nama anak pertama dari pasangan Viona dan Leon.
"Anak mama harus makan yang banyak yah biar cepat besar" ucap Viona.
Semenjak Viona menikah dengan Leon dia menjadi wanita yang mengurus semua keperluan rumah tangga dan merawat anak serta suami nya.
"Selamat pagi kesayangan,wah anak papa yang ganteng sedang apa ini" sapa Leon pada anak serta istrinya.
"Mas aku masakin kamu nasi goreng Suir ayam mari makan mas" ajak Viona.
Leon pun menyambut nya dengan hangat.Dimeja makan tidak ada obrolan apapun hanya suara piring dan sendok yang saling bersahutan.
"Sayang apa kamu nanti ada waktu"tanya Viona.
"Heumm kurang tahu sayang tapi nanti aku usahakan ada waktu buat kamu yah sayang" balas Leon.
***********
Dalfi semenjak tinggal di Indonesia dia jarang sekali untuk sekedar keluar waktu nya dia habiskan untuk jasa dia sebagai seorang dokter.
"Permisi dok ini rekapan riwayat tentang pasien yang bernama Sita".
Dalfi sedikit kaget bahwa nama pasien yang akan konsultasi pada nya dialah Kakak ipar nya sendiri.
Dalfi memutuskan untuk menjadi seorang dokter yang di bidang umum.
"Sita sakit apa dia kenapa sampai sebegini nya"batin Dalfi bertanya tanya.
"Hallo Tari bisa ke ruangan ku sekarang" Dalfi.
"Baik dok saya akan segera ke ruangan anda"Tari.
Tokk,,tokkk,,
"Masuk"titah Dalfi
"permisi dok apa ada yang saya bisa bantu" Tari
"Apa sudah lama pasien yang bernama Sita sering datang ke rumah sakit ini" tanya Dalfi.
"Setahu ku sih begitu dok,nyonya Sita kerap kali mendatangi dokter Wira untuk berkonsultasi"
"Dokter Wira?"
"Iyah dok"balas Suter Tari.
************
Dalfa yang sedang mengadakan rapat di luar kota tiba tiba teringat Sita.
"Kenapa belakangan ini aku selalu memikirkannya,apa karena perbuatan ku yang sudah melampaui batas" batin Dalfa.
Meeting pun selesai Dalfa kembali ke ruangan nya.
namun tiba tiba Dila masuk dan memeluk Dalfa.
"Sayang aku rindu kamu yang dulu" ucap Dila.
"Dil lepasin nggak enak sama yang lain" Dalfa
__ADS_1
"Kamu kenapa Fa,seperti bukan kamu yang dulu"balas Dila.
"beri aku waktu sendiri dulu yah Dil" pinta nya.
Dila pun mengikuti ke inginan Dalfa.
"Aku nggak mau kau berubah Fa,kau harus tetap jadi milik ku"batin Dila.
Didalam ruangan Dalfa merasa prustasi dengan keadaan dia sudah mulai jengah atas semua nya kesalahan yang diperbuat oleh nya cukup membuat Dalfa sadar...
Kebusukan bangkai akan tetap tercium walaupun sudah rapat tertutup tetap saja ketahuan.
*************
Di kediaman Dalfa,Sita sedang memasak menu makan siang suami nya yang nanti kalau sudah matang dia mau antar sendiri ke kantor Dalfa.
"Suami ku pasti suka aku buatkan SOP iga sapi" ucap Sita.
Tak lama kemudian suara ponsel miliknya Bergetar
Drttt,drttt,drtttt
"Hallo dengan siapa ini" Sita.
"Hallo sita apa kabar",Dila menelpon Sita.
"Ya maaf aku bicara dengan siapa kalau boleh tahu"Sita.
"Kamu tidak perlu tau siapa aku yang pasti aku akan kirim beberapa photo kepada mu" Dila.
Sambungan telpon pun terputus kemudian tidak berselang lama beberapa photo terkirim.
"Astagfirullah apa apa an nih kamu mas" Sita.
Sita lemas dia terkulai tak berdaya menahan keterkejutan nya.
Ditempat lain Dila sedikit senang dengan kejadian yang baru saja dia lakukan.
"Dil apa kamu sudah meriksa berkas kemaren soalnya Pak Dalfa minta" ucap salah satu karyawan disana.
"Oh iya bentar lagi kok,nanti kalau sudah beres aku kasih kamu oke" ucap Dila.
***********
Di rumah sakit Sita yang sudah buat janji dengan dokter Wira.
"Selamat siang sus apa dokter Wira ada hari ini" Tanya Sita.
"Oh iya nyonya kebetulan dokter Wira ada di ruangan nya,mari biar saya antar nyonya.
Sita hanya tersenyum kepada suster tersebut.
Namun di pojok ruangan itu ada mata yang memandang dialah Dalfi.
"Sita apa yang kamu tanya kan dengan dokter Wira ada apa dengan mu sebenarnya kenapa Dalfa membiarkan mu sendri"batin Dalfi.
"Siang dok,ini berkas riwayat pasien yang bernama Sita" Suster.
"Oke terima kasih banyak sus" Dalfi.
Dalfi akhirnya terburu buru untuk memasuki ruangan agar dia bisa melihat berkas riwayat Sita di rumah sakit milik mendiang kakek nya.
__ADS_1
"Jadi Sita selama ini mengidap kanker darah stadium 3" Dalfi mengusap wajah nya dengan pelan.
"Dalfa apa kau tahu bahwa selama ini istri mu sedang sakit keras,dan dia berjuang sendiri" batin Dalfi.
Tokk,,tokkk,, pintu ruangan Dalfi diketuk nya oleh dokter Wira.
"Ada apa kawan kau memanggil ku" ucap dokter Wira.
"Apa kau menangani pasien yang bernama Sita" balas Dalfi.
"Yah dia adalah pasien ku 2 tahun belakangan ini,memang kenapa kamu bertanya tentang dia bro" curiga Wira.
"Hahaha santai saja bro dia adalah istri dari saudara kembar ku Dalfa".
"Apa kau bilang jadi di,,dia Istri Dalfa kenapa bisa dia selalu datang sendiri" heran dokter Wira.
"Entalah aku juga bingung apa yang terjadi diantara mereka" Dalfi.
Cukup lama mereka berbincang dan membahas penyakit serius yang di idap sang kakak ipar nya.
**********
Sita yang berada di taman menyirami bunga bunga kesayangan nya salah satu nya bunga anggrek.
Suara ponsel Sita pun bergetar..
"Assallamualaikum Pih" Sita menerima telpon dari Rakha.
"Waalaikumsallam Sita apa hari ini sedang sibuk,kalau memang senggang bisakah kemari mami ingin bertemu dengan mu"pinta Rakha.
"Baiklah Pih aku segera kesana" sambungan telpon terputus.
Mang Asep yang sudah setia bekerja di keluarga Wibowo.Datang untuk menjemput Sita.
"Non apa sudah siap" tanya mang Asep.
"Iya pak Asep aku sudah siap ayok kita langsung berangkat saja" balas Sita.
Diperjalanan Sita masih bingung kenapa papi mertua nya menelpon bahwa Sang mami mertua ingin bertemu dengan nya.
"Semoga feeling ku salah dan semoga saja mami selalu dalam lindungan Allah.
Akhirnya Sita pun sampai di kediaman Rakha.
kedatangan nya langsung disambut oleh beberapa pelayan disana.
"Mari nona ikut saya karena nyonya sudah menunggu anda"ucap salah satu pelayan disana.
"Assallamualaikum mih gimana kabar mami sekarang" tanya Sita.
Diandara kini sudah agak membaik dengan kondisi nya.
"Kemarilah nak mami sudah baik baik saja" balas Diandara.
Sita langsung memeluk Diandara dengan penuh kasih,Sita menganggap Diandara sudah seperti ibu kandung nya sendiri.
"Mih,Sita hari ini masak soup iga mami mau nyobain engga masakan aku" ucap Sita.
Diandara meresponnya dengan anggukan kepala dan senyuman hangat.
...^^^ Selamat membaca untuk penikmat novel karya ku maaf yah author baru bisa update lagi😘^^^...
__ADS_1